7 Cara Mengatasi Tikus Got Masuk Rumah Saat Musim Hujan, Mudah Dilakukan dan Ampuh

5 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Musim hujan kerap membawa persoalan baru bagi pemilik hunian, terutama munculnya hama dari saluran air. Salah satu gangguan paling sering terjadi ialah kedatangan tikus got ke area dapur maupun ruang penyimpanan. Situasi ini membuat banyak orang mencari informasi tentang cara mengatasi tikus got masuk rumah saat musim hujan, agar lingkungan tetap aman dan nyaman.

Curah hujan tinggi menyebabkan aliran selokan meluap, hingga memaksa hewan pengerat berpindah tempat. Rumah menjadi sasaran empuk apabila terdapat celah kecil pada pintu, ventilasi, atau pipa pembuangan. Oleh sebab itu, memahami cara mengatasi tikus got masuk rumah saat musim hujan menjadi langkah penting, demi mencegah risiko penyakit maupun kerusakan perabot.

Kehadiran tikus tidak hanya menimbulkan rasa jijik, tetapi juga ancaman serius bagi kesehatan keluarga. Kotoran dan urin bisa mencemari makanan di dapur tanpa disadari penghuni. Penerapan cara mengatasi tikus got masuk rumah saat musim hujan perlu dilakukan sejak dini, sebelum populasi hama berkembang lebih banyak. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (16/2/2026).

Mengapa Tikus Got Menyerbu Rumah Saat Musim Hujan?

Saat musim hujan tiba, tikus got (Rattus norvegicus) seringkali mencari perlindungan di dalam rumah karena habitat alami mereka, seperti selokan dan gorong-gorong, tergenang air dan menjadi tidak nyaman. Kondisi lingkungan yang dingin dan lembap di luar mendorong mereka untuk mencari tempat yang lebih hangat dan kering untuk berlindung. Fenomena ini menjadikan rumah-rumah di perkotaan dan pedesaan sebagai sasaran utama bagi tikus got yang ingin menghindari cuaca buruk.

Selain mencari tempat berlindung, tikus got juga masuk ke rumah untuk mencari sumber makanan dan air yang lebih mudah diakses. Ketersediaan makanan yang melimpah di dalam rumah, seperti sisa makanan yang tidak tertutup rapat atau sampah organik, menjadi daya tarik utama bagi mereka. Tikus memiliki indra penciuman yang tajam dan bisa mencium aroma makanan dari jarak jauh, sehingga rumah yang kurang bersih atau memiliki manajemen sampah yang buruk akan sangat menarik perhatian tikus.

Tikus got dikenal memiliki kemampuan berenang yang baik dan dapat bertahan hidup di tempat berair selama beberapa hari, memungkinkan mereka bergerak melalui saluran air dan pembuangan. Mereka seringkali memanfaatkan celah, lubang, dan akses, termasuk saluran WC atau pipa yang tidak tertutup, untuk masuk ke dalam rumah. Oleh karena itu, musim hujan menjadi periode kritis di mana pemilik rumah harus lebih waspada terhadap potensi invasi tikus got.

Cara Mengatasi Tikus Got Masuk Rumah Saat Musim Hujan

Berikut beberapa langkah efektif yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko masuknya tikus got ke dalam hunian, terutama ketika intensitas hujan meningkat dan lingkungan sekitar menjadi lebih lembap:

1. Tutup Semua Celah dan Lubang

Lakukan pemeriksaan menyeluruh pada setiap sudut bangunan, mulai dari ventilasi udara, sela-sela pintu, retakan kecil pada dinding, hingga lubang di sekitar instalasi pipa air. Celah berukuran kecil sekalipun dapat menjadi akses masuk bagi tikus, mengingat hewan ini mampu menyusup melalui ruang sempit. Setelah menemukan titik rawan, segera lakukan penutupan menggunakan material yang kokoh seperti semen untuk retakan permanen, kawat ram berbahan logam pada ventilasi, atau bahan penutup khusus anti hama agar tikus tidak lagi memiliki jalur untuk memasuki bagian dalam rumah.

2. Pasang Saringan pada Saluran Air

Gunakan saringan berbahan besi kuat atau kawat tebal pada setiap lubang pembuangan air, termasuk di kamar mandi, dapur, serta saluran belakang rumah. Pemasangan pelindung ini berfungsi sebagai penghalang fisik agar tikus tidak dapat naik melalui jalur got yang terhubung langsung ke dalam bangunan. Pastikan saringan terpasang dengan rapat dan tidak mudah bergeser agar perlindungan tetap optimal dalam jangka panjang.

3. Jaga Kebersihan Rumah

Pastikan area dapur, ruang makan, serta tempat penyimpanan bahan pangan selalu berada dalam kondisi bersih tanpa sisa makanan tercecer di lantai maupun meja. Simpan seluruh bahan makanan dalam wadah tertutup rapat berbahan plastik tebal atau kaca agar aroma tidak menyebar dan menarik perhatian tikus. Selain itu, biasakan membuang sampah setiap hari serta gunakan tempat sampah bertutup agar lingkungan tetap higienis dan tidak menjadi sumber makanan bagi hama.

4. Gunakan Perangkap Tikus

Pasang perangkap di lokasi strategis yang sering dilalui tikus, seperti sudut dapur, area dekat tempat sampah, gudang, atau sepanjang dinding yang terlihat memiliki jejak aktivitas hama. Pilih jenis perangkap yang aman digunakan di dalam rumah dan tidak menimbulkan risiko bagi anak-anak maupun hewan peliharaan. Penempatan umpan pada perangkap sebaiknya disesuaikan dengan kebiasaan makan tikus agar hasilnya lebih efektif.

5. Manfaatkan Bahan Alami Pengusir Tikus

Beberapa bahan alami dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengusir hama tanpa penggunaan zat kimia berbahaya. Daun mint segar, kapur barus, bawang putih yang dihancurkan, atau campuran cuka dapat diletakkan di sudut ruangan sebagai penghalau aroma. Bau menyengat dari bahan-bahan tersebut cenderung tidak disukai tikus sehingga membantu mengurangi keberadaan mereka di dalam rumah.

6. Pelihara Kucing

Salah satu metode alami yang cukup efektif ialah memelihara kucing sebagai predator alami tikus. Kehadiran kucing di sekitar rumah dapat menimbulkan rasa terancam pada tikus sehingga mereka enggan mendekat. Bahkan aroma tubuh kucing saja sering kali sudah cukup untuk membuat tikus menjauh dari area hunian.

7. Gunakan Jasa Pembasmi Hama

Apabila populasi tikus sudah dalam jumlah besar dan sulit dikendalikan melalui cara mandiri, pertimbangkan untuk menggunakan jasa profesional pembasmi hama. Tenaga ahli biasanya memiliki peralatan serta metode penanganan yang lebih menyeluruh, sehingga proses pembasmian dapat dilakukan secara efektif dan aman tanpa menimbulkan dampak negatif bagi penghuni rumah.

Tips Pencegahan Agar Tikus Tidak Kembali

Selain mengatasi tikus yang sudah masuk ke dalam rumah melalui berbagai metode penanganan, langkah pencegahan jangka panjang juga sangat penting untuk dilakukan secara disiplin dan berkelanjutan agar masalah serupa tidak terulang kembali di kemudian hari, terutama saat musim hujan tiba dan kondisi lingkungan menjadi lebih lembap.

Rutin membersihkan got dan saluran air di sekitar rumah

Lakukan pembersihan secara berkala pada got, selokan, serta saluran pembuangan air yang berada di sekitar hunian agar tidak terjadi penumpukan sampah, lumpur, maupun sisa organik yang dapat menjadi sumber makanan atau tempat persembunyian tikus. Lingkungan saluran air yang bersih dan lancar akan mengurangi kemungkinan tikus menjadikan area tersebut sebagai sarang maupun jalur masuk menuju bagian dalam rumah.

Pastikan tutup tempat sampah selalu rapat

Gunakan tempat sampah yang memiliki penutup kuat dan dapat menutup dengan sempurna agar aroma sisa makanan tidak menyebar ke udara dan menarik perhatian tikus. Kebiasaan memastikan penutup selalu dalam kondisi tertutup setelah membuang sampah merupakan langkah sederhana namun sangat efektif untuk mencegah hama datang mendekat.

Tumpukan kardus, kain bekas, kertas, maupun barang tidak terpakai yang dibiarkan dalam waktu lama berpotensi menjadi lokasi ideal bagi tikus untuk bersembunyi atau berkembang biak. Oleh sebab itu, penting untuk menata ulang area gudang, sudut ruangan, maupun kolong perabot agar tetap rapi dan tidak memberikan ruang tersembunyi yang nyaman bagi hama.

Periksa instalasi air dan saluran pembuangan secara berkala

Lakukan pengecekan rutin terhadap instalasi pipa air, sambungan saluran pembuangan, serta lubang ventilasi untuk memastikan tidak terdapat celah atau kerusakan yang dapat dimanfaatkan tikus sebagai akses masuk. Jika ditemukan retakan atau lubang kecil, segera lakukan perbaikan menggunakan material yang kokoh agar struktur rumah tetap tertutup rapat.

FAQ Seputar Topik

Mengapa tikus got masuk rumah saat musim hujan?

Tikus got masuk rumah saat musim hujan karena habitat alami mereka seperti selokan tergenang air, mendorong mereka mencari tempat yang lebih hangat, kering, serta sumber makanan dan air di dalam rumah.

Apa saja bahaya tikus got bagi penghuni rumah?

Tikus got dapat menyebarkan penyakit berbahaya seperti leptospirosis dan salmonellosis melalui urine atau kotorannya, serta menyebabkan kerusakan properti seperti kabel listrik dan pipa air.

Bagaimana cara mendeteksi keberadaan tikus got di rumah?

Tanda-tanda kehadiran tikus got meliputi kotoran berukuran besar, bau urine yang kuat, bekas gigitan pada benda, suara garukan di dinding atau langit-langit, dan adanya sarang tersembunyi.

Apa saja langkah pencegahan agar tikus got tidak masuk rumah?

Langkah pencegahan meliputi menutup semua celah dan lubang di dinding atau sekitar pipa, menjaga kebersihan rumah dari sisa makanan dan sampah, serta mengeringkan area lembap.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|