Liputan6.com, Jakarta Banyak orang tidak menyadari bahwa tikus dapat masuk ke dalam rumah hanya lewat lubang kecil yang tampak sepele. Lubang sekecil koin saja cukup bagi hewan ini untuk menyelinap ke dalam tembok dan membuat sarang. Ketika tikus sudah berada di dalam struktur bangunan, mereka bisa menggigit kabel, merusak pipa, dan menimbulkan risiko korsleting. Aktivitas mereka sering berlangsung tanpa suara yang jelas sehingga sulit diperhatikan. Jika tanda awal diabaikan, masalah akan berkembang menjadi kerusakan besar.
Lubang kecil di dinding sebenarnya memberi banyak petunjuk tentang keberadaan tikus, tetapi sering tidak diperhatikan. Tanda-tanda yang muncul bisa berupa suara, bau, hingga serpihan material tertentu. Tikus sangat aktif pada malam hari sehingga rumah yang tampak aman di siang hari bisa menyimpan aktivitas tersembunyi. Mengetahui ciri keberadaan tikus memungkinkan Anda mengambil tindakan lebih cepat. Dengan respons awal yang benar, Anda bisa mencegah kerusakan yang lebih parah.
1. Periksa Lubang untuk Melihat Bekas Gigitan
Lubang yang memiliki tepian bergerigi biasanya merupakan hasil dari gigitan tikus yang berusaha memperbesarnya. Tikus menggunakan gigi tajam mereka untuk membuat akses lebih besar agar mudah keluar-masuk tembok. Jika Anda melihat lubang terlihat semakin melebar dari waktu ke waktu, itu indikasi aktivitas yang terus berlangsung. Bekas gigitan kecil berbentuk setengah lingkaran adalah ciri paling khas. Semakin banyak bekas gigitan, semakin besar kemungkinan tikus membuat jalur aktif.
Pada pengamatan lebih dekat, Anda juga bisa menemukan goresan di permukaan sekitar lubang. Goresan ini muncul ketika tikus menginjak atau mendorong material saat bergerak. Tikus biasanya menyerang kayu, gipsum, triplek, dan material bertekstur lunak karena lebih mudah digerogoti. Jika bagian tepi lubang tampak lebih terang warnanya, itu pertanda material baru saja terkikis. Kondisi ini menguatkan dugaan bahwa tikus aktif sedang menggunakan jalur tersebut.
2. Dengarkan Suara Gerakan di Dalam Dinding
Tikus sering menimbulkan suara kecil ketika beraktivitas, terutama pada malam hari ketika rumah berada dalam kondisi tenang. Anda mungkin mendengar gesekan, suara lari kecil, atau suara seperti benda digeser. Suara-suara ini biasanya berasal dari aktivitas tikus yang mencari makanan atau memperbaiki sarang. Jika suara berasal dari area lubang yang mencurigakan, peluang keberadaan tikus semakin tinggi. Suara yang konsisten merupakan tanda bahwa tikus sudah membuat rute tetap.
Pada beberapa kasus, suara dapat terdengar seperti ketukan atau gigitan berulang pada material dinding. Hal ini terjadi saat tikus mencoba memperbesar jalur atau membuka ruang baru untuk sarang. Suara intens biasanya berarti tikus sedang sangat aktif atau jumlahnya lebih dari satu. Mengamati kapan suara muncul dapat memberi petunjuk tentang pola aktivitasnya. Tikus yang sering terdengar pada jam tertentu menandakan jalur sudah mapan.
3. Cek Bau Menyengat yang Tidak Wajar
Keberadaan tikus sering ditandai oleh bau urin yang khas, amis, dan menyengat. Bau ini bisa keluar dari celah kecil dan merambat ke ruangan sekitar. Jika bau di sekitar lubang semakin kuat, itu menandakan tikus telah lama menjadikan tempat tersebut sebagai jalur atau sarang. Tikus menghasilkan banyak urin dalam aktivitasnya sehingga aromanya cukup mudah dikenali. Semakin kuat baunya, semakin dekat sumbernya dengan lokasi lubang.
Bau busuk yang muncul tiba-tiba juga dapat menandakan adanya tikus mati di balik tembok. Tikus yang terperangkap atau terjebak dapat mati dan menimbulkan bau kuat yang sulit dihilangkan. Bau ini akan menyebar lebih cepat pada hari yang panas karena uapnya meningkat. Selain urin, bau kotoran juga dapat bercampur dengan aroma lembap khas sarang. Semua kombinasi ini membuat bau menjadi indikator kuat keberadaan tikus.
4. Cari Serpihan Material Dekat Lubang
Serpihan gipsum, kayu, atau potongan kecil material lain yang muncul di bawah lubang dapat menjadi bukti aktivitas pengerukan. Tikus biasanya mengeluarkan serpihan dari dalam untuk memperlebar akses. Jika serpihan terlihat segar atau terasa lembut saat disentuh, itu indikasi baru terjadi. Serpihan ini biasanya jatuh dalam jumlah kecil namun konsisten. Jika Anda membersihkannya dan muncul kembali, itu tanda tikus sedang aktif.
Kadang serpihan tidak hanya jatuh tepat di bawah lubang, tetapi juga tersebar di radius tertentu. Ini menunjukkan tikus telah mendorong serpihan saat keluar dari lubang atau ketika bergerak di dalam tembok. Jika serpihan berbeda warna dari dinding luar, kemungkinan itu berasal dari bagian dalam tembok. Perubahan pola serpihan juga menunjukkan aktivitas yang meningkat. Semakin banyak serpihan, semakin besar kemungkinan jalur sedang diperbesar.
5. Gunakan Kamera HP atau Senter untuk Mengintip
Menggunakan senter atau kamera HP bisa membantu memastikan kondisi dalam lubang. Cahaya terang dapat memantulkan kilau mata tikus atau mengungkap bahan sarang seperti sobekan kertas dan serat. Cara ini sangat efektif jika lubang cukup besar untuk dilihat dari sudut tertentu. Anda bisa mengambil foto atau video untuk memeriksa bagian yang sulit terlihat langsung. Terkadang terlihat cairan mengkilap yang merupakan bekas urin tikus.
Jika lubang terlalu sempit, gunakan mode zoom atau lampu kecil dari kamera HP untuk memperjelas area dalam. Beberapa orang juga menggunakan kamera inspeksi kecil, tetapi kamera HP sudah cukup untuk pemeriksaan awal. Anda mungkin melihat pergerakan kecil jika tikus sedang berada di dalam. Bahkan jika tidak melihat hewannya, keberadaan sarang adalah bukti kuat. Cara ini membantu memastikan apakah lubang hanya retakan struktural atau benar-benar digunakan tikus.
6. Cari Jejak Kotoran Tikus di Sekitar Lokasi
Kotoran tikus biasanya berbentuk kecil memanjang seperti butiran beras gelap. Jika Anda menemukannya di dekat lubang, itu menandakan jalur sering dilalui. Kotoran baru berwarna hitam dan terasa lembap saat disentuh (meski sebaiknya jangan menyentuh langsung). Kotoran lama berwarna abu-abu dan rapuh. Banyaknya kotoran dapat menjadi indikator intensitas aktivitas.
Tikus sering meninggalkan kotoran di jalur tetap karena metabolisme mereka yang cepat. Itu sebabnya area yang sering dilewati akan memiliki lebih banyak jejak. Kotoran yang posisinya mengarah ke lubang adalah petunjuk paling jelas. Jika ditemukan berulang setiap hari, tikus kemungkinan besar menggunakan lubang tersebut sebagai pintu masuk. Jejak ini menjadi salah satu tanda paling mudah dikenali dan dibuktikan.
7. Pasang Perangkap Dekat Lubang untuk Menguji Aktivitas
Jika Anda masih ragu, memasang perangkap di dekat lubang adalah cara efektif untuk memastikan keberadaan tikus. Perangkap lem atau snap trap biasanya berhasil menangkap tikus dalam satu atau dua malam. Tikus cenderung tidak curiga terhadap benda baru jika diletakkan di jalur tetap. Pilih perangkap yang aman dan letakkan rapat di sisi lubang. Jika perangkap bergerak atau hilang umpan, berarti ada aktivitas.
Perangkap yang berhasil menangkap tikus akan memberi bukti fisik yang tidak terbantahkan. Dari sini, Anda bisa menentukan langkah lanjutan seperti menutup lubang, memanggil profesional, atau memasang lebih banyak perangkap. Cara ini juga membantu mengukur tingkat keparahan infestasi. Jika dalam beberapa hari perangkap terus terisi, itu berarti populasi tikus cukup banyak. Penanganan cepat sangat diperlukan dalam kondisi seperti ini.
Pertanyaan seputar Topik
1. Apakah lubang kecil di tembok selalu berarti ada tikus?
Tidak selalu, tetapi lubang dengan bekas gigitan, bau aneh, kotoran, atau serpihan material adalah tanda kuat bahwa tikus menggunakan jalur tersebut.
2. Lubang sebesar apa yang bisa dimasuki tikus?
Tikus bisa masuk lewat lubang berdiameter 1,5–2 cm, bahkan yang terlihat sangat kecil bagi manusia.
3. Bagaimana cara mengetahui suara di tembok berasal dari tikus?
Suara gesekan, lari kecil, atau gigitan berulang pada malam hari merupakan ciri khas suara tikus di dalam tembok.
4. Apakah aman menutup lubang kalau tikus masih di dalam?
Tidak aman. Tikus bisa mati terjebak dan menimbulkan bau busuk. Pastikan mereka keluar dulu atau gunakan metode pengendalian.
5. Apa tanda paling jelas ada tikus di balik dinding?
Kotoran, bau menyengat, suara berulang, dan serpihan material adalah tanda paling jelas aktivitas tikus.

1 day ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428444/original/008025400_1764506433-1001740678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427771/original/038199200_1764416273-WhatsApp_Image_2025-11-29_at_18.13.15_d2ca92ee.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424861/original/070248100_1764161796-Screen_Shot_2025-11-26_at_19.40.54.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427903/original/026477500_1764438904-Madura_United_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428301/original/070548900_1764491174-Kotak_kecil_untuk_jajanan_pasar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428381/original/061274100_1764498973-SnapInsta.to_591164091_18551155657027265_1443284932842836493_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407930/original/096633000_1762757853-cf17a9d3-a41c-4a41-bbf1-1fbf2e5d9cdd.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428281/original/056098600_1764490415-Ide_kebun_sayur_dalam_ruangan.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428181/original/017262900_1764483279-InShot_20251130_131334363.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5230047/original/074237800_1747981052-WhatsApp_Image_2025-05-23_at_1.04.57_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3366387/original/028515400_1612263343-WhatsApp_Image_2021-01-30_at_13.40.58.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428254/original/004507400_1764487678-gamis_batik_hijab_modern_model_cardy.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428235/original/099153600_1764487207-Celana_panjang_untuk_wanita_gemuk_pendek.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427820/original/002920300_1764423680-Borneo_FC_Vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428224/original/099683300_1764486006-Tampak_Depan_Model_Teras_Cor_Dak_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5246653/original/002229300_1749459510-ChatGPT_Image_Jun_9__2025__03_47_18_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5074715/original/071322500_1735790812-afc_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428066/original/020715200_1764475484-model_gamis_monokrom_modern_hijabers.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428152/original/055517600_1764481201-Fashion_gamis_untuk_road_trip_dan_naik_pesawat.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338264/original/048399000_1756968798-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339933/original/067743600_1757137253-unnamed_-_2025-09-06T122212.122.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4749488/original/094430200_1708534731-6_Pesona_Mas-mas_Jawa_Jerman_Nicholas_Saputra_dalam_Balutan_Beskap_Berbagai_Warna__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339299/original/025399500_1757052533-unnamed_-_2025-09-05T125024.466.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5228890/original/025290300_1747898841-ChatGPT_Image_May_22__2025__02_14_51_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345226/original/041083400_1757522822-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_21.04.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338093/original/002133400_1756964690-Gemini_Generated_Image_e2yjtbe2yjtbe2yj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314799/original/018068700_1755141741-Screenshot_2025-08-14_101821.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339336/original/027918600_1757053950-Gemini_Generated_Image_g2jz1pg2jz1pg2jz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317791/original/081125900_1755406322-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)