Cara Menghilangkan Bau Pipis Kucing di Karpet dengan Ampuh dan Aman

9 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Cara menghilangkan bau pipis kucing di karpet sering menjadi masalah bagi pemilik hewan peliharaan, terutama jika kucing pipis berulang di area yang sama. Bau menyengat dari urin kucing tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa bertahan lama jika tidak ditangani dengan tepat.

Banyak orang sudah mencoba berbagai cara, mulai dari menyemprot pewangi hingga mencuci karpet berulang kali, namun bau pipis kucing tetap kembali. Hal ini terjadi karena urin kucing mengandung amonia dan protein yang dapat meresap hingga ke serat terdalam karpet.

Oleh karena itu, memahami cara menghilangkan bau pipis kucing di karpet dengan metode yang benar sangat penting. Dengan langkah yang tepat, bau bisa hilang tuntas tanpa merusak karpet maupun membahayakan kucing. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Senin (9/2/2026).

1. Segera Keringkan Pipis Kucing sebelum Bau Menyebar

Langkah awal dalam cara menghilangkan bau pipis kucing di karpet adalah menyerap cairan pipis secepat mungkin. Gunakan tisu tebal, kain lap, atau handuk kering untuk menekan area yang terkena urin.

Hindari menggosok karpet karena justru akan membuat pipis menyebar lebih luas dan meresap lebih dalam. Cukup tekan perlahan sampai cairan terserap maksimal.

Semakin cepat pipis kucing ditangani, semakin kecil kemungkinan bau amonia menetap di karpet. Tahap ini sangat krusial sebelum menggunakan bahan pembersih apa pun.

2. Gunakan Cuka untuk Menetralisir Bau Amonia

Cuka dikenal efektif dalam cara menghilangkan bau pipis kucing di karpet karena sifat asamnya mampu menetralkan bau amonia. Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan ke area yang berbau.

Diamkan larutan tersebut selama 10–15 menit agar meresap ke serat karpet. Setelah itu, keringkan kembali dengan kain bersih hingga area tidak terlalu basah.

Meski bau cuka cukup menyengat di awal, aromanya akan menguap seiring waktu dan membawa pergi bau pipis kucing yang membandel.

3. Taburkan Baking Soda untuk Menyerap Sisa Bau

Setelah karpet agak kering, taburkan baking soda secara merata di area bekas pipis. Baking soda berfungsi menyerap bau sisa yang masih tertinggal di serat karpet.

Diamkan baking soda minimal 3–6 jam, atau semalaman untuk hasil lebih maksimal. Semakin lama didiamkan, semakin efektif daya serapnya terhadap bau.

Langkah ini merupakan bagian penting dari cara menghilangkan bau pipis kucing di karpet secara alami dan aman, terutama jika karpet sering digunakan.

4. Manfaatkan Enzyme Cleaner agar Bau Tidak Kembali

Jika bau pipis kucing sering muncul kembali, penggunaan enzyme cleaner bisa menjadi solusi paling efektif. Produk ini bekerja dengan memecah protein dalam urin yang menjadi sumber bau.

Enzyme cleaner sangat direkomendasikan untuk pemilik kucing karena aman digunakan dan tidak merusak karpet. Gunakan sesuai petunjuk, lalu biarkan mengering secara alami.

Dengan pemakaian rutin, cara menghilangkan bau pipis kucing di karpet menggunakan enzyme cleaner dapat mencegah kucing mengulangi kebiasaan pipis di tempat yang sama.

5. Keringkan Karpet dengan Sempurna

Setelah semua proses pembersihan selesai, pastikan karpet benar-benar kering. Karpet yang lembap dapat memicu bau tidak sedap dan menjadi penanda bagi kucing untuk pipis ulang.

Gunakan kipas angin, jemur di bawah sinar matahari, atau buka ventilasi agar sirkulasi udara lancar. Proses pengeringan yang baik membantu menghilangkan sisa aroma.

Sebagai pencegahan, kamu juga bisa menyemprotkan aroma yang tidak disukai kucing atau memindahkan litter box lebih dekat ke area yang sering menjadi sasaran pipis.

People Also Ask

1. Apakah bau pipis kucing di karpet bisa hilang total?

Jawaban: Bisa, jika ditangani dengan cepat dan menggunakan metode yang tepat hingga ke sumber baunya.

2. Apakah pewangi karpet cukup untuk menghilangkan bau?

Jawaban: Tidak, pewangi hanya menutupi bau sementara tanpa menghilangkan sumbernya.

3. Apakah baking soda aman untuk semua jenis karpet?

Jawaban: Umumnya aman, tetapi sebaiknya uji terlebih dahulu di bagian kecil karpet.

4. Kenapa kucing sering pipis di karpet yang sama?

Jawaban: Karena bau urin sebelumnya masih tercium oleh kucing meski tidak tercium manusia.

5. Apakah enzyme cleaner aman untuk kucing?

Jawaban: Ya, sebagian besar enzyme cleaner diformulasikan aman untuk hewan peliharaan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|