Liputan6.com, Jakarta - Kamar mandi adalah salah satu ruang paling vital di dalam rumah karena digunakan setiap hari oleh seluruh anggota keluarga. Sayangnya, area ini juga menjadi tempat yang paling cepat lembap, kotor, dan berisiko mengalami kerusakan jika tidak dirawat dengan benar. Meski terlihat sepele, kebiasaan harian di kamar mandi sangat berpengaruh terhadap kebersihan dan keawetan fasilitas di dalamnya.
Banyak orang merasa sudah rajin membersihkan kamar mandi secara rutin, tetapi tetap saja muncul kerak air, jamur, bau tak sedap, hingga kerusakan kloset atau saluran pipa. Hal ini sering kali bukan karena kurangnya frekuensi bersih-bersih, melainkan akibat kebiasaan kecil yang terus dilakukan tanpa disadari.
Padahal, dengan mengubah rutinitas sederhana, Anda bisa mencegah kerusakan dini sekaligus menjaga kamar mandi tetap higienis. Berikut ini adalah ulasan lengkap Liputan6.com mengenai kebiasaan kecil yang bikin kamar mandi cepat rusak berdasarkan rujukan dari laman perawatan rumah dan desain interior seperti Better Homes and Gardens, Apartment Therapy, dan Martha Stewart, Senin (5/1/2025).
1. Meninggalkan Handuk dan Keset dalam Kondisi Basah
Kebiasaan meninggalkan handuk atau keset basah di lantai setelah mandi adalah pemicu utama munculnya jamur dan bakteri. Menurut Better Homes and Gardens, kain lembap menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme yang menyebabkan bau apek dan noda hitam.
Selain mengganggu kebersihan, kelembapan berlebih juga dapat merusak lantai kamar mandi, terutama jika menggunakan material kayu olahan atau vinyl. Biasakan menggantung handuk hingga kering dan mencuci handuk setiap 3–4 hari serta keset setiap minggu agar kamar mandi tetap sehat.
2. Tidak Mengelap Cipratan Air dan Sabun
Cipratan air di wastafel, cermin, dinding, atau lantai sering dianggap sepele. Padahal, jika dibiarkan kering, sisa air akan meninggalkan kerak mineral (hard water stains) dan residu sabun yang sulit dibersihkan.
Menurut Better Homes and Gardens, kebiasaan tidak mengelap air ini mempercepat munculnya kerak dan membuat kamar mandi tampak kusam. Cukup dengan mengelap permukaan menggunakan kain kering setiap selesai digunakan, Anda bisa memperpanjang umur permukaan keramik dan perlengkapan kamar mandi.
3. Menyimpan Alat Cukur dan Loofah di Area Shower
Banyak orang membiarkan pisau cukur, spons mandi, atau loofah tetap berada di dalam shower. Lingkungan yang hangat dan lembap membuat benda-benda ini menjadi sarang bakteri dan jamur.
Apartment Therapy menyarankan agar alat mandi dikeringkan sepenuhnya dan disimpan di tempat kering. Pisau cukur yang lembap lebih cepat berkarat dan tumpul, sementara loofah yang jarang dibersihkan berpotensi menyebarkan bakteri ke kulit.
4. Menyiram Toilet dengan Tutup Terbuka
Kebiasaan menyiram kloset tanpa menutup dudukannya ternyata berbahaya. Martha Stewart mengungkapkan bahwa setiap kali toilet di-flush dengan tutup terbuka, partikel mikroskopis yang mengandung bakteri dapat menyebar ke udara dan menempel pada handuk, sikat gigi, hingga dinding kamar mandi.
Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini mempercepat penyebaran bakteri dan membuat kamar mandi lebih cepat kotor. Solusinya sederhana: selalu tutup kloset sebelum menyiram air.
5. Membuang Tisu, Tisu Basah, dan Sampah ke Kloset
Banyak orang masih menganggap tisu basah “flushable” aman dibuang ke toilet. Faktanya, menurut Apartment Therapy dan Green America, bahan sintetis dalam tisu basah tidak mudah terurai dan dapat menyebabkan penyumbatan pipa serta kerusakan septic tank.
Kebiasaan ini tidak hanya merusak sistem plumbing, tetapi juga menimbulkan biaya perbaikan yang mahal. Gunakan tempat sampah khusus di kamar mandi dan hanya buang kertas toilet dan kotoran manusia ke kloset.
6. Menggunakan Pembersih Kimia yang Terlalu Keras
Pembersih kloset atau saluran air berbahan kimia korosif memang memberi hasil instan, tetapi penggunaan jangka panjang justru merusak lapisan keramik dan pipa. Better Homes and Gardens menyarankan penggunaan pembersih lembut atau metode mekanis seperti plunger untuk mengatasi saluran mampet.
Residu bahan kimia juga bisa memperparah penyumbatan di kemudian hari dan mempercepat keausan pipa.
7. Mengabaikan Kebocoran Kecil dan Flush Lemah
Toilet yang terus mengalir atau flush yang tidak optimal sering diabaikan karena dianggap masih bisa digunakan. Padahal, kebocoran kecil dapat menyebabkan pemborosan air, kerusakan komponen internal kloset, hingga rembesan yang merusak lantai dan dinding.
Segera perbaiki masalah kecil sebelum berkembang menjadi kerusakan besar yang memerlukan renovasi.
FAQ Seputar Kamar Mandi di Rumah
1. Seberapa sering kamar mandi harus dibersihkan?
Idealnya, pembersihan ringan dilakukan setiap hari, sedangkan pembersihan menyeluruh minimal seminggu sekali.
2. Apakah tisu basah benar-benar tidak boleh dibuang ke toilet?
Ya. Meski berlabel flushable, tisu basah tetap berisiko menyumbat pipa dan merusak septic tank.
3. Bagaimana cara mencegah jamur di kamar mandi?
Pastikan ventilasi baik, segera keringkan area basah, dan bersihkan sisa air serta sabun setiap hari.
4. Apakah pembersih alami cukup efektif untuk kamar mandi?
Cukup efektif untuk perawatan rutin. Untuk noda membandel, gunakan produk khusus dengan bijak.
5. Mengapa kamar mandi sering bau meski terlihat bersih?
Bau biasanya berasal dari bakteri, jamur tersembunyi, atau saluran pembuangan yang jarang dibersihkan.

13 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458634/original/001604600_1767085708-Ide_Jualan_Takjil_Bulan_Puasa_2026_yang_Paling_Laris_Kolak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463076/original/044186900_1767598955-Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462934/original/003404400_1767594867-aquaponik_4a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3153030/original/041690800_1592213946-woman-standing-front-brick-wall-with-cleaning-equipments_23-2147916547.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463007/original/005194700_1767597436-Desain_Rumah_Minimalis__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437980/original/023574200_1765269370-Jamur_di_Dinding.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457960/original/086940700_1767067523-Inspirasi_Kebun_Rumah_Sambut_Tahun_Baru_2026_yang_Lebih_Hijau_Model_Taman_Air_Mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456098/original/086700800_1766805484-bojan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312155/original/068813000_1754906267-1000195601.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5462350/original/069630300_1767550955-20260104_222549.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463030/original/079621700_1767598025-Gemini_Generated_Image_s7v90fs7v90fs7v9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463338/original/043237400_1767606968-pare__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463468/original/005859800_1767616177-cara_menanam_selada.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463298/original/052175400_1767606098-Model_Roster_Rumah_yang_Cocok_untuk_Jalan_Ramai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463197/original/000810300_1767601615-pagar_besi_lipat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463178/original/030785000_1767601393-Desain_Rumah_dengan_Kebun_Sayur_di_Atas_Kolam_Ikan.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345226/original/041083400_1757522822-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_21.04.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348384/original/003877900_1757825996-b7f6d9ca-e00f-4e00-9787-25786983c949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342863/original/048679300_1757402585-Andrew_Patrick_Jung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352977/original/026381200_1758162791-FOTO_ASLI__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358973/original/097683800_1758617071-Gemini_Generated_Image_182xmm182xmm182x.jpg)