Liputan6.com, Jakarta Memiliki rumah dua lantai kini menjadi solusi cerdas bagi banyak orang yang tinggal di lahan terbatas. Dengan membangun rumah bertingkat, ruang yang lebih luas dan nyaman dapat tercipta meskipun lahan yang tersedia terbatas. Namun, satu hal yang tidak boleh diabaikan adalah desain tangga. Meskipun ruang untuk tangga terbatas, desainnya tetap harus fungsional, kokoh, dan estetis.
Dalam kondisi seperti ini, tangga rumah sempit sering kali dibuat dengan model L, lurus, atau split untuk mengoptimalkan penggunaan ruang. Meskipun pilihan model tangga terbatas, kreativitas tetap bisa dituangkan agar tangga tidak hanya memenuhi fungsi utama, tetapi juga menjadi elemen dekoratif yang menarik.
Misalnya, bagian bawah tangga dapat dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan tambahan atau area khusus yang semakin efisien dan menghemat ruang. Desain tangga rumah sempit yang tepat tidak hanya membuat rumah terasa lebih luas, tetapi juga dapat menambah nilai estetika keseluruhan rumah. Simak berbagai inspirasi desain tangga rumah sempit yang simpel namun tetap fungsional yang Liputan6.com himpun dari berbagai sumber, Minggu (3/8/2025).
Pijakan lantai anak tangga jembatan penyeberangan orang di Daan Mogot, Grogol, Jakarta Barat raib digasak komplotan pencuri besi. Akibatnya warga yang ingin melewati JPO pun khawatir.
1. Desain Tangga Rumah Sempit Kayu dengan Railing Besi Ala Industrial
Jika Anda menyukai gaya industrial, desain tangga dengan konsep floating stair ini bisa jadi pilihan yang tepat. Konstruksi tangga dipasang langsung ke dinding, sehingga bagian bawahnya terlihat lebih lega.
Desainnya berbentuk L, dan bagian bawahnya bisa dimanfaatkan untuk ruang keluarga, seperti tempat sofa. Anak tangga terbuat dari balok kayu, sementara railingnya menggunakan besi hitam, memberikan kesan sederhana namun menarik.
2. Desain Tangga Rumah Sempit Lurus Gaya Klasik Minimalis
Bagi rumah dengan lahan memanjang dan langit-langit rendah, tangga lurus bergaya klasik minimalis menjadi pilihan yang ideal. Desain ini menonjolkan anak tangga berlapis kayu yang memberi nuansa hangat dan alami. Railing dengan tiang kayu sederhana menambah kesan elegan tanpa terlihat berlebihan. Kombinasi ini membuat tangga menyatu harmonis dengan interior rumah.
Keunikan desain terlihat pada anak tangga pertama yang dibuat lebih panjang dan sedikit melengkung. Elemen ini tidak hanya menambah daya tarik visual, tetapi juga memberikan kenyamanan pijakan. Bentuk melengkung tersebut menciptakan transisi yang lembut dari lantai menuju tangga. Hasilnya, fungsi dan estetika berpadu dalam satu rancangan yang memikat.
3. Desain Tangga Rumah Sempit Floating Stair dari Beton
Untuk rumah yang memerlukan tangga yang lebih kokoh, Anda bisa memilih desain floating stair dari beton. Dengan tambahan pelapis kayu antislip di atasnya, tangga ini tidak hanya kuat, tetapi juga nyaman untuk dipijak.
Railing yang sederhana, berupa tiang pegangan tanpa pagar pembatas, membuat desainnya terlihat lebih modern. Di bawah tangga, Anda bisa memanfaatkan ruang lapang untuk area kerja yang nyaman, dengan meja dan kursi yang mempercantik sudut ruangan.
4. Desain Tangga Rumah Sempit dengan Partisi
Desain split merupakan solusi ideal untuk rumah dengan ruang terbatas. Model ini membagi tangga menjadi dua arah, sehingga lebih efisien dalam memanfaatkan lahan. Tangga yang lebih panjang dapat dilengkapi railing partisi dari tiang kayu berbentuk persegi panjang untuk memberi kesan kokoh. Kombinasi ini membuat area vertikal terasa lebih ringan dan modern.
Selain berfungsi sebagai pengaman, railing partisi tersebut dapat dimodifikasi menjadi tempat gantungan jaket atau topi. Fitur ini menambah nilai fungsional tanpa mengorbankan estetika. Penempatan gantungan yang rapi menjaga ruang tetap terorganisir. Hasilnya, desain tangga tidak hanya praktis tetapi juga menjadi elemen dekoratif yang mempercantik rumah sempit.
5. Desain Tangga Rumah Sempit dengan Rak Display
Anda bisa memaksimalkan area di bawah tangga dengan membuat rak display yang multifungsi. Desain tangga berbentuk L ini memberikan ruang kosong yang strategis untuk dimanfaatkan. Pelapis kayu pada anak tangga menghadirkan nuansa hangat dan alami pada interior rumah. Kombinasi bentuk dan material ini membuat tampilan tangga lebih elegan.
Di area bordes tangga, dua jendela kecil memberikan cahaya alami yang membuat ruangan terasa lebih cerah. Rak display di bawah tangga dapat digunakan untuk menata koleksi buku, dekorasi, atau peralatan rumah tangga. Penataan yang rapi membantu menjaga rumah tetap terorganisir. Dengan begitu, tangga tidak hanya menjadi penghubung antar lantai, tetapi juga elemen fungsional dan estetis.
6. Desain Tangga Rumah Sempit Lurus dengan Area Seating Minimalis
Di bawah tangga yang lurus, area kosong dapat dimanfaatkan sebagai tempat duduk minimalis yang nyaman. Penambahan bantal empuk membuat sudut ini ideal untuk bersantai atau membaca. Laci built-in di bagian bawahnya membantu menyimpan barang agar ruangan tetap rapi. Desain ini memadukan fungsi dan estetika dengan efisien.
Railing yang dipasang pada bagian dinding memberikan kesan kokoh sekaligus menjaga keamanan pengguna tangga. Bentuknya yang sederhana membuat tampilan tetap selaras dengan gaya minimalis. Material railing dapat dipilih sesuai tema interior, seperti kayu atau besi. Dengan sentuhan ini, tangga tidak hanya menjadi jalur penghubung, tetapi juga elemen dekoratif yang menarik.
7. Desain Tangga Rumah Sempit Model Spiral
Tangga spiral dikenal sangat hemat tempat dan cocok untuk desain tangga rumah sempit. Model ini memanfaatkan area vertikal secara optimal sekaligus menjadi elemen dekoratif. Material besi atau kayu bisa digunakan menyesuaikan konsep interior rumah.
Keunggulannya adalah fleksibilitas penempatan di sudut ruangan. Namun, perhatikan kenyamanan pijakan dan keamanan, terutama untuk anak-anak atau lansia. Railing yang kokoh dan pijakan antiselip akan meningkatkan keamanan. Tangga spiral yang dirancang dengan detail artistik dapat menjadi titik fokus di rumah.
8. Tangga Kaca Transparan
Tangga gantung memiliki pijakan yang menempel pada dinding tanpa struktur penopang di bawahnya, sehingga menciptakan kesan melayang. Model ini sangat populer untuk rumah dengan konsep modern dan minimalis. Railing kaca menambah kesan transparan sehingga ruangan terasa lebih luas.
Desain tangga ini sangat cocok dipadukan dengan pencahayaan LED di bawah pijakan untuk memberikan efek dramatis. Meski terlihat ringan, pastikan struktur penahan cukup kuat untuk menanggung beban. Material kayu solid atau besi berkualitas tinggi sering digunakan untuk pijakannya. Hasilnya adalah tangga yang fungsional sekaligus artistik.
9. Tangga Lipat atau Geser
Tangga lipat adalah pilihan praktis untuk ruang yang sangat terbatas, seperti akses ke loteng atau mezzanine. Desain ini dapat dilipat atau digeser saat tidak digunakan sehingga ruangan tetap lega. Materialnya biasanya kayu ringan atau aluminium.
Agar tetap menarik, tambahkan sentuhan warna cerah atau aksen metalik. Pastikan mekanisme lipat berfungsi baik agar aman digunakan. Tangga lipat ideal untuk rumah mungil yang butuh fleksibilitas tinggi.
People Also Ask
1. Bagaimana cara memilih desain tangga yang tepat untuk rumah sempit?
Pilih desain tangga yang hemat ruang seperti tangga lurus minimalis, tangga spiral, atau tangga multifungsi. Pertimbangkan material, pencahayaan, dan keamanan agar tetap nyaman digunakan.
2. Apa material yang cocok untuk tangga rumah sempit?
Material yang umum digunakan antara lain kayu, besi, dan kaca tempered. Kayu memberikan kesan hangat, besi memberi kekuatan, sedangkan kaca menciptakan kesan luas dan modern.
3. Bagaimana cara membuat tangga rumah sempit terlihat lebih luas?
Gunakan warna cerah, railing transparan, dan pencahayaan maksimal. Menambahkan cermin di dekat tangga juga dapat memberi efek visual yang membuat ruang terasa lega.
4. Apakah tangga multifungsi bisa digunakan di rumah kecil?
Ya, tangga multifungsi seperti yang dilengkapi laci atau rak penyimpanan sangat cocok untuk rumah kecil. Selain menghemat ruang, desain ini juga menambah nilai fungsional dan estetika.