Cara Membersihkan Filter Air Keran dengan Benar, Dijamin Hasilnya Optimal

8 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Filter air keran memerlukan perawatan rutin agar tetap berfungsi maksimal menyaring kotoran dan bakteri. Cara membersihkan filter air yang tepat akan memastikan kualitas air tetap jernih dan aman untuk kebutuhan sehari-hari.

Membersihkan filter air secara berkala mencegah penumpukan lumut, kerak, dan endapan mineral yang dapat menghambat aliran air. Proses pembersihan yang benar akan memperpanjang usia pakai filter dan menjaga performa penyaringan. Perawatan sederhana ini hanya membutuhkan waktu 15-30 menit namun memberikan dampak signifikan pada kualitas air.

Dengan menerapkan cara membersihkan filter air yang tepat, Anda dapat menghemat biaya penggantian filter baru sekaligus memastikan air yang mengalir tetap bersih. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (06/02/2026).

Persiapan Sebelum Membersihkan Filter Air Keran

Sebelum memulai proses pembersihan, pastikan Anda mematikan keran air utama untuk menghindari tumpahan air yang tidak perlu. Siapkan peralatan yang dibutuhkan seperti sikat halus, wadah penampung, kain bersih, dan larutan pembersih khusus atau cuka putih. Letakkan handuk atau kain di bawah area kerja untuk menampung air yang mungkin menetes.

Lepaskan filter air dari keran dengan hati-hati mengikuti petunjuk manual produk. Beberapa jenis filter cukup diputar berlawanan arah jarum jam, sementara yang lain memerlukan alat khusus. Pastikan Anda mengingat urutan komponen filter agar mudah memasangnya kembali.

Periksa kondisi semua komponen filter untuk mengidentifikasi bagian yang rusak atau perlu diganti. Pisahkan cartridge filter, ring karet, dan housing menjadi bagian-bagian terpisah. Langkah persiapan yang teliti akan memudahkan proses pembersihan dan mencegah kerusakan pada komponen filter.

Cara Membersihkan Cartridge Filter Air

Bilas cartridge filter di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran dan endapan yang menempel pada permukaannya. Gunakan sikat halus atau sikat gigi bekas untuk menyikat bagian dalam dan luar cartridge dengan gerakan lembut searah serat filter. Hindari menekan terlalu keras agar tidak merusak material penyaring yang sensitif.

Rendam cartridge dalam larutan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:3 selama 30-60 menit untuk melarutkan kerak mineral dan kaporit. Untuk noda membandel, Anda dapat menggunakan larutan pembersih khusus filter air yang tersedia di pasaran. Proses perendaman ini efektif mengangkat deposit keras yang sulit dibersihkan dengan sikat biasa.

Setelah perendaman, bilas kembali cartridge hingga bersih sampai tidak ada sisa larutan pembersih yang tertinggal. Goyangkan cartridge untuk membuang air berlebih dan biarkan mengering secara alami di tempat yang teduh. Pastikan cartridge benar-benar kering sebelum dipasang kembali untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri.

Membersihkan Housing dan Komponen Filter

Cuci housing filter dengan sabun cuci piring ringan dan air hangat untuk mengangkat lemak dan kotoran yang menempel. Gunakan spons atau sikat berbulu lembut untuk membersihkan bagian dalam housing secara menyeluruh, termasuk sudut-sudut yang sulit dijangkau. Perhatikan area ulir dan sambungan karena biasanya di bagian ini sering terdapat penumpukan kotoran.

Bersihkan ring karet (O-ring) dengan air sabun lalu lap hingga kering menggunakan kain bersih. Periksa kondisi ring karet apakah masih elastis atau sudah mengeras dan retak, karena ring yang rusak dapat menyebabkan kebocoran. Oleskan sedikit petroleum jelly atau pelumas food-grade pada ring karet untuk menjaga kelenturannya.

Bilas semua komponen dengan air bersih berkali-kali untuk memastikan tidak ada residu sabun yang tertinggal. Keringkan housing dan komponen lainnya dengan kain mikrofiber yang bersih atau biarkan mengering dengan sendirinya. Pastikan semua bagian sudah kering sempurna sebelum merakit kembali untuk mencegah kontaminasi bakteri.

Membersihkan Filter dengan Metode Backwash

Metode backwash adalah teknik membersihkan filter dengan membalik arah aliran air untuk mendorong kotoran keluar dari dalam filter. Pasang selang ke bagian outlet filter dan alirkan air dengan tekanan sedang selama 5-10 menit. Cara ini sangat efektif untuk membersihkan filter tanpa harus membongkar keseluruhan komponen.

Perhatikan air yang keluar dari proses backwash, lakukan hingga air yang keluar terlihat jernih dan bersih. Metode ini cocok untuk filter jenis tertentu seperti filter pasir atau multimedia filter yang dirancang untuk pembersihan backwash. Pastikan Anda mengecek manual produk apakah filter Anda mendukung metode pembersihan ini.

Setelah backwash selesai, kembalikan arah aliran air ke posisi normal dan biarkan air mengalir selama beberapa menit. Periksa kualitas air yang keluar untuk memastikan tidak ada kotoran atau partikel tersisa. Lakukan backwash secara rutin setiap 2-4 minggu tergantung tingkat kekeruhan air di daerah Anda.

Jadwal Perawatan dan Pembersihan Filter Air

Filter air keran sebaiknya dibersihkan setiap 2-4 minggu tergantung pada kualitas air dan intensitas pemakaian. Jika air di daerah Anda cenderung keruh atau mengandung banyak sedimen, lakukan pembersihan lebih sering. Tandai kalender untuk mengingatkan jadwal pembersihan agar tidak terlewat.

Ganti cartridge filter sesuai rekomendasi pabrikan, umumnya setiap 3-6 bulan atau ketika aliran air sudah berkurang drastis. Meskipun sudah dibersihkan rutin, cartridge filter memiliki batas usia pakai dan tidak dapat digunakan selamanya. Perhatikan tanda-tanda seperti air berbau, berubah warna, atau aliran melambat sebagai indikator penggantian.

Buat catatan setiap kali melakukan pembersihan atau penggantian komponen untuk memudahkan tracking perawatan. Simpan nota pembelian dan manual produk di tempat yang mudah diakses. Perawatan teratur akan menghemat biaya jangka panjang dan memastikan air yang Anda gunakan selalu dalam kondisi optimal.

Tips Merawat Filter Air Agar Awet

Gunakan pre-filter atau saringan kasar di awal sistem untuk menangkap partikel besar sebelum masuk ke filter utama. Hal ini akan mengurangi beban kerja filter utama dan memperpanjang usia pakainya. Bersihkan pre-filter lebih sering karena komponen ini lebih mudah dan cepat dibersihkan.

Hindari menggunakan bahan kimia keras atau pemutih untuk membersihkan filter karena dapat merusak material penyaring. Gunakan hanya produk pembersih yang direkomendasikan atau bahan alami seperti cuka putih dan baking soda. Jangan pernah merendam cartridge dalam air mendidih karena dapat merusak struktur penyaring.

Simpan cartridge cadangan di tempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari langsung untuk menjaga kualitasnya. Pasang pelindung filter jika area keran sering terkena cipratan minyak atau bahan kimia rumah tangga. Edukasi semua anggota keluarga tentang pentingnya perawatan filter agar sistem tetap berfungsi dengan baik.

FAQ

1. Seberapa sering filter air keran harus dibersihkan?

Filter air keran sebaiknya dibersihkan setiap 2-4 minggu tergantung kualitas air dan frekuensi pemakaian.

2. Apakah bisa menggunakan sabun biasa untuk membersihkan filter air?

Bisa, gunakan sabun cuci piring ringan yang tidak mengandung pewangi kuat dan bilas hingga bersih.

3. Berapa lama cartridge filter air bisa digunakan?

Cartridge filter umumnya bertahan 3-6 bulan dengan perawatan rutin, tergantung kualitas air.

4. Apakah filter air yang sudah dibersihkan bisa langsung digunakan?

Ya, asalkan sudah dibilas bersih dan dikeringkan sempurna sebelum dipasang kembali.

5. Apa tanda filter air perlu dibersihkan? 

Tanda-tandanya adalah aliran air melambat, air berbau atau berubah warna, dan tekanan air menurun.

6. Bolehkah menggunakan cuka untuk membersihkan filter air?

Boleh, cuka putih efektif melarutkan kerak mineral dan aman untuk material filter.

7. Bagaimana cara mengetahui filter air perlu diganti?

Filter perlu diganti jika setelah dibersihkan aliran air masih lambat, terdapat kerusakan fisik, atau sudah melewati masa pakai yang direkomendasikan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|