Liputan6.com, Jakarta - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi jalur strategis bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tanpa melalui ujian tulis. Namun, sebelum siswa dapat mendaftar, ada tahapan krusial yang harus diselesaikan oleh pihak sekolah, yaitu pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Proses pengisian PDSS yang akurat dan tepat waktu adalah penentu utama partisipasi sekolah dan siswa dalam SNBP 2026.
Artikel ini hadir sebagai panduan komprehensif bagi kepala sekolah dan operator dalam memahami cara pengisian PDSS untuk SNBP 2026. Kami akan mengupas tuntas mulai dari pengertian PDSS, persyaratan wajib bagi sekolah, hingga langkah-langkah detail pengisian data melalui portal resmi SNPMB. Informasi ini mencakup metode pengisian e-Rapor dan manual, jadwal resmi, serta tips jitu untuk memastikan kelancaran proses.
Memastikan setiap data terisi dengan benar dan sesuai jadwal adalah tanggung jawab besar yang diemban sekolah. Keakuratan data di PDSS akan menjadi dasar verifikasi oleh siswa dan penentuan kelayakan mereka untuk mengikuti SNBP 2026. Oleh karena itu, persiapan yang matang dan pemahaman mendalam mengenai prosedur ini sangatlah esensial. Jadi simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (4/1/2026).
Apa Itu PDSS dan Persiapan Penting bagi Sekolah
PDSS, atau Pangkalan Data Sekolah dan Siswa, adalah sistem basis data resmi yang menyimpan rekam jejak kinerja sekolah serta nilai rapor siswa yang memenuhi syarat (eligible) untuk mendaftar seleksi SNBP. Sistem ini berfungsi sebagai fondasi data utama yang akan digunakan dalam proses seleksi SNBP. Pengisian data di PDSS sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak sekolah, bukan siswa.
Oleh karena itu, keakuratan dan kebenaran data yang diunggah sangatlah penting, karena siswa hanya akan memverifikasi data yang telah diinput oleh sekolah melalui akun SNPMB mereka. Proses ini memastikan bahwa informasi yang digunakan untuk seleksi adalah valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Agar dapat melakukan pengisian PDSS untuk SNBP 2026, sekolah harus memenuhi beberapa persyaratan dasar yang telah ditetapkan. Pertama, sekolah wajib memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) yang valid dan terdaftar di Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK) di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kedua, sekolah harus telah menyelesaikan registrasi akun SNPMB sekolah pada periode 5 hingga 26 Januari 2026, yang berfungsi sebagai identitas resmi dalam sistem seleksi nasional.
Selain itu, sekolah harus menggunakan kurikulum nasional, baik Kurikulum 2006 (KTSP), Kurikulum 2013, maupun Kurikulum Merdeka, karena sistem PDSS dirancang untuk mengakomodasi ketiga kurikulum tersebut. Sekolah yang tidak menerapkan kurikulum nasional tidak diperkenankan melakukan pengisian PDSS. Terakhir, terdapat ketentuan kuota siswa eligible berdasarkan akreditasi sekolah: Akreditasi A mendapatkan 40% siswa terbaik, Akreditasi B 25%, dan Akreditasi C serta lainnya 5%. Sekolah yang menggunakan e-Rapor akan mendapatkan tambahan kuota siswa eligible sebesar 5%.
Jadwal Krusial Pengisian PDSS dan SNBP 2026
Mematuhi jadwal resmi SNBP 2026 adalah kunci agar sekolah dan siswa tidak kehilangan kesempatan berharga. Pengumuman kuota sekolah telah dilakukan pada 29 Desember 2025, diikuti masa sanggah kuota sekolah hingga 15 Januari 2026.
Registrasi akun SNPMB sekolah berlangsung dari 5 hingga 26 Januari 2026. Periode krusial untuk cara pengisian PDSS oleh sekolah adalah 5 Januari hingga 2 Februari 2026. Ini adalah waktu inti di mana seluruh proses pengisian PDSS harus diselesaikan dengan cermat.
Setelah itu, registrasi akun SNPMB siswa akan dibuka dari 12 Januari hingga 18 Februari 2026, dan pendaftaran SNBP oleh siswa berlangsung dari 3 hingga 18 Februari 2026. Puncak dari seluruh proses ini adalah pengumuman hasil SNBP pada 31 Maret 2026. Penting juga untuk diperhatikan bahwa batas akhir sinkronisasi data dari Dapodik atau EMIS adalah 31 Desember 2025 pukul 23.59 WIB.
Panduan Lengkap Cara Pengisian PDSS di Portal SNPMB
Langkah pertama dalam cara pengisian PDSS untuk SNBP 2026 adalah mengakses portal resmi. Sekolah harus login pada https://pdss-snbp-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id menggunakan akun SNPMB (pasangan username dan password) yang telah terdaftar. Setelah berhasil login, halaman pertama yang akan muncul adalah halaman Profil Sekolah, yang berisi informasi sekolah dan kepala sekolah.
Data profil sekolah ini bersifat tidak dapat diubah langsung di PDSS karena diambil dari portal SNPMB. Jika ada kesalahan, sekolah harus memperbaikinya di sumber data asalnya. Verifikasi profil ini sangat penting untuk memastikan semua informasi dasar sekolah sudah benar sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Tahapan Input Data Krusial
Berikut adalah langkah-langkah detail dalam pengisian data PDSS:
- Verifikasi Profil Sekolah: Pastikan informasi sekolah dan kepala sekolah yang ditampilkan sudah akurat.
- Definisi Jurusan & Jenis Studi: Jurusan yang terdefinisi akan sesuai dengan data di portal SNPMB. Sekolah hanya perlu mengisikan jenis studi yang relevan, lalu menyimpan perubahan.
- Finalisasi Data Sekolah (Awal): Setelah yakin dengan data jurusan dan jenis studi, lakukan finalisasi data sekolah. Perlu diingat, setelah finalisasi ini, data jenis studi tidak dapat diubah.
- Input Siswa Eligible: Masukkan data siswa yang eligible per jurusan. Urutan input akan menjadi urutan peringkat siswa. Penambahan dapat dilakukan satuan per jurusan (dengan NISN) atau secara bulk impor menggunakan template Excel.
- Finalisasi Data Siswa: Lakukan finalisasi data siswa hanya jika data rangking siswa eligible per jurusan sudah benar. Setelah finalisasi ini, data siswa tidak dapat dihapus atau ditambah.
- Definisi Kurikulum & Mata Pelajaran: Tentukan kurikulum (KTSP, K13, Merdeka) yang berlaku untuk setiap semester dan tingkat pada jurusan. Aktifkan mata pelajaran, lalu isikan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan Jumlah Jam Pelajaran (JAM).
- Finalisasi Data Kurikulum: Pastikan semua data kurikulum, mata pelajaran, KKM, dan JAM sudah tepat sebelum melakukan finalisasi.
- Penentuan Jenis Studi per Siswa: Sebelum mengisi nilai, tentukan jenis studi untuk setiap siswa pada jurusan yang telah didefinisikan. Perlu diperhatikan, setelah memilih jenis studi, pembatalan finalisasi kurikulum tidak dapat dilakukan.
- Input Nilai Rapor: Isikan nilai per siswa untuk setiap tingkat dan semester, kecuali semester berjalan. Pengisian bisa per siswa atau bulk upload via file CSV. Jika ada siswa dengan status khusus (pindahan, tidak naik kelas, pertukaran pelajar, cuti), pastikan untuk mengisinya.
- Finalisasi Data Nilai: Ini adalah tahapan terakhir dan paling krusial. Pastikan semua pengisian sudah benar karena finalisasi data nilai tidak dapat dibatalkan.
Opsi Pengisian: e-Rapor atau Manual
Sekolah memiliki dua pilihan metode dalam cara pengisian PDSS untuk SNBP 2026, yaitu melalui sistem e-Rapor atau secara manual. Metode e-Rapor sangat direkomendasikan bagi sekolah yang sudah menggunakannya, karena memungkinkan sinkronisasi data nilai rapor siswa secara otomatis.
Keunggulan e-Rapor tidak hanya mempercepat proses dan meminimalkan kesalahan input, tetapi juga berpotensi memberikan tambahan kuota siswa eligible sebesar 5% bagi sekolah. Batas akhir sinkronisasi data dari Dapodik atau EMIS untuk metode ini adalah 31 Desember 2025.
Bagi sekolah yang belum mengimplementasikan e-Rapor atau sistemnya tidak tersinkronisasi, seluruh tahapan pengisian PDSS harus dilakukan secara manual. Ini meliputi input data siswa, kurikulum, hingga nilai, yang semuanya dilakukan melalui antarmuka portal PDSS. Metode manual menuntut tingkat ketelitian yang sangat tinggi dari operator sekolah untuk menghindari kesalahan input data yang dapat berakibat fatal.
Tips Sukses dan Hal yang Wajib Dihindari
Agar cara pengisian PDSS untuk SNBP 2026 berjalan lancar dan tanpa kendala, ada beberapa tips yang bisa diterapkan oleh pihak sekolah. Pertama, mulailah pengisian sejak dini dan jangan menunggu mendekati batas akhir, karena proses ini membutuhkan waktu dan melibatkan banyak data.
Kedua, manfaatkan sistem e-Rapor jika sekolah Anda sudah menggunakannya untuk mempercepat proses dan mendapatkan bonus kuota siswa eligible. Ketiga, pantau status pengisian PDSS sekolah secara berkala melalui menu “SNBP >> Monitoring PDSS” di laman resmi SNPMB untuk memastikan tidak ada data siswa yang tertinggal. Keempat, bentuk tim verifikasi yang melibatkan wali kelas atau tim operator sekolah untuk melakukan pengecekan berlapis sebelum finalisasi.
Terakhir, selalu simpan bukti finalisasi pengisian PDSS, baik dalam bentuk cetak maupun digital, sebagai arsip penting. Bukti ini menjadi tanda bahwa tahapan pengisian PDSS telah selesai.
Selain tips di atas, ada beberapa hal yang harus dihindari. Jangan finalisasi data secara terburu-buru, karena setelah data difinalisasi, perubahan tidak dapat dilakukan, terutama untuk data nilai. Pastikan semua data sudah benar dan lengkap sebelum menekan tombol finalisasi.
Hindari menginput data siswa yang tidak eligible atau tidak memenuhi kuota akreditasi sekolah. Terakhir, jangan abaikan pengisian Status Khusus jika ada siswa yang termasuk kategori pindahan, tidak naik kelas, pertukaran pelajar, atau cuti, karena informasi ini krusial untuk akurasi data.
Keberhasilan cara pengisian PDSS yang akurat dan tepat waktu adalah kunci pembuka gerbang SNBP 2026 bagi para siswa berprestasi. Oleh karena itu, sangat penting bagi seluruh elemen sekolah, mulai dari Kepala Sekolah, operator, hingga guru Bimbingan Konseling, untuk berkoordinasi dan memprioritaskan tugas ini sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Segera bentuk tim dan siapkan seluruh data yang diperlukan. Akses portal PDSS SNPMB sekarang dan ikuti setiap panduan dalam artikel ini agar proses pengisian berjalan lancar dan tanpa hambatan. Bagi siswa dan orang tua, jalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah untuk memverifikasi data yang telah diinput guna memastikan kelancaran pendaftaran SNBP 2026.
FAQ
Q: Apa konsekuensi jika sekolah telat mengisi PDSS?
A: Jika pengisian PDSS telat atau tidak lengkap, sekolah dan siswa tidak bisa melanjutkan ke tahap pendaftaran SNBP 2026.
Q: Bisakah data PDSS diubah setelah difinalisasi?
A: Finalisasi data nilai tidak dapat dibatalkan. Pembatalan finalisasi data sekolah, siswa eligible, dan kurikulum masih bisa dilakukan jika finalisasi data nilai belum dilakukan.
Q: Bagaimana jika ada kesalahan input nilai setelah finalisasi?
A: Karena finalisasi data nilai tidak dapat dibatalkan, segera hubungi Helpdesk SNPMB melalui laman resmi atau pusat bantuan jika terjadi kesalahan fatal.
Q: Siapa yang menentukan siswa eligible?
A: Sekolah yang menentukan siswa eligible berdasarkan pemeringkatan internal dan kuota akreditasi yang telah ditetapkan.
Q: Apakah siswa bisa login PDSS?
A: Siswa tidak bisa login ke PDSS. Pengisian data sepenuhnya dilakukan oleh pihak sekolah. Siswa hanya memverifikasi data melalui akun SNPMB mereka.

1 day ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2945071/original/050243000_1571649537-20191021_PSSI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464762/original/008146900_1767715008-vie.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5464723/original/094768200_1767702371-IMG-20260106-WA0039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5147072/original/001130200_1740917690-20250302-Pasar_Benhil-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464365/original/054497900_1767686694-Ide_Jualan_Camilan_untuk_Ibu_PKK_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463769/original/070176700_1767670750-Teras_Tanpa_Furnitur_Cocok_untuk_Rumah_Kecil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460758/original/071592100_1767283287-000_1HJ13D.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464246/original/073165900_1767684213-Model_Cincin_Emas_24_Karat_untuk_Investasi_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/964890/original/096993500_1440403542-o-HOME-CLUTTER-facebook.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5464625/original/068414300_1767696847-1000321248.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464542/original/068564400_1767693580-ide_jualan_takjil_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410367/original/068469000_1762930652-Gemini_Generated_Image_kwy80xkwy80xkwy8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447438/original/038855500_1765956570-kamar_mandi_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464523/original/043979000_1767692846-Desain_Kandang_Ayam_Baja_Ringan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463500/original/060974800_1767619666-ezra_w.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399822/original/035965200_1762010782-Dewa_United_vs_Shan_United-25.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464311/original/017299500_1767685044-ide_jualan_takjil_cup_kekinian__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5216825/original/044776400_1747028046-knives-1839061_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464554/original/010030100_1767694322-cupang6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464165/original/036361600_1767681340-rumah_dengan_banyak_pernak_pernik.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345226/original/041083400_1757522822-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_21.04.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348384/original/003877900_1757825996-b7f6d9ca-e00f-4e00-9787-25786983c949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352977/original/026381200_1758162791-FOTO_ASLI__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342863/original/048679300_1757402585-Andrew_Patrick_Jung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358973/original/097683800_1758617071-Gemini_Generated_Image_182xmm182xmm182x.jpg)