Toples Bekas Kue Kering Bisa Dimanfaatkan Jadi Apa, 7 Ide Ini Mungkin Terlupakan

2 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Toples bekas kue kering biasanya menumpuk setelah Lebaran. Banyak yang akhirnya hanya disimpan di dapur atau lemari tanpa tahu akan digunakan untuk apa, padahal kondisinya masih bagus dan layak pakai.

Di sisi lain, kebutuhan wadah di rumah justru terus bertambah. Mulai dari menyimpan bahan dapur, perlengkapan kecil, hingga barang harian agar tidak berantakan. Daripada membeli baru, toples bekas sebenarnya bisa dimanfaatkan kembali dengan cara yang lebih kreatif.

Dengan sedikit ide dan penataan, toples bekas kue kering bisa berubah fungsi menjadi wadah serbaguna yang rapi dan berguna. Berikut Liputan6 hadirkan 7 ide pemanfaatannya yang bisa langsung dicoba di rumah, dirangkum Selasa (24/3).

1. Wadah Bumbu Dapur Harian

Toples bekas dapat digunakan untuk menyimpan bumbu dapur seperti gula, garam, atau bahan lain yang sering digunakan setiap hari agar mudah diambil saat memasak. Penggunaan toples ini membantu memisahkan bahan sehingga tidak tercampur dan tetap tersimpan dalam satu tempat yang sama.

Penempatan toples di rak dapur atau dekat area memasak membuat proses memasak menjadi lebih teratur karena semua bahan sudah berada dalam jangkauan tangan. Selain itu, ukuran toples yang cukup besar memungkinkan penyimpanan dalam jumlah yang cukup tanpa harus sering mengisi ulang.

Dengan penataan yang tepat, toples bekas dapat membantu menjaga kerapian dapur sekaligus memudahkan pengelolaan bahan yang digunakan setiap hari tanpa perlu membeli wadah baru.

Langkah membuat:

  1. Cuci toples hingga bersih dan keringkan
  2. Lepaskan label lama jika masih menempel
  3. Isi dengan bumbu yang diinginkan
  4. Tambahkan label tulisan sesuai isi
  5. Susun di rak dapur atau dekat kompor

Penempatan yang cocok:

Di area rak dapur atau meja dekat area memasak

2. Tempat Penyimpanan Alat Jahit

Toples bekas juga bisa dimanfaatkan untuk menyimpan alat jahit seperti benang, jarum, dan kancing agar tidak tercecer. Ukuran toples membantu menampung berbagai perlengkapan dalam satu wadah sehingga lebih mudah dicari saat dibutuhkan.

Penyimpanan alat jahit dalam toples membuat proses menjahit menjadi lebih praktis karena semua perlengkapan sudah terkumpul dalam satu tempat. Hal ini juga membantu menjaga keamanan karena jarum tidak mudah jatuh atau hilang.

Dengan penggunaan yang tepat, toples dapat menjadi solusi penyimpanan sederhana yang membantu aktivitas menjahit di rumah.

Langkah membuat:

  1. Bersihkan toples dari sisa kue
  2. Keringkan bagian dalam
  3. Masukkan benang, jarum, dan kancing
  4. Tutup rapat agar isi tidak keluar
  5. Simpan di tempat yang mudah dijangkau

Penempatan yang cocok:

Taruh di dalam laci meja atau rak kerja

3. Wadah Alat Tulis Anak

Toples bekas dapat digunakan sebagai tempat menyimpan alat tulis seperti pensil, penghapus, dan pulpen agar tidak berserakan di meja belajar. Wadah ini membantu anak mengenali tempat penyimpanan alat tulisnya.

Dengan penggunaan toples, alat tulis dapat disusun dalam satu wadah sehingga tidak mudah hilang saat digunakan setiap hari. Hal ini juga membantu membiasakan anak untuk menyimpan kembali alat setelah digunakan.

Pemanfaatan ini dapat mendukung kegiatan belajar di rumah dengan cara yang sederhana dan mudah diterapkan.

Langkah membuat:

  1. Bersihkan toples hingga kering
  2. Masukkan alat tulis sesuai kebutuhan
  3. Tambahkan label nama jika perlu
  4. Tutup atau biarkan terbuka sesuai penggunaan
  5. Letakkan di meja belajar

Penempatan yang cocok:

Simpan di area meja belajar anak

4. Tempat Koin dan Uang Kecil

Toples bekas bisa dimanfaatkan sebagai tempat menyimpan koin dan uang kecil yang sering tercecer di rumah. Penggunaan wadah ini membantu mengumpulkan uang dalam satu tempat agar tidak hilang.

Penyimpanan uang kecil dalam toples juga dapat membantu pencatatan keuangan sederhana karena jumlahnya bisa dilihat secara langsung. Hal ini memudahkan saat membutuhkan uang kecil untuk keperluan tertentu.

Dengan cara ini, toples bekas tidak hanya menjadi wadah tetapi juga bagian dari pengelolaan keuangan rumah tangga.

Langkah membuat:

  1. Cuci dan keringkan toples
  2. Pastikan tutup masih bisa digunakan
  3. Masukkan koin dan uang kecil
  4. Simpan di tempat aman
  5. Gunakan saat diperlukan

Penempatan yang cocok:

Tempatkan di area meja ruang tamu atau lemari.

5. Wadah Camilan Harian

Toples bekas dapat kembali digunakan untuk menyimpan camilan seperti kerupuk atau makanan ringan lainnya agar tetap tersimpan dengan baik. Wadah ini membantu menjaga makanan tetap berada dalam satu tempat.

Penggunaan toples membuat camilan mudah diakses tanpa harus membuka kemasan berulang kali. Hal ini juga membantu mengatur jumlah konsumsi karena isi terlihat jelas.

Dengan pemanfaatan ini, toples kembali berfungsi dalam kegiatan makan sehari-hari.

Langkah membuat:

  1. Bersihkan toples dari sisa bau
  2. Keringkan bagian dalam
  3. Isi dengan camilan
  4. Tutup rapat setelah digunakan
  5. Simpan di rak makanan

Penempatan yang cocok:

Tempatkan di sekitar dapur atau ruang keluarga

6. Tempat Penyimpanan Obat

Toples bekas juga bisa digunakan untuk menyimpan obat seperti tablet atau perlengkapan kesehatan agar tidak tercecer. Wadah ini membantu mengumpulkan obat dalam satu tempat.

Dengan penyimpanan yang teratur, obat dapat lebih mudah ditemukan saat dibutuhkan tanpa harus mencari di berbagai tempat. Hal ini penting untuk penggunaan yang tepat waktu.

Pemanfaatan ini membantu menjaga keteraturan dalam penyimpanan perlengkapan kesehatan di rumah.

Langkah membuat:

  1. Cuci toples hingga bersih
  2. Keringkan secara menyeluruh
  3. Masukkan obat sesuai jenis
  4. Tambahkan label nama obat
  5. Simpan di tempat yang aman

Penempatan yang cocok:

Posisikan di dalam lemari atau kotak penyimpanan khusus

7. Wadah Perlengkapan Kabel dan Charger

Toples bekas dapat dimanfaatkan untuk menyimpan kabel, charger, dan perlengkapan elektronik kecil agar tidak kusut atau hilang. Wadah ini membantu menjaga kerapian barang yang sering digunakan.

Penyimpanan kabel dalam toples memudahkan pencarian karena semua perlengkapan berada dalam satu tempat. Hal ini juga membantu menghindari kerusakan akibat kabel yang terlipat sembarangan.

Dengan cara ini, toples bekas menjadi solusi sederhana untuk mengatur perlengkapan elektronik di rumah.

Langkah membuat:

  1. Bersihkan toples
  2. Gulung kabel dengan rapi
  3. Masukkan ke dalam toples
  4. Tutup agar tidak keluar
  5. Simpan di tempat yang mudah dijangkau

Penempatan yang cocok:

Posisikan di area meja kerja atau dekat stop kontak

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apakah toples bekas aman digunakan kembali?

Toples bekas aman digunakan kembali jika sudah dicuci bersih dan dikeringkan sebelum digunakan untuk keperluan lain.

2. Bagaimana cara menghilangkan bau pada toples bekas?

Bau dapat dihilangkan dengan mencuci menggunakan sabun lalu dikeringkan, atau didiamkan dalam kondisi terbuka selama beberapa waktu.

3. Apakah semua jenis toples bisa digunakan ulang?

Sebagian besar toples bisa digunakan ulang selama tidak rusak dan masih bisa ditutup dengan baik.

4. Apa manfaat menggunakan toples bekas dibanding membeli baru?

Penggunaan toples bekas membantu menghemat pengeluaran dan mengurangi penumpukan barang.

5. Di mana sebaiknya menyimpan toples hasil pemanfaatan ulang?

Penyimpanan disesuaikan dengan fungsi, seperti di dapur, meja kerja, atau lemari agar mudah dijangkau.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|