Liputan6.com, Jakarta Iklan yang tiba-tiba muncul di perangkat seluler dapat sangat mengganggu pengalaman pengguna, baik saat menjelajahi internet, bermain game, maupun menggunakan aplikasi. Gangguan ini tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kinerja perangkat. Oleh karena itu, memahami cara menghilangkan iklan di HP menjadi sangat penting bagi banyak pengguna.
Ada berbagai metode yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah iklan yang mengganggu ini, mulai dari pengaturan bawaan ponsel hingga penggunaan aplikasi tambahan. Dengan mengetahui cara menghilangkan iklan di HP yang efektif, pengguna dapat menikmati pengalaman menggunakan ponsel yang lebih bersih dan bebas dari interupsi yang tidak diinginkan.
Berikut ini telah Liputan6.com rangkum secara komprehensif berbagai cara menghilangkan iklan di HP yang dapat Anda coba. Informasi yang disajikan mencakup langkah-langkah praktis untuk menonaktifkan iklan dari browser, mengelola notifikasi, hingga mengidentifikasi dan menghapus aplikasi mencurigakan yang menjadi sumber iklan. Ini adalah panduan lengkap untuk mengetahui cara menghilangkan iklan di HP Anda.
Penyebab Munculnya Iklan di HP
Memahami penyebab munculnya iklan di smartphone merupakan langkah penting sebelum menentukan solusi yang tepat. Iklan pop-up yang mengganggu tidak muncul begitu saja, melainkan ada sumber-sumber tertentu yang menyebabkannya. Beberapa pengembang aplikasi menghasilkan uang dari pengiklan yang kemudian ditampilkan sebagai iklan pop-up di perangkat pengguna. Iklan-iklan ini sebenarnya adalah bagian dari model bisnis pengembang aplikasi untuk mendapatkan keuntungan.
Salah satu penyebab utama munculnya iklan adalah adware dan malware yang menyerang perangkat secara diam-diam. Ketika pengguna mengunjungi situs web yang tidak aman atau mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya, adware dapat masuk ke perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Adware dirancang khusus untuk menampilkan iklan secara agresif dan sering kali menyamar sebagai aplikasi yang berguna atau menarik.
Strategi bisnis tertentu dari produsen smartphone juga menjadi penyebab munculnya iklan. Xiaomi, misalnya, mengintegrasikan sistem iklan langsung ke dalam MIUI melalui MIUI System Ads. Sistem ini menayangkan iklan yang telah bekerja sama dengan Xiaomi secara langsung di perangkat pengguna. Pendekatan ini memungkinkan Xiaomi untuk menghasilkan pendapatan tambahan dari iklan, yang kemudian digunakan untuk mensubsidi harga ponsel agar lebih terjangkau.
Penyebab lain yang sering diabaikan adalah aplikasi pihak ketiga yang mengandung komponen iklan tersembunyi. Banyak aplikasi gratis yang tersedia di Play Store atau sumber lain menyertakan SDK (Software Development Kit) iklan untuk menghasilkan pendapatan. Aplikasi-aplikasi ini mungkin terlihat normal dan berfungsi dengan baik, namun secara diam-diam menampilkan iklan pop-up atau notifikasi iklan yang mengganggu pengguna.
Jenis-jenis Penyebab Iklan:
- Adware: Program berbahaya yang secara diam-diam masuk ke perangkat melalui situs web tidak aman atau unduhan aplikasi mencurigakan
- Malware: Perangkat lunak berbahaya yang dapat merusak sistem dan menampilkan iklan sebagai bagian dari serangannya
- Aplikasi Pihak Ketiga: Aplikasi gratis yang mengandung komponen iklan untuk menghasilkan pendapatan dari pengguna
- Sistem Iklan Terintegrasi: Seperti MIUI System Ads di Xiaomi yang merupakan bagian dari model bisnis produsen
- Browser yang Tidak Dikonfigurasi: Pengaturan browser yang memungkinkan pop-up dan iklan mengganggu untuk ditampilkan
- Layanan Wallpaper: Aplikasi tema atau wallpaper yang menampilkan iklan sebagai imbalan layanan gratis
- Penipuan Online: Iklan palsu yang menyamar sebagai peringatan virus atau penawaran hadiah untuk mencuri data pribadi
- Aplikasi Palsu: Aplikasi yang meniru aplikasi populer namun sebenarnya dirancang untuk menampilkan iklan secara berlebihan
Menghilangkan Iklan dari Browser (Google Chrome)
Google Chrome seringkali menjadi sumber utama kemunculan iklan karena merupakan peramban bawaan di banyak perangkat Android. Peramban ini juga digunakan oleh berbagai aplikasi untuk menampilkan konten web. Sebagian besar iklan muncul saat pengguna menjelajahi situs web melalui peramban ini, termasuk iklan pop-up dan pengalihan yang tidak diinginkan.
Untuk mengatasi iklan yang muncul dari peramban, pengguna dapat menyesuaikan pengaturan di Google Chrome. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memblokir pop-up dan pengalihan yang mengganggu, serta menonaktifkan iklan yang dianggap mengganggu.
Jika masalah iklan masih berlanjut, pengaturan peramban mungkin perlu diatur ulang ke kondisi default. Mengatur ulang peramban dapat membantu menghilangkan pengaturan mencurigakan yang mungkin telah diubah tanpa disadari. Ini juga memastikan bahwa peramban kembali ke kondisi awal yang lebih aman dan bebas dari konfigurasi yang memicu iklan.
-
Memblokir Pop-up dan Pengalihan:
- Buka peramban Chrome.
- Ketuk ikon menu (tiga titik vertikal) di pojok kanan atas.
- Pilih opsi "Setelan" (Settings).
- Gulir ke bawah hingga menemukan pilihan "Setelan Situs" (Site Settings).
- Pilih opsi "Pop-up dan Pengalihan" (Pop-ups and redirects).
- Matikan opsi "Pop-ups dan Pengalihan" hingga muncul tulisan “Diblokir” (Blocked).
-
Menonaktifkan Iklan Mengganggu:
- Kembali ke menu "Setelan Situs" (Site Settings).
- Pilih menu "Iklan Mengganggu" (Intrusive Ads) dan nonaktifkan opsi tersebut.
-
Reset Pengaturan Browser (Jika Perlu):
- Jalankan aplikasi Chrome.
- Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas, lalu pilih "Setelan".
- Masuk ke menu "Privasi dan Keamanan".
- Pilih opsi "Pulihkan setelan ke default", lalu ketuk "Reset Setelan" untuk mengonfirmasi.
Mengelola Iklan di Pengaturan Ponsel
Iklan tidak hanya muncul dari peramban, tetapi juga bisa berasal dari wallpaper atau tema yang diunduh, serta notifikasi dari aplikasi. Iklan dari wallpaper HP adalah promosi yang muncul langsung di layar beranda perangkat. Hal ini seringkali sebagai bagian dari aplikasi wallpaper atau tema yang diunduh.
Notifikasi iklan juga seringkali ditampilkan melalui widget, gambar latar belakang, atau aplikasi yang memanfaatkan tampilan layar beranda. Iklan ini dapat sangat mengganggu karena muncul secara tiba-tiba dan menutupi konten yang sedang dilihat.
Ponsel Xiaomi dan Samsung, khususnya, sering menampilkan iklan yang dipersonalisasi berdasarkan aktivitas dan riwayat penggunaan perangkat. Ini adalah bagian dari strategi bisnis mereka untuk menghasilkan pendapatan. Pengguna dapat menonaktifkan layanan iklan yang dipersonalisasi ini melalui pengaturan privasi di perangkat masing-masing.
Selain itu, beberapa aplikasi mencurigakan dapat menampilkan iklan di atas aplikasi lain melalui izin "Tampilkan di atas aplikasi lain". Menonaktifkan izin ini dapat mencegah iklan pop-up yang mengganggu.
-
Menonaktifkan Iklan dari Wallpaper HP:
- Buka menu "Pengaturan" dari layar utama HP Anda.
- Geser layar ke atas untuk membuka daftar aplikasi.
- Pilih "Pengaturan" dari aplikasi yang terdaftar.
- Gulir ke bawah dan pilih "Layar Kunci".
- Pilih "Layanan Wallpaper" di menu "Layar Kunci".
- Di opsi "Layanan Wallpaper", pilih "Tidak Ada" untuk menonaktifkan layanan yang menampilkan iklan.
-
Mematikan Notifikasi Iklan di HP:
- Buka "Pengaturan" dari layar utama dan pilih "Aplikasi".
- Temukan aplikasi yang dicurigai dan ketuk aplikasi tersebut.
- Pilih "Hapus Instalasi" jika aplikasi tersebut tidak diperlukan.
- Atau, tekan lama ikon aplikasi yang dicurigai dan pilih "Info Aplikasi".
- Gulir dan temukan opsi "Tampilkan di atas aplikasi lain".
- Nonaktifkan opsi "Izinkan tampilan di atas aplikasi lain" untuk mencegah iklan muncul di atas aplikasi lain.
-
Menonaktifkan Layanan Iklan yang Dipersonalisasi (Xiaomi):
- Buka menu "Settings" di HP Xiaomi.
- Pilih "Sandi & Keamanan".
- Masuk ke opsi "Privasi", lalu matikan opsi "Rekomendasi Iklan yang Dipersonalisasi".
- Dari "MiUI Systems Ads", matikan opsi "MiUI System Ads".
-
Menonaktifkan Layanan Iklan yang Dipersonalisasi (Samsung):
- Buka menu "Settings" di HP Samsung.
- Pilih "Samsung Account".
- Masuk ke menu "Privacy", lalu pilih "Customization service".
- Matikan pilihan "Customization this phone" untuk menghentikan konten personalisasi yang biasanya mengandung iklan.
Mengatasi Aplikasi Mencurigakan dan Pembaruan Sistem
Iklan pop-up yang muncul tiba-tiba seringkali disebabkan oleh aplikasi pihak ketiga yang terinstal. Ini terutama berlaku untuk aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya. Aplikasi semacam ini mungkin menyertakan adware atau perangkat lunak yang dirancang khusus untuk menampilkan iklan secara agresif.
Penting untuk secara rutin memeriksa dan menghapus aplikasi yang tidak dikenal atau mencurigakan. Aplikasi ini seringkali menjadi biang keladi munculnya iklan yang tidak diinginkan.
Selain menghapus aplikasi yang bermasalah, memastikan sistem operasi dan aplikasi selalu terbarui adalah langkah krusial dalam mencegah iklan. Pembaruan perangkat lunak biasanya membawa perbaikan bug dan peningkatan keamanan. Ini dapat menutup celah yang dimanfaatkan oleh aplikasi nakal untuk menampilkan iklan.
Dengan memperbarui sistem, Anda dapat melindungi perangkat dari kerentanan keamanan yang bisa dieksploitasi oleh adware atau malware. Ini juga membantu menjaga kinerja perangkat tetap optimal dan mengurangi kemungkinan munculnya iklan yang tidak diinginkan.
-
Memeriksa dan Menghapus Aplikasi Mencurigakan:
- Periksa semua aplikasi di perangkat Anda.
- Buka menu "Settings" > "Apps", lalu cari aplikasi yang tidak Anda kenali atau terlihat mencurigakan.
- Setelah menemukan aplikasi mencurigakan, lanjutkan dengan mengecek izinnya.
- Nonaktifkan izin seperti “display over other apps” atau “draw over other apps” yang memungkinkan aplikasi menampilkan iklan secara tiba-tiba.
- Jika aplikasi tersebut tidak Anda perlukan, sebaiknya hapus saja.
-
Memastikan Sistem Operasi dan Aplikasi Selalu Terupdate:
- Pastikan perangkat Anda selalu menggunakan versi sistem operasi dan aplikasi terbaru.
- Lakukan pembaruan (update) secara berkala untuk mendapatkan perbaikan bug dan peningkatan keamanan.
Menggunakan Aplikasi Pemblokir Iklan (Ad Blocker)
Aplikasi pemblokir iklan, atau Ad Blocker, adalah solusi efektif untuk mengurangi atau menghilangkan iklan yang muncul di ponsel. Ada banyak pilihan aplikasi Ad Blocker yang tersedia di Play Store. Aplikasi ini dirancang untuk memblokir iklan di berbagai platform, termasuk peramban.
Penggunaan Ad Blocker dapat secara otomatis mengatur pemblokiran iklan. Hal ini memungkinkan pengguna berselancar di internet tanpa terganggu oleh iklan.
Namun, penting untuk memilih aplikasi Ad Blocker dengan hati-hati untuk menghindari risiko keamanan. Beberapa tips dalam memilih aplikasi Ad Blocker yang tepat meliputi mengunduh hanya dari Play Store dan memeriksa rating aplikasi. Menghindari instalasi dari sumber luar sangat penting untuk mencegah malware.
-
Memilih dan Menginstal Aplikasi Ad Blocker:
- Unduh dan instal aplikasi Ad Blocker hanya melalui Play Store.
- Hindari menginstal aplikasi dari sumber luar untuk mencegah risiko malware.
- Setelah menginstal, lakukan pemindaian pada aplikasi Ad Blocker guna memastikan keamanannya.
- Pilih aplikasi yang memiliki rating tinggi, minimal 4,5 di Play Store.
Memeriksa Keamanan Akun Google
Akun Google yang diretas atau digunakan tanpa sepengetahuan Anda bisa menjadi sumber munculnya iklan pop-up atau aktivitas mencurigakan di perangkat. Ini karena peretas mungkin menggunakan akun Anda untuk tujuan yang tidak sah, termasuk menampilkan iklan.
Penting untuk secara rutin memeriksa perangkat yang terhubung dengan akun Google Anda dan aktivitas keamanan terbaru. Jika ada perangkat yang tidak dikenal atau aktivitas mencurigakan, segera ambil tindakan untuk mengamankan akun.
Mengubah kata sandi secara berkala dan mengaktifkan verifikasi dua langkah (2-Step Verification) adalah langkah-langkah penting. Ini akan meningkatkan keamanan akun Google Anda. Ini juga akan memberikan perlindungan tambahan terhadap akses tidak sah dan potensi penyalahgunaan yang dapat menyebabkan iklan yang tidak diinginkan.
-
Memeriksa Perangkat yang Terhubung:
- Buka peramban di handphone Anda dan kunjungi: https://myaccount.google.com/security.
- Login dengan akun Google Anda jika belum masuk.
- Gulir ke bagian "Perangkat Anda" (Your Devices) dan pilih "Kelola semua perangkat" (Manage all devices).
- Periksa daftar perangkat yang pernah digunakan untuk mengakses akun Anda.
- Jika ada perangkat yang tidak Anda kenali atau tidak digunakan oleh Anda, segera pilih "Keluar" (Sign Out) dari perangkat tersebut.
-
Cek Aktivitas Mencurigakan di Riwayat Keamanan:
- Kembali ke halaman keamanan akun Google.
- Di bagian "Aktivitas keamanan terbaru" (Recent security activity), periksa apakah ada login mencurigakan atau perubahan yang tidak Anda lakukan sendiri.
- Jika Anda merasa akun telah diakses tanpa izin, segera ubah kata sandi Anda.
- Gunakan kombinasi yang kuat dan unik, serta aktifkan verifikasi dua langkah (2-Step Verification) untuk perlindungan tambahan.
Tanya Jawab (Q&A)
Q: Apakah cara menghilangkan iklan di HP ini aman untuk semua jenis perangkat Android?
A: Ya, semua metode yang dijelaskan dalam artikel ini menggunakan pengaturan bawaan sistem Android dan tidak memerlukan root atau modifikasi sistem. Metode ini aman untuk semua perangkat Android dan tidak akan merusak garansi atau fungsi perangkat.
Q: Mengapa iklan masih muncul setelah mengikuti langkah-langkah di atas?
A: Jika iklan masih muncul, kemungkinan ada aplikasi berbahaya atau adware yang terinstal di perangkat. Periksa kembali daftar aplikasi yang terinstal dan hapus aplikasi yang tidak dikenal atau mencurigakan. Juga pastikan untuk memperbarui sistem operasi dan aplikasi ke versi terbaru.
Q: Apakah menggunakan aplikasi ad blocker lebih efektif daripada pengaturan manual?
A: Aplikasi ad blocker dapat lebih efektif untuk memblokir iklan di browser dan beberapa aplikasi, namun pengaturan manual lebih aman karena tidak memerlukan instalasi aplikasi tambahan. Kombinasi keduanya akan memberikan perlindungan yang optimal terhadap iklan yang mengganggu.
Q: Bagaimana cara mengatasi iklan yang muncul di aplikasi game atau aplikasi lainnya?
A: Untuk iklan di dalam aplikasi, periksa pengaturan aplikasi tersebut untuk opsi menonaktifkan iklan. Beberapa aplikasi menyediakan versi premium tanpa iklan. Jika tidak ada opsi tersebut, pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi alternatif yang tidak menampilkan iklan berlebihan.
Q: Apakah menonaktifkan iklan akan mempengaruhi kinerja aplikasi atau sistem?
A: Tidak, menonaktifkan iklan justru dapat meningkatkan kinerja perangkat karena mengurangi penggunaan RAM dan bandwidth internet. Aplikasi akan berjalan lebih lancar tanpa perlu memuat dan menampilkan konten iklan yang tidak diperlukan.
Q: Bagaimana cara mencegah iklan muncul kembali di masa depan?
A: Untuk mencegah iklan muncul kembali, selalu unduh aplikasi dari Play Store resmi, baca review dan rating sebelum menginstal aplikasi, hindari mengklik iklan pop-up yang mencurigakan, dan secara rutin periksa pengaturan privasi dan keamanan perangkat. Juga pastikan untuk selalu memperbarui sistem operasi dan aplikasi ke versi terbaru.