Cara Jualan Takjil Cepat Laku, 10 Strategi Ampuh Biar Dagangan Habis Sebelum Maghrib

4 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Cara jualan takjil cepat laku menjadi topik yang selalu ramai dibahas menjelang Ramadan. Banyak orang tertarik mencoba peruntungan dengan berjualan takjil karena modalnya relatif kecil dan pasarnya luas. Namun, tidak semua penjual berhasil menghabiskan dagangannya setiap hari.

Padahal, kunci sukses jualan takjil sebenarnya sederhana. Lokasi yang tepat, menu favorit, harga terjangkau, dan pelayanan cepat bisa membuat lapak Anda diserbu pembeli menjelang waktu berbuka.

Jika Anda ingin dagangan habis sebelum Maghrib dan mendapatkan repeat order setiap hari, berikut panduan lengkap dan praktis yang bisa langsung diterapkan. Berikut ulasan Liputan6.com, Sabtu (14/2/2026).

1. Pilih Lokasi Strategis dan Waktu yang Tepat

Lokasi adalah faktor utama dalam cara jualan takjil cepat laku. Sebagus apa pun produk Anda, jika tempatnya sepi, potensi penjualan akan terbatas.

Beberapa lokasi yang terbukti efektif antara lain:

  • Dekat masjid
  • Pinggir jalan raya yang ramai
  • Area perumahan padat penduduk
  • Depan minimarket
  • Sekitar perkantoran
  • Perempatan jalan dengan lalu lintas tinggi

Waktu terbaik mulai berjualan adalah pukul 15.00 hingga menjelang Maghrib. Pada jam tersebut, orang mulai mencari takjil untuk berbuka puasa. Hindari buka terlalu siang karena makanan bisa kurang segar dan pembeli belum ramai.

Pastikan juga tempat jualan bersih, tidak berdebu, dan tertata rapi. Tampilan lapak yang bersih akan meningkatkan kepercayaan pembeli.

Strategi berikutnya dalam cara jualan takjil cepat laku adalah memilih menu yang memang sudah pasti laris. Jangan terlalu bereksperimen di awal. Fokus pada produk yang paling banyak dicari masyarakat.

Minuman Segar

Minuman adalah primadona saat berbuka. Contoh menu yang cepat laku:

  • Es teh jumbo
  • Es buah
  • Sop buah
  • Es campur
  • Es boba
  • Minuman kemasan botol

Es teh jumbo termasuk ide jualan modal minim yang sangat menguntungkan. Modal kecil, margin besar, dan selalu dicari.

Gorengan

Gorengan hampir tidak pernah sepi pembeli saat Ramadan:

  • Bakwan
  • Tahu isi
  • Risoles
  • Pangsit ayam
  • Tempe goreng

Pastikan gorengan tetap hangat dan garing. Jangan menjual gorengan yang sudah lembek karena bisa menurunkan minat pembeli.

Makanan Manis dan Ringan

  • Kurma kemasan
  • Puding
  • Dessert box mini
  • Aneka kue basah
  • Jajanan pasar

Menu manis sering dibeli sebagai pelengkap berbuka.

3. Gunakan Strategi Paket Bundling

Salah satu trik efektif dalam cara jualan takjil cepat laku adalah menawarkan paket hemat atau bundling.

Contoh:

  • 3 gorengan Rp5.000
  • Paket hemat: gorengan + es teh
  • Paket takjil komplit (minuman + snack manis)

Dengan sistem paket, pembeli cenderung membeli lebih banyak karena merasa lebih hemat. Strategi ini terbukti meningkatkan jumlah transaksi dalam waktu singkat.

4. Gunakan Kemasan Higienis dan Menarik

Kemasan berperan penting dalam menarik perhatian. Gunakan:

  • Mika bening
  • Thin wall
  • Lunch box ramah lingkungan
  • Stiker label brand

Kemasan yang bersih dan aesthetic akan meningkatkan kepercayaan pembeli. Selain itu, tampilan menarik juga memudahkan promosi di media sosial.

Hindari kemasan yang terlihat asal-asalan atau kurang higienis karena bisa membuat calon pembeli ragu.

5. Jaga Konsistensi Rasa dan Kualitas

Kunci agar pelanggan kembali membeli adalah rasa yang konsisten. Jangan sampai hari ini enak, besok berubah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Gunakan resep tetap
  • Timbang bahan dengan ukuran yang sama
  • Pastikan minyak goreng bersih
  • Simpan minuman dalam kondisi dingin dan segar

Konsistensi rasa adalah modal utama mendapatkan repeat order selama Ramadan.

6. Maksimalkan Strategi Pemasaran

Selain berjualan langsung, Anda juga bisa memperluas pasar dengan strategi pemasaran sederhana.

a. Pre-Order (PO)

Buka pesanan melalui:

  • WhatsApp
  • Instagram
  • Grup warga

Dengan sistem PO, Anda bisa memperkirakan jumlah produksi sehingga tidak banyak sisa.

b. Promo Hari Pertama

Berikan diskon kecil atau bonus gorengan di awal Ramadan untuk menarik pelanggan baru.

c. Promosi Media Sosial

Upload foto produk yang menarik setiap hari. Gunakan caption yang menggugah selera dan cantumkan lokasi lapak.

7. Gunakan Pembayaran Digital

Di era sekarang, banyak pembeli lebih nyaman menggunakan pembayaran digital. Sediakan:

  • QRIS
  • E-wallet
  • Transfer bank

Transaksi menjadi lebih cepat dan mengurangi masalah kekurangan uang kembalian.

Namun tetap siapkan uang pecahan kecil agar proses pembayaran tunai juga lancar.

8. Berikan Pelayanan Ramah dan Cepat

Pelayanan adalah faktor penentu pembeli akan kembali atau tidak. Saat jam ramai, pembeli ingin transaksi cepat karena waktu berbuka semakin dekat.

Tips pelayanan:

  • Selalu senyum dan sapa pembeli
  • Layani dengan cekatan
  • Siapkan stok matang sebelum jam ramai
  • Hindari antrean panjang

Pembeli yang puas akan merekomendasikan lapak Anda ke orang lain.

9. Ide Jualan Modal Minim tapi Cepat Laku

Jika modal terbatas, Anda bisa mulai dengan:

  • Es teh jumbo
  • Aneka gorengan
  • Kurma kemasan kecil

Modal relatif kecil, bahan mudah didapat, dan permintaan tinggi. Fokus pada kualitas dan kebersihan agar bisa bersaing dengan penjual lain.

10. Evaluasi Penjualan Setiap Hari

Catat:

  • Menu paling laris
  • Jam paling ramai
  • Menu yang kurang diminati

Dengan evaluasi harian, Anda bisa menyesuaikan produksi agar lebih efisien dan keuntungan maksimal.

FAQ Seputar Jualan Takjil

1. Berapa modal awal untuk jualan takjil?

Modal bisa mulai dari Rp300.000–Rp1.000.000 tergantung jenis menu dan skala jualan. Untuk es teh jumbo dan gorengan, modalnya relatif kecil.

2. Jam berapa waktu terbaik mulai jualan takjil?

Waktu ideal adalah pukul 15.00 hingga menjelang Maghrib karena pembeli mulai mencari makanan berbuka.

Minuman segar seperti es teh jumbo dan es buah, serta gorengan seperti bakwan dan risoles, termasuk yang paling cepat habis.

4. Bagaimana agar takjil tidak banyak sisa?

Gunakan sistem pre-order, buat paket bundling, dan evaluasi penjualan harian untuk menyesuaikan jumlah produksi.

5. Apakah perlu menerima pembayaran digital?

Sangat disarankan. QRIS atau e-wallet mempercepat transaksi dan memudahkan pembeli.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|