Liputan6.com, Jakarta - Siapa yang tidak kenal camilan kenyal dan gurih dari tepung aci? Dari cilok pinggir jalan sampai pempek restoran, olahan berbahan dasar pati singkong ini selalu punya tempat di hati masyarakat Indonesia.
Tepung aci, atau yang umum dikenal sebagai tepung tapioka/kanji, adalah bahan dasar yang serbaguna, relatif murah, dan mudah diolah menjadi berbagai macam makanan yang lezat. Popularitasnya menjadikan ide jualan dari tepung aci sebagai peluang bisnis UMKM yang sangat menjanjikan, dengan modal terjangkau dan pangsa pasar yang luas.
Artikel ini merangkum lebih dari 14 ide jualan dari tepung aci yang telah terbukti laris di pasaran, dilengkapi dengan insight dari berbagai sumber resep, termasuk perhitungan modal sederhana yang bisa jadi acuan Anda untuk memulai. Jadi simak kumpulan ide selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (8/1/2026).
1. Cilok Kuah & Cilok Glowing
Cilok (aci dicolok) adalah primadona jajanan kaki lima. Ada dua jenis yang populer: cilok kuah yang disajikan dengan kuah kaldu kental dan bumbu kacang, serta cilok glowing atau cilok isi. Cilok glowing terkenal dengan isian telur dadar atau cabai rawit yang menyala saat dibelah.
Keunikannya ini menjadi nilai jual tambah. Peluangnya besar dengan penyajian yang praktis menggunakan tusuk dan cocolan saus kacang atau bumbu rujak yang menggugah selera.
2. Cireng (Aci Goreng) & Variannya
Cireng adalah adonan aci yang dibentuk dan digoreng hingga renyah luar dan kenyal dalam. Variannya sangat beragam dan bisa menjadi diferensiasi produk, seperti Cireng Nasi (memanfaatkan sisa nasi), Cireng Crispy dengan lapisan tepung yang super renyah, dan Cireng Bumbu Rujak yang disiram saus asam-pedas-manis. Teksturnya yang bersahabat dan rasa yang bisa divariasikan membuat cireng tak pernah sepi peminat.
3. Cimol (Aci Digemol)
Cimol adalah bola-bola aci goreng yang sering diberi bubuk perasa. Kunci suksesnya adalah membuat cimol yang "kopong" atau berongga di dalam, sehingga memberikan sensasi renyah di luar tapi tetap lembut di dalam.
Tips: Goreng dalam minyak yang masih dingin dan memasaknya hingga buih minyak hampir hilang untuk menghindari ledakan dan mendapatkan tekstur kopong yang sempurna.
4. Tahu Aci / Tahu Bulat
Olahan tahu dan aci adalah duet yang sempurna. Dua varian yang populer adalah Tahu Aci Tegal (tahu diisi adonan aci lalu digoreng) dan Cireng Tahu (adonan aci ditempelkan pada tahu lalu digoreng). Modal untuk Tahu Aci bisa sekitar Rp 26.000 untuk menghasilkan 66 buah. Jika dijual Rp 1.000 per biji, omsetnya Rp 66.000 dengan keuntungan bersih mencapai Rp 40.000. Sajikan dengan sambal asam manis atau kacang.
5. Pempek Dos (Pempek Ekonomis)
Pempek dos adalah adaptasi pempek Palembang yang lebih ekonomis karena tidak menggunakan ikan, melainkan campuran tepung terigu dan tapioka. Meski demikian, rasanya tetap lezat dengan siraman kuah cuko (cuka khas pempek) yang asam, manis, dan pedas. Cocok dijual di daerah dengan akses ikan tenggiri yang terbatas.
6. Sate Aci
Sate aci menawarkan penyajian yang unik dan praktis. Adonan aci dibentuk kecil-kecil, direbus, lalu ditusuk seperti sate. Biasanya dibakar sebentar sebelum disiram bumbu kacang pedas kental. Bentuknya yang unik dan rasa yang familiar membuat camilan ini mudah diterima, sekaligus mudah untuk dibawa pulang oleh pelanggan.
7. Bakso Goreng Aci / Otak-Otak Aci
Ini adalah kreasi camilan isian yang tanpa daging. Adonan aci berbumbu dibentuk bulat atau lonjong, direbus, lalu digoreng hingga kulitnya renyah. Hasilnya adalah camilan dengan tekstur kenyal di dalam dan krispi di luar, mirip bakso goreng atau otak-otak ikan. Sangat cocok sebagai pengganti bagi yang vegetarian atau mencari camilan hemat.
8. Kaki Naga (Dragon’s Feet)
Kaki naga adalah inovasi olahan berbahan dasar ayam cincang dan tepung aci, dibentuk memanjang di atas tusuk sate, dikukus, lalu digoreng dengan balutan tepung panir. Camilan ini lebih sehat karena dibuat sendiri tanpa pengawet dan cocok untuk bekal anak. Potensial dijual sebagai frozen food siap goreng.
9. Tahu Walik
Tahu walik memanfaatkan tahu pong (tahu kopong) yang dibalik kulitnya, sehingga bagian dalam yang lembut berada di luar. Bagian yang "dibalik" ini kemudian diisi dengan adonan aci berbumbu dan digoreng hingga krispi. Hasilnya adalah perpaduan sensasi luar biasa, yakni kulit tahu yang renyah dan isian aci yang kenyal.
10. Cipuk (Aci Kerupuk)
Cipuk adalah gabungan genius antara kerupuk mentah dan aci. Kerupuk dilapisi adonan aci, dikukus hingga matang, lalu digoreng. Hasilnya adalah camilan dengan dua lapis kenikmatan: renyahnya kerupuk yang mengembang dan kenyalnya lapisan aci. Teksturnya yang unik menjadikannya buruan para pencinta jajanan tradisional.
11. Pempek (Asli Palembang/Kreasi)
Untuk pasar yang lebih premium, pempek asli Palembang yang terbuat dari ikan tenggiri dan tepung aci adalah pilihan tepat. Namun, kreasi seperti Pempek Udang Rebon (menggunakan udang kecil) juga bisa menjadi alternatif yang menarik. Kunci penjualannya terletak pada kualitas kuah cuko yang autentik. Pempek adalah salah satu olahan aci yang paling diminati.
12. Sempol Ayam
Sempol adalah camilan tusuk yang terbuat dari campuran aci, ayam giling, dan bumbu. Adonan dililitkan pada tusukan, direbus, dicelup telur, lalu digoreng. Rasanya gurih dan teksturnya kenyal, sangat digemari anak-anak. Mudah dijual dalam kondisi sudah matang atau sebagai frozen food setengah jadi.
13. Ciu (Aci Jeung Cau - Aci & Pisang)
Ciu adalah jajanan tradisional khas Sunda (Bandung) yang dikukus dalam bungkusan daun pisang. Adonannya terbuat dari aci, pisang nangka matang, dan kelapa parut, memberikan rasa manis alami yang khas. Harga jualnya di pasar tradisional berkisar Rp 800 - Rp 1.000 per buah, menunjukkan potensi ekonominya.
14. Aci Goreng Isi (Variasi Isian)
Tingkatkan nilai jual cireng atau cilok dengan berkreasi pada isiannya. Isian seperti keju mozarella, sosis, cabai rawit, telur puyuh, atau bahkan daging ayam cincang bisa menjadi daya tarik yang membuat harga jual meningkat. Misalnya, cilok isi keju lumer pasti akan lebih diminati daripada cilok biasa.
Tips Sukses & Pertimbangan Memulai Usaha
Memulai usaha dari tepung aci membutuhkan perencanaan yang matang. Berikut tipsnya:
- Analisis Modal & Keuntungan: Lakukan kalkulasi seperti contoh pada ide tahu aci. Hitung semua biaya bahan baku, kemasan, dan operasional. Dari data yang ada, margin keuntungan olahan aci seringkali di atas 50%.
- Konsistensi Rasa & Kebersihan: Pastikan rasa dan kualitas sama setiap harinya. Kebersihan alat, bahan, dan penyajian adalah harga mati untuk membangun kepercayaan pelanggan.
- Packaging & Penyajian Menarik: Gunakan kemasan yang rapi dan higienis. Sambal atau saus pelengkap yang enak bisa menjadi "rahasia” yang membuat pelanggan kembali.
- Lokasi & Target Pasar: Tentukan apakah akan jualan keliling, di depan rumah, atau online. Sesuaikan jenis produk dengan target pasar (misal, kaki naga untuk bekal anak, cilok untuk area kampus).
- Manajemen Stok: Banyak olahan aci yang bisa dibuat setengah jadi dan disimpan di freezer (frozen food), seperti bakso goreng atau cimol mentah. Ini memudahkan pengelolaan stok dan mempersingkat waktu penyajian.
FAQ Seputar Ide Jualan dari Tepung Aci
Q: Apa bedanya tepung aci, tapioka, dan kanji?
A: Ketiganya merujuk pada produk yang sama, yaitu tepung pati yang diekstrak dari singkong. "Aci" adalah sebutan populer di Jawa Barat, sementara "tapioka" dan "kanji" digunakan secara lebih umum di seluruh Indonesia.
Q: Mana yang lebih menguntungkan dijual, cilok atau cireng?
A: Keduanya memiliki potensi keuntungan yang besar. Cireng umumnya lebih tahan lama setelah digoreng dan bisa dijual dalam keadaan sudah dingin. Cilok kuah biasanya harus habis dijual dalam hari yang sama. Pilihan bergantung pada model usaha (keliling/tetap) dan preferensi pasar di lokasi Anda.
Q: Berapa kisaran modal awal untuk jualan cilok keliling?
A: Modal bisa dimulai dari Rp 200.000 - Rp 500.000 untuk pembelian bahan baku pertama, gerobak atau etalase sederhana, kompor, panci, dan perlengkapan lainnya. Usaha bisa di-scale up seiring dengan perkembangan omset.
Q: Bagaimana cara membuat olahan aci tidak alot atau keras?
A: Kunci utamanya ada pada penggunaan air panas mendidih saat mencampur adonan dasar dan menghindari pengulenan yang berlebihan. Aduk atau uleni secukupnya hingga rata saja, seperti yang dijelaskan dalam berbagai langkah resep.
Q: Bisakah olahan aci dibuat untuk stok frozen food?
A: Sangat bisa! Bentuk adonan (sebelum digoreng atau direbus akhir) dapat disimpan dalam freezer dalam waktu yang cukup lama. Saat akan dijual atau dikonsumsi, tinggal digoreng atau direbus. Contoh yang cocok untuk frozen food adalah bakso goreng aci, cimol mentah, tahu walik, dan kaki naga.

1 day ago
6
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5425991/original/075095000_1764245229-20251126AA_PMPC_Persija_Vs_PSIM-17.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468498/original/092919300_1767953415-Gemini_Generated_Image_u1lw2lu1lw2lu1lw_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468401/original/087295300_1767949295-desain_rumah_ramah_lingkungan_dengan_kebun_sayur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468193/original/036313500_1767943439-Menanam_Bayam_Brazil__Freepik_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468247/original/071741300_1767945238-Gemini_Generated_Image_29gf6329gf6329gf_2.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5135707/original/002195800_1739783758-Tekel_Horor_Rizky_Ridho_Beckham_Putra-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468196/original/011764900_1767943552-Es_Teko.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468317/original/036480100_1767946952-Gemini_Generated_Image_z8zpvuz8zpvuz8zp_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468495/original/048198200_1767953205-0S6A8909.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425298/original/063734000_1764220674-Camilan_pedas_kemasan_bertema_natal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468168/original/002527300_1767942851-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5467981/original/006725400_1767939062-James_vs_Hubner.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468096/original/009926300_1767941918-Taman_Gantung_di_Railing_Mezzanine__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468141/original/090262900_1767942510-Gemini_Generated_Image_vlyqnavlyqnavlyq_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467596/original/066034800_1767924043-photo-collage.png__11_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4647405/original/021478500_1699921826-young-woman-using-home-technology.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468448/original/054808600_1767950967-unnamed_-_2026-01-09T162824.673.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468393/original/055330000_1767949011-Gemini_Generated_Image_h50cyrh50cyrh50c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468060/original/050521800_1767940801-Teras_terasa_lapang_dengan_Penerapan_Cermin_Dinding_Outdoor__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345226/original/041083400_1757522822-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_21.04.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348384/original/003877900_1757825996-b7f6d9ca-e00f-4e00-9787-25786983c949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352977/original/026381200_1758162791-FOTO_ASLI__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342863/original/048679300_1757402585-Andrew_Patrick_Jung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358973/original/097683800_1758617071-Gemini_Generated_Image_182xmm182xmm182x.jpg)