10 Manfaat Wirausaha di Tengah Badai PHK, Bantu Ekonomi Rumah Tangga

3 weeks ago 17

Liputan6.com, Jakarta Wirausaha merupakan jalan untuk menciptakan peluang dan mewujudkan kemandirian finansial. Banyak orang memulai usaha untuk meraih kebebasan waktu dan pendapatan. Di sisi lain, manfaat wirausaha tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga lingkungan sekitarnya.

Kegiatan kewirausahaan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan mengembangkan kreativitas. Wirausaha juga menjadi sarana individu untuk meningkatkan keterampilan manajerial dan kepemimpinan. Tak heran jika pemerintah dan institusi pendidikan semakin gencar menggalakkan program kewirausahaan.

Melansir dari situs Kementerian Koperasi dan UKM (2023), kewirausahaan dianggap sebagai motor penggerak UMKM yang menyumbang lebih dari 60% PDB Indonesia. Artinya, manfaat wirausaha tak hanya penting bagi individu, tapi juga berdampak besar bagi negara.

Berikut Liputan6.com ulas lengkap tentang manfaat wirausaha melansir dari berbagai sumber, Senin (4/8/2025).

Apa Itu Wirausaha dan Mengapa Penting?

Wirausaha adalah kegiatan menciptakan, mengelola, dan mengembangkan usaha dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memberikan nilai tambah. Pelaku wirausaha disebut wirausahawan atau entrepreneur. Dalam konteks ekonomi modern, wirausaha dianggap sebagai pendorong inovasi dan pertumbuhan.

Melansir dari OECD Entrepreneurship at a Glance (2022), kewirausahaan sangat penting untuk memperkuat daya saing ekonomi karena menghasilkan solusi inovatif bagi pasar dan menciptakan lapangan kerja baru. Oleh karena itu, semakin banyak negara yang menempatkan pengembangan kewirausahaan sebagai prioritas nasional.

Dengan memahami arti pentingnya, masyarakat bisa menyadari bahwa manfaat wirausaha jauh melampaui sekadar mencari keuntungan.

10 Manfaat Wirausaha Berdasarkan Penelitian Akademik

Kegiatan berwirausaha memberikan banyak dampak positif bagi individu dan masyarakat. Berikut 10 manfaat wirausaha berdasarkan riset dan jurnal:

1. Menciptakan Lapangan Kerja Baru

Menurut Ninawati dkk. (2024) dalam Jurnal Nuansa, wirausaha membantu mengurangi pengangguran dengan menciptakan pekerjaan baru melalui UMKM.

2. Mendorong Inovasi dan Kreativitas Produk

Studi yang sama menyatakan bahwa pelaku usaha memunculkan ide-ide baru yang menyesuaikan kebutuhan pasar, memperkaya sektor ekonomi.

3. Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Wininatin Khamimah (2021) dalam Jurnal Disrupsi Bisnis menekankan bahwa bisnis lokal memperkuat ekonomi daerah dan nasional.

4. Mengurangi Kemiskinan

Dengan membuka akses pendapatan baru bagi masyarakat, wirausaha berperan menurunkan angka kemiskinan (Ninawati dkk., 2024).

5. Meningkatkan Kepercayaan Diri Individu

Penelitian Tanumihardja & Slamet (2022) menunjukkan bahwa pelatihan wirausaha mampu meningkatkan efikasi diri pelakunya.

6. Menambah Pengetahuan Manajerial Praktis

Heriyanto & Mei Ie (2023) membuktikan bahwa pelaku UMKM dengan keterampilan bisnis lebih mampu bertahan di pasar kompetitif.

7. Meningkatkan Efisiensi Penggunaan Modal

Menurut Safitri & Setiaji (2019), pelaku usaha yang memahami manajemen keuangan dapat mengembangkan bisnis lebih cepat.

8. Memperluas Jaringan dan Kolaborasi

Penelitian Rizaldy & Hutomo (2024) menyebutkan bahwa wirausaha membuka akses ke mitra strategis dan industri pendukung.

9. Mengubah Masyarakat Melalui Sosialpreneur

Wirausaha bisa menjadi agen perubahan sosial, menciptakan usaha berbasis komunitas dan pemberdayaan masyarakat (Ninawati dkk., 2024).

10. Menumbuhkan Budaya Mandiri dan Produktif

Slamet (t.t.) menjelaskan bahwa wirausaha membentuk individu yang bertanggung jawab, mandiri, dan berorientasi pada solusi.

Cara Memulai Berwirausaha untuk Pemula

Memulai usaha dari nol membutuhkan persiapan yang matang. Langkah pertama adalah menggali ide bisnis secara sistematis. Menurut Syaiful Bakhri (2023), brainstorming, riset internet, dan diskusi kelompok fokus menjadi cara efektif dalam menemukan ide.

Setelah ide ditemukan, langkah selanjutnya adalah membuat rencana bisnis. Endah Andayani dkk. (2018) menjelaskan bahwa business plan memandu pengusaha dalam menjalankan usahanya secara operasional dan strategis.

Kemudian, pelaku usaha pemula perlu memperkuat motivasi dan pengetahuan kewirausahaan. Azwar dkk. (2024) menyebut bahwa kombinasi keduanya secara signifikan meningkatkan keberhasilan usaha di tahap awal.

Persiapan Mental Sebelum Terjun ke Dunia Wirausaha

Selain pengetahuan teknis, kesiapan mental sangat penting. Diana Harding dkk. (2021) meneliti bahwa psychological capital seperti optimisme, ketahanan, dan keyakinan diri berkorelasi positif dengan kesiapan wirausaha.

Motivasi internal juga tak kalah penting. Enkas Alnopri (2016) menyebutkan bahwa motivasi berwirausaha berkontribusi sebesar 70% terhadap jiwa kewirausahaan siswa SMK.

Di sisi lain, kemampuan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah juga sangat penting. Studi oleh Mia dkk. (2025) menegaskan bahwa pengambilan keputusan yang tepat mendukung keberhasilan berwirausaha.

Universitas Serang Raya (2023–2024) juga membuktikan bahwa pelatihan kewirausahaan pada Gen Z melalui metode digital memperkuat kesiapan mental dan motivasi mereka.

Strategi Menumbuhkan Jiwa Wirausaha di Masyarakat

Menumbuhkan jiwa kewirausahaan tidak bisa instan. Harus dibangun lewat pendidikan, pengalaman, dan lingkungan yang mendukung. Pemerintah dan lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam hal ini.

Salah satu strategi adalah memasukkan pelajaran kewirausahaan ke dalam kurikulum sekolah. Ini bertujuan untuk membentuk pola pikir kreatif dan mandiri sejak dini. Program semacam ini telah dilakukan di beberapa kota di Indonesia.

Melansir dari BPS dan Kementerian Pendidikan (2023), daerah dengan program inkubasi bisnis di sekolah mengalami peningkatan jumlah wirausahawan muda. Ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan sangat efektif.

Lingkungan keluarga dan komunitas juga harus memberikan dukungan, baik secara finansial maupun moral, kepada calon wirausahawan.

Sumber:

  • Kementerian Koperasi dan UKM (2023)
  • Ninawati dkk. (2024), Jurnal Nuansa
  • Wininatin Khamimah (2021), Jurnal Disrupsi Bisnis
  • Tanumihardja & Slamet (2022), Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
  • Heriyanto & Mei Ie (2023), journal.untar.ac.id
  • Safitri & Setiaji (2019), Economic Education Analysis Journal
  • Rizaldy & Hutomo (2024), Program Wirausaha Merdeka UNPAD
  • Slamet (t.t.), el Harakah: Jurnal Budaya Islam
  • Syaiful Bakhri (2023), ejournal.mediapenamandiri.com
  • Endah Andayani dkk. (2018), jurnal.stkippgritulungagung.ac.id
  • Azwar, Siti Hazar Sitorus & Yessi Nesneri (2024), jurnal.usahid.ac.id
  • Diana Harding dkk. (2021), Jurnal Dharmakarya Unpad
  • Enkas Alnopri (2016), Jurnal Visionida UNIDA
  • Mia dkk. (2025), Revista de Gestão
  • Universitas Serang Raya (2024), ejournal.unsera.ac.id

FAQ tentang Manfaat Wirausaha

1. Apa manfaat utama dari berwirausaha?

Wirausaha memberikan kemandirian finansial, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kepercayaan diri individu.

2. Bagaimana wirausaha berperan dalam mengurangi pengangguran?

Dengan menciptakan usaha sendiri, wirausahawan membuka peluang kerja baru yang bisa menyerap tenaga kerja lokal.

3. Apakah wirausaha cocok untuk semua orang?

Secara prinsip iya, namun dibutuhkan kesiapan mental, keterampilan, dan motivasi yang kuat agar sukses berwirausaha.

4. Apa hubungan wirausaha dengan pertumbuhan ekonomi nasional?

Usaha kecil dan menengah mendorong aktivitas ekonomi lokal yang pada akhirnya berdampak positif pada PDB nasional.

5. Apakah pendidikan kewirausahaan efektif meningkatkan minat usaha?

Ya, banyak studi menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan kewirausahaan meningkatkan semangat dan kesiapan berwirausaha.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|