Liputan6.com, Jakarta - Daun bawang termasuk tanaman dapur yang cukup menarik untuk ditanam sendiri karena tidak membutuhkan lahan luas. Tanaman ini bisa ditempatkan di pekarangan, bedengan kecil, balkon, bahkan pot yang diletakkan di area rumah dengan pencahayaan yang memadai. Selain menghemat ruang, menanamnya sendiri membuat daun segar lebih mudah tersedia ketika dibutuhkan untuk memasak.
Cara menanam daun bawang juga relatif ramah untuk pemula karena tanaman dapat dimulai dari biji, bibit muda, maupun pangkal daun bawang yang masih memiliki akar. Meski terlihat sederhana, hasil pertumbuhannya tetap sangat bergantung pada media tanam, cahaya, penyiraman, dan cara panen. Beberapa kesalahan kecil, seperti tanah terus-menerus tergenang atau lokasi terlalu gelap, dapat membuat pertumbuhannya lambat dan akar mudah bermasalah.
Berikut cara menanam daun bawang yang telah dirangkum Liputan6 dari berbagai sumber, Rabu (9/9).
Pilih Cara Menanam Daun Bawang yang Paling Sesuai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291440/original/003046700_1783562274-f7586dd2-0444-4d0f-bf38-52e24709157b.jpg)
Perbesar
Sebelum mulai menanam, tentukan terlebih dahulu bahan tanam yang akan digunakan. Daun bawang bisa ditanam dari biji apabila ingin memulai tanaman dari awal. Cara ini membutuhkan waktu lebih panjang karena tanaman perlu melewati tahap perkecambahan dan pembentukan bibit sebelum menghasilkan batang serta daun yang cukup besar untuk dipanen.
Pilihan berikutnya adalah menggunakan bibit daun bawang yang sudah tumbuh. Metode ini cocok bagi pemula yang ingin melewati proses penyemaian. Bibit dapat langsung dipindahkan ke pot atau tanah kebun setelah media tanam disiapkan, kemudian dirawat hingga tanaman berkembang dan mencapai ukuran yang sesuai untuk dipanen.
Cara yang paling praktis adalah memanfaatkan kembali daun bawang yang dibeli untuk kebutuhan dapur. Pangkal putih yang masih memiliki akar dapat ditumbuhkan kembali sebelum dipindahkan ke tanah. Metode ini cukup menarik untuk menghasilkan pertumbuhan baru dari bagian yang biasanya langsung dibuang setelah memasak.
Siapkan Media Tanam yang Gembur dan Tidak Mudah Becek
Daun bawang membutuhkan media yang mampu menyimpan kelembapan tanpa membuat akar terus terendam air. Tanah terlalu padat membuat air sulit keluar, sedangkan media yang terlalu cepat kering dapat menyebabkan tanaman kekurangan air. Karena itu, gunakan tanah yang gembur dan memiliki drainase baik.
Media tanam dapat diperkaya menggunakan kompos atau bahan organik yang sudah matang. Bahan organik membantu memperbaiki struktur tanah sekaligus menyediakan unsur hara yang mendukung pertumbuhan tanaman. Jika menanam menggunakan pot, pilih media pot yang cukup ringan dan tidak memadat setelah beberapa kali disiram.
Pastikan wadah yang digunakan juga memiliki lubang drainase. Air berlebih harus dapat keluar dari dasar pot sehingga zona perakaran tidak terus berada dalam kondisi jenuh. Tanaman dalam wadah umumnya membutuhkan perhatian lebih terhadap kelembapan karena media dapat mengering lebih cepat dibandingkan tanah kebun.
Cara Menanam Daun Bawang dari Biji atau Bibit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491473/original/057746000_1770096738-menanam_di_rumah.jpg)
Perbesar
Menanam daun bawang dari biji membutuhkan sedikit kesabaran, tetapi prosesnya sebenarnya cukup sederhana. Pilih benih yang masih baik, kemudian siapkan tanah yang sudah digemburkan. Area penanaman sebaiknya mendapatkan banyak cahaya matahari agar pertumbuhan daun berlangsung optimal.
Berikut langkah dasar yang dapat dilakukan:
- Gemburkan media tanam. Pastikan tanah tidak keras dan air dapat meresap dengan baik.
- Buat lubang tanam dangkal. Benih cukup ditempatkan tidak terlalu dalam di bawah permukaan tanah.
- Tutup tipis dengan tanah. Hindari menimbun benih terlalu dalam karena dapat menghambat kemunculan tunas.
- Siram hingga media lembap. Gunakan aliran air lembut agar benih tidak berpindah.
- Kurangi kepadatan bibit setelah tumbuh. Berikan ruang antartanaman agar daun bawang tidak saling berebut cahaya dan nutrisi.
- Jaga kelembapan tanah. Media sebaiknya tidak dibiarkan benar-benar kering dalam waktu lama.
Jika menggunakan bibit yang sudah tumbuh, prosesnya lebih singkat. Buat lubang sesuai ukuran akar, masukkan bibit tanpa melipat akar secara berlebihan, kemudian padatkan tanah secara ringan di sekeliling tanaman. Siram setelah penanaman agar tanah menempel dengan baik di sekitar akar.
Cara Menanam Daun Bawang dari Sisa Akar Dapur
Pangkal daun bawang yang biasanya masuk ke tempat sampah sebenarnya masih dapat digunakan untuk memulai pertumbuhan baru. Sisakan bagian putih di bagian bawah beserta akar yang masih menempel. Tidak perlu menyisakan batang terlalu panjang karena pertumbuhan baru nantinya akan muncul dari bagian tengah tanaman.
Letakkan pangkal tersebut di dalam gelas atau wadah kecil dengan posisi akar berada di bawah. Berikan air secukupnya untuk merendam bagian akar, tetapi jangan sampai seluruh pangkal daun bawang tenggelam. Wadah kemudian dapat ditempatkan di dekat jendela yang terang.
Pangkal green onion dengan akar yang masih menempel dapat diletakkan di dalam wadah berisi air dengan bagian atas tetap berada di atas permukaan air. Air sebaiknya diganti setiap beberapa hari, sementara tunas hijau baru dapat mulai muncul dari bagian atasnya. Setelah akar dan pertumbuhan baru berkembang, tanaman juga bisa dipindahkan ke media tanah.
Menanam kembali daun bawang di air memang praktis, terutama untuk memanfaatkan sisa dapur. Namun, untuk pertumbuhan yang lebih lama, memindahkannya ke media tanam bernutrisi dapat memberi akar ruang dan sumber unsur hara yang lebih baik.
Letakkan Daun Bawang di Lokasi yang Banyak Mendapat Cahaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556101/original/099185100_1776231675-unnamed__12_.jpg)
Perbesar
Cahaya menjadi salah satu faktor utama dalam cara menanam daun bawang agar tanaman tidak tumbuh kurus dan lemah. Letakkan tanaman di area terbuka yang memperoleh sinar matahari dalam waktu cukup lama. Pekarangan, balkon terbuka, atau sisi rumah yang cerah dapat menjadi lokasi yang sesuai.
Tanaman yang memperoleh cahaya memadai cenderung menghasilkan pertumbuhan daun yang lebih kuat. Sebaliknya, daun bawang yang ditempatkan di area terlalu teduh dapat tumbuh lebih lambat atau menghasilkan daun panjang tetapi kurang kokoh karena mencari sumber cahaya.
Jika menanamnya di dalam rumah, posisi dekat jendela yang memperoleh banyak cahaya merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan sudut ruangan yang gelap. Perhatikan perubahan arah datangnya cahaya sepanjang hari karena jendela yang terlihat terang belum tentu mendapatkan sinar matahari langsung dalam durasi yang cukup.
Atur Penyiraman agar Tanah Lembap tetapi Tidak Tergenang
Daun bawang memiliki sistem akar yang relatif tidak terlalu dalam sehingga kelembapan tanah perlu dijaga. Penyiraman dapat dilakukan ketika bagian permukaan media mulai terasa mengering. Frekuensinya tidak harus sama setiap hari karena cuaca, ukuran pot, jenis media, serta lokasi tanaman dapat memengaruhi kecepatan penguapan air.
Hindari pula menyiram hanya berdasarkan jadwal tanpa memeriksa kondisi tanah. Pada hari yang panas, tanaman dalam pot mungkin membutuhkan air lebih cepat. Sebaliknya, setelah hujan atau ketika udara lebih sejuk dan lembap, penyiraman dapat dikurangi.
Tanah yang terus-menerus basah juga bukan kondisi ideal. Air yang tertahan terlalu lama dapat mengurangi udara di sekitar akar dan meningkatkan risiko gangguan akar. Karena itu, kombinasi media gembur, lubang drainase, dan penyiraman yang disesuaikan dengan kondisi tanah jauh lebih penting daripada sekadar menyiram sebanyak mungkin.
Berikan Nutrisi Secukupnya agar Daun Tumbuh Baik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473417/original/089299200_1768441779-Lakukan_Uji_Coba_pada_Daun_Terlebih_Dahulu.jpg)
Perbesar
Tanaman yang ditanam di tanah subur biasanya memiliki modal pertumbuhan yang lebih baik. Kompos matang dapat dicampurkan sebelum penanaman untuk meningkatkan bahan organik sekaligus memperbaiki kondisi fisik tanah. Hal ini terutama berguna jika tanah di rumah tergolong padat atau miskin bahan organik.
Jika menggunakan pupuk tambahan, berikan sesuai dosis pada kemasan produk. Jangan beranggapan semakin banyak pupuk akan membuat daun bawang tumbuh semakin cepat. Pemberian pupuk berlebihan justru dapat mengganggu pertumbuhan atau merusak akar.
Untuk daun bawang dalam pot, kebutuhan pemupukan juga perlu disesuaikan karena nutrisi di dalam wadah jumlahnya terbatas dan sebagian dapat ikut keluar selama penyiraman. Pemupukan ringan secara berkala lebih masuk akal dibandingkan pemberian dalam jumlah besar sekaligus.
Cara Menanam Daun Bawang di Pot untuk Lahan Sempit
Tidak memiliki halaman luas bukan hambatan untuk menanam daun bawang. Tanaman ini dapat tumbuh dalam pot, planter box, atau wadah lain selama memiliki ruang untuk akar dan lubang pembuangan air. Cara ini cocok diterapkan di teras, balkon, maupun area terbuka kecil di sekitar rumah.
Gunakan wadah yang ukurannya cukup untuk menampung beberapa tanaman tanpa membuatnya terlalu berdesakan. Hindari memilih pot yang terlalu kecil apabila ingin menanam banyak bibit sekaligus. Kepadatan berlebihan membuat masing-masing tanaman mendapatkan ruang, nutrisi, air, dan cahaya lebih sedikit.
Tanaman dalam wadah perlu diperiksa lebih sering karena media pot cenderung kehilangan air lebih cepat. Wadah juga sebaiknya tidak dibiarkan terus berada di atas tatakan yang penuh air karena dapat menyebabkan bagian bawah media selalu basah. Pastikan air hasil penyiraman dapat keluar dengan lancar.
Cara Memanen Daun Bawang agar Bisa Tumbuh Kembali
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545159/original/051884000_1775128207-Daun_Bawang.jpg)
Perbesar
Daun bawang dapat dipanen ketika ukurannya sudah cukup untuk digunakan. Jika ingin mengambil seluruh tanaman, tanah di sekitar pangkal dapat dilonggarkan terlebih dahulu sebelum tanaman ditarik. Cara ini mengurangi risiko batang terputus sementara bagian akar tertinggal di tanah.
Pilihan lainnya adalah hanya mengambil bagian daun hijau. Gunakan gunting atau pisau bersih untuk memotong daun yang diperlukan sambil menyisakan pangkal tanaman. Apabila akar dan titik tumbuh masih sehat, daun baru dapat kembali muncul sehingga tanaman bisa menghasilkan beberapa kali potongan.
Jangan memanen seluruh daun secara berlebihan dari tanaman yang masih kecil. Biarkan sebagian daun tetap melakukan fotosintesis agar tanaman memiliki energi untuk memunculkan pertumbuhan berikutnya. Tanaman yang kondisinya sehat akan lebih mampu pulih setelah dipotong dibandingkan tanaman yang kekurangan cahaya atau mengalami gangguan akar.
Masalah yang Sering Terjadi Saat Menanam Daun Bawang
Salah satu masalah paling umum adalah daun mulai menguning. Kondisi ini bisa berkaitan dengan berbagai faktor, mulai dari penyiraman berlebihan, tanah yang terlalu basah, kekurangan air, hingga daun tua yang memang memasuki akhir siklus pertumbuhannya. Karena penyebabnya beragam, periksa kondisi media dan bagian tanaman lainnya sebelum mengambil tindakan.
Pertumbuhan yang sangat lambat juga perlu diperhatikan. Coba lihat apakah tanaman memperoleh cahaya matahari yang cukup, memiliki ruang yang memadai, dan tidak ditanam dalam media yang terlalu padat. Daun bawang yang berdesakan sebaiknya dipisahkan sehingga setiap tanaman memiliki ruang berkembang.
Tanaman juga dapat mengalami gangguan hama seperti kutu daun, thrips, atau serangga lain. Pemeriksaan rutin membantu menemukan masalah ketika jumlah hama masih sedikit. Hindari membiarkan gulma tumbuh terlalu banyak di sekitar daun bawang karena gulma dapat bersaing mendapatkan air dan nutrisi sekaligus membuat area tanaman lebih sulit diperiksa.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menanam Daun Bawang
1. Apakah daun bawang bisa ditanam dari sisa dapur?
Bisa. Gunakan pangkal daun bawang yang masih memiliki akar, tumbuhkan terlebih dahulu di air, kemudian pindahkan ke tanah agar dapat berkembang lebih lanjut.
2. Apakah daun bawang bisa terus tumbuh setelah dipotong?
Bisa selama pangkal, akar, dan titik tumbuhnya masih sehat. Memotong bagian daun hijau saja memungkinkan tanaman menghasilkan pertumbuhan baru.
3. Apakah daun bawang lebih baik ditanam di air atau tanah?
Air praktis untuk memulai pertumbuhan kembali dari sisa daun bawang, sedangkan tanah yang subur dan memiliki drainase baik lebih sesuai untuk pemeliharaan jangka panjang.
4. Berapa kali daun bawang perlu disiram?
Tidak ada jadwal yang berlaku untuk semua kondisi. Periksa media dan siram ketika mulai mengering, tetapi hindari membuat tanah terus tergenang.
5. Apakah daun bawang bisa ditanam di dalam rumah?
Bisa, terutama jika ditempatkan dekat jendela yang memperoleh banyak cahaya. Namun, pertumbuhannya akan lebih optimal jika kebutuhan cahaya tanaman terpenuhi.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

4 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3078534/original/073841300_1584423411-glenn-carstens-peters-EOQhsfFBhRk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546895/original/063461300_1775379132-nature-bird-animal-wildlife-beak-chicken-933934-pxhere.com.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9344381/original/059124300_1788944151-354527e0-4b2c-4de2-b74e-0db0687b4e20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498484/original/093922500_1770708542-1000188042.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9344456/original/041832400_1788946550-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529812/original/036367600_1773382466-Teknik_Menanam_Singkong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335543/original/041350500_1787994868-6c9af2b8-8b72-478b-8427-2943c928e4ac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340393/original/022768300_1788504644-aP4cmR14017bw5AJFHs45TSthePMPrk6y2PxWJ70.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9344390/original/076330800_1788944180-Gemini_Generated_Image_h3jwcth3jwcth3jw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9344363/original/017980800_1788943841-11629397-50cb-4a21-87b6-1189878e07ea.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339546/original/050847900_1757061954-pexels-tiorhista-r-1795054450-31652770.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9319531/original/057513500_1786256835-1000129359.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343962/original/091378000_1788928591-1970s_Burnt_Orange_Kitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7827192/original/059396700_1780646740-pepaya_ok.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528086/original/045204700_1773235287-Menpora_Erick_Thohir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/935366/original/093229200_1437707966-diet-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321737/original/060703300_1786501343-Kereta_Api_Pandanwangi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9344100/original/037951000_1788933397-Studio_RRI_Bukittinggi__1950_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3235202/original/094020600_1599811327-11_September_2020-3_ok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315076/original/040729300_1785826533-3b030088-5842-4dd0-8a23-147b3dca5029.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336541/original/057810300_1788165256-2150700358.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5744932/original/052272700_1778643448-11fb065e-6d5a-4a8e-af8c-935083fae6f1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325772/original/012824000_1786935429-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_09.51.49__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336339/original/036670800_1788155727-11bf7afb-d0ee-47d2-a46c-72a1c9954b40.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336360/original/068351100_1788156938-Gemini_Generated_Image_vgh6gmvgh6gmvgh6__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336388/original/070866500_1788159552-051f86cb-0545-4991-a7f1-c5730be5aaaf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4242270/original/090051000_1669625532-043199800_1645433192-kevin-wolf-LgZfYaH6OAU-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336595/original/083266200_1788167124-f7575cef-c1ce-4105-bb37-74f1cfe3b27c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335997/original/062436600_1788086219-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336566/original/005951400_1788166224-pexels-anntarazevich-5629138.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5193002/original/077128400_1745210638-Dean_Zandbergen_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337890/original/028721700_1788261978-edfxzx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326731/original/044655800_1787034649-01M09H5EZC0CJF22ZHH9BPEA9C.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4922986/original/030767500_1724131220-WhatsApp_Image_2024-08-19_at_11.21.08_af746275.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263241/original/026820600_1781870752-Budidaya_Azolla_sebagai_Pakan_Alternatif.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335142/original/082058400_1787912714-ASDFGHGFDDFCDX.jpg)