Kenapa Emas Putih Bisa Menguning? Ini Penjelasan Lengkap dan Cara Mengatasinya

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Emas putih kerap dipilih sebagai perhiasan favorit karena tampilannya yang elegan, modern, dan menyerupai kilau platinum. Cincin tunangan, cincin nikah, hingga anting dan kalung emas putih sering dianggap lebih netral dan cocok dipadukan dengan berbagai gaya busana.

Namun, seiring waktu, tidak sedikit pemilik perhiasan emas putih yang mulai menyadari perubahan warna. Kilau putih keperakan perlahan memudar dan berganti dengan semburat kekuningan, terutama pada bagian yang sering bergesekan seperti bagian dalam cincin atau cakar penyangga batu permata.

Perubahan ini kerap memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Apakah emas putih rusak? Apakah kualitasnya menurun? Untuk menjawab keresahan tersebut, mari kita bahas secara mendalam kenapa emas putih bisa menguning?, sekaligus apa yang perlu dilakukan ketika hal itu terjadi. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (31/12/2025).

Apa Itu Emas Putih? Apakah Emas Putih Emas Asli?

Sebelum membahas penyebab perubahan warna, penting untuk memahami apa itu emas putih. Mengacu pada laman perhiasan Gardens of the Sun dan Miltons Diamonds, emas putih adalah emas asli yang dicampur dengan logam lain untuk menghasilkan warna yang lebih pucat dan kekuatan yang lebih baik.

Emas murni (24 karat) secara alami selalu berwarna kuning dan bersifat lunak. Karena itu, emas hampir selalu dicampur dengan logam lain seperti perak, tembaga, seng, nikel, atau paladium agar lebih kuat dan tahan dipakai sehari-hari. Campuran logam inilah yang disebut alloy.

Pada emas putih, emas kuning dicampur dengan logam berwarna terang sehingga menghasilkan warna pucat keabu-abuan. Namun, warna ini belum benar-benar putih cerah seperti yang sering kita lihat di etalase toko perhiasan.

Kenapa Emas Putih Bisa Menguning?

Pertanyaan kenapa emas putih bisa menguning? sebenarnya memiliki jawaban yang sederhana namun sering disalahpahami. Penyebab utamanya bukan karena emas tersebut berkarat atau berkualitas rendah, melainkan karena lapisan rhodium yang memudar.

1. Emas Putih Dilapisi Rhodium

Sebagian besar perhiasan emas putih dilapisi rhodium, yaitu logam mulia berwarna putih terang yang memberikan kilau mengilap dan tampilan menyerupai platinum. Rhodium juga menambah ketahanan terhadap goresan ringan.

Namun, rhodium hanyalah lapisan tipis, bukan bagian dari logam utama. Seiring waktu, lapisan ini akan terkikis akibat pemakaian sehari-hari.

2. Gesekan dan Aktivitas Harian

Menurut Gardens of the Sun, aktivitas rutin seperti mencuci tangan, mandi, menggunakan sabun, lotion, parfum, hingga keringat tubuh dapat mempercepat pengikisan rhodium. Gesekan konstan dengan benda lain juga membuat lapisan ini lebih cepat memudar, terutama pada cincin.

Ketika rhodium mulai aus, warna asli emas putih—yang sebenarnya masih memiliki nuansa kuning hangat—akan terlihat. Inilah yang membuat perhiasan tampak menguning.

3. Komposisi Alloy di Dalam Emas Putih

Warna dasar emas putih juga sangat bergantung pada logam campurannya. Emas putih berbasis perak atau seng cenderung memiliki nuansa kekuningan atau kehijauan. Sementara itu, emas putih berbasis paladium biasanya tampak lebih abu-abu dan kurang kuning.

Jadi, saat rhodium menghilang, warna alloy inilah yang muncul ke permukaan.

Apakah Emas Putih Menguning Itu Hal Buruk?

Jawabannya tidak. Menguningnya emas putih bukanlah tanda kerusakan, karat, atau oksidasi seperti pada perak. Emas putih tidak berkarat dan tidak berubah warna secara kimia.

Menguningnya emas putih justru merupakan proses alami yang menandakan lapisan rhodium telah menipis. Bahkan, sebagian orang kini justru menyukai tampilan emas putih tanpa rhodium karena terlihat lebih hangat dan natural.

Apa yang Perlu Dilakukan Ketika Emas Putih Menguning?

Jika Anda mulai melihat perubahan warna pada perhiasan, berikut beberapa langkah yang disarankan berdasarkan laman perhiasan dan fashion terpercaya.

1. Jangan Terlalu Sering Dipoles

Membersihkan perhiasan memang penting, tetapi pemolesan berlebihan justru dapat mempercepat pengikisan rhodium. Pembersihan hanya membantu menghilangkan kotoran, bukan mengembalikan warna putih.

2. Bersihkan dengan Cara Aman

Untuk perawatan rutin, rendam emas putih dalam air hangat dengan sabun lembut, sikat perlahan menggunakan sikat gigi berbulu halus, bilas, lalu keringkan dengan kain lembut. Cara ini menjaga kilau tanpa merusak lapisan.

3. Lakukan Rhodium Replating

Satu-satunya cara efektif untuk mengembalikan warna putih cerah adalah rhodium replating di toko perhiasan profesional. Proses ini melapisi ulang perhiasan dengan rhodium sehingga tampilannya kembali seperti baru.

Menurut Miltons Diamonds, rhodium plating umumnya bertahan antara 1 hingga 3 tahun, tergantung intensitas pemakaian.

4. Kurangi Paparan Bahan Kimia

Lepaskan perhiasan saat mandi, berenang, berolahraga, atau membersihkan rumah. Bahan kimia dalam sabun, klorin, dan cairan pembersih rumah tangga dapat mempercepat pudarnya rhodium.

Apakah Ada Emas Putih yang Tidak Mudah Menguning?

Emas putih berbasis paladium cenderung tidak terlalu tampak menguning meski tanpa rhodium, karena warnanya lebih abu-abu. Namun, kilaunya tetap akan berkurang seiring waktu.

Karena itu, penting untuk menanyakan kepada penjual mengenai jenis alloy yang digunakan sebelum membeli perhiasan emas putih.

FAQ Seputar Emas Putih

1. Apakah emas putih bisa berkarat?

Tidak. Emas putih tidak berkarat atau berkarat seperti besi.

2. Berapa lama rhodium plating bertahan?

Umumnya 1–3 tahun, tergantung pemakaian dan perawatan.

3. Apakah emas putih yang menguning bisa diputihkan lagi?

Bisa, dengan rhodium replating di toko perhiasan.

4. Apakah membersihkan emas putih bisa menghilangkan warna kuning?

Tidak. Pembersihan hanya menghilangkan kotoran, bukan warna kuning akibat hilangnya rhodium.

5. Mana yang lebih mahal, emas putih atau emas kuning?

Emas putih sering kali lebih mahal karena menggunakan logam campuran seperti paladium dan proses rhodium plating tambahan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|