Liputan6.com, Jakarta - Perhiasan vs logam mulia lebih menguntungkan mana? Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang ingin mulai berinvestasi emas namun masih bingung menentukan pilihan terbaik. Di tengah kondisi ekonomi global yang fluktuatif, emas tetap menjadi instrumen lindung nilai (safe haven) yang diminati banyak orang di berbagai negara.
Di Indonesia maupun dunia internasional, emas dikenal sebagai aset yang tahan inflasi. Ketika nilai mata uang melemah atau terjadi krisis finansial, harga emas cenderung stabil bahkan meningkat. Tak heran jika banyak masyarakat mempertimbangkan emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio.
“Daya beli masyarakat pada emas masih sangat tinggi. Apalagi sekarang baru naik banget (harganya) kak sekarang. Yang diminati sekarang kebanyakan logam mulia, tapi perhiasan juga banyak,” ujar Nisa Sari (21), Marketing Senior Sales Toko Mas Jawa, saat ditemui tim Liputan6.com pada Sabtu (14/2/2026), di Jalan Hos Cokroaminoto, Tegalmulyo, Klaten, sebagai kantor pusat toko perhiasan dan berlian terkemuka sejak 1980an tersebut.
“Karena emas itu selalu mengikuti harga pasaran, dan akhir-akhir ini juga naiknya cepat, jadi menurut saya itu lebih menguntungkan daripada (investasi) yang lainnya,” sambungnya.
Namun, memilih antara perhiasan dan logam mulia bukan sekadar soal harga. Ada faktor nilai jual kembali, biaya pembuatan, kadar kemurnian, likuiditas, hingga tujuan pembelian yang harus diperhitungkan secara matang. Artikel ini akan membahas secara mendalam melansir dari berbagai sumber, termasuk wawancara tim Liputan6.com dengan Nita Sari.
Mengenal Perhiasan Emas
Perhiasan emas umumnya digunakan sebagai aksesori seperti cincin, kalung, gelang, atau anting. Melansir laman gold.org, kadar emas perhiasan biasanya berkisar antara 9 sampai 22 karat karena dicampur dengan logam lain untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahannya, berbeda dengan standar logam mulia yang hampir murni.
Dalam pasar global, emas murni sering mengacu pada standar 24 karat seperti yang diperdagangkan di bursa komoditas dunia. Harga emas internasional sendiri banyak mengacu pada perdagangan di London Bullion Market Association (LBMA), yang menjadi salah satu acuan harga emas dunia.
Nisa Sari sendiri menjelaskan tentang bagaimana kadar emas mempengaruhi perbedaan harga di pasaran, termasuk dari yang termurah. Ia juga menambahkan bagaimana tips membedakan emas palsu dan asli yang terkadang masih jadi kebingungan masyarakat.
“Kalau (harga emas) yang paling murah itu biasanya yang 10 karat, harga per gramnya untuk saat ini di Rp1.360.000 atau sekitar Rp1.500.000 lebih. (di Toko Mas Jawa), ada beragam pilihan (produk yang dijual) mulai di 0,1 gram. Nanti juga bisa pilih di variasi gelang tali, cincin tali seperti itu,” ujar Nisa Sari.
“Biasanya kalau untuk emas yang benar-benar emas (asli) itu di bagian fisiknya ada kode tertentu. Contohnya di kadar emas 17 karat itu biasanya kodenya 750. Angka itu (mewakili) presentase emasnya,” tambah Nisa Sari menanggapi banyaknya promo penipuan emas palsu.
Kelebihan Perhiasan:
- Fungsi Ganda – Bisa dipakai sekaligus menjadi aset.
- Nilai Estetika – Banyak pilihan desain sesuai selera dan tren
- Mudah Dijadikan Hadiah atau Mahar – Lebih fleksibel secara sosial.
- Fleksibel - Bisa dijual sebagian tanpa harus pecah ukuran
Kekurangan Perhiasan:
- Ada Biaya Pembuatan (Making Charge) – Biaya ini tidak dihitung saat dijual kembali.
- Harga Jual Kembali Terkena Potongan
“Untuk perhiasan 10 karat itu nanti potongannya mulai dari 5,5 persen sampai 10 persen. Untuk 5,5 persen itu untuk perhiasan warna kuning. 6 persen untuk warna rose gold. 10 persen untuk warna putih. Untuk yang 17 karat nanti potongannya mulai dari 8 persen sampai 15 persen,” Nisa Sari menjelaskan.
Mengenal Logam Mulia (Emas Batangan)
Harga emas batangan di Indonesia umumnya mengikuti pergerakan harga global yang dipengaruhi oleh dolar AS, suku bunga bank sentral seperti Federal Reserve, serta kondisi geopolitik dunia.
Kelebihan Logam Mulia:
- Harga lebih transparan
“Kalau logam mulia sistemnya bukan potongan tapi ikutnya harga buyback (penjualan kembali). Jadi nanti harga beli sama harga jual ada sendiri,” ujar Nisa Sari.
- Lebih Cocok untuk Investasi Jangka Panjang - Nilai cenderung naik
- Likuiditas Tinggi – Mudah dijual kembali.
Kekurangan Logam Mulia:
- Tidak Bisa Digunakan sebagai Aksesori
- Perlu Tempat Penyimpanan Aman - Rentan Hilang Jika Tidak Disimpan dengan Baik
Logam Mulia Tak Cuma Antam, Perhiasan Banyak Variasi Model
Di pasaran, perhiasan emas sendiri memiliki beragam pilihan model yang bisa jadi pilihan masyarakat, mulai dari kalung, gelang, cincin, hingga anting. Contohnya saja gelang, ada beragam model yang jadi tren, dari bangle, charm, hingga serut. Di sisi lain, logam mulia memiliki beragam jenis merek, termasuk yang populer di Indonesia.
Sebagaimana diutarakan Nisa Sari, Marketing Senior Sales Toko Mas Jawa, di Indonesia, logam mulia sering kali langsung diasosiasikan dengan produk dari PT Aneka Tambang Tbk atau yang dikenal dengan emas Antam. Produk ini populer karena memiliki sertifikat resmi dan kadar kemurnian 99,99% (24 karat). Namun sebenarnya, logam mulia tak cuma Antam. Ada beberapa produsen lain yang juga diakui pasar, baik di dalam maupun luar negeri.
“Kalau jenis-jenis logam mulia itu banyak fomonya pada ke antam. Karena sebenarnya logam mulia itu kan jenisnya (merek) banyak. Tapi orang-orang tahunya cuma antam. Tapi buat pemula mungkin bisa disaranin kalau logam mulia itu semuanya harganya. Yang bedain cuma pabriknya aja. Ubs ada, lotus juga ada. Mereka juga ngikutin harga pasaran,” jelas Nisa Sari.
1. PT Aneka Tambang Tbk (Antam)
Antam adalah merek emas batangan paling populer di Indonesia. Produk logam mulia Antam memiliki kadar kemurnian 99,99% (24 karat) dan dilengkapi sertifikat resmi. Karena reputasinya yang kuat, harga emas Antam biasanya sedikit lebih tinggi dibanding merek lain, tetapi nilai jual kembalinya juga stabil.
2. UBS Gold
UBS (Untung Bersama Sejahtera) adalah produsen emas batangan swasta di Indonesia yang produknya cukup dikenal luas di toko emas. Emas UBS juga memiliki sertifikat dan kadar 24 karat.
3. Galeri 24
Galeri 24 merupakan anak usaha dari Pegadaian yang memproduksi emas batangan dengan berbagai ukuran. Produk ini banyak dijual melalui jaringan Pegadaian di seluruh Indonesia.
4. Lotus Archi (Lotus)
Lotus merupakan salah satu merek emas batangan yang semakin populer di Indonesia. Emas Lotus diproduksi dengan kadar 99,99% dan memiliki desain modern dengan sertifikat keaslian. Lotus menjadi alternatif bagi investor yang ingin diversifikasi merek selain Antam.
5. PAMP Suisse
Walaupun berasal dari Swiss, PAMP Suisse cukup populer di kalangan investor Indonesia, terutama untuk pembelian emas impor premium. PAMP cocok bagi investor yang ingin memiliki emas batangan kelas internasional.
Jadi, Perhiasan vs Logam Mulia Lebih Menguntungkan Mana?
Jika dilihat dari sisi investasi murni, logam mulia lebih menguntungkan dibanding perhiasan. Namun, jika Anda menginginkan fungsi ganda antara estetika dan aset, maka perhiasan tetap memiliki nilai tersendiri.
“Sebenarnya (baik perhiasan maupun emas batangan) semua menguntungkan, untuk jangka panjang kita rekomendasiin untuk logam mulia. Tapi untuk perhiasan juga bagus sih. Jadi untuk logam mulia itu bukan untuk jangka pendek. Misal untuk jangka pendek pun nggak untung banyak,” Nisa Sari memaparkan.
Pada akhirnya, menjawab pertanyaan perhiasan vs logam mulia lebih menguntungkan mana kembali pada strategi keuangan masing-masing individu. Keputusan terbaik bergantung pada tujuan finansial Anda. Untuk investasi jangka panjang dan perlindungan nilai, logam mulia adalah pilihan rasional. Sedangkan untuk kebutuhan gaya hidup dan simbol sosial, perhiasan bisa menjadi opsi yang tepat.
Jika Anda bingung menentukan pilihan, mantapkan hati karena tujuan investasi adalah fondasi utama sebelum membeli emas. Jangan lupa beli emas hanya di toko terpercaya, seperti halnya Toko Mas Jawa.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Topik
1. Perhiasan vs logam mulia lebih menguntungkan mana untuk investasi?
Logam mulia lebih menguntungkan karena kemurnian tinggi dan potongan jual kembali lebih kecil.
2. Mengapa harga logam mulia lebih stabil?
Karena mengikuti harga emas global dan memiliki standar kemurnian 24 karat.
3. Apakah perhiasan bisa dijadikan investasi?
Bisa, tetapi kurang optimal karena ada biaya pembuatan yang tidak kembali saat dijual.
4. Apa risiko utama membeli logam mulia?
Risiko penyimpanan dan fluktuasi harga jangka pendek.
5. Siapa yang sebaiknya membeli perhiasan?
Mereka yang mengutamakan fungsi estetika sekaligus memiliki nilai aset.

13 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5507688/original/068423900_1771517094-Gabriel_Silva_melayani_permintaan_foto_bareng_Aremania_yang_datang_ke_sesi_latihan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477499/original/043013100_1768830531-berita-banner-fifa-series-_x600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506834/original/060653000_1771477635-Patung_Confucius__Wikimedia_Commons_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427105/original/091541600_1764326953-WhatsApp_Image_2025-11-28_at_16.44.40__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402037/original/046776500_1762235036-Kecoak_di_Dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507528/original/047458700_1771496063-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507468/original/038956000_1771493245-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507315/original/041240600_1771489708-makan_sahur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2854516/original/011599800_1563258067-Lidah_mertua.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507287/original/033455600_1771488621-buah_mini_4a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506903/original/081245500_1771479346-Untitled_design__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507167/original/095338200_1771485827-teras_desa_modern_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507153/original/053804500_1771485091-ternak_sapi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506324/original/047698600_1771428617-1000366559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507039/original/062380100_1771482221-ide_kandang_ayam_portable__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5388274/original/093756400_1761116558-woman-running-track-gym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5506655/original/008869600_1771473668-IMG-20260219-WA0038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504990/original/047477200_1771317097-MUkena.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)