9 Tanaman Buah yang Bisa Ditanam di Pot dari Biji Sisa Dapur, Cepat Berbuah

6 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman buah bisa ditanam ulang di pot menggunakan biji yang tersisa setelah buah dikonsumsi oleh kita di rumah. Cara ini menjadi alternatif pilihan bagi siapapun yang ingin memulai berkebun di area pekarangan rumah meski kondisinya sempit sekalipun.

Biji yang biasanya langsung dibuang masih bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan tanaman baru. Beberapa jenis seperti jambu biji, pepaya, jeruk, dan markisa bisa disemai dari biji buah yang sudah dikonsumsi, kemudian dipindahkan ke pot ketika tanaman mulai tumbuh.

Lantas tanaman buah apa saja yang bisa ditanam di pot dari biji sisa dapur? Untuk mengetahuinya, simak informasi selengkapnya, dihadirkan Liputan6, Rabu (9/9).

1. Jambu Biji

Jambu biji termasuk tanaman yang bisa dimulai dari biji buah yang dikonsumsi di rumah. Biji perlu dibersihkan dari sisa daging buah sebelum disemai agar tidak mudah berjamur. Dalam kondisi yang sesuai, biji jambu biji bisa mulai berkecambah sekitar dua hingga empat minggu.

Setelah tumbuh, bibit bisa dipindahkan ke pot yang ukurannya sesuai dengan perkembangan tanaman. Letakkan pot di tempat yang mendapat cahaya matahari dan siram ketika media mulai mengering. Jangan membuat media terus-menerus basah.

Jambu biji termasuk tanaman buah yang bisa beradaptasi dengan pot. Meski demikian, tanaman dari biji membutuhkan waktu lebih panjang untuk berbuah dibandingkan bibit hasil cangkok atau okulasi. Karena itu, jangan menjadikan panen cepat sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

2. Pepaya

Pepaya bisa ditanam dari biji yang terdapat di dalam buah matang. Setelah biji dikeluarkan, bersihkan bagian yang menempel lalu semai pada media yang lembap. Biji pepaya bisa tumbuh dalam kondisi hangat dan mendapat cahaya yang cukup.

Ketika bibit mulai tumbuh, pilih satu tanaman yang akan dipelihara dalam satu pot. Pepaya bisa berkembang cukup cepat sehingga pot perlu disiapkan sesuai pertumbuhan akar dan batangnya.

Tanaman buah ini membutuhkan perhatian pada penyiraman dan tempat tumbuh. Hindari memindahkan bibit terlalu sering karena akar pepaya bisa terganggu. Jika tujuan utamanya mendapatkan buah, perawatan perlu dilakukan secara konsisten sampai tanaman memasuki masa produksi.

3. Jeruk

Biji jeruk juga bisa dimanfaatkan setelah buah dikonsumsi. Biji perlu dicuci untuk menghilangkan sisa daging buah sebelum ditanam. Setelah itu, semai pada media yang lembap dan letakkan pot di tempat yang mendapat cahaya.

Jeruk termasuk tanaman buah yang banyak digunakan sebagai tanaman dalam pot. Jenis seperti jeruk nipis dan lemon juga banyak dipilih untuk rumah dengan lahan terbatas.

Perlu diketahui, jeruk dari biji tidak selalu cepat menghasilkan buah. Waktu berbuah dipengaruhi jenis tanaman dan kondisi pertumbuhan. Jika ingin mempercepat produksi, bibit hasil perbanyakan vegetatif biasanya lebih sesuai daripada bibit dari biji.

4. Lemon

Lemon dapat ditanam dari biji yang tersisa setelah buah digunakan untuk minuman atau masakan. Biji yang sudah dibersihkan bisa langsung disemai pada media yang lembap, kemudian ditempatkan di area yang mendapat cahaya.

Tanaman lemon termasuk pilihan untuk pot karena bisa dipelihara di teras atau halaman. Pot perlu memiliki ruang yang cukup untuk perkembangan akar dan lubang agar air tidak menggenang.

Jika menggunakan biji, proses menuju buah membutuhkan waktu. Karena itu, tahap awal sebaiknya difokuskan pada pertumbuhan tanaman. Setelah tanaman berkembang, perawatan rutin perlu dilanjutkan agar tanaman memiliki kesempatan memasuki fase berbunga dan berbuah.

5. Alpukat

Biji alpukat sering menjadi bagian buah yang tersisa di dapur. Biji tersebut bisa disemai dengan dua cara, yaitu ditumbuhkan terlebih dahulu menggunakan air atau langsung ditanam pada media. Metode air membuat perkembangan akar dan tunas lebih mudah diamati.

Setelah tunas dan akar berkembang, bibit bisa dipindahkan ke pot. Tanaman perlu mendapat cahaya dan air dalam jumlah yang sesuai. Media sebaiknya tidak dibiarkan terus-menerus tergenang.

Alpukat dari biji membutuhkan waktu panjang untuk menghasilkan buah. Karena itu, tanaman ini lebih tepat dipilih sebagai kegiatan berkebun dari sisa dapur daripada pilihan untuk mendapatkan panen dalam waktu singkat.

6. Markisa

Markisa bisa dimulai dari biji yang diambil dari buah matang. Setelah dibersihkan, biji dapat disemai pada media yang lembap. Ketika tanaman mulai tumbuh, siapkan tempat untuk rambatan karena markisa berkembang dengan cara merambat.

Karakter pertumbuhan tersebut membuat markisa bisa digunakan pada area rumah yang memiliki ruang vertikal. Rambatan dapat diarahkan pada teralis atau para-para sehingga tanaman tidak membutuhkan area tanah yang luas.

Perawatan tetap perlu dilakukan secara teratur, terutama penyiraman dan pengaturan arah pertumbuhan. Waktu munculnya buah dari tanaman yang berasal dari biji bisa berbeda sehingga pemilik tanaman perlu memberikan waktu bagi tanaman untuk berkembang.

7. Delima

Delima termasuk buah yang bijinya bisa digunakan untuk memulai tanaman baru. Biji dari buah yang sudah dikonsumsi dapat dibersihkan kemudian disemai pada media yang lembap. Biji delima bisa berkecambah dalam waktu sekitar satu hingga tiga minggu pada kondisi yang sesuai.

Tanaman delima juga termasuk jenis yang bisa ditanam dalam pot. Wadah perlu disesuaikan dengan pertumbuhan tanaman agar akar memiliki ruang untuk berkembang.

Meski bisa ditanam dari biji, waktu berbuah tetap tidak bisa dipastikan dalam waktu singkat. Tanaman dari biji memiliki perkembangan yang berbeda dengan bibit hasil perbanyakan vegetatif. Karena itu, perawatan perlu dilakukan secara rutin tanpa memaksakan tanaman untuk segera berbuah.

8. Mangga

Biji mangga yang tersisa setelah buah dimakan juga bisa ditanam. Biji dibersihkan dari sisa daging buah, kemudian ditanam pada media yang lembap. Bibit yang tumbuh bisa dipelihara dalam pot ketika masih berukuran kecil.

Mangga memang termasuk tanaman buah yang bisa ditanam dalam pot, tetapi tanaman dari biji biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk berbuah. Bibit hasil okulasi atau cangkok lebih banyak digunakan jika tujuan utamanya adalah mempercepat masa produksi.

Jika tetap memilih biji, kegiatan berkebun bisa dimulai dari tahap perkecambahan. Pot perlu ditempatkan di area yang mendapat cahaya dan disiram sesuai kondisi media. Setelah tanaman berkembang, ukuran pot bisa disesuaikan kembali.

9. Sawo

Sawo termasuk tanaman buah yang bisa ditanam dalam pot dan dapat dimulai dari biji buah yang dikonsumsi. Biji perlu dibersihkan sebelum disemai agar sisa daging buah tidak mengganggu proses awal pertumbuhan.

Tanaman sawo bisa dipelihara dalam pot dengan ukuran yang disesuaikan terhadap perkembangan tanaman. Perawatan mencakup penyiraman, pemberian cahaya, dan pemantauan kondisi tanaman.

Untuk mendapatkan buah lebih cepat, bibit hasil perbanyakan vegetatif tetap lebih disarankan. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta juga mencatat sawo sebagai salah satu tanaman yang bisa berbuah dalam sistem tabulampot.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Apakah semua jenis biji buah punya pola pertumbuhan yang sama?

Tidak semua biji memiliki cara tumbuh yang sama. Beberapa bisa langsung disemai, sedangkan jenis tertentu membutuhkan perlakuan sebelum ditanam.

Apakah tanaman dari biji cepat berbuah?

Tidak selalu. Tanaman dari biji umumnya membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan bibit hasil cangkok, okulasi, atau sambung.

Buah apa yang mudah ditanam dari biji?

Jambu biji, pepaya, jeruk, markisa, alpukat, dan delima termasuk beberapa jenis yang bisa dicoba dari biji buah yang tersisa di rumah.

Apakah tanaman buah dari biji bisa ditanam dalam pot?

Bisa. Namun, ukuran pot perlu disesuaikan dengan perkembangan akar dan ukuran tanaman. Tidak semua jenis akan tetap sesuai dalam pot ketika sudah besar.

Bagaimana agar tanaman buah dari biji cepat berbuah?

Perawatan yang konsisten membantu pertumbuhan, tetapi tidak bisa menjamin tanaman segera berbuah. Jika prioritasnya adalah waktu panen, bibit hasil cangkok atau okulasi biasanya lebih tepat karena masa berbuahnya cenderung lebih singkat.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|