Liputan6.com, Jakarta Memiliki dapur yang indah dan nyaman tak selalu harus mahal atau penuh dengan peralatan canggih. Perpaduan gaya modern dan klasik justru bisa menciptakan suasana dapur yang elegan, hangat, dan tetap fungsional—meski hanya menggunakan peralatan dapur sederhana. Dengan penataan yang tepat, dapur pun bisa menjadi ruang favorit di rumah, baik untuk memasak maupun berkumpul bersama keluarga.
Gaya modern klasik menggabungkan elemen desain masa kini dengan nuansa tradisional yang timeless. Biasanya ditandai dengan warna-warna netral, penggunaan material kayu, sentuhan logam, serta pencahayaan yang hangat. Hal ini memungkinkan kamu tetap mendapatkan dapur yang berkelas tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk peralatan serba otomatis.
Dalam artikel ini, kami sajikan 7 model dapur modern klasik yang bisa kamu tiru di rumah. Setiap desain menonjolkan estetika khas dengan penggunaan peralatan yang sederhana namun efisien. Cocok untuk kamu yang ingin punya dapur bergaya tanpa ribet dan tetap ramah di kantong.
Simak artikel selengkapnya, seperti yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (6/8/2025).
1. Dapur Modern Klasik Bernuansa Putih Bersih
Dapur dengan dominasi warna putih menciptakan kesan luas dan terang yang sangat cocok untuk rumah minimalis. Elemen klasik ditampilkan melalui detail pada kabinet kayu, lis pintu, dan handle kuningan, sementara unsur modern hadir lewat pencahayaan LED dan permukaan meja dapur yang mengilap.
Meski terlihat mewah, dapur ini tetap menggunakan peralatan sederhana seperti kompor tanam dua tungku, rak piring terbuka, dan dispenser air. Penataan rapi dan pemilihan warna senada menjadikan dapur tampak elegan tanpa harus mengandalkan teknologi canggih.
2. Dapur Klasik Modern dengan Sentuhan Kayu Natural
Material kayu selalu berhasil memberi nuansa hangat dan klasik dalam dapur. Pada model ini, kabinet dari kayu finishing natural dipadukan dengan backsplash keramik bermotif dan meja dapur granit hitam untuk kesan elegan yang seimbang.
Peralatan dapur tetap sederhana—cukup dengan kompor portable, rice cooker, dan alat masak manual seperti wajan dan panci. Tampilan natural memberi suasana homey, cocok untuk keluarga yang mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan.
3. Dapur Bergaya Vintage Modern
Gaya vintage dalam dapur klasik modern bisa dihadirkan dengan kombinasi warna-warna pastel, seperti biru muda atau hijau zaitun. Elemen klasik muncul dari pemilihan handle dan faucet bergaya antik, sedangkan elemen modern terlihat pada layout terbuka dan penataan efisien.
Meski bergaya, peralatan yang digunakan tetap sederhana: lemari es kecil, oven kompor, dan rak gantung untuk alat masak. Model ini cocok bagi yang menyukai desain unik namun tetap hemat ruang dan anggaran.
4. Dapur Klasik Industrial Minimalis
Desain ini menggabungkan gaya klasik dengan sentuhan industrial, seperti penggunaan rak terbuka dari besi, dinding bata ekspos, dan lampu gantung bergaya vintage. Warna-warna dominan seperti abu-abu, hitam, dan coklat tua menambah karakter kuat pada dapur.
Tanpa banyak peralatan elektronik, dapur ini hanya dilengkapi perlengkapan dasar seperti kompor gas, blender kecil, dan peralatan manual. Model ini sangat pas untuk kamu yang menyukai tampilan tegas namun tetap nyaman dan fungsional.
5. Dapur Klasik Modern Bergaya Café
Model ini terinspirasi dari dapur kecil ala kafe dengan bar counter kayu, lampu gantung hangat, dan open shelving yang tertata rapi. Elemen klasik hadir dalam bentuk ubin motif subway dan kursi kayu tinggi, sedangkan sentuhan modern terlihat dari pemanfaatan ruang vertikal.
Peralatan yang digunakan hanya dasar saja—kompor satu tungku, teko elektrik, dan storage minimalis. Desain ini cocok untuk hunian sempit, seperti apartemen, tanpa mengorbankan estetika dan kenyamanan memasak.
6. Dapur Terbuka Modern Klasik
Model ini mengedepankan dapur yang terhubung langsung ke ruang makan atau area luar rumah. Elemen klasik tampil dari kabinet kayu putih dengan aksen kaca, sedangkan gaya modern terlihat pada pencahayaan alami yang melimpah dan tata ruang terbuka.
Peralatan dapur cukup sederhana: kompor portable, tempat cuci piring, dan peralatan dasar masak. Keuntungan utama model ini adalah sirkulasi udara yang baik dan kesan luas tanpa harus menambah banyak elemen desain.
7. Dapur Serba Hitam Elegan Klasik
Model dapur ini tampil menawan dengan dominasi warna hitam doff yang dipadukan dengan aksen emas atau perunggu pada handle dan keran. Gaya klasik muncul lewat detail ukiran ringan pada kabinet, sedangkan kesan modern hadir dari pencahayaan tersembunyi dan desain geometris.
Meskipun tampil elegan, peralatannya tetap simpel—kompor gas tanam, penggiling bumbu manual, dan rak dinding untuk bumbu dapur. Cocok untuk kamu yang ingin dapur terlihat mewah tanpa harus mengandalkan banyak alat elektronik.
8. Dapur Bergaya Skandinavia dengan Aksen Tembaga
Gaya Skandinavia kini menjadi pilihan favorit untuk menciptakan dapur yang bersih, fungsional, dan nyaman. Model ini mengedepankan dominasi warna putih dan krem yang dipadukan dengan furnitur kayu birch, menciptakan suasana yang hangat namun tetap elegan. Keistimewaan desain ini terletak pada penggunaan aksen tembaga pada detail lampu gantung, gagang lemari, dan keran air yang memberikan sentuhan mewah tanpa terkesan berlebihan.
Meskipun terlihat minimalis, dapur ini tetap sangat fungsional dengan peralatan sederhana seperti kompor induksi portabel, mesin pembuat kopi sederhana, dan seperangkat pisau kayu berkualitas. Konsep rak terbuka dengan material kayu mengapung menjadi solusi penyimpanan yang tidak hanya praktis, tetapi juga menambah nilai estetika ruangan. Model ini sangat cocok bagi mereka yang menghargai kesederhanaan dan ingin menciptakan dapur yang teratur serta menenangkan.
9. Dapur Mediterania Modern dengan Sentuhan Keramik
Terinspirasi dari dapur-dapur tradisional di wilayah Mediterania, model ini menghadirkan nuansa segar dan ceria melalui penggunaan ubin keramik berwarna-warni atau bermotif geometris sebagai backsplash utama. Perpaduan lemari berwarna putih dengan meja dapur dari marmer atau kuarsa putih menciptakan dasar yang bersih, sementara aksen keramik memberikan karakter yang kuat dan menyegarkan mata.
Filosofi dapur Mediterania yang mengutamakan masakan segar tercermin dalam penggunaan peralatan sederhana seperti cobek batu, talenan kayu zaitun, dan kebun herba mini di ambang jendela. Tanpa mengandalkan peralatan elektronik yang rumit, dapur ini lebih mengedepankan teknik memasak tradisional yang justru menghasilkan cita rasa yang autentik. Pencahayaan alami yang maksimal menjadi kunci utama untuk menonjolkan keindahan karya keramik dan menciptakan atmosfer yang penuh energi.
10. Dapur Bergaya Pedesaan Elegan dengan Balok Kayu Ekspos
Model ini memadukan unsur pedesaan yang alami dengan sentuhan elegan yang halus. Langit-langit dengan balok kayu yang terekspos menjadi daya tarik utama, dipadukan dengan lemari dari kayu daur ulang yang memiliki tekstur alami dan sedikit lapuk. Kontras diciptakan melalui meja dapur dari beton atau batu sabun yang memberikan kesan industrial modern namun tetap hangat.
Yang menarik dari model ini adalah penggunaan kembali peralatan vintage yang difungsikan ulang, seperti wajan besi cor antik, koleksi sendok kayu, dan stoples kaca sebagai wadah penyimpanan. Tanpa bergantung pada perangkat dapur modern, konsep ini mengedepankan memasak yang lambat dan penuh perhatian, sebuah tren yang sedang berkembang saat ini. Rak terbuka dari kayu gudang dan kait vintage untuk menggantung peralatan menciptakan kekacauan yang teratur, yang justru menjadi daya tarik visual tersendiri.
Pertanyaan Umum Seputar Model Dapur Modern Klasik dengan Peralatan Sederhana
Q: Apakah dapur bergaya modern klasik bisa dibuat dengan peralatan dapur sederhana?
A: Bisa. Kuncinya ada pada desain dan penataan ruang, bukan banyaknya peralatan.
Q: Warna apa yang cocok untuk dapur modern klasik?
A: Warna netral seperti putih, krem, abu-abu, dan coklat kayu sangat cocok untuk menonjolkan kesan elegan dan timeless.
Q: Peralatan dapur apa saja yang cukup untuk dapur sederhana?
A: Cukup dengan kompor portable, rice cooker, blender kecil, dan beberapa peralatan manual seperti wajan dan panci.
Q: Apakah dapur klasik modern cocok untuk rumah kecil?
A: Cocok sekali. Desainnya fleksibel dan bisa disesuaikan dengan ukuran ruangan, bahkan untuk dapur mungil.
Q: Bagaimana agar dapur sederhana tetap terlihat mewah?
Gunakan material berkualitas, pencahayaan yang hangat, serta tata ruang yang rapi dan fungsional.
Q: Berapa anggaran minimal untuk membuat dapur modern klasik sederhana?
A: Anggaran dapur modern klasik dapat dimulai dari 15 hingga 25 juta rupiah untuk dapur berukuran kecil (3x2 meter), sudah termasuk lemari dasar, meja dapur, dan peralatan pokok. Kunci utamanya adalah memprioritaskan elemen yang paling terlihat seperti lemari dan backsplash, sementara peningkatan peralatan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan.
Q: Apakah gaya modern klasik sesuai untuk semua jenis rumah?
A: Sangat sesuai karena sifatnya yang tidak lekang oleh waktu dan mudah disesuaikan. Untuk rumah tipe 36, cukup fokus pada dua hingga tiga elemen utama. Rumah menengah dapat lebih ekspresif dengan perpaduan material, sedangkan rumah besar dapat mengeksplorasi elemen mencolok seperti pulau dapur atau langit-langit berkisi.
Q: Bagaimana cara merawat dapur modern klasik agar tahan lama?
A: Perawatan rutin meliputi pembersihan harian dengan produk pembersih ringan, pembersihan mendalam mingguan untuk backsplash dan meja dapur, serta perawatan bulanan untuk material kayu menggunakan kondisioner kayu. Hindari produk pembersih yang bersifat abrasif dan selalu gunakan talenan untuk melindungi permukaan meja dapur.
Q: Material mana yang paling layak untuk diinvestasikan?
A: Utamakan meja dapur berkualitas seperti kuarsa atau granit karena paling sering digunakan, kemudian perangkat keras lemari yang kokoh, dan terakhir ubin backsplash yang mencolok. Untuk lantai, dapat menggunakan vinil premium yang menyerupai kayu guna menghemat anggaran namun tetap estetis.
Q: Peralatan mana yang wajib ada dan mana yang sebagai pelengkap?
A: Peralatan wajib meliputi kompor (gas atau induksi), penanak nasi, blender, seperangkat pisau, dan peralatan masak dasar. Peralatan pelengkap antara lain mesin pencuci piring kecil, mesin pembuat kopi, penggorengan udara, dan pemroses makanan. Sebaiknya fokus pada kualitas peralatan wajib daripada kuantitas peralatan tambahan.