8 Model Kolam Ikan Teras Rumah Tidak Bau, Tanpa Aroma Amis dan Air Keruh

2 days ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Model kolam ikan di teras tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga sebagai penyejuk udara alami bagi hunian. Agar kolam tidak menimbulkan bau tak sedap akibat amonia atau sisa pakan, pemilihan sistem filtrasi dan material kolam sangat krusial bagi kenyamanan penghuni rumah.

Model kolam ikan teras rumah tidak bau saat ini semakin diminati karena kepraktisannya yang tidak membutuhkan lahan luas namun tetap memberikan kesan mewah. Dengan menggunakan teknologi filtrasi modern seperti Rotary Drum Filter (RDF) atau sistem Ecosand, air kolam dapat terjaga kejernihannya tanpa perlu dikuras secara manual setiap minggu.

Integrasi antara elemen air dan tanaman hijau di area teras menciptakan ekosistem mini yang sehat di lingkungan perkotaan. Menggabungkan hobi memelihara ikan dengan perawatan tanaman di sekitar kolam akan memberikan sirkulasi udara yang lebih segar dan meminimalisir risiko bau sisa kotoran yang menguap.

1. Kolam Minimalis dengan Sistem Ecosand

Model ini menggunakan teknologi pasir khusus yang mengandung mikroba pengurai untuk melarutkan kotoran ikan dan zat amonia. Karena kotoran diurai secara alami di lapisan pasir, air tetap jernih dan bebas bau meski tanpa filter eksternal yang besar. Konsep ini sangat cocok dipadukan dengan ide kebun buah rumahan ramah lingkungan di area teras untuk menciptakan hunian yang asri dan produktif.

2. Kolam Ikan Bak Fiber Kombinasi Kaca

Kolam fiber menjadi pilihan populer karena proses pemasangannya yang cepat tanpa perlu menggali tanah. Model ini biasanya dilengkapi dengan sekat filter internal dan sistem backwash per chamber yang memudahkan pembuangan kotoran agar tidak mengendap dan menimbulkan bau. Penambahan kaca di bagian depan memberikan visualisasi ikan yang cantik layaknya akuarium luar ruangan.

3. Kolam Koi Sudut dengan Filter RDF

Sistem Rotary Drum Filter (RDF) secara otomatis menyaring kotoran padat dari kolam sehingga air selalu bersih dari sisa pakan yang membusuk. Model sudut sangat efisien untuk teras terbatas, menciptakan oase estetik yang menenangkan tanpa bau amis. Area di atas filter mekanis ini dapat dimanfaatkan untuk meletakkan pot-pot dalam mendukung ide kebun buah rumahan ramah lingkungan.

4. Kolam Arus dengan Bottom Drain Central

Model kolam ini dirancang dengan dasar miring menuju satu titik lubang pembuangan (bottom drain) di tengah agar kotoran tidak mengendap di pojok kolam. Arus air dibuat berputar secara sistematis untuk menghindari adanya dead spot atau area air yang tidak bergerak yang sering menjadi sumber bau. Dengan sirkulasi yang merata, kadar oksigen dalam air tetap tinggi dan ikan lebih sehat.

5. Kolam Bertingkat dengan Pancuran Aerasi

Pancuran air atau waterfall berfungsi ganda sebagai elemen dekoratif dan penambah suplai oksigen alami ke dalam air kolam. Oksigen yang melimpah membantu bakteri baik bekerja lebih maksimal dalam mengurai limbah organik sehingga air tidak berbau busuk. Konsep kolam terbuka ini sangat selaras dengan ide kebun buah rumahan ramah lingkungan yang mengutamakan keseimbangan ekosistem di pekarangan.

6. Kolam Kaca Tanam Minimalis

Kolam yang sebagian strukturnya menggunakan kaca tebal (12mm atau lebih) memberikan kesan modern dan luas pada teras rumah. Untuk mencegah bau, model ini biasanya menggunakan filter biologis berupa batu zeolite atau bioballs yang berfungsi menangkap racun amonia. Kebersihan kaca yang terjaga juga menjadi indikator bahwa sistem filtrasi bekerja dengan baik.

7. Kolam Portabel Bak Bulat Bio-Sirkulasi

Bagi penghuni rumah sewa atau lahan sempit, bak fiber bulat dengan sistem sirkulasi mandiri adalah solusi praktis dan ekonomis. Model ini sangat mudah dirawat karena ukurannya yang kompak, memungkinkan penggantian air berkala sekitar 10-20% dilakukan dengan cepat. Pengaturan pola pemberian pakan yang tepat pada model ini sangat efektif mencegah air keruh dan bau.

8. Kolam Natural dengan Vegetasi Penjernih

Model kolam ini mengandalkan tanaman air seperti teratai atau apu-apu untuk membantu menyerap nutrisi berlebih dan mengontrol pertumbuhan alga. Tanaman tersebut bertindak sebagai filter alami yang menjaga kualitas air tetap stabil tanpa bau amonia yang menyengat. Kehadiran kolam alami ini memperkuat implementasi ide kebun buah rumahan ramah lingkungan karena menciptakan habitat bagi serangga bermanfaat.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Mengapa kolam ikan di teras bisa berbau?

Bau biasanya disebabkan oleh penumpukan amonia dari kotoran ikan dan sisa pakan yang tidak terurai dengan baik oleh sistem filtrasi.

Bagaimana cara termudah mencegah bau pada kolam mini?

Gunakan sistem filtrasi yang mumpuni dan jangan memberikan pakan secara berlebihan yang bisa membusuk di dasar kolam.

Apakah kolam fiber lebih awet dibanding kolam semen?

Kolam fiber lebih praktis dan tahan bocor, namun kolam semen lebih fleksibel dalam hal desain kustom jangka panjang.

Tanaman apa yang bagus untuk menjernihkan air kolam?

Tanaman seperti kapu-kapu, apu-apu, dan teratai sangat efektif menyerap zat organik berlebih di air.

Berapa kali air kolam harus diganti?

Disarankan mengganti sekitar 10-20% air setiap satu hingga dua minggu sekali agar kualitas air tetap terjaga tanpa membuat ikan stres.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|