Mandul Dua Bulan, Dalberto Kini Harus Berbagi Peran dengan Vinicius di Arema FC

9 hours ago 4

Bola.com, Malang - Lini depan Arema FC mengalami perubahan dalam dua pertandingan terakhir, yakni saat melawan Persijap Jepara dan Persija Jakarta. Posisi striker utama diberikan kepada Jeol Vinicius, sedangkan Dalberto harus mengalah.

Saat melawan Persijap pada 2 Februari 2026, nama Dalberto tidak masuk line-up karena akumulasi kartu kuning. Adapun melawan Persija pada Minggu (08/02/2026) malam WIB, dia bermain sebagai penyerang sayap.

Laga itu jadi kali pertama Dalberto dan Vinicius tampil bersama. Sehingga kekhawatiran dua pemain itu bersaing memperebutkan posisi striker utama bisa diredam.

Pada musim ini, Dalberto menargetkan bisa menyandang status sebagai top skorer. Dia sudah mengemas 10 gol dan jadi pemain tersubur kedua di BRI Super League musim ini.

“Saya merasa mereka (Dalberto dan Vinicius) bisa main bersama. Di Piala Dunia 1994, Brasil punya Romario dan Bebeto. Mereka bisa main bersama untuk tim,” terang pelatih Arema FC, Marcos Santos.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Harus Berkolaborasi

Pelatih berusia 46 tahun tersebut memberikan analogi Romario dan Bebeto karena dua pemain tersebut sama-sama punya insting mencetak gol. Sama seperti Vinicius dan Dalberto yang sebenarnya punya finishing bagus.

Kini tinggal bagaimana dua pemain itu berkolaborasi. Ketika Dalberto dan Vinicius gagal mencetak gol saat tampil bareng, justru Gabriel Silva yang turun sebagai winger mencetak dua gol kemenangan Arema FC ke gawang Persija Jakarta.

Perlu diketahui, awal musim ini Arema sempat bergantung kepada Dalberto untuk urusan mencetak gol. Mantan striker Madura United tersebut cukup lama memimpin daftar pemain tersubur BRI Super League.

2 Bulan Mandul

Namun, setelah mencetak gol ke-10 pada 3 November lalu ke gawang Semen Padang, dia mengalami masa sulit.

Dalberto sempat pulang ke Brasil dan melewatkan tiga pertandingan beruntun. Setelah kembali, dia kesulitan menemukan insting golnya. Praktis sudah dua bulan Dalberto tidak mengoyak gawang lawan.

Kini, dia jadi sosok yang agak pendiam. Dia tidak lagi sesumbar akan jadi top skorer seperti awal musim.

Fokus Kembalikan Permainan Terbaik

Dalberto juga enggan menerima interview dari awak media. Sepertinya dia ingin fokus mengembalikan bentuk permainannya lagi.

Setelah digeser sebagai penyerang sayap, tentu kesempatan mencetak gol lebih sedikit. Karena dia bermain lebih melebar dan harus ikut turun membantu pertahanan saat kehilangan bola.

Simak Persaingan Musim Ini:

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|