Liputan6.com, Jakarta - Kompor tanam menjadi pilihan banyak rumah modern karena tampilannya yang rapi, minimalis, dan menyatu dengan meja dapur. Namun, jenis kompor ini sering menimbulkan tantangan tersendiri saat dibersihkan, terutama jika bagian-bagiannya tidak bisa dibongkar. Sisa minyak, cipratan makanan, dan noda membandel kerap menumpuk di sela-sela kompor, sehingga membutuhkan cara khusus agar bersih tanpa merusak permukaan atau sistem di dalamnya.
Membersihkan kompor tanam yang tidak bisa dibongkar sebenarnya bisa dilakukan dengan aman jika menggunakan teknik dan bahan yang tepat. Dengan langkah yang benar, kompor dapat kembali bersih, higienis, dan tetap berfungsi optimal tanpa risiko kerusakan. Simak cara membersihkan kompor tanam secara praktis dan efektif, sehingga dapur tetap terlihat rapi dan aktivitas memasak menjadi lebih nyaman.
1. Membersihkan Permukaan Kompor dengan Air Hangat dan Sabun Cair
Langkah paling dasar namun penting adalah membersihkan permukaan kompor menggunakan air hangat dan sabun cair lembut. Air hangat membantu melonggarkan lemak dan sisa makanan yang menempel, sementara sabun cair berfungsi memecah minyak tanpa merusak lapisan kaca atau stainless steel. Gunakan kain microfiber atau spons halus agar permukaan kompor tidak tergores, terutama pada kompor tanam berbahan kaca tempered.
Basahi kain dengan air hangat yang telah dicampur sabun, lalu peras hingga lembap. Usap permukaan kompor secara perlahan dengan gerakan memutar, fokus pada area yang sering terkena cipratan minyak. Setelah itu, lap kembali menggunakan kain bersih yang dibasahi air biasa untuk menghilangkan sisa sabun, lalu keringkan dengan lap kering agar tidak meninggalkan bercak air.
2. Mengangkat Kerak Membandel Menggunakan Baking Soda
Baking soda dikenal sebagai bahan pembersih alami yang efektif untuk mengatasi noda membandel tanpa bersifat abrasif. Bahan ini sangat aman digunakan pada kompor tanam yang tidak bisa dibongkar karena tidak merusak lapisan anti panas maupun permukaan kaca. Baking soda juga mampu menyerap bau tidak sedap yang sering muncul akibat sisa masakan.
Caranya, taburkan baking soda secukupnya pada area yang berkerak, lalu semprotkan sedikit air hingga membentuk pasta. Diamkan selama 15–20 menit agar baking soda bekerja melunakkan kerak. Setelah itu, gosok perlahan menggunakan spons lembut atau sikat gigi bekas, lalu lap bersih dengan kain lembap dan keringkan secara menyeluruh.
3. Membersihkan Sela-Sela Kompor dengan Sikat Gigi
Sela-sela kompor tanam sering menjadi tempat menumpuknya kotoran karena sulit dijangkau lap biasa. Jika dibiarkan, kotoran ini bisa mengeras dan mengganggu kebersihan dapur. Sikat gigi bekas menjadi alat sederhana namun sangat efektif untuk menjangkau bagian sempit tanpa harus membongkar kompor.
Celupkan sikat gigi ke dalam campuran air hangat dan sabun cair, lalu sikat perlahan bagian sela kompor dengan gerakan searah. Hindari menekan terlalu keras agar air tidak masuk ke bagian dalam kompor. Setelah selesai, lap area tersebut dengan kain kering untuk memastikan tidak ada sisa air yang tertinggal.
4. Menghilangkan Minyak Membandel dengan Cuka Dapur
Cuka dapur memiliki sifat asam yang mampu melarutkan lemak dan noda minyak yang sulit dihilangkan hanya dengan sabun. Penggunaan cuka sangat cocok untuk kompor tanam yang sering digunakan memasak makanan berminyak, asalkan digunakan dengan takaran yang tepat dan tidak berlebihan.
Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan pada permukaan kompor yang berminyak. Diamkan selama 5–10 menit agar lemak melunak, kemudian lap menggunakan kain microfiber. Setelah itu, bersihkan kembali dengan kain basah agar aroma cuka tidak tertinggal, lalu keringkan hingga kompor kembali mengilap.
5. Membersihkan Area Tungku Tanpa Membongkar dengan Uap Air
Uap air panas dapat membantu melunakkan kerak dan sisa makanan di sekitar tungku kompor tanpa perlu membongkarnya. Metode ini aman dan minim risiko karena tidak melibatkan bahan kimia keras, sekaligus efektif untuk kotoran yang sudah lama menempel.
Didihkan air dalam panci, lalu arahkan uapnya ke area tungku dengan jarak aman. Setelah kerak terlihat lebih lunak, segera lap menggunakan kain tebal atau spons lembut. Ulangi proses ini jika kerak masih tersisa, lalu pastikan kompor benar-benar kering sebelum digunakan kembali.
6. Menggunakan Cairan Pembersih Khusus Kompor Tanam
Jika kotoran sangat membandel, cairan pembersih khusus kompor tanam bisa menjadi solusi praktis. Produk ini diformulasikan khusus untuk membersihkan lemak, noda gosong, dan kerak tanpa merusak material kompor. Pastikan memilih produk yang sesuai dengan jenis kompor, terutama untuk kompor kaca.
Semprotkan cairan pembersih secukupnya pada permukaan kompor, lalu diamkan sesuai petunjuk pada kemasan. Lap perlahan menggunakan kain lembut hingga noda terangkat. Setelah itu, lap kembali dengan kain bersih dan kering untuk menghilangkan sisa cairan agar permukaan tidak licin atau kusam.
7. Menjaga Kebersihan Kompor dengan Pembersihan Rutin Harian
Membersihkan kompor tanam secara rutin setelah digunakan adalah cara terbaik untuk mencegah kerak dan noda membandel. Pembersihan harian tidak memerlukan waktu lama, namun sangat berpengaruh terhadap kebersihan dan keawetan kompor dalam jangka panjang.
Setelah kompor dingin, lap permukaan dengan kain lembap untuk menghilangkan sisa minyak dan cipratan makanan. Keringkan dengan kain kering sebelum meninggalkannya. Dengan kebiasaan sederhana ini, kompor tanam akan selalu bersih, mudah dirawat, dan tidak memerlukan pembersihan berat yang berisiko merusak permukaan.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Apakah aman membersihkan kompor tanam dengan bahan asam seperti cuka?
Ya, aman asalkan diencerkan dengan air dan tidak disemprot berlebihan. Gunakan kain microfiber untuk mengelap agar permukaan tidak rusak.
2. Bisakah kerak membandel di kompor tanam hilang tanpa dibongkar?
Bisa. Gunakan kombinasi baking soda, air hangat, dan uap untuk melunakkan kerak, lalu lap perlahan dengan spons lembut.
3. Apakah penggunaan sikat gigi aman untuk sela-sela kompor?
Sangat aman, asal gunakan sikat gigi lembut dan jangan menekan terlalu keras agar tidak merusak bagian sensitif atau elektronik di kompor.
4. Seberapa sering sebaiknya membersihkan kompor tanam?
Idealnya setiap selesai memasak, cukup lap permukaan dengan kain lembap untuk mencegah lemak menumpuk dan kerak membandel.
5. Bahan pembersih apa yang sebaiknya dihindari?
Hindari bahan abrasif keras, sikat logam, dan pembersih berbahan kimia korosif, karena bisa merusak kaca atau lapisan anti panas kompor.

13 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458634/original/001604600_1767085708-Ide_Jualan_Takjil_Bulan_Puasa_2026_yang_Paling_Laris_Kolak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463076/original/044186900_1767598955-Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462934/original/003404400_1767594867-aquaponik_4a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3153030/original/041690800_1592213946-woman-standing-front-brick-wall-with-cleaning-equipments_23-2147916547.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463007/original/005194700_1767597436-Desain_Rumah_Minimalis__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437980/original/023574200_1765269370-Jamur_di_Dinding.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457960/original/086940700_1767067523-Inspirasi_Kebun_Rumah_Sambut_Tahun_Baru_2026_yang_Lebih_Hijau_Model_Taman_Air_Mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456098/original/086700800_1766805484-bojan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312155/original/068813000_1754906267-1000195601.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5462350/original/069630300_1767550955-20260104_222549.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463030/original/079621700_1767598025-Gemini_Generated_Image_s7v90fs7v90fs7v9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463338/original/043237400_1767606968-pare__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463468/original/005859800_1767616177-cara_menanam_selada.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463298/original/052175400_1767606098-Model_Roster_Rumah_yang_Cocok_untuk_Jalan_Ramai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463197/original/000810300_1767601615-pagar_besi_lipat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463178/original/030785000_1767601393-Desain_Rumah_dengan_Kebun_Sayur_di_Atas_Kolam_Ikan.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345226/original/041083400_1757522822-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_21.04.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348384/original/003877900_1757825996-b7f6d9ca-e00f-4e00-9787-25786983c949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342863/original/048679300_1757402585-Andrew_Patrick_Jung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352977/original/026381200_1758162791-FOTO_ASLI__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358973/original/097683800_1758617071-Gemini_Generated_Image_182xmm182xmm182x.jpg)