6 Merk Walking Pad Murah dan Ringkas Disimpan di Rumah, Harga di Bawah 3 Juta

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat banyak orang semakin jarang bergerak. Aktivitas duduk terlalu lama, baik saat bekerja maupun bersantai di rumah, bisa berdampak buruk bagi kesehatan jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik ringan. Namun, tidak semua orang punya waktu atau ruang untuk rutin berolahraga di luar rumah.

Di sinilah walking pad hadir sebagai solusi praktis. Alat olahraga ini dirancang ringkas, mudah disimpan, dan cocok digunakan di rumah maupun kantor. Dengan intensitas ringan hingga sedang, walking pad membantu menjaga kebugaran tanpa memerlukan ruang besar atau konsumsi listrik tinggi.

Bagi Anda yang sedang mencari merk walking pad murah dan ringkas disimpan di rumah, kini tersedia banyak pilihan dengan harga di bawah Rp3 juta yang tetap fungsional dan aman untuk penggunaan harian. Berikut ulasan Liputan6.com, Kamis (8/1/2026).

1. Sonix Running Mat Treadmill STR01

Harga: ± Rp1.390.000

Sonix menjadi pilihan menarik bagi Anda yang menginginkan walking pad hemat ruang. Desainnya ringkas dan bisa disimpan di bawah tempat tidur atau sudut sempit. Motor CNC-nya terkenal senyap, sehingga nyaman digunakan di rumah. Dengan kecepatan hingga 10 km/jam dan daya listrik sekitar 470 watt, produk ini cocok untuk jalan cepat hingga jogging ringan.

2. e-Buy Running Mat Treadmill P0021

Harga: ± Rp1.444.000

Walking pad ini unggul dari sisi kapasitas beban yang sangat besar dan sistem peredam kejut yang baik. Kecepatan maksimalnya mencapai 12 km/jam, memberikan fleksibilitas lebih. Cocok untuk pengguna yang ingin variasi latihan dari jalan santai hingga jogging tanpa mengorbankan stabilitas.

3. Twen Running Pad RP9

Harga: ± Rp2.075.000

Twen RP9 menawarkan fitur multitasking yang unik. Dilengkapi meja kerja, tablet holder, dan koneksi ke aplikasi FITSHOW, walking pad ini cocok untuk Anda yang ingin tetap aktif sambil bekerja. Bobotnya ringan dan daya listriknya sangat rendah, hanya sekitar 200 watt, sehingga ideal untuk penggunaan jangka panjang di rumah.

4. MY-HI Treadmill Portable B30

Harga: ± Rp1.168.000 – Rp1.800.000

MY-HI B30 menawarkan running belt panjang dan lebar, sehingga lebih nyaman untuk pengguna bertubuh tinggi. Dilengkapi 3 level incline manual dan motor 2.5 HP, walking pad ini mendukung latihan lebih variatif. Konsumsi dayanya juga relatif hemat, mulai dari 150–400 watt.

5. DGC Running Mat Treadmill Premium

Harga: ± Rp1.650.000

DGC hadir dengan fitur keamanan yang cukup lengkap, termasuk sistem kunci darurat. Platformnya ekstra lebar dan landasan lari enam lapis membuat latihan terasa lebih aman dan nyaman. Cocok untuk pengguna pemula hingga menengah yang mengutamakan stabilitas.

6. Keep Going Max Treadmill Lipat

Harga: ± Rp1.147.000

Meskipun sering disebut treadmill, produk ini masih tergolong ringkas dan cocok untuk rumah. Desain lipatnya praktis, dilengkapi sistem penahan guncangan dan kontrol grafis yang responsif. Namun, konsumsi dayanya lebih tinggi dibanding walking pad lain, sehingga perlu dipertimbangkan dari sisi listrik.

Walking Pad vs Treadmill: Mana yang Lebih Cocok untuk Rumah?

Perbedaan paling mencolok antara walking pad dan treadmill terletak pada intensitas dan ukurannya. Walking pad dirancang untuk latihan ringan seperti jalan santai hingga jalan cepat dengan kecepatan maksimal umumnya 6–8 km/jam, bahkan beberapa model mencapai 10–12 km/jam. Sementara itu, treadmill konvensional memiliki kecepatan hingga 20 km/jam dan cocok untuk latihan intensitas tinggi.

Dari sisi konsumsi listrik, walking pad jauh lebih hemat. Rata-rata daya listriknya hanya sekitar 400–700 watt, sedangkan treadmill bisa mencapai 1.500 watt atau lebih. Karena itulah walking pad lebih ramah digunakan di rumah tanpa khawatir tagihan listrik membengkak.

Jika tujuan Anda adalah menjaga kebugaran, mengurangi sedentary lifestyle, atau menambah aktivitas fisik ringan harian, walking pad sudah sangat memadai. Namun, untuk latihan performa atau rehabilitasi lanjutan dengan beban progresif, treadmill masih lebih unggul.

Tips Memilih Walking Pad yang Tepat untuk Rumah

Sebelum membeli, pastikan walking pad memiliki kapasitas beban 10–15% lebih besar dari berat badan Anda. Selisih ini penting untuk menjaga stabilitas dan mencegah motor cepat rusak. Selain itu, perhatikan panjang running belt. Untuk pengguna dengan tinggi di atas 170 cm, panjang lintasan idealnya lebih dari 130 cm agar langkah terasa nyaman dan tidak sempit.

Kecepatan maksimal juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk lansia atau rehabilitasi cukup 2–3 km/jam, jalan santai di bawah 4 km/jam, jalan cepat 4–6 km/jam, dan jogging ringan di atas 6 km/jam. Prinsip “start low, go slow” sangat dianjurkan, terutama bagi pemula.

Untuk kemudahan penyimpanan, pilih walking pad lipat atau model flat yang dilengkapi roda. Bobot ideal berada di kisaran 18–25 kg agar tetap stabil namun mudah dipindahkan.

FAQ Seputar Walking Pad

1. Berapa lama durasi ideal menggunakan walking pad setiap hari?

Durasi ideal adalah 30–40 menit per hari. Bisa dibagi menjadi beberapa sesi untuk menjaga kebugaran dan melancarkan sirkulasi darah.

2. Apakah walking pad aman untuk lansia?

Aman, terutama jika dilengkapi pegangan dan digunakan pada kecepatan rendah (2–3 km/jam).

3. Apakah walking pad bisa digunakan setiap hari?

Bisa. Bahkan disarankan untuk penggunaan rutin dengan intensitas ringan hingga sedang.

4. Apakah walking pad boros listrik?

Tidak. Sebagian besar walking pad hanya mengonsumsi 400–700 watt, jauh lebih hemat dibanding treadmill.

5. Apakah walking pad cocok untuk ruang sempit?

Sangat cocok. Banyak model lipat atau flat yang bisa disimpan di bawah tempat tidur atau sofa.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|