Liputan6.com, Jakarta - Ide ternak lele mini dalam tong bekas kombinasi kebun sayur semakin populer di tengah masyarakat perkotaan maupun pedesaan yang memiliki lahan terbatas. Konsep ini dianggap praktis, hemat biaya, dan mampu menghasilkan dua sumber pangan sekaligus, yaitu ikan lele dan sayuran segar. Tidak heran jika banyak keluarga mulai memanfaatkan tong bekas, drum plastik, atau ember besar sebagai media budidaya alternatif.
Selain mudah diterapkan, sistem ini juga ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah organik rumah tangga dan air kolam sebagai nutrisi tanaman. Bahkan beberapa metode seperti aquaponik dan budikdamber telah banyak direkomendasikan oleh berbagai lembaga pertanian dan komunitas urban farming karena dinilai efisien serta cocok untuk kebutuhan rumah tangga.
Menariknya lagi, ide ternak lele mini dalam tong bekas kombinasi kebun sayur dapat menjadi peluang usaha rumahan dengan modal relatif kecil. Dengan pengelolaan yang tepat, satu tong berkapasitas 200 liter mampu menghasilkan puluhan kilogram lele dalam waktu sekitar tiga bulan sekaligus menyediakan sayuran sehat untuk konsumsi harian. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (26/5/2026).
1. Tong Lele dengan Kangkung Sistem Budikdamber
Salah satu ide ternak lele mini dalam tong bekas kombinasi kebun sayur yang paling populer adalah sistem budikdamber atau Budidaya Ikan Dalam Ember. Konsep ini menggabungkan ikan lele dengan tanaman kangkung dalam satu wadah.
Menurut edukasi mahasiswa KKN UNDIP di Kelurahan Sampangan Semarang, sistem budikdamber mampu menghemat biaya hingga 60% karena satu wadah dapat menghasilkan protein hewani dan sayuran sekaligus. Kangkung biasanya ditanam pada gelas plastik kecil yang diletakkan di bagian atas ember atau tong.
Akar kangkung akan menyerap nutrisi dari air kolam lele sehingga tanaman tumbuh subur tanpa pupuk tambahan. Sementara itu, tanaman membantu menyaring air agar kualitasnya tetap baik untuk ikan. Sistem ini sangat cocok diterapkan di halaman rumah sempit, teras, atau belakang rumah.
Selain kangkung, lele juga termasuk ikan yang tahan terhadap perubahan kondisi air sehingga lebih mudah dipelihara oleh pemula.
2. Tong Lele dengan Rak Sayur Vertikal
Konsep berikutnya adalah mengombinasikan tong lele dengan rak sayur vertikal di sekeliling drum. Ide ini cocok untuk rumah yang memiliki ruang sangat terbatas namun tetap ingin memaksimalkan hasil panen.
Rak vertikal dapat dibuat dari paralon, botol bekas, atau pot gantung yang disusun bertingkat. Air dari tong lele dipompa menuju rak tanaman menggunakan pompa kecil, lalu mengalir kembali ke tong setelah melewati akar tanaman.
Menurut ulasan tentang aquaponik dari laman edukasi Teknokrat, sistem vertikal seperti ini sangat efektif untuk memanfaatkan ruang sempit sekaligus menciptakan tampilan hijau yang estetis. Tanaman yang cocok digunakan antara lain selada, bayam, pakcoy, dan daun bawang.
Selain menghasilkan panen ganda, sistem ini juga membantu menjaga suhu air tetap stabil karena area sekitar tong menjadi lebih teduh oleh tanaman.
3. Tong Lele Mini dengan Tanaman Cabai dan Tomat
Bagi yang ingin menghasilkan sayuran sekaligus bumbu dapur, kombinasi lele dengan tanaman cabai dan tomat bisa menjadi pilihan menarik. Tanaman cabai dapat diletakkan di pot kecil sekitar tong, lalu disiram menggunakan air bekas kolam lele yang kaya nutrisi.
Menurut konsep aquaponik, limbah kotoran ikan mengandung nitrogen yang sangat dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan daun dan buah. Karena itu, air bekas budidaya lele sering dimanfaatkan sebagai pupuk cair alami.
Keuntungan lain dari ide ternak lele mini dalam tong bekas kombinasi kebun sayur ini adalah biaya pupuk menjadi lebih hemat. Cabai dan tomat yang dihasilkan juga cenderung lebih segar karena minim penggunaan bahan kimia.
Agar hasil optimal, tong sebaiknya ditempatkan di area yang mendapat sinar matahari cukup. Tanaman cabai dan tomat membutuhkan pencahayaan sekitar 6–8 jam per hari agar berbuah lebat.
4. Tong Lele Aquaponik dengan Selada Organik
Selada menjadi salah satu sayuran favorit dalam sistem aquaponik karena pertumbuhannya cepat dan akarnya mudah menyerap nutrisi dari air ikan. Kombinasi tong lele dengan selada sangat cocok bagi keluarga yang ingin menerapkan gaya hidup sehat.
Dalam sistem ini, bagian atas tong dapat diberi penutup styrofoam berlubang untuk tempat netpot selada. Air dari kolam lele dipompa ke akar tanaman sehingga tanaman memperoleh nutrisi alami secara terus-menerus.
Menurut sumber aquaponik urban farming, sistem tertutup seperti ini sangat ramah lingkungan karena penggunaan air lebih hemat dibanding berkebun konvensional. Selain itu, tanaman selada organik memiliki nilai jual cukup tinggi di pasaran.
Lele yang dipelihara pun tetap tumbuh baik selama kualitas air dijaga dan kepadatan ikan tidak berlebihan. Pemerintah Kota Kediri menyarankan satu tong diisi sekitar 100–200 ekor benih agar oksigen tetap mencukupi.
5. Tong Lele dengan Media Tanam Herbal Keluarga
Ide lainnya adalah menggabungkan ternak lele mini dengan tanaman herbal keluarga seperti mint, serai, kemangi, seledri, dan daun bawang. Selain mempercantik halaman rumah, tanaman herbal sangat berguna untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Air kolam lele yang kaya unsur hara dapat membantu pertumbuhan tanaman herbal menjadi lebih subur. Bahkan menurut penjelasan Pemerintah Kota Kediri, air hasil budidaya lele juga menghasilkan pupuk cair yang baik untuk tanaman buah maupun tanaman hias.
Model ini cocok diterapkan di dapur terbuka atau area belakang rumah. Tong bekas bisa dicat warna menarik agar tampil lebih estetik sekaligus menjadi elemen dekorasi rumah.
Tanaman herbal juga relatif mudah dirawat dan tidak membutuhkan media tanam terlalu dalam sehingga cocok dipadukan dengan sistem tong lele mini.
6. Tong Lele dengan Sistem Pakan Fermentasi dan Kebun Organik
Konsep terakhir menggabungkan budidaya lele mini dengan kebun organik menggunakan pakan fermentasi. Sistem ini tidak hanya menghemat biaya pakan tetapi juga membantu menghasilkan limbah air yang lebih ramah bagi tanaman.
Menurut Website Resmi Pemerintah Kota Kediri, penggunaan probiotik dalam budidaya lele mampu menekan biaya pakan hingga 30–40 persen serta menjaga kualitas air tetap baik. Limbah sayur rumah tangga dapat difermentasi menggunakan probiotik lalu dijadikan tambahan pakan lele.
Setelah itu, air kolam yang kaya nutrisi dimanfaatkan untuk menyiram kebun organik di sekitar rumah. Sayuran seperti bayam, kangkung, sawi, dan pakcoy biasanya tumbuh lebih subur dengan metode ini.
Konsep ini sangat cocok diterapkan bagi keluarga yang ingin menerapkan gaya hidup minim limbah sekaligus menciptakan ketahanan pangan mandiri di rumah.
Tips Sukses Memulai Ternak Lele dalam Tong Bekas
Sebelum memulai ide ternak lele mini dalam tong bekas kombinasi kebun sayur, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
- Gunakan drum plastik bekas food grade agar aman untuk ikan.
- Hindari penggunaan air ledeng yang mengandung kaporit.
- Jangan mengisi tong terlalu penuh agar lele tidak melompat keluar.
- Ganti air secara berkala minimal seminggu sekali.
- Pisahkan ukuran lele setelah usia dua bulan agar pertumbuhan merata.
- Gunakan probiotik untuk menjaga kualitas air dan mengurangi bau.
- Pastikan tanaman mendapat cukup sinar matahari.
Dengan perawatan yang tepat, satu tong lele dapat menghasilkan sekitar 30 kilogram ikan dalam satu kali panen.
Mengapa Ternak Lele dalam Tong Bekas Semakin Diminati?
Berdasarkan informasi dari Website Resmi Pemerintah Kota Kediri, budidaya lele dalam tong atau drum plastik menjadi solusi praktis bagi masyarakat di permukiman padat. Drum plastik berkapasitas sekitar 200 liter dapat digunakan sebagai kolam mini yang hemat tempat dan lebih murah dibanding membuat kolam permanen.
Sistem ini juga cocok dipadukan dengan kebun sayur sederhana karena air kolam lele mengandung unsur hara alami yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Konsep inilah yang kemudian berkembang menjadi sistem aquaponik dan budikdamber yang kini banyak diterapkan di rumah-rumah urban.
Pertanyaan Seputar Ternak Lele dalam Tong
1. Berapa kapasitas ideal lele dalam tong 200 liter?
Idealnya sekitar 100–200 ekor benih lele agar kadar oksigen tetap mencukupi dan risiko kematian lebih rendah.
2. Apakah tong bekas aman digunakan untuk budidaya lele?
Aman jika menggunakan drum plastik food grade dan sudah dibersihkan dengan baik sebelum digunakan.
3. Sayuran apa yang paling cocok dikombinasikan dengan lele?
Kangkung, selada, bayam, pakcoy, cabai, dan tanaman herbal termasuk yang paling mudah dikombinasikan.
4. Seberapa sering air tong harus diganti?
Minimal seminggu sekali, terutama jika belum menggunakan sistem filter atau probiotik.
5. Berapa lama waktu panen lele dalam tong?
Umumnya lele dapat dipanen dalam waktu sekitar 3 bulan tergantung kualitas pakan dan perawatan.
Sumber Rujukan
- Website Resmi Pemerintah Kota Kediri — kedirikota.go.id
- LinkUMKM.id — “Ternak Lele dalam Drum Plastik”
- Teknokrat.ac.id — “Aquaponik: Solusi Panen Ganda yang Memukau untuk Rumah Urban”
- Edukasi KKN UNDIP 2021/2022 tentang BUDIKDAMBER Kelompok Wanita Tani Puspitasari Semarang

2 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6995017/original/028061200_1779764739-Menanam_Sayur_di_Dinding_Rumah_agar_Tetap_Subur_dan_Tidak_Makan_Tempat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6994642/original/085883100_1779764473-HL_ubi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6994003/original/087777000_1779763575-Desain_Kolam_Bebek_Mini_yang_Mudah_Dibersihkan_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478554/original/057404800_1768904586-Beternak_Jangkrik_Pakan_Ternak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6992816/original/038633300_1779762300-Ide_Kebun_Wortel_Gantung_di_Teras_Rumah_Minimalis_5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6990768/original/078782400_1779759773-ChatGPT_Image_May_26__2026__08_40_09_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548762/original/024658400_1775551051-Desain_Gantung_untuk_Teras_Mungil__Hanging_Herbs_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5721101/original/018461600_1778611257-5-hal-yang-dilakukan-orang-cerdas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558460/original/066569600_1776419680-HL_mangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6949638/original/026301000_1779716879-BRILink_Agen.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6923775/original/010181500_1779694207-Untitledr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5442496/original/021714600_1765540473-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540284/original/055945700_1774694136-InShot_20260328_171527653.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6919538/original/052579000_1779689927-Gemini_Generated_Image_27d68i27d68i27d6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5008201/original/060853500_1731697541-20241116BL_Debut_Kevin_Diks_3.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310770/original/021008100_1754789255-HS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6963622/original/019730000_1779729236-HJLdgZHbkAA1f3o.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6922620/original/077258600_1779693129-jejamuran__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6736452/original/085138800_1779548782-ChatGPT_Image_May_23__2026__10_04_01_PM.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485935/original/098401900_1769570166-kambing.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5207890/original/044419100_1746284199-Ilustrasi_-_Maarten_Paes_copy.jpg)