Liputan6.com, Jakarta - Bau kandang ayam sering menjadi masalah utama bagi peternak rumahan maupun skala kecil, terutama jika kandang berada dekat dengan rumah atau permukiman. Aroma menyengat yang berasal dari kotoran ayam dan sisa pakan dapat mengganggu kenyamanan serta berpotensi menimbulkan keluhan dari lingkungan sekitar. Tidak sedikit peternak yang akhirnya bergantung pada bahan kimia, padahal penggunaannya berisiko bagi kesehatan ayam dan manusia.
Menghilangkan bau kandang ayam sebenarnya bisa dilakukan dengan bahan-bahan alami yang mudah didapat di sekitar rumah. Bahan alami ini bekerja dengan cara menyerap bau, menekan pertumbuhan bakteri, dan menjaga kelembapan kandang agar tidak berlebihan. Selain lebih aman, penggunaan bahan alami juga lebih ramah lingkungan dan hemat biaya.
Kandang ayam yang bebas bau bukan hanya membuat lingkungan lebih nyaman, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan ayam. Lingkungan kandang yang bersih dan tidak lembap dapat mengurangi risiko penyakit pernapasan dan infeksi bakteri. Dengan perawatan yang tepat, produktivitas ayam pun dapat meningkat secara alami.
Berikut beberapa bahan alami yang terbukti efektif untuk menghilangkan bau kandang ayam tanpa bahan kimia yang disusun oleh Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (3/2). Setiap bahan dijelaskan cara kerja dan penggunaannya agar mudah diterapkan oleh pemula maupun peternak berpengalaman.
1. Kapur Pertanian untuk Menyerap Bau dan Kelembapan
Kapur pertanian menjadi salah satu bahan alami paling umum digunakan untuk mengatasi bau kandang ayam. Kapur bekerja dengan cara menyerap kelembapan berlebih yang menjadi penyebab utama bau menyengat. Lingkungan kandang yang kering akan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau.
Penggunaan kapur pertanian cukup mudah, yaitu dengan menaburkannya secara tipis di lantai kandang, terutama di area yang sering terkena kotoran ayam. Kapur tidak hanya mengurangi bau, tetapi juga membantu menetralkan pH lantai kandang. Hal ini membuat kandang lebih higienis dan nyaman bagi ayam.
Namun, penggunaan kapur tetap harus dalam jumlah wajar agar tidak berdebu berlebihan. Jika digunakan dengan benar, kapur pertanian menjadi solusi alami yang murah dan efektif untuk perawatan kandang ayam.
2. Arang Kayu sebagai Penyerap Bau Alami
Arang kayu dikenal memiliki kemampuan menyerap bau dan racun secara alami. Bahan ini sangat efektif untuk mengurangi aroma tidak sedap di kandang ayam tanpa menimbulkan efek samping. Arang bekerja dengan menyerap gas amonia yang berasal dari kotoran ayam.
Cara penggunaannya cukup dengan meletakkan arang kayu di sudut-sudut kandang atau menaburkannya dalam bentuk arang halus di bawah alas kandang. Arang akan membantu menjaga udara di dalam kandang tetap segar dan tidak menyengat. Selain itu, arang juga membantu menjaga kelembapan kandang tetap stabil.
Arang kayu mudah didapat dan dapat digunakan berulang kali setelah dijemur. Bahan ini sangat cocok bagi peternak yang ingin solusi alami dan praktis.
3. Sekam Padi untuk Menjaga Kandang Tetap Kering
Sekam padi merupakan bahan alami yang sangat efektif menyerap air dan bau. Bahan ini sering digunakan sebagai alas kandang ayam karena mampu menjaga lantai kandang tetap kering. Kondisi kering sangat penting untuk mencegah bau dan pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.
Dengan menebarkan sekam padi secara merata di lantai kandang, kotoran ayam akan lebih mudah diserap. Sekam juga membantu mengurangi kontak langsung ayam dengan lantai yang lembap. Hal ini berdampak positif pada kesehatan kaki dan bulu ayam.
Sekam padi juga mudah diganti dan ramah lingkungan. Setelah digunakan, sekam dapat dimanfaatkan kembali sebagai kompos atau pupuk organik.
4. Daun Pandan untuk Mengurangi Bau Menyengat
Daun pandan memiliki aroma alami yang segar dan mampu menetralkan bau tidak sedap. Penggunaan daun pandan di kandang ayam menjadi solusi tradisional yang masih relevan hingga kini. Aroma pandan membantu mengurangi bau menyengat tanpa mengganggu ayam.
Cara penggunaannya cukup dengan menggantung atau meletakkan daun pandan segar di beberapa sudut kandang. Daun pandan dapat diganti secara berkala agar aromanya tetap efektif. Selain itu, daun pandan juga mudah didapat dan tidak membutuhkan biaya besar.
Penggunaan daun pandan sangat cocok untuk kandang ayam rumahan yang berada dekat dengan rumah. Aromanya lebih alami dan tidak menyengat seperti pewangi buatan.
5. Serbuk Gergaji sebagai Alas Kandang Alami
Serbuk gergaji kayu sering dimanfaatkan sebagai alas kandang ayam karena daya serapnya yang tinggi. Bahan ini mampu menyerap kotoran dan cairan dengan baik sehingga bau dapat ditekan. Serbuk gergaji juga membantu menjaga suhu lantai kandang tetap stabil.
Penggunaan serbuk gergaji harus dipastikan berasal dari kayu alami tanpa campuran bahan kimia. Serbuk ditaburkan secara merata dan diganti secara berkala agar tetap efektif. Dengan perawatan rutin, kandang akan terasa lebih kering dan bersih.
Selain itu, serbuk gergaji mudah terurai dan ramah lingkungan. Bahan ini sangat cocok untuk peternak yang mengutamakan kebersihan dan kesehatan ayam.
6. EM4 atau Mikroorganisme Alami untuk Menekan Bau
EM4 merupakan larutan mikroorganisme yang membantu mengurai kotoran ayam secara alami. Mikroorganisme ini bekerja dengan menekan bakteri pembusuk yang menghasilkan bau tidak sedap. Penggunaan EM4 sangat populer di kalangan peternak organik.
Cara penggunaannya dengan mencampurkan EM4 ke dalam air, lalu menyemprotkannya ke lantai kandang secara berkala. Larutan ini membantu mempercepat proses penguraian kotoran dan mengurangi bau amonia. Selain itu, EM4 juga membantu menjaga keseimbangan mikroba di lingkungan kandang.
Meskipun berbentuk cairan, EM4 tetap tergolong bahan alami dan aman digunakan. Penggunaan rutin dapat membuat kandang lebih sehat dan tidak berbau.
7. Tanaman Penyerap Bau di Sekitar Kandang
Menanam tanaman tertentu di sekitar kandang ayam juga membantu mengurangi bau secara alami. Tanaman seperti serai, lavender, dan lidah mertua dikenal mampu menyerap bau dan menyegarkan udara. Selain itu, tanaman juga membantu memperbaiki sirkulasi udara di sekitar kandang.
Penempatan tanaman sebaiknya di sekitar kandang, bukan di dalamnya, agar tidak mengganggu aktivitas ayam. Tanaman ini juga memberikan nilai estetika tambahan dan membuat lingkungan lebih asri. Dengan kombinasi tanaman dan perawatan kandang, bau dapat ditekan secara signifikan.
Cara ini sangat cocok untuk peternakan rumahan yang ingin solusi jangka panjang dan ramah lingkungan. Lingkungan kandang pun menjadi lebih nyaman bagi ayam dan manusia.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
1. Apakah bahan alami benar-benar efektif menghilangkan bau kandang ayam?
Bahan alami terbukti efektif jika digunakan secara rutin dan dikombinasikan dengan kebersihan kandang.
2. Seberapa sering bahan alami harus diganti?
Frekuensi penggantian tergantung kondisi kandang, namun umumnya setiap 3–7 hari sekali agar tetap optimal.
3. Apakah bahan alami aman untuk ayam?
Sebagian besar bahan alami aman digunakan asalkan tidak berlebihan dan tidak mengandung zat berbahaya.
4. Apakah bau kandang ayam bisa hilang sepenuhnya?
Bau kandang ayam bisa dikurangi secara signifikan, meskipun tidak selalu hilang 100 persen.

2 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491442/original/095963800_1770095940-Jenis_Alas_Kandang_Ayam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491416/original/035691500_1770095531-pangkas_anggur.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460235/original/040236800_1767241080-Metode_Penanaman_dari_Benih_untuk_Stok_Utama.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491358/original/045745700_1770093184-Ide_Jualan_Desert_Kelapa_Muda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488205/original/002110800_1769741796-Gemini_Generated_Image_icv54qicv54qicv5.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4739149/original/012118500_1707476747-Ilustrasi_bunga_wijaya_kusuma.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466330/original/017724000_1767842394-Ember_Cat_atau_Bekas_Deterjen_untuk_menanam_seledri__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491757/original/073867100_1770105767-ChatGPT_Image_3_Feb_2026__15.02.18.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491245/original/001380000_1770088820-sambal_botol2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491220/original/053916100_1770088408-18ef75bc-ea63-4ea6-a09d-ba092612fd23.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483832/original/037145700_1769404446-Fermentasi_Dasar_Kulit_Pisang_untuk_Ruminansia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491475/original/047526200_1770097030-unnamed-40.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491717/original/039654900_1770104755-ChatGPT_Image_3_Feb_2026__14.45.07.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490629/original/039980900_1770018544-Untitled_design__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491316/original/056981300_1770091023-c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491225/original/076544600_1770088664-unnamed__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491560/original/085963700_1770099813-rumah_atap_mirip3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491395/original/009412000_1770094667-ide_jualan_takjil_jelly.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491186/original/035528600_1770087608-Model_Rambut_Pria_Jambang_Panjang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491397/original/076795700_1770094667-wajan_berkarat_1.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)