Apakah Ular Sawah Bisa Memanjat? Simak Penjelasannya

1 month ago 34

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang masih merasa penasaran dan khawatir ketika bertemu ular di sekitar rumah atau area persawahan. Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah ular sawah bisa memanjat, terutama saat hewan ini terlihat berada di lingkungan dengan pepohonan atau bangunan rendah.

Ular sawah dikenal sebagai reptil yang sering ditemukan di area lembap seperti sawah, kebun, dan saluran air. Namun, muncul anggapan yang beragam di masyarakat tentang apakah ular sawah bisa memanjat, sehingga penting untuk memahami perilaku alaminya secara lebih jelas.

Pemahaman mengenai kemampuan gerak ular sangat diperlukan demi keamanan dan kewaspadaan. Dengan mengetahui apakah ular sawah bisa memanjat, masyarakat dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat saat beraktivitas di lingkungan yang rawan keberadaan ular.

Berikut Liputan6.com mernagkum dari berbagai sumber tentang penjelasan apakah ular sawah bisa memanjat, Selasa (16/12/2025).

Mengenal Kemampuan Memanjat Ular Secara Umum

Ular memiliki adaptasi fisik yang memungkinkan mereka memanjat berbagai jenis permukaan. Hewan ini mampu menaklukkan pagar, tembok, maupun pohon, terutama jika permukaannya tidak rata, bertekstur kasar, atau memiliki celah yang bisa dimanfaatkan sebagai pijakan.

Keberadaan tanaman merambat atau dahan yang tumbuh dekat bangunan sering menjadi jalur alami bagi ular untuk mencapai area yang lebih tinggi.

Kemampuan memanjat tersebut didukung oleh sisik ventral atau sisik perut yang lebar dan kuat. Sisik ini berfungsi mencengkeram permukaan saat bergerak, sementara otot tubuh yang lentur dan bertenaga membantu ular menjaga keseimbangan dan mendorong tubuhnya ke atas.

Menurut Riyandi, R. T. R. S. (2019) sebagaimana dikutip dalam kajian di Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika Vol 3 No 2, ular adalah kelompok hewan Reptil yang tidak mempunyai kaki, tetapi memiliki sisik di seluruh tubuhnya, dan memiliki tubuh yang ramping memanjang. Ular termasuk salah satu satwa yang berperan penting dalam rangkaian alur rantai makanan.

Pada beberapa jenis tertentu, ular juga memanfaatkan teknik melilitkan tubuh pada objek untuk memperoleh cengkeraman yang lebih stabil.

Kemampuan memanjat ular bukan sekadar keterampilan tambahan, melainkan bagian penting dari strategi bertahan hidup. Dengan naik ke tempat tinggi, ular dapat mencari mangsa seperti burung, telur, atau hewan kecil lainnya. Selain itu, memanjat juga membantu ular menghindari ancaman dari predator yang berada di permukaan tanah.

Spesies Ular Sawah yang Dikenal Jago Memanjat

Beberapa jenis ular yang sering dijumpai di persawahan diketahui memiliki kemampuan memanjat yang mumpuni, beberapa diantaranya:

1. Ular Tanah

Ular ini sering dijumpai di area persawahan dan memiliki kemampuan memanjat yang cukup baik. Meski lebih dikenal sebagai ular darat, ular tanah terkadang terlihat naik ke pohon pendek atau semak untuk berlindung maupun mencari mangsa.

2. Ular Sanca Kembang

Berukuran besar dan bertubuh kuat, ular sanca kembang juga dapat ditemukan di lingkungan sawah. Ular ini ahli memanjat pohon dengan cara melilitkan tubuhnya yang berotot pada batang atau dahan, terutama saat berburu atau beristirahat.

Mengutip buku berjudul Pengantar Tenun Songket Sambas (2020) oleh Suhendra, Andri Hidayat, Feby Nopriandy, Budi Setiawan, ular sanca termasuk jenis ular tidak berbisa, relatif jinak, dan dapat berukuran cukup besar.

Ular ini sering ditemukan di area persawahan, kebun, atau hutan dengan posisi tubuh melingkar. Ular sanca berukuran kecil hingga sedang sering dimanfaatkan petani untuk membantu mengendalikan hama tikus yang merusak tanaman.

3. Ular Pucuk

Termasuk ular yang hidup di pepohonan, ular pucuk sangat piawai memanjat dan sering berada di sekitar persawahan yang memiliki vegetasi lebat. Tubuhnya yang ramping memudahkan pergerakan di antara cabang tanaman saat mencari mangsa kecil.

4. Ular Hijau Berbisa

Beberapa jenis ular hijau berbisa yang hidup di sekitar sawah, terutama di daerah dengan banyak pepohonan, memiliki sifat arboreal. Ular ini memanfaatkan ekornya untuk mencengkeram dahan agar tetap seimbang saat memanjat.

5. Ular Jali atau Ular Tikus

Ular ini dikenal aktif dan lincah, serta memiliki kemampuan memanjat yang baik. Meski lebih sering terlihat di daratan, ular jali juga dapat naik ke pohon atau bangunan rendah untuk berburu tikus dan hewan kecil lainnya.

Ular tikus adalah salah satu ular yang sering ditemukan di pekarangan rumah karena tertarik dengan keberadaan tikus sebagai sumber makanan.

Mengutip buku berjudul Reptilia Tasikmalaya & Sekitarnya (2020) oleh Dr. Diana Hernawati, S.Pd., M.Pd., Diki Muhamad Chaidir, S.Pd., M.Pd, ular ini sering ditemukan di hutan terbuka, kebun halaman belakang, padi, padang rumput, perkebunan dan di sekitar tempat tinggal manusia (hingga 900 mdpl).

Adaptasi dan Peran Ekologis Ular Pemanjat

Berikut ini adaptasi dan peran ekologis ular pemanjat:

1. Adaptasi Fisik yang Kuat

Ular pemanjat di area persawahan memiliki tubuh berotot dan sisik perut yang mampu mencengkeram permukaan kasar. Adaptasi ini memungkinkan mereka bergerak naik pada batang pohon, semak, atau vegetasi lain yang ada di sekitar sawah.

2. Teknik Memanjat yang Efisien

Saat memanjat, ular menggerakkan seluruh tubuhnya secara terkoordinasi dengan mengontraksikan dan mengendurkan otot secara bergantian. Gerakan ini menciptakan tumpuan dan gesekan yang cukup untuk menopang tubuh saat bergerak secara vertikal.

3. Strategi Berburu di Ketinggian

Kemampuan memanjat dimanfaatkan untuk berburu mangsa seperti burung, telur, dan mamalia kecil yang berada di pepohonan. Hal ini memperluas area jelajah dan sumber makanan ular di lingkungan sawah.

4. Peran dalam Menjaga Keseimbangan Ekosistem

Ular pemanjat membantu mengendalikan populasi hama, termasuk tikus dan hewan kecil lainnya. Dengan demikian, keberadaan mereka berkontribusi pada keseimbangan ekosistem persawahan.

5. Hubungan dengan Vegetasi Sawah

Vegetasi bertingkat di sekitar sawah berfungsi sebagai jalur alami bagi ular untuk bergerak dan berburu. Lingkungan yang terjaga mendukung keberlangsungan hidup ular sekaligus stabilitas ekosistem.

6. Perlunya Kewaspadaan Manusia

Meskipun sebagian besar ular sawah tidak berbahaya secara fatal, tetap diperlukan sikap waspada saat beraktivitas di area persawahan untuk menghindari risiko pertemuan langsung.

Q & A Seputar Topik

Apakah ular sawah bisa memanjat?

Ya, beberapa jenis ular sawah memiliki kemampuan memanjat, terutama pada pohon, semak, pagar, atau vegetasi yang memiliki permukaan kasar dan celah sebagai tumpuan.

Bagaimana cara ular sawah memanjat tanpa kaki?

Ular sawah memanfaatkan sisik perut yang lebar dan otot tubuh yang kuat untuk mencengkeram permukaan, lalu bergerak naik dengan kontraksi otot secara bergantian.

Apakah semua ular sawah pandai memanjat?

Tidak semua. Kemampuan memanjat tergantung pada jenis ular. Ular yang bersifat arboreal atau semi-arboreal umumnya lebih mahir dibanding ular yang murni hidup di tanah.

Untuk apa ular sawah memanjat?

Ular sawah memanjat untuk mencari mangsa seperti burung, telur, atau hewan kecil, serta untuk menghindari ancaman dari predator di darat.

Apakah ular sawah yang memanjat berbahaya bagi manusia?

Sebagian besar ular sawah tidak berbahaya jika tidak diganggu. Namun, tetap diperlukan kewaspadaan karena beberapa jenis bisa berbisa dan bersembunyi di vegetasi sekitar pemukiman.   

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|