Liputan6.com, Jakarta - Merawat furniture kayu jati memang membutuhkan perhatian khusus, namun hasilnya sepadan dengan keindahan dan ketahanan yang ditawarkannya. Kayu jati dikenal dengan kekuatannya yang luar biasa dan seratnya yang indah, menjadikannya pilihan favorit untuk berbagai jenis perabot rumah tangga.
Namun, seiring waktu, debu, noda, dan faktor lingkungan lainnya dapat mengurangi kilau alaminya. Untungnya, ada berbagai trik membersihkan furniture kayu jati yang dapat Anda terapkan untuk mengembalikan pesona aslinya.
Simak beberapa cara yang telah dirangkum Liputan6.com, Jumat (9/1/2026) berikut agar furnitur jati tetap tampak elegan dan nyaman digunakan.
1. Bersihkan kotoran yang terlihat
Debu bisa dibilang sebagai noda yang selalu ada di setiap furniture, apapun bahannya, termasuk pada furniture yang berbahan dasar kayu. Pada beberapa kondisi, jika noda belum terlalu bandel, penggunaan kemoceng dan vakum bisa menjadi solusi jitu mengatasi hal ini. Namun, untuk beberapa kasus noda yang telah mengeras tentu perlu perlakuan yang berbeda.
Saat noda debu sudah menempel dan susah untuk dibersihkan dengan vakum, Anda bisa menggunakan kain atau sikat untuk membersihkannya.
Gunakan kain atau sikat yang telah dibasahi dengan air sabun agar hasilnya lebih terasa. Pastikan Anda tidak menggunakan sikat yang terlalu kasar agar tidak merusak permukaan kayu.
2. Pasta Gigi atau Minyak
Untuk noda yang lebih membandel, seperti bekas cat kuku, coretan ballpoint, atau bahkan bekas spidol permanen, Anda bisa mencoba menggunakan pasta gigi. Oleskan sedikit pasta gigi pada area yang terkena noda, lalu gosok perlahan dengan kain lembut atau kapas. Pasta gigi memiliki sifat abrasif ringan yang dapat membantu mengangkat noda tanpa merusak lapisan kayu.
Alternatif lain untuk noda yang sulit adalah minyak, seperti minyak zaitun atau minyak kayu putih. Minyak dapat melarutkan noda berbasis minyak, seperti bekas stiker atau sisa lem.
Cukup teteskan sedikit minyak pada kain lembut, gosok perlahan area yang bernoda, lalu bersihkan sisa minyak dengan kain bersih dan kering. Trik membersihkan furniture kayu jati ini efektif untuk noda yang sulit.
3. Coating Berkala
Pemberian lapisan pelindung atau coating secara berkala merupakan langkah penting untuk menjaga keindahan dan ketahanan furniture kayu jati Anda. Coating ini bertindak sebagai perisai yang melindungi permukaan kayu dari goresan, noda, dan kelembapan. Ada berbagai jenis coating yang bisa Anda pilih, mulai dari pernis, lacquer, hingga oil finish.
Sebelum melakukan coating, pastikan permukaan kayu sudah bersih dan kering sempurna. Aplikasikan coating secara merata dengan kuas atau roller, mengikuti arah serat kayu.
Setelah lapisan pertama kering, Anda bisa mengaplikasikan lapisan kedua untuk hasil yang lebih maksimal. Pemberian coating berkala akan membuat furniture kayu jati Anda tetap berkilau dan terlindungi dari berbagai kerusakan.
4. Amplas untuk Mengembalikan Warna
Jika furniture kayu jati Anda terlihat kusam atau warnanya mulai pudar, proses pengamplasan bisa menjadi solusi yang efektif untuk mengembalikan kilau aslinya. Pengamplasan bertujuan untuk menghilangkan lapisan permukaan kayu yang telah rusak atau teroksidasi, sehingga memunculkan kembali warna alami kayu yang lebih cerah di bawahnya.
Gunakan amplas dengan tingkat kehalusan sedang, lalu lanjutkan dengan amplas yang lebih halus untuk mendapatkan permukaan yang lebih mulus. Selalu amplas mengikuti arah serat kayu untuk menghindari goresan yang tidak diinginkan.
Setelah pengamplasan, Anda bisa membersihkan debu sisa amplas, lalu melanjutkan dengan proses finishing atau coating untuk melindungi permukaan yang baru. Ini merupakan cara membersihkan furniture kayu jati yang efektif.
5. Pastikan Kayu Selalu Dalam Keadaan Kering Setelah Terkena Cairan
Salah satu kunci utama dalam merawat furniture kayu jati adalah memastikan bahwa kayu selalu dalam keadaan benar-benar kering setelah dibersihkan atau terkena cairan. Kelembapan yang berlebihan dapat menyebabkan kayu membengkak, melengkung, bahkan memicu pertumbuhan jamur atau lumut yang dapat merusak struktur kayu.
Setelah membersihkan furniture dengan cairan, segera keringkan dengan kain bersih dan kering. Hindari menjemur furniture langsung di bawah sinar matahari yang terik, karena paparan panas yang ekstrem juga dapat merusak kayu.
Biarkan furniture mengering secara alami di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Memastikan furniture kering adalah trik membersihkan furniture kayu jati yang sering diabaikan.
Tips Menjaga Kualitas Furniture Kayu Jati
Selain trik membersihkan furniture kayu jati yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa tips tambahan yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kualitas furniture kayu jati Anda.
- Hindari sinar matahari langsung karena dapat memudarkan warna kayu jati dan membuatnya retak. Posisikan furniture Anda di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung atau gunakan tirai untuk melindunginya.
- Saat meletakkan benda panas atau dingin di atas meja kayu jati, selalu gunakan alas atau tatakan untuk mencegah bekas lingkaran dan noda.
- Jika ada cairan yang tumpah, segera bersihkan dengan kain kering. Jangan biarkan cairan meresap ke dalam kayu.
- Sesekali, gunakan pembersih kayu yang diformulasikan khusus untuk jati untuk membersihkan dan merawat permukaan kayu. Hindari penggunaan pembersih serbaguna yang mungkin mengandung bahan kimia keras.
- Sesekali ubah posisi furniture Anda agar paparan cahaya dan tekanan merata di seluruh permukaan, mencegah area tertentu menjadi lebih cepat rusak atau pudar.
Pertanyaan dan Jawaban
Apa nama cairan untuk mengkilapkan kayu jati?
Cairan untuk mengkilapkan kayu jati umumnya berupa wood polish atau furniture polish khusus kayu. Produk ini biasanya berbasis minyak atau lilin, seperti minyak kayu jati (teak oil), beeswax polish, atau silikon polish.
Apa alternatif kayu untuk furniture selain jati?
Mahoni, sungkai, mindi, akasia, pinus, dan mangga. Mahoni dikenal halus dan mudah dibentuk, sedangkan akasia dan mindi cukup kuat dengan harga lebih terjangkau.
Apakah kualitas kayu jati menurun jika dilapisi cat?
Pelapisan cat tidak menurunkan kualitas kayu jati, tetapi dapat menutupi tampilan serat alaminya. Secara struktur, kekuatan jati tetap baik karena kualitas berasal dari densitas dan kandungan minyak alaminya.
Bagaimana cara agar furniture dari kayu jati tidak mudah lapuk?
Hindari paparan air dan kelembapan berlebihan, serta jauhkan dari sinar matahari langsung dalam waktu lama. Rutin beri lapisan pelindung seperti coating, politur, atau minyak kayu jati untuk mencegah jamur dan rayap.

17 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468952/original/022364600_1768037801-psim.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462162/original/045016400_1767511026-Screenshot_2026-01-04_141536.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4892091/original/077645500_1721035848-Ilustrasi_mahasiswa__mahasiswi__kuliah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4276338/original/075248600_1672306251-319876113_534171851960687_45009928706072938_n_171.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468835/original/020850800_1768020282-Gemini_Generated_Image_hn9y53hn9y53hn9y_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439016/original/035157100_1765346343-jung_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460545/original/051726600_1767257018-000_32WF7MJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469075/original/063243100_1768052175-Aksi_Laskar_Mataram_saat_paruh_pertama._PSIMJogja_StrongerThanEver_MataramDay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469065/original/029593800_1768050680-PSS_Sleman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5462350/original/069630300_1767550955-20260104_222549.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469057/original/046007000_1768050001-Gustavo_Persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468974/original/030445800_1768040283-david_da_silva_leo_lelis.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346122/original/050498000_1757579681-Luciano-Guaycochea-Mendorong-Diri-Lebih-Kuat-Demi-Kemenangan-Persib-1756002708.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468596/original/096328500_1767960422-0S6A8870.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418556/original/081909100_1763622046-bojan.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348384/original/003877900_1757825996-b7f6d9ca-e00f-4e00-9787-25786983c949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352977/original/026381200_1758162791-FOTO_ASLI__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342863/original/048679300_1757402585-Andrew_Patrick_Jung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358973/original/097683800_1758617071-Gemini_Generated_Image_182xmm182xmm182x.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362363/original/078170300_1758861319-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340227/original/012749100_1757156252-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-159.jpg)