Tips Membersihkan Blender yang Bau Sisa Makanan Membandel agar Kembali Higienis

1 day ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Blender merupakan perangkat dapur esensial yang sangat membantu dalam mengolah berbagai bahan makanan dan minuman, mulai dari menghaluskan bumbu hingga membuat jus segar. Namun, penggunaan yang intensif seringkali meninggalkan bau tidak sedap yang menempel pada wadah dan mata pisau. Oleh karena itu, tips membersihkan blender yang bau sisa makanan membandel menjadi pengetahuan penting agar peralatan tetap higienis dan tidak memengaruhi rasa makanan selanjutnya.

Bau membandel pada blender seringkali muncul akibat sisa-sisa makanan yang terperangkap di sela-sela mata pisau atau menempel pada dinding wadah dalam waktu lama. Pembersihan biasa dengan sabun dan air terkadang tidak cukup efektif untuk mengatasi bau yang sudah meresap. Menerapkan tips membersihkan blender yang bau sisa makanan membandel yang tepat dapat menghemat waktu dan tenaga, serta memastikan blender tetap dalam kondisi optimal untuk digunakan kembali.

Berikut ini telah LIputan6 rangkum, berbagai tips membersihkan blender yang bau sisa makanan membandel menggunakan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di rumah, pada Kamis (8/1). Metode-metode yang akan diulas terbukti efektif mengatasi berbagai jenis bau, mulai dari aroma bawang yang menyengat hingga noda kunyit yang sulit hilang. Dengan menerapkan tips membersihkan blender yang bau sisa makanan membandel ini secara rutin, Anda dapat menjaga kebersihan dan kinerja blender dalam jangka panjang.

Metode Pembersihan Cepat untuk Blender

Untuk mengatasi bau ringan dan menjaga kebersihan blender sehari-hari, beberapa metode pembersihan cepat dapat diterapkan. Langkah-langkah ini efektif untuk membersihkan sisa makanan yang baru saja diolah dan mencegah bau menempel terlalu lama.

Pembersihan dengan Air Sabun

Metode paling dasar namun efektif adalah menggunakan kombinasi air hangat dan sabun cuci piring. Isi wadah blender dengan air hangat hingga setengah penuh, tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring cair, kemudian jalankan blender dengan kecepatan sedang selama 20-30 detik hingga berbusa.

Putaran mata pisau akan membantu mendistribusikan sabun ke seluruh permukaan wadah dan mengangkat sisa-sisa makanan yang menempel. Setelah selesai, buang air sabun dan bilas dengan air bersih hingga tidak ada residu sabun.

Pembersihan dengan Jeruk Nipis atau Lemon

Asam sitrat yang terkandung dalam jeruk nipis atau lemon sangat efektif untuk memecah protein dan lemak yang menjadi sumber bau. Potong jeruk nipis atau lemon menjadi beberapa bagian, masukkan ke dalam blender bersama air hangat, lalu jalankan selama 20-30 detik.

Alternatif lain adalah menggunakan air perasan jeruk nipis murni yang dicampur dengan air hangat. Metode ini tidak hanya menghilangkan bau tetapi juga membantu mengangkat noda kuning yang disebabkan oleh kunyit atau bahan pewarna alami lainnya.

Solusi dengan Cuka Putih

Cuka putih memiliki sifat antiseptik alami yang mampu membunuh bakteri penyebab bau sekaligus melarutkan kerak dan noda membandel. Campurkan cuka putih dengan air dengan perbandingan 1:1 di dalam wadah blender. Biarkan larutan ini mengendap selama 10-15 menit agar cuka dapat bekerja meresap ke dalam noda, kemudian jalankan blender sebentar dan bilas dengan air bersih.

Penggunaan Baking Soda

Baking soda memiliki kemampuan menyerap bau dan mengangkat minyak yang menempel pada permukaan blender. Masukkan 1-2 sendok makan baking soda ke dalam wadah blender, tambahkan air hangat, lalu jalankan selama 1 menit. Sifat abrasif ringan dari baking soda akan membantu mengikis sisa makanan tanpa merusak permukaan wadah. Setelah proses blending, diamkan selama 5 menit kemudian bilas hingga bersih.

Metode Khusus untuk Noda dan Bau Ekstrem

Ketika bau atau noda sudah sangat membandel, diperlukan metode pembersihan yang lebih intensif dengan kombinasi bahan alami yang terbukti ampuh.

Kombinasi Baking Soda dan Cuka

Untuk bau yang sangat membandel, kombinasi baking soda dan cuka dapat memberikan efek pembersihan yang maksimal. Mulai dengan mencampurkan 1 sendok makan baking soda dengan air hangat di dalam blender, jalankan selama 1 menit. Setelah itu, tambahkan larutan cuka dan air dengan perbandingan 1:1, lalu jalankan blender sebentar. Reaksi kimia antara baking soda dan cuka akan menghasilkan efek effervescent yang membantu mengangkat kotoran dari celah-celah sempit.

Metode Garam dan Jeruk Nipis

Khusus untuk bau bawang atau cabai yang sangat kuat, kombinasi garam kasar dan air jeruk nipis terbukti sangat efektif. Garam berfungsi sebagai scrub alami yang membantu mengangkat sisa makanan, sementara asam dari jeruk nipis melarutkan minyak dan protein penyebab bau. Masukkan 2 sendok makan garam kasar dan air perasan 2 buah jeruk nipis ke dalam blender, jalankan selama 30 detik, kemudian diamkan 10 menit sebelum dibilas.

Pemanfaatan Kulit Jeruk

Kulit jeruk mengandung minyak esensial yang tidak hanya memberikan aroma segar tetapi juga memiliki sifat antibakteri alami. Masukkan kulit jeruk dari 1 buah jeruk ke dalam wadah blender bersama air hangat, jalankan selama 30 detik. Minyak esensial dari kulit jeruk akan membantu menetralkan bau tidak sedap dan meninggalkan aroma yang menyegarkan.

Teknik Beras Kasar

Beras mentah dapat digunakan sebagai abrasif alami yang sangat efektif untuk mengangkat sisa makanan yang menempel kuat. Masukkan 1 sendok makan beras ke dalam wadah blender bersama sedikit air, jalankan dengan kecepatan rendah selama 15 detik. Tekstur kasar beras akan membantu mengikis kotoran tanpa merusak mata pisau atau permukaan wadah. Setelah proses ini, buang air beras dan bilas dengan air bersih.

Langkah Akhir Pembersihan Optimal

Pembersihan yang menyeluruh tidak hanya berhenti pada bagian dalam wadah, tetapi juga melibatkan detail-detail kecil dan proses pengeringan yang tepat untuk mencegah bau kembali.

Pembersihan Mata Pisau Secara Detail

Mata pisau merupakan bagian yang paling sering menyimpan sisa makanan karena bentuknya yang rumit dan sulit dijangkau. Jika memungkinkan, lepaskan mata pisau dari wadah blender sesuai petunjuk manual. Gunakan sikat kecil atau sikat gigi bekas untuk membersihkan sela-sela mata pisau dengan teliti. Rendam mata pisau dalam larutan air hangat dan sabun selama 15 menit, kemudian sikat kembali untuk memastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal.

Proses Pengeringan yang Sempurna

Pengeringan yang tidak sempurna adalah salah satu penyebab utama kembalinya bau tidak sedap pada blender. Setelah pembilasan terakhir, keringkan semua komponen blender dengan lap bersih atau tisu dapur. Pastikan tidak ada air yang tersisa di bagian bawah wadah atau di sekitar mata pisau. Biarkan semua bagian mengering dengan udara terbuka selama beberapa jam sebelum disimpan kembali.

Pemanfaatan Sinar Matahari

Sinar matahari memiliki efek sterilisasi alami yang dapat membantu menghilangkan bakteri dan jamur penyebab bau. Setelah dibersihkan dan dikeringkan dengan lap, jemur wadah blender di bawah sinar matahari langsung selama 2-3 jam. Sinar UV dari matahari akan membantu memecah molekul penyebab bau dan memberikan efek disinfeksi alami.

Tips Pencegahan Bau Membandel

Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan, termasuk dalam menjaga kebersihan blender. Biasakan untuk membersihkan blender segera setelah digunakan, terutama setelah mengolah bahan dengan aroma kuat. Jangan biarkan sisa makanan mengendap terlalu lama karena akan semakin sulit dibersihkan. Gunakan metode pembersihan cepat dengan air sabun hangat sebagai rutinitas harian.

Simpan blender dalam kondisi yang benar-benar kering dan di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpan blender dalam lemari yang lembap atau tertutup rapat tanpa ventilasi, karena lingkungan lembap dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur. Sesekali lakukan pembersihan mendalam (deep cleaning) dengan metode baking soda atau cuka meskipun blender tidak berbau, sebagai tindakan preventif untuk menjaga kebersihan optimal.

Tanya Jawab (QnA)

Q: Seberapa sering sebaiknya melakukan deep cleaning pada blender?

A: Deep cleaning sebaiknya dilakukan minimal 1-2 minggu sekali tergantung frekuensi penggunaan. Jika sering digunakan untuk mengolah bahan beraroma kuat seperti bawang atau rempah, lakukan deep cleaning setiap minggu. Untuk penggunaan normal, pembersihan mendalam sebulan sekali sudah cukup memadai.

Q: Apakah aman menggunakan pemutih pakaian untuk membersihkan blender yang berbau?

A: Tidak disarankan menggunakan pemutih pakaian (bleach) untuk membersihkan blender karena dapat meninggalkan residu kimia berbahaya yang dapat tercampur dengan makanan. Gunakan bahan alami seperti cuka, lemon, atau baking soda yang lebih aman dan efektif untuk menghilangkan bau.

Q: Bagaimana cara mengatasi bau durian yang sangat membandel pada blender?

A: Untuk bau durian yang sangat kuat, kombinasikan beberapa metode: mulai dengan baking soda dan air hangat, dilanjutkan dengan cuka putih, kemudian akhiri dengan kulit jeruk. Ulangi proses ini 2-3 kali jika perlu. Jemur blender di bawah sinar matahari selama beberapa jam untuk hasil maksimal.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|