9 Ide Jualan Nasi Bungkus Rp 10.000 untuk Kantoran, Menu Inovatif Dijamin Laris

1 month ago 24

Liputan6.com, Jakarta - Memulai usaha kuliner bisa jadi peluang menjanjikan, terutama untuk target pekerja. Salah satu contohnya adalah ide jualan nasi bungkus Rp 10.000 untuk kantoran, yang praktis dan terjangkau untuk makan siang.

Variasi menu dan kualitas rasa menjadi kunci sukses, sehingga pelanggan nyaman dan ingin kembali. Ide jualan nasi bungkus Rp 10.000 untuk kantoran juga memberi ruang untuk kreativitas dalam menyajikan hidangan.

Lokasi strategis dan promosi yang tepat akan meningkatkan peluang penjualan. Dengan perencanaan matang, ide jualan nasi bungkus Rp 10.000 untuk kantoran bisa menjadi usaha tambahan yang efektif.

Mengutip buku berjudul From Idea to Action: Cara Merealisasikan Ide Kreatif Menjadi Bisnis Nyata (2025) oleh Wulan Ayodya, menggali inovasi ide usaha adalah cara mencari ide-ide baru dan kreatif untuk memulai bisnis atau meningkatkan yang sudah ada. Cara sederhana memunculkan ide adalah observasi dan kreativitas dengan brainstorming dan mind mapping.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang ide jualan nasi bungkus Rp 10.000 untuk kantoran, Rabu (10/12/2025).

1. Nasi Cokot Ayam Suwir Pedas / Ayam Teriyaki / Telur Balado

Nasi Cokot jadi favorit karena bentuknya praktis seperti "burger versi lokal". Ayam suwir pedas memberi rasa gurih dan pedas, ayam teriyaki manis gurih, dan telur balado opsi hemat tapi tetap menggugah selera. Cocok untuk kantoran yang ingin makan cepat tapi puas.

  • Perkiraan modal per porsi: Rp 6.000 (nasi 1 porsi Rp 1.500, ayam atau telur Rp 3.000, bumbu & sayuran Rp 1.000, pembungkus/paper cup/kertas nasi Rp 500)
  • Harga jual: Rp 10.000
  • Estimasi keuntungan per porsi: Rp 4.000

2. Nasi Cokot Bakso / Sosis Mini

Cocok sarapan cepat atau makan hemat, nasi dibungkus bakso atau sosis mini plus sedikit sayuran. Praktis dibawa ke kantor, rasa gurih tetap memuaskan.

  • Perkiraan modal per porsi: Rp 5.500 (nasi 1 porsi Rp 1.500, bakso atau sosis Rp 2.500, sayur & bumbu Rp 1.000, pembungkus Rp 500)
  • Harga jual: Rp 10.000
  • Estimasi keuntungan per porsi: Rp 4.500

3. Nasi Ayam Suwir Sambal Kemangi + Lalapan

Ayam suwir dimasak dengan sambal kemangi, aroma segar, rasa pedas pas, ditambah lalapan timun. Ideal untuk kantoran yang ingin makan siang sehat dan lezat.

  • Perkiraan modal per porsi: Rp 6.500 (nasi Rp 1.500, ayam Rp 3.000, sambal & lalapan Rp 1.000, pembungkus Rp 1.000)
  • Harga jual: Rp 10.000
  • Estimasi keuntungan per porsi: Rp 3.500

4. Nasi Kuning Komplit Ekonomis

Nasi kuning dengan mie goreng sederhana, orek tempe pedas manis, dan irisan timun. Kunyit bubuk & santan encer menjaga warna menarik tanpa boros bahan. Menu hemat tapi tetap menarik, cocok untuk kantoran.

  • Perkiraan modal per porsi: Rp 7.000 (nasi kuning Rp 2.000, mie goreng Rp 1.500, orek tempe & sayur Rp 2.000, bumbu & pembungkus Rp 1.500)
  • Harga jual: Rp 10.000
  • Estimasi keuntungan per porsi: Rp 3.000

5. Nasi Goreng Mawut (Nasi + Mie)

Nasi goreng dicampur mie, tekstur beragam, rasa gurih pedas pas. Praktis dibuat banyak dan tetap mengenyangkan.

  • Perkiraan modal per porsi: Rp 5.500 (nasi Rp 1.500, mie Rp 1.500, telur/lauk Rp 2.000, bumbu & pembungkus Rp 500)
  • Harga jual: Rp 10.000
  • Estimasi keuntungan per porsi: Rp 4.500

6. Nasi Campur 3 Rasa

Lauk ekonomis telur bumbu Bali, tempe orek manis, sayur buncis saus tiram, memberi variasi lengkap dalam satu porsi. Praktis untuk kantoran yang ingin makan siang beragam rasa.

  • Perkiraan modal per porsi: Rp 6.500 (nasi Rp 1.500, 3 lauk Rp 3.500, sayur & bumbu Rp 1.000, pembungkus Rp 500)
  • Harga jual: Rp 10.000
  • Estimasi keuntungan per porsi: Rp 3.500

7. Nasi Bungkus Modal 3 Bahan

Menu sederhana tapi mengenyangkan, contoh: Nasi Telur Dadar & Orek Tempe, Nasi Oseng Buncis Tempe, Nasi Telur Balado. Biaya bahan minimal, mudah disiapkan, menarik pelanggan kantoran.

  • Perkiraan modal per porsi: Rp 5.000 (nasi Rp 1.500, lauk Rp 2.500, bumbu & pembungkus Rp 1.000)
  • Harga jual: Rp 10.000
  • Estimasi keuntungan per porsi: Rp 5.000

8. Nasi Hati Ampela Tumis Kecap

Hati ampela ditumis kecap, plus tumis kacang panjang tempe, rasa unik bagi yang ingin lauk berbeda. Cocok untuk kantoran yang ingin makan hemat tapi bergizi.

  • Perkiraan modal per porsi: Rp 6.500 (nasi Rp 1.500, hati ampela Rp 3.000, sayur & bumbu Rp 1.000, pembungkus Rp 1.000)
  • Harga jual: Rp 10.000
  • Estimasi keuntungan per porsi: Rp 3.500

9. Nasi Tempe Telur Sambal Terasi

Menu ekonomis dengan nasi, telur, tempe, sambal terasi pedas khas Indonesia. Cepat, hemat, tetap mengenyangkan. Lauk sederhana tapi rasa nikmat dan autentik.

  • Perkiraan modal per porsi: Rp 5.500 (nasi Rp 1.500, telur & tempe Rp 2.500, sambal & pembungkus Rp 1.500)
  • Harga jual: Rp 10.000
  • Estimasi keuntungan per porsi: Rp 4.500

Tips Menghemat Biaya Produksi untuk Harga Rp 10.000

Menurut pendapat dari Antariska (2012) dikutip dalam kajian di Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS)Vol. 1 No. 3 April - Juli 2023, berikut ini beberapa hal penting yang perlu anda perhatikan terkait dengan strategi penjualan yang diminati konsumen yaitu kualitas produk yang diberikan, pelayanan yang baik pada saat proses penjualan, dan promosi.

1. Beli bahan baku grosir: Membeli beras, minyak, dan bumbu dalam jumlah besar bisa menekan pengeluaran. Jalin hubungan baik dengan pemasok pasar tradisional atau langsung dari petani untuk mendapatkan harga terbaik.

2. Pilih lauk ekonomis: Gunakan bahan seperti tempe, tahu, telur, mie, dan sayuran musiman yang harganya terjangkau.

3. Atur porsi dengan tepat: Gunakan takaran atau cetakan nasi agar setiap bungkus memiliki porsi konsisten, tidak berlebihan, namun tetap mengenyangkan dan lezat.

4. Efisiensi bahan untuk menu khusus: Untuk nasi kuning, pakai kunyit bubuk dan santan encer. Untuk nasi goreng atau mawut, tambah sayuran seperti kubis iris agar volume terlihat lebih banyak tanpa menambah biaya besar.

5. Kreativitas dalam pengolahan: Olah bahan lokal dan musiman dengan resep sederhana untuk menjaga rasa enak tanpa modal tinggi.

6. Fokus pada volume penjualan: Porsi kecil tapi harga terjangkau dapat tetap menguntungkan jika dijual dalam jumlah banyak.

7. Perencanaan matang: Dengan strategi ini, ide jualan nasi bungkus Rp 10.000 dapat menjadi bisnis stabil dan menguntungkan.

Q & A Seputar Topik

Apa keuntungan utama menjual nasi bungkus Rp 10.000 untuk kantoran?

Keuntungannya adalah harga terjangkau bagi pekerja kantoran, tetap menguntungkan bagi penjual jika porsi dan biaya produksi diatur dengan efisien. Selain itu, target pasar jelas dan stabil karena konsumen rutin membeli untuk makan siang.

Lauk apa saja yang cocok untuk dijual dalam paket nasi bungkus Rp 10.000?

Lauk ekonomis seperti ayam suwir, telur, tempe, tahu, hati ampela, bakso, sosis mini, mie goreng, dan sayuran musiman sangat cocok. Pilih bahan yang terjangkau tapi tetap mengenyangkan dan menarik selera.

Bagaimana cara menekan biaya produksi agar tetap untung dengan harga Rp 10.000?

Beli bahan baku grosir, gunakan bahan lokal dan musiman, atur porsi secara konsisten, serta kreatif dalam mengolah lauk agar terlihat lebih banyak dan tetap lezat. Menu sederhana tapi enak bisa menjaga keuntungan tetap tinggi.

Menu praktis dan cepat saji seperti Nasi Cokot, Nasi Ayam Suwir Sambal Kemangi, Nasi Goreng Mawut, dan Nasi Bungkus Modal 3 Bahan biasanya paling diminati karena mudah dibawa, cepat disantap, dan tetap mengenyangkan.

Bagaimana strategi agar nasi bungkus cepat laku di kalangan pekerja kantoran?

Tempatkan gerobak atau titik jual di dekat kantor, gunakan media sosial untuk promosi, sediakan layanan pesan antar, dan pastikan rasa konsisten. Porsi ekonomis dengan harga Rp 10.000 akan menarik perhatian konsumen rutin.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|