Panduan Ternak Lobster Air Tawar di Kolam Terpal, Rahasia Sukses Panen Melimpah

1 week ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Cara ternak lobster air tawar di kolam terpal menjadi solusi cerdas bagi masyarakat yang ingin memulai bisnis perikanan dengan modal terbatas dan lahan sempit. Budidaya ini semakin diminati karena lobster jenis Cherax quadricarinatus memiliki daya tahan tubuh yang kuat serta nilai ekonomi yang sangat stabil di pasar lokal maupun ekspor.

Selain efisiensi biaya, penggunaan media terpal memudahkan proses pengawasan serta pemanenan dibandingkan dengan kolam tanah konvensional. Dengan manajemen kualitas air yang tepat dan pemberian pakan bernutrisi, pertumbuhan lobster dapat dipacu secara maksimal untuk menghasilkan komoditas berkualitas tinggi.

Berikut Liputan6.com ulas lengkap panduannya, Jumat (23/1/2026).

Persiapan Sarana dan Benih Berkualitas

1. Konstruksi Kolam Terpal yang Ideal

Memahami cara ternak lobster air tawar di kolam terpal dimulai dengan pemilihan jenis terpal berkualitas seperti tipe A12 atau A15 agar tidak mudah bocor. Ukuran kolam sebaiknya disesuaikan dengan luas lahan, namun ketinggian air harus dijaga pada kisaran 20–30 cm untuk memudahkan sirkulasi oksigen. Berdasarkan panduan dari Dinas Perikanan, kolam baru wajib dicuci bersih dan diendapkan airnya selama beberapa hari guna menghilangkan bau kimia plastik yang berisiko meracuni benih.

2. Penyediaan Tempat Berlindung (Shelter)

Lobster memiliki sifat kanibal, terutama saat salah satu individu sedang mengalami proses ganti kulit atau moulting. Oleh karena itu, peletakan potongan pipa paralon, bambu, atau loster semen di dasar kolam sangat krusial sebagai tempat bersembunyi. Ketersediaan shelter yang cukup akan menurunkan tingkat kematian secara signifikan karena setiap lobster memiliki wilayah teritorial masing-masing.

3. Pemilihan Benih Unggul dan Sehat

Kunci keberhasilan dalam cara ternak lobster air tawar di kolam terpal adalah menggunakan benih yang memiliki pertumbuhan cepat dan bebas penyakit. Pilihlah benih berukuran 2 inci yang memiliki kelengkapan organ tubuh seperti capit dan kaki jalan yang utuh. Mengacu pada saran teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pastikan benih berasal dari indukan yang tidak sedarah (inbreeding) agar kualitas genetiknya tetap terjaga.

4. Proses Aklimatisasi Sebelum Penebaran

Benih yang baru datang tidak boleh langsung dimasukkan ke dalam kolam untuk menghindari stres akibat perbedaan suhu air yang ekstrem. Letakkan wadah berisi benih di permukaan air kolam selama 15–30 menit agar suhu di dalam wadah perlahan mengikuti suhu kolam. Setelah suhu seimbang, miringkan wadah secara perlahan agar benih lobster keluar dengan sendirinya menuju lingkungan barunya.

Manajemen Perawatan dan Pasca Panen

5. Pengaturan Kualitas Air dan Aerasi

Dalam menerapkan cara ternak lobster air tawar di kolam terpal, penggunaan aerator atau pompa udara sangat diperlukan untuk menjaga kadar oksigen terlarut tetap tinggi. Penggantian air dilakukan secara berkala sekitar 20% dari total volume air jika kondisi sudah mulai keruh atau berbau menyengat. Parameter air yang ideal menurut standar budidaya air tawar adalah suhu berkisar antara 24–30 derajat Celcius dengan tingkat keasaman (pH) netral.

6. Pemberian Pakan Bernutrisi Tinggi

Pakan diberikan dua kali sehari, dengan porsi lebih banyak pada malam hari karena lobster merupakan hewan nokturnal yang aktif saat gelap. Berikan pelet tenggelam dengan kandungan protein minimal 30% serta pakan alami seperti tauge, wortel, atau cacing tanah untuk menunjang pertumbuhan cangkang. Pastikan pakan habis dalam waktu singkat agar sisa makanan tidak mengendap dan menjadi sumber amonia yang berbahaya bagi kesehatan lobster.

7. Pemanenan dan Sortir Ukuran

Tahap akhir dari cara ternak lobster air tawar di kolam terpal adalah melakukan panen secara bertahap saat lobster mencapai bobot 50–100 gram per ekor. Lakukan penyortiran ukuran secara rutin setiap dua bulan sekali untuk memisahkan lobster yang pertumbuhannya lebih lambat agar tidak kalah bersaing dalam mencari makan. Proses pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari saat suhu udara rendah guna menjaga kesegaran lobster hingga sampai ke tangan konsumen.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Berapa modal awal ternak lobster air tawar di kolam terpal?

Modal awal cukup terjangkau, mulai dari 500 ribu hingga 2 juta rupiah tergantung skala kolam dan jumlah bibit.

Apakah lobster air tawar bisa hidup tanpa aerator?

Sangat berisiko, karena lobster membutuhkan oksigen tinggi; penggunaan aerator wajib untuk mencegah kematian massal.

Berapa lama masa panen lobster air tawar?

Umumnya memakan waktu 6 hingga 8 bulan dari ukuran benih hingga mencapai ukuran konsumsi.

Pakan apa yang terbaik untuk lobster?

Kombinasi pelet protein tinggi dan pakan alami seperti sayuran atau cacing sutra.

Mengapa lobster sering mati saat ganti kulit?

Hal ini biasanya terjadi karena kurangnya shelter atau serangan dari lobster lain (kanibalisme) saat tubuhnya masih lunak.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|