Arema FC Pastikan Iwan Budianto Kembali Aktif Mulai Musim 2026/2027

7 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Arema FC memastikan Iwan untuk kembali aktif menangani Singo Edan memasuki musim 2026/2027. Keputusan ini menjadi salah satu perubahan penting di level manajemen jelang musim baru.

General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan langkah tersebut bukan keputusan mendadak. Menurutnya, kehadiran kembali Iwan Budianto merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang disusun setelah tragedi Kanjuruhan.

Iwan Budianto sebelumnya mundur dari kursi CEO Arema FC pada 2019 setelah terpilih sebagai Wakil Ketua PSSI dalam Kongres Tahunan PSSI 2019. Sejak saat itu, ia menepi dari aktivitas harian klub untuk fokus menjalankan tugas di federasi.

Tujuh tahun berselang, Arema FC kini mengonfirmasi peran penting Iwan Budianto dalam mengawal babak baru klub pada musim 2026/2027.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Rencana Jangka Panjang Pascatragedi Kanjuruhan

Manajemen Arema FC telah menyiapkan roadmap pengembangan klub pascatragedi Kanjuruhan. Dalam kerangka besar tersebut, fase memasuki musim 2026/2027 menjadi momentum yang memang diproyeksikan untuk kembali mengaktifkan peran Iwan Budianto di manajemen.

Yusrinal Fitriandi menyampaikan bahwa tujuan awal penyusunan rencana jangka panjang adalah menjaga keberlangsungan klub di masa sulit. Ia menegaskan kesinambungan rencana itu yang kemudian mengantar pada keputusan mengaktifkan kembali Iwan Budianto sesuai jadwal yang telah dipetakan.

"Sebenarnya kalau ditarik ke belakang, setelah tragedi kami memang sudah menyusun rencana jangka panjang. Fokus utama saat itu adalah memastikan Arema tetap bertahan," ucap Yusrinal.

Ia melanjutkan, kembalinya Iwan Budianto sejak awal memang disiapkan sebagai bagian dari masterplan empat tahun. Keputusan ini tidak lahir karena tekanan situasional atau respons sesaat terhadap kondisi tim.

"Jadi kembalinya Pak IB bukan keputusan yang muncul tiba-tiba. Memang sejak awal sudah menjadi bagian dari rencana empat tahun yang kami susun," sambungnya.

Peran Iwan Budianto di Arema FC Musim 2026/2027

Memasuki musim 2026/2027, Arema FC menghadapi peningkatan kebutuhan di berbagai lini. Yusrinal menyebut anggaran pemain, pembangunan tim, dan pengembangan klub sebagai area yang menuntut penguatan proses pengambilan keputusan di level manajemen.

Dalam konteks tersebut, kehadiran kembali Iwan Budianto dinilai penting untuk menopang eksekusi rencana klub. Pengalaman dan keterlibatannya selama ini, meski tidak berada di garis operasional harian, disebut tetap menjadi faktor pendukung.

"Karena kebutuhan tim, anggaran pemain, dan berbagai kebutuhan klub meningkat, memang sudah direncanakan bahwa Pak IB akan kembali turun langsung pada fase ini," ucap Yusrinal.

Ia juga menanggapi dinamika yang muncul di luar klub terkait langkah ini. Menurutnya, asumsi-asumsi yang beredar tidak mencerminkan proses perencanaan yang dilakukan manajemen sejak awal.

"Banyak yang berasumsi macam-macam ketika beliau kembali aktif. Padahal semua itu sudah sesuai rencana. Kami memang membutuhkan bantuan beliau dan Pak IB juga berkomitmen penuh."

Yusrinal menegaskan bahwa keterhubungan Iwan Budianto dengan Arema FC sejatinya tidak pernah terputus. "Selama ini pun sebenarnya beliau tidak pernah benar-benar meninggalkan Arema," tegasnya.

Latar Belakang IB: Dari CEO Arema FC ke Wakil Ketua PSSI

Pada 2019, Iwan Budianto dipercaya sebagai Wakil Ketua PSSI melalui Kongres Tahunan PSSI 2019. Sejalan dengan amanah tersebut, ia mundur dari jabatan CEO Arema FC dan memilih fokus pada tugas federasi.

Keputusan untuk menepi dari operasional harian klub saat itu merupakan bagian dari penyesuaian peran, tanpa memutus keterikatan dengan Arema FC. Setelah tujuh tahun, klub memastikan dirinya kembali mengambil peran penting pada fase baru musim 2026/2027.

Manajemen menempatkan kembalinya Iwan Budianto sebagai kelanjutan rencana penguatan organisasi. Sejak pascatragedi Kanjuruhan, peta jalan pengembangan telah memasukkan skenario aktivasi kembali IB pada periode yang kini dijalankan.

Dengan struktur manajerial yang diperbarui, Arema FC menegaskan arah kebijakan yang sejalan dengan roadmap jangka panjang. Keterlibatan kembali Iwan Budianto diposisikan untuk mengawal kebutuhan klub yang meningkat dan mendukung stabilitas pengambilan keputusan.

Konfirmasi ini mengunci salah satu agenda manajemen jelang musim 2026/2027, sekaligus menandai babak baru yang disiapkan klub dalam kerangka rencana empat tahun yang sudah disusun.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|