9 Cara Mengusir Tikus di Plafon Rumah Tanpa Racun: Efektif dan Aman

7 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran tikus di plafon rumah seringkali menjadi masalah serius yang mengganggu kenyamanan penghuni. Suara gaduh di malam hari, potensi kerusakan kabel listrik, hingga risiko penyebaran penyakit berbahaya adalah beberapa dampak negatif yang ditimbulkan oleh hewan pengerat ini. Oleh karena itu, banyak pemilik rumah mencari solusi efektif untuk mengatasi masalah ini. Untungnya, kini tersedia berbagai cara mengusir tikus di plafon rumah tanpa racun yang bisa Anda terapkan.

Metode alami dan manusiawi ini tidak hanya terbukti efektif, tetapi juga jauh lebih aman bagi anggota keluarga, termasuk anak-anak dan hewan peliharaan di rumah. Selain itu, penggunaan metode non-racun juga menghindarkan Anda dari masalah bau bangkai tikus yang menyengat dan sulit dijangkau jika tikus mati di area tersembunyi.

Dengan menerapkan cara mengusir tikus di plafon rumah tanpa racun ini, Anda dapat menciptakan lingkungan yang tidak nyaman bagi tikus, sehingga mendorong mereka untuk mencari tempat bersarang lain. Memilih cara mengusir tikus di plafon rumah tanpa racun merupakan langkah bijak untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan ketenangan hunian Anda secara berkelanjutan.

Lebih lengkapnya, berikut ini telah Liputan6 ulas informasi lengkapnya, pada Senin (15/2).

1. Minyak Peppermint dan Bola Kapas

Tikus dikenal memiliki indra penciuman yang sangat sensitif, sehingga aroma kuat seperti peppermint dapat sangat mengganggu mereka. Minyak esensial peppermint berfungsi sebagai penolak sementara karena baunya yang menyengat dapat mengacaukan indra penciuman tikus, membuat mereka enggan berada di area tersebut.

  • Basahi bola kapas dengan minyak esensial peppermint murni.
  • Akses lubang kontrol plafon atau area yang sering dilewati tikus.
  • Sebarkan bola kapas yang sudah dibasahi di titik-titik strategis di plafon.
  • Ganti bola kapas secara teratur setiap beberapa hari karena aroma peppermint akan memudar seiring waktu, mengurangi efektivitasnya.

2. Bubuk Lada Hitam atau Cabai

Zat piperin dalam lada hitam dan kapsaisin dalam cabai bubuk dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan hidung tikus, membuat mereka merasa tidak nyaman dan menjauh. Aroma pedas ini sangat tidak disukai oleh tikus.

  • Taburkan bubuk lada hitam atau cabai bubuk di sepanjang jalur yang sering dilewati tikus di atas plafon.
  • Fokuskan pada sudut-sudut kayu penyangga atau area yang menunjukkan tanda-tanda aktivitas tikus.
  • Ulangi penaburan secara berkala untuk menjaga intensitas aroma.

3. Lampu Strobe (Lampu Berkedip)

Tikus adalah hewan nokturnal yang aktif di malam hari dan cenderung menghindari cahaya terang. Cahaya strobe yang berkedip secara terus-menerus dapat mengganggu penglihatan mereka, merusak pola tidur, dan menyebabkan stres, sehingga mendorong mereka untuk meninggalkan area tersebut.

  • Pasang lampu LED strobe atau lampu hias yang berkedip cepat di area plafon yang terinfestasi.
  • Nyalakan lampu pada malam hari, terutama saat tikus mulai aktif bergerak.
  • Pastikan penempatan lampu tidak mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

4. Kantong Teh Bekas

Kantong teh bekas, terutama yang mengandung peppermint, masih memiliki aroma yang cukup kuat yang tidak disukai tikus. Aroma ini dapat mengganggu indra penciuman tikus dan membuat mereka menjauh.

  • Kumpulkan kantong teh bekas yang sudah kering, terutama kantong teh peppermint.
  • Gantungkan atau letakkan kantong teh di sudut-sudut plafon atau di jalur yang sering dilewati tikus.
  • Pastikan kantong teh masih memiliki aroma yang kuat; ganti secara berkala jika aromanya memudar.

5. Alat Ultrasonik

Alat pengusir tikus ultrasonik bekerja dengan memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi yang tidak dapat didengar oleh manusia, tetapi diklaim mengganggu tikus. Namun, efektivitas jangka panjang dari perangkat ini masih diperdebatkan.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa tikus dapat beradaptasi atau mengabaikan suara tersebut seiring waktu. Selain itu, gelombang suara juga tidak dapat menembus dinding atau perabotan, membatasi jangkauan efektifnya.

  • Pasang alat pengusir tikus ultrasonik di dalam plafon.
  • Pastikan alat tidak terhalang oleh benda besar agar gelombang suaranya dapat memantul dengan maksimal ke seluruh sudut.
  • Perlu diingat bahwa perangkat ini mungkin hanya memberikan efek sementara dan tidak mengatasi akar masalah infestasi tikus.

Tikus dapat masuk melalui lubang sekecil ibu jari. Sabut besi (steel wool) adalah bahan yang sangat efektif untuk menutup celah karena tikus tidak dapat mengunyahnya, dan permukaannya yang tajam akan melukai mulut mereka jika mencoba.

  • Periksa bagian luar rumah, terutama di sekitar kabel atau pipa yang masuk ke plafon atau dinding.
  • Sumbat celah-celah tersebut dengan steel wool. Gunakan obeng atau alat lain untuk memadatkan sabut besi agar terpasang rapat.
  • Setelah itu, tutup kembali dengan semen, caulk, atau kayu agar permanen dan sabut besi tidak mudah ditarik keluar. Untuk area yang mungkin lembap, pertimbangkan menggunakan copper wool (sabut tembaga) untuk menghindari karat.

7. Irisan Bawang Merah atau Putih

Aroma sulfur yang tajam dari bawang merah atau putih adalah bau yang sangat tidak disukai oleh tikus. Meskipun beberapa sumber menyatakan efektivitasnya mungkin terbatas atau tikus dapat mengabaikannya jika ada sumber makanan lain, metode ini sering dicoba sebagai penolak alami.

  • Iris bawang merah atau putih menjadi beberapa bagian.
  • Letakkan irisan bawang di wadah kecil agar tidak mengotori plafon.
  • Taruh wadah tersebut di titik-titik persembunyian atau jalur tikus.
  • Ganti irisan bawang setiap 2-3 hari untuk menjaga aroma tetap segar dan kuat.

8. Memangkas Dahan Pohon yang Menempel

Dahan pohon yang menyentuh atap atau dinding rumah dapat menjadi "jembatan" bagi tikus untuk naik ke plafon. Tikus, terutama tikus atap, adalah pemanjat yang ulung dan akan memanfaatkan akses ini untuk masuk ke dalam rumah.

  • Pangkas semua dahan pohon yang berada dalam jarak kurang dari 1 hingga 1,5 meter dari atap atau dinding rumah.
  • Pastikan tidak ada dahan yang menggantung di atas atap atau menyentuh bagian mana pun dari struktur rumah.
  • Lakukan pemangkasan secara rutin untuk memutus akses tikus ke rumah Anda.

9. Kapur Barus (Kamper)

Kapur barus memiliki bau kimia alami yang sangat menyengat dan dapat bertahan lama, yang dipercaya dapat mengusir tikus. Aroma kuat ini dapat membuat tikus merasa tidak nyaman dan mencari tempat lain.

  • Sebar kapur barus dalam jumlah yang cukup banyak di area plafon yang sering dilewati tikus.
  • Pastikan plafon memiliki sedikit ventilasi agar bau tidak terlalu menyengat ke dalam ruangan di bawahnya.
  • Ganti kapur barus secara berkala untuk menjaga intensitas aromanya.

Tips Penting: Pembersihan Setelah Tikus Pergi

Setelah tikus berhasil diusir, sangat penting untuk segera membersihkan sisa kotoran mereka. Kotoran tikus mengandung feromon yang dapat menarik tikus lain untuk datang kembali, serta dapat membawa berbagai penyakit berbahaya seperti hantavirus.

  • Gunakan Alat Pelindung Diri: Selalu kenakan sarung tangan karet atau plastik, masker, dan pelindung mata saat membersihkan kotoran tikus.
  • Jangan Menyapu atau Menyedot: Hindari menyapu atau menyedot kotoran tikus karena dapat menyebarkan partikel virus dan bakteri ke udara.
  • Semprot dengan Disinfektan: Semprotkan kotoran dan area yang terkontaminasi dengan larutan pemutih (1 bagian pemutih dengan 9 bagian air) atau disinfektan rumah tangga yang terdaftar EPA hingga basah kuyup. Biarkan selama minimal 5 menit.
  • Bersihkan dengan Tisu: Gunakan tisu dapur untuk membersihkan kotoran dan buang tisu ke tempat sampah tertutup.
  • Disinfeksi Ulang: Pel atau spons area tersebut dengan disinfektan lagi untuk memastikan semua permukaan bersih.

QnA - Pertanyaan Umum tentang Mengusir Tikus di Plafon

T: Berapa lama waktu yang diperlukan untuk melihat hasil dari metode-metode ini?

J: Waktu yang dibutuhkan bervariasi tergantung metode dan tingkat infestasi. Metode aroma seperti peppermint atau bawang biasanya menunjukkan hasil dalam 3-7 hari. Lampu strobo dan ultrasonik dapat memberikan efek dalam 1-2 hari. Untuk hasil optimal, kombinasikan beberapa metode sekaligus. Yang terpenting adalah konsistensi - jangan berhenti di tengah jalan meski belum terlihat hasil maksimal dalam minggu pertama.

T: Apakah metode ini aman untuk anak kecil dan hewan peliharaan?

J: Ya, semua metode yang dijelaskan aman untuk keluarga. Minyak peppermint, rempah-rempah, dan bawang adalah bahan natural yang tidak beracun. Lampu LED dan ultrasonik tidak menghasilkan emisi berbahaya. Namun, untuk kapur barus, pastikan ventilasi cukup dan hindari kontak langsung dengan anak kecil. Steel wool harus dipasang di tempat yang tidak terjangkau anak-anak karena teksturnya yang tajam.

T: Bagaimana cara mengetahui apakah tikus sudah benar-benar pergi?

J: Tanda-tanda tikus sudah pergi meliputi: tidak ada suara aktivitas di malam hari selama minimal 1 minggu, tidak ditemukan kotoran baru (kotoran tikus berbentuk seperti beras berwarna hitam), tidak ada bau pesing, dan tidak ada bekas gigitan baru pada kabel atau material. Monitor selama 2-3 minggu tanpa aktivitas untuk memastikan mereka benar-benar sudah relokasi, bukan hanya bersembunyi sementara.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|