Cara Menghilangkan Bau Kotoran Tikus Secara Tuntas dan Aman, Ini Panduan Lengkapnya

6 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Cara menghilangkan bau kotoran tikus sering menjadi pertanyaan banyak orang saat rumah mulai tercium aroma tak sedap yang menyengat. Bau pesing bercampur apek ini bukan hanya mengganggu, tetapi juga bisa menjadi tanda adanya risiko kesehatan serius.

Kotoran dan urine tikus dapat membawa berbagai patogen berbahaya. Tanpa penanganan yang tepat, proses pembersihan justru bisa meningkatkan risiko penularan penyakit melalui udara yang terkontaminasi.

Karena itu, penting memahami prosedur pembersihan yang benar berdasarkan panduan dari sumber terpercaya seperti Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan perusahaan pengendalian hama profesional seperti Modern Pest Services. Berikut panduan lengkapnya. Berikut rangkuman Liputan6.com, Sabtu (14/2/2026).

Mengapa Bau Kotoran Tikus Jadi Indikasi Bahaya?

Menurut CDC, tikus dapat menyebarkan penyakit melalui urine, kotoran, air liur, hingga bangkai. Beberapa penyakit yang dikaitkan dengan paparan limbah tikus antara lain:

  • Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) – infeksi pernapasan serius yang bisa fatal.
  • Salmonellosis – menyebabkan diare, demam, dan kram perut.
  • Leptospirosis – infeksi bakteri yang dapat merusak ginjal dan hati.
  • Rat-bite fever – demam akibat gigitan atau paparan kotoran tikus.
  • Reaksi alergi dan asma akibat partikel urine dan kotoran yang mengering.

Yang perlu diwaspadai, penyakit ini sering menular melalui udara saat seseorang menyapu atau menyedot debu kotoran tikus yang kering. Inilah alasan utama mengapa cara menghilangkan bau kotoran tikus tidak boleh dilakukan sembarangan.

Persiapan Sebelum Membersihkan

Sebelum mulai membersihkan, lakukan langkah persiapan berikut:

1. Ventilasi Ruangan

Buka semua pintu dan jendela minimal 30 menit. Biarkan udara segar masuk dan jangan berada di dalam ruangan selama proses ventilasi berlangsung.

2. Gunakan Alat Pelindung Diri (APD)

Minimal gunakan:

  • Masker respirator (N95 atau setara)
  • Sarung tangan karet atau plastik
  • Kacamata pelindung (jika perlu)

Pada infestasi berat, disarankan memakai:

  • Coverall (baju pelindung sekali pakai)
  • Sepatu boots karet
  • Respirator HEPA

3. Siapkan Cairan Disinfektan

CDC merekomendasikan:

  • Disinfektan rumah tangga berlabel “disinfectant”
  • Atau larutan pemutih: campurkan 1 bagian pemutih dengan 9 bagian air (sekitar 1,5 gelas pemutih dalam 1 galon air)

Gunakan larutan ini dalam keadaan segar dan jangan pernah mencampurnya dengan amonia.

Cara Menghilangkan Bau Kotoran Tikus di Permukaan Keras

Untuk lantai, meja, lemari, dan permukaan keras lainnya:

  1. Jangan menyapu atau menyedot debu terlebih dahulu. Ini dapat membuat partikel berbahaya beterbangan.
  2. Semprotkan larutan disinfektan hingga area benar-benar basah.
  3. Diamkan minimal 5 menit agar patogen mati.
  4. Gunakan tisu atau paper towel untuk mengangkat kotoran dan urine.
  5. Masukkan limbah ke kantong plastik tebal.
  6. Pel kembali area tersebut dengan disinfektan.
  7. Cuci sarung tangan sebelum dilepas, lalu cuci tangan dengan sabun dan air hangat minimal 20 detik.

Langkah ini adalah inti dari cara menghilangkan bau kotoran tikus secara aman dan efektif.

Membersihkan Karpet dan Sofa

Karpet dan sofa termasuk permukaan berpori, sehingga memerlukan metode berbeda:

  1. Jangan langsung vacuum dalam kondisi kering.
  2. Gunakan sampo karpet berbasis enzim untuk memecah sisa urine.
  3. Jika memungkinkan, gunakan mesin steam cleaner (hot water extraction).
  4. Keringkan sepenuhnya menggunakan kipas atau sinar matahari.
  5. Setelah benar-benar kering, vacuum dengan filter HEPA.

Baking soda juga dapat ditaburkan untuk membantu menyerap sisa bau sebelum divacuum ulang.

Membersihkan Pakaian, Sprei, dan Boneka

Jika kain terkontaminasi:

  • Cuci dengan air panas dan deterjen.
  • Keringkan pada suhu tinggi minimal 30 menit.
  • Alternatif: jemur di bawah sinar matahari langsung beberapa jam.

Panas efektif membantu membunuh mikroorganisme penyebab bau dan penyakit.

Menangani Bangkai Tikus dan Sarangnya

Jika menemukan bangkai atau sarang:

  1. Semprotkan disinfektan dan diamkan 5 menit.
  2. Angkat menggunakan sarung tangan.
  3. Masukkan ke dalam kantong plastik.
  4. Ikat rapat dan masukkan lagi ke kantong kedua (double bagging).
  5. Buang ke tempat sampah tertutup.

Jika ingin menggunakan kembali perangkap:

  • Rendam perangkap dalam disinfektan selama 5 menit.
  • Bilas hingga bersih.
  • Keringkan sebelum digunakan kembali.

Membersihkan Kendaraan dan Saluran Ventilasi

Tikus sering bersarang di mobil atau sistem ventilasi.

Untuk mobil:

  • Buka kap mesin dan pintu selama 20 menit.
  • Periksa filter udara dan saluran masuk udara.
  • Jangan gunakan semprotan tekanan tinggi sebelum disinfeksi.
  • Ganti filter udara jika terkontaminasi.

Untuk sistem AC rumah atau ducting:

  • Hubungi jasa profesional pest control atau pembersih ducting.
  • Jangan membersihkan sendiri jika infestasi berat.

Penanganan Infestasi Berat

Jika jumlah kotoran sangat banyak atau bangunan lama kosong:

  • Gunakan respirator HEPA.
  • Kenakan coverall sekali pakai.
  • Ikuti prosedur OSHA setempat.
  • Pertimbangkan memanggil jasa pengendalian hama profesional.

Cara Mencegah Bau dan Infestasi Kembali

Setelah berhasil menerapkan cara menghilangkan bau kotoran tikus, langkah pencegahan sangat penting:

  • Tutup celah dan lubang di dinding.
  • Simpan makanan dalam wadah tertutup.
  • Jangan tinggalkan makanan di mobil.
  • Pasang perangkap snap trap.
  • Gunakan umpan racun sesuai petunjuk.

Pencegahan adalah solusi jangka panjang agar bau tidak kembali.

FAQ Seputar Tikus

1. Apakah bau kotoran tikus berbahaya bagi kesehatan?

Ya. Bau tersebut berasal dari urine dan kotoran yang bisa mengandung virus dan bakteri penyebab penyakit serius.

2. Bolehkah membersihkan kotoran tikus dengan vacuum?

Tidak. Vacuum kering dapat membuat partikel berbahaya beterbangan dan terhirup.

3. Berapa lama virus dari kotoran tikus bisa bertahan?

Beberapa virus dapat bertahan beberapa hari hingga minggu tergantung kondisi lingkungan.

4. Apakah baking soda cukup untuk menghilangkan bau?

Baking soda membantu menyerap bau, tetapi tidak membunuh patogen. Tetap perlu disinfeksi terlebih dahulu.

5. Kapan harus memanggil jasa profesional?

Jika infestasi berat, melibatkan ventilasi, atau Anda merasa berisiko tinggi terpapar penyakit.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|