10 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Harum untuk Teras Rumah Tropis, Cantik dan Wangi

4 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Selain tampilan visual, kenyamanan teras juga sangat dipengaruhi oleh keharuman dari tanaman bunga hias yang ada. Keharuman bunga mampu menciptakan suasana rileks, membangkitkan kenangan, dan membuat teras terasa hidup serta berkarakter.

Sayangnya, unsur aroma sering terlupakan dalam penataan teras. Padahal, bunga harum dapat menjadi identitas rumah yang membekas di ingatan siapa pun yang berkunjung. Selain itu, tanaman berbunga wangi juga memberi manfaat ekologis karena menarik lebah, kupu-kupu, dan penyerbuk lain, yang menandakan lingkungan rumah yang sehat dan seimbang.

Dalam memilih tanaman bunga harum untuk teras tropis, penting mempertimbangkan iklim panas, kelembapan tinggi, dan intensitas cahaya matahari. Tidak semua bunga harum cocok untuk kondisi tersebut, namun banyak tanaman tropis yang adaptif, mudah dirawat, dan dapat ditanam di pot. Dengan kombinasi tanaman yang tepat, teras rumah bisa menghadirkan aroma menyenangkan sepanjang hari, sebagaimana konsep taman aroma yang kini semakin diminati. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (3/2/2026)

1. Melati (Jasminum spp.)

Melati merupakan tanaman bunga harum yang sudah menjadi bagian dari budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia. Jenis melati putih (Jasminum sambac) dan melati arab sangat cocok ditanam di teras karena adaptif terhadap iklim tropis dan relatif mudah dirawat. Bunganya kecil berwarna putih dengan aroma manis dan lembut yang semakin kuat pada sore hingga malam hari, menciptakan suasana tenang dan romantis.

Melati dapat ditanam di dalam pot dan diarahkan merambat pada pagar, teralis, atau penyangga kecil di teras. Selain memperindah tampilan, keharuman melati juga sering dimanfaatkan sebagai aromaterapi alami di area rumah.

2. Gardenia (Gardenia jasminoides)

Gardenia dikenal sebagai tanaman hias berbunga putih yang memancarkan aroma kuat dan mewah, sering dianggap sebagai perpaduan wangi melati dan mawar. Bunganya terlihat elegan dengan kelopak tebal dan mengilap, menjadikannya pilihan favorit untuk mempercantik teras rumah.

Gardenia menyukai sinar matahari pagi dan kondisi agak teduh di siang hari, sehingga sangat cocok ditempatkan di teras beratap atau dekat jendela. Tanaman ini tumbuh baik dalam pot dengan media tanam yang subur dan lembap, namun tidak tergenang air. Dengan perawatan yang tepat, gardenia dapat berbunga rutin dan menghadirkan aroma yang menyegarkan lingkungan sekitar.

3. Kemuning (Murraya paniculata)

Kemuning merupakan tanaman tropis asli Asia yang sangat sesuai dengan kondisi iklim Indonesia, baik di dataran rendah maupun menengah. Bunganya kecil berwarna putih dengan aroma wangi khas yang lembut dan menenangkan, sering dimanfaatkan dalam tradisi budaya dan aromaterapi.

Selain sebagai tanaman hias, kemuning juga populer digunakan sebagai pagar hidup karena pertumbuhannya relatif cepat dan mudah dibentuk. Jika ditanam di teras dalam pot atau bedengan kecil, kemuning mampu menghadirkan nuansa hijau yang rapi dan asri. Kesan alami dan klasik dari tanaman ini membuat teras terasa lebih sejuk dan nyaman.

4. Mawar Harum (Rosa spp.)

Mawar dikenal luas sebagai bunga hias, namun tidak semua varietas memiliki aroma yang kuat. Varietas mawar harum umumnya memiliki kelopak ganda dengan warna lembut seperti putih, merah muda, atau peach. Aroma mawar dapat bervariasi, mulai dari manis, segar, hingga sedikit fruity, tergantung jenisnya.

Mawar membutuhkan sinar matahari cukup, minimal enam jam sehari, serta sirkulasi udara yang baik agar tidak mudah terserang penyakit. Ditempatkan di teras terbuka, mawar harum mampu menjadi pusat perhatian sekaligus sumber keharuman alami yang elegan.

5. Tuberose atau Sedap Malam (Polianthes tuberosa)

Sedap malam dikenal sebagai salah satu tanaman bunga paling harum di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Bunganya berbentuk lonceng kecil berwarna putih yang tumbuh pada tangkai panjang dan mengeluarkan aroma manis yang kuat, terutama pada malam hari.

Karena keharumannya yang khas, sedap malam banyak digunakan dalam industri parfum dan rangkaian bunga. Tanaman umbi ini tumbuh optimal di pot besar dengan sinar matahari penuh dan media tanam yang gembur. Diletakkan di sudut teras, sedap malam mampu menyebarkan wangi yang intens dan menciptakan suasana hangat di malam hari.

6. Kacapiring (Gardenia lokal)

Kacapiring sering disebut sebagai gardenia lokal karena memiliki tampilan dan aroma yang serupa, namun lebih adaptif terhadap iklim Indonesia. Bunganya besar, putih bersih, dan sangat harum, terutama saat mekar sempurna.

Tanaman ini tahan terhadap panas dan kelembapan tinggi, sehingga cocok ditanam di teras rumah tropis tanpa perawatan yang rumit. Kacapiring dapat ditanam di pot besar maupun langsung di tanah dengan pencahayaan cukup. Kehadirannya di teras memberikan kesan asri, bersih, dan menenangkan secara alami.

7. Frangipani atau Kamboja (Plumeria)

Kamboja memiliki aroma tropis yang khas, lembut, dan menenangkan, sering diasosiasikan dengan suasana tenang dan eksotis. Meski identik dengan taman luas atau area publik, kini tersedia kamboja mini yang cocok ditanam di pot untuk teras rumah.Bunganya hadir dalam berbagai warna seperti putih, kuning, merah muda, hingga kombinasi warna yang menarik. Aroma kamboja biasanya lebih terasa pada sore hari dan mampu menciptakan suasana rileks. Dengan perawatan minimal, kamboja pot dapat menjadi elemen dekoratif sekaligus sumber keharuman alami di teras.

8. Lavender Tropis

Lavender dikenal luas karena aromanya yang menenangkan dan efek relaksasinya bagi pikiran. Meskipun berasal dari iklim sedang, kini tersedia varietas lavender yang lebih toleran terhadap iklim tropis dan dapat tumbuh di Indonesia. Tanaman ini cocok ditanam di pot dengan media tanam berdrainase baik dan paparan sinar matahari penuh. Selain harum, lavender juga dikenal sebagai pengusir serangga alami, sehingga bermanfaat untuk area teras. Kehadiran lavender di teras memberi kesan rapi, modern, dan menenangkan.

9. Heliotrope

Heliotrope memiliki aroma unik yang sering disamakan dengan vanila, almond, atau cherry pie, menjadikannya berbeda dari bunga harum lainnya. Bunganya kecil dan tumbuh berkelompok, biasanya berwarna ungu, biru, atau putih, sehingga tampak menarik saat ditanam dalam pot.

Tanaman ini menyukai sinar matahari dan perawatan rutin agar berbunga terus-menerus. Wangi heliotrope paling kuat tercium pada sore hingga malam hari, terutama saat udara hangat. Ditempatkan di teras, heliotrope mampu menciptakan suasana hangat dan akrab.

10. Kenanga (Cananga odorata)

Kenanga merupakan tanaman bunga harum khas Indonesia yang aromanya banyak dimanfaatkan sebagai bahan minyak atsiri dan parfum. Bunganya berwarna hijau kekuningan dengan aroma manis yang lembut namun tahan lama.

Untuk teras rumah, kenanga dapat ditanam dalam pot besar dan dipangkas secara rutin agar ukurannya tetap terkendali. Tanaman ini menyukai sinar matahari dan tumbuh baik di iklim tropis yang hangat. Keharuman kenanga mampu memberikan nuansa tradisional, alami, dan menenangkan pada area teras.

Tips Menata Tanaman Bunga Harum di Teras

Agar keharuman maksimal, letakkan tanaman di dekat jalur lalu lalang atau area duduk. Kombinasikan tanaman yang harum di pagi hari dengan yang wangi di sore atau malam. Pastikan juga perawatan dasar seperti penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan dilakukan secara rutin agar tanaman berbunga optimal.

Dengan pemilihan yang tepat, tanaman bunga yang harum untuk teras tidak hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi juga menciptakan pengalaman sensorik yang menyenangkan setiap hari.

FAQ Seputar Tanaman Bunga Harum

1. Apakah semua tanaman bunga harum cocok ditanam di teras?

Tidak. Pilih tanaman yang sesuai dengan iklim tropis, intensitas cahaya, dan ruang teras agar tanaman tumbuh sehat dan berbunga maksimal.

2. Apakah tanaman bunga harum harus selalu ditanam di pot?

Tidak harus. Namun pot memudahkan pengaturan cahaya, pemindahan tanaman, dan perawatan, terutama untuk teras berukuran kecil.

3. Kapan waktu terbaik menikmati aroma bunga?

Tergantung jenis tanaman. Ada yang harum di pagi hari seperti mawar, dan ada yang lebih wangi di sore atau malam seperti melati dan sedap malam.

4. Apakah tanaman bunga harum menarik serangga?

Ya, terutama penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu. Ini justru pertanda lingkungan yang sehat.

5. Bagaimana agar bunga tetap harum dan rajin berbunga?

Pastikan tanaman mendapat cahaya cukup, nutrisi seimbang, media tanam yang baik, serta pemangkasan rutin setelah masa berbunga.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|