BRI Super League: Persijap Dihantui 2 Catatan Minor, Divaldo Alves Ungkap Sektor yang Butuh Amunisi Baru

15 hours ago 5

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, telah mengidentifikasi sejumlah area yang perlu mendapatkan tambahan amunisi baru pada bursa transfer paruh musim BRI Super League musim 2025/2026.

Menurut Divaldo Alves, Persijap masih memerlukan sejumlah pemain baru untuk bisa bersaing di kasta kedua. Namun, dia tidak ingin mengungkapkan secara detail demi menghormati pemain yang masih ada saat ini.

“Kami sudah mengidentifikasi beberapa posisi yang perlu tambahan pemain baru. Namun, ini masih kami simpan untuk internal, karena kami harus menghormati pemain-pemain yang ada sekarang,” kata Divaldo Alves, Senin (5/1/2026. 

“Saya tidak bisa membocorkan posisi-posisi secara spesifik, semisal bek kanan atau bek kiri. Kami tidak bisa seperti itu. Namun, yang jelas kami sudah mengidentifikasi area mana saja yang perlu tambahan,” tambah dia.

Sejauh ini, Laskar Kalinyamat telah memperkenalkan dua pemain asing sebelum bursa transfer dibuka. Dua nama tersebut yakni Borja Herrera (Spanyol) dan Aly Ndom (Prancis) untuk menambah kekuatan lini tengah.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan timnya belum memikirkan laga kontra Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026 karena fokus penuh diarahkan ke Persijap Jepara pada pekan ke-16 di SUGBK, Sabtu (3/1/2026), demi mengamankan tiga po...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Bocoran dari Divaldo Alves

Meskipun demikian, Divaldo sebetulnya memberikan sedikit bocoran meski tak menyebutnya secara spesifik. Dia menyinggung soal ketajaman lini depan, area yang sering kehilangan bola, hingga catatan kebobolan.

“Kalau kalian melihat tim ini, kami sebetulnya ada beberapa peluang mencetak gol, tetapi tidak terjadi. Ada juga momen ketika kami kehilangan bola di zona kami. Ada juga kebobolan di pertahanan yang membuat kami harus bermain berbeda.”

“Jika melihat hal-hal seperti ini, otomatis semua orang yang melihat pertandingan kami bisa memahami  posisi apa saja yang perlu diperbaiki pada putaran kedua,” ujar juru taktik berpaspor Portugal tersebut.

Catatan Minor Persijap

Mengacu apa yang disampaikan Divaldo Alves, Persijap Jepara sebetulnya dihantui sejumlah catatan minor yang membuat kesulitan untuk memutus tren tanpa kemenangannya di BRI Super League 2025/2026.

Di area depan misalnya, Laskar Kalinyamat terhitung sangat minim dalam menghasilkan gol. Dari 16 pertandingan, Persijap hanya mampu mengukir 14 gol. Ini menjadi jumlah terendah ketiga, hanya lebih baik dari PSBS Biak (11 gol) dan Bhayangkara FC (12 gol).

Adapun di lini pertahanan, catatan kebobolan Persijap Jepara juga terhitung memprihatinkan. Perinciannya, mereka kemasukan 30 gol dari 16 laga. Jumlah ini juga termasuk terendah ketika di BRI Super League.

Laskar Kalinyamat hanya lebih baik dari PSBS Biak yang telah kemasukan 38 gol, serta Persis Solo yang kemasukan 36 gol. Catatan minor inilah yang menjadi pekerjaan rumah Divaldo Alves menuju putaran kedua.

Dijerat Tren Negatif

Persijap Jepara sampai saat ini belum berhasil menghentikan catatan buruknya di BRI Super League 2025/2026. Kekalahan terakhir melawan Persija Jakarta semakin memperburuk rekor Laskar Kalinyamat.

Sebab, sejauh ini Wahyudi Hamisi dan kolega telah melewati 11 laga tanpa kemenangan. Hasil inilah yang menyeret Persijap ke peringkat 17 klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin dari 16 pertandingan.   

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|