Liputan6.com, Jakarta - Cara menanam blueberry di dataran rendah pakai pot sebenarnya tidak terlalu sulit, tapi memang butuh perawatan yang telaten. Blueberry, buah asal Amerika Utara yang identik dengan daerah subtropis, kini semakin diminati untuk dibudidayakan di berbagai wilayah, termasuk dataran rendah Indonesia.Budidaya buah ini dapat dilakukan dengan mudah menggunakan pot, terutama bagi Anda yang memiliki lahan terbatas.
Buah mungil berwarna ungu kebiruan ini dikenal kaya akan antioksidan, polifenol, antosianin, serat, vitamin C, vitamin K, dan mangan. Kandungan nutrisi tersebut berperan penting dalam mencegah peradangan, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan sistem imun, serta melawan risiko kanker, jantung koroner, dan stroke.
Menanam blueberry dalam pot menjadi solusi hemat lahan yang memungkinkan siapa saja menikmati manfaat buah super ini langsung dari rumah. Artikel ini akan memandu Anda melalui cara menanam blueberry di dataran rendah pakai pot secara bertahap, menjanjikan panen buah lezat selama bertahun-tahun. Jadi simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (20/5/2026).
1. Pilih Pot yang Tepat
Pemilihan pot yang tepat adalah langkah awal krusial dalam cara menanam blueberry di dataran rendah pakai pot yang sukses. Pot berfungsi sebagai rumah bagi akar tanaman, sehingga ukurannya sangat memengaruhi pertumbuhan dan produktivitas blueberry.
Disarankan menggunakan pot dengan kedalaman minimal 45 cm. Kedalaman ini penting agar tanaman memiliki ruang yang cukup untuk mengembangkan sistem akarnya, memungkinkan produksi buah dalam jangka panjang.
Pastikan pot dilengkapi lubang drainase yang memadai di bagian bawah. Lubang ini esensial untuk kelancaran sirkulasi air, mencegah media tanam menjadi becek atau kelebihan air yang dapat merusak akar.
Untuk mencegah lubang drainase tersumbat, Anda bisa meletakkan batu-batu kecil atau pecahan genteng di dasar pot sebelum mengisi media tanam. Bahan pot bisa berupa tanah liat atau plastik, sesuaikan dengan preferensi dan ketersediaan.
2. Siapkan Media Tanam Asam
Blueberry sangat menyukai kondisi tanah yang asam, menjadikannya salah satu faktor terpenting dalam cara menanam blueberry di dataran rendah pakai pot. Tingkat keasaman (pH) media tanam sangat memengaruhi kemampuan tanaman menyerap nutrisi.
Tanaman blueberry akan tumbuh optimal pada tanah yang memiliki pH sekitar 4,5 hingga 4,8. Jika pH media tanam melebihi 5,5, pertumbuhan tanaman blueberry akan terhambat dan tidak optimal.
Untuk penyemaian, gunakan campuran tanah, pasir atau sekam bakar, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1. Sementara itu, untuk penanaman di pot, komposisi yang direkomendasikan adalah tanah, pasir atau sekam bakar, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Media tanam harus gembur agar akar bibit dapat menembus dengan leluasa.
Anda dapat menurunkan pH tanah dengan beberapa cara. Campurkan tanah biasa dengan tanah asam yang bisa dibeli di toko tanaman, atau siram media tanam dengan larutan satu sendok makan cuka yang dicampur 5 liter air. Menaburkan bubuk kopi di atas media tanam juga dapat membantu menurunkan pH. Persiapan media semai sebaiknya dilakukan 3 hingga 5 hari sebelum bibit ditanam.
3. Pilih Bibit atau Biji Blueberry yang Tepat
Ada dua pilihan utama untuk memulai budidaya blueberry Anda: menggunakan bibit siap tanam atau menanam dari biji. Pilihan ini akan memengaruhi waktu panen pertama dan tingkat kesulitan awal.
Bagi pemula, disarankan untuk membeli bibit siap tanam dari toko pertanian atau tanaman. Metode ini akan mempercepat proses pertumbuhan tanaman dan waktu panen, mengurangi risiko kegagalan awal.
Jika Anda memilih menanam dari biji, prosesnya sedikit lebih panjang. Pertama, rendam biji blueberry dalam air bersih bersuhu kamar (20-26°C) selama 30 menit, lalu cuci dan tiriskan hingga kering. [cite: text snippet 3] Proses ini bertujuan mematahkan masa dormansi benih. Selanjutnya, lakukan stratifikasi selama 90 hari dengan menyimpan biji di kulkas (bukan freezer) dalam tisu lembab. Setelah bertunas, pindahkan ke wadah semai. Panen pertama dari biji biasanya memakan waktu 3-5 tahun.
Penting untuk menanam dua varietas blueberry yang berbeda. Blueberry membutuhkan penyerbukan silang agar buah yang dihasilkan lebih lebat dan berkualitas baik. Tempatkan pot-pot blueberry dengan jarak berdekatan untuk memfasilitasi penyerbukan.
4. Cara Menanam Blueberry di Pot
a. Jika Pakai Bibit
Setelah pot dan media tanam siap, buat lubang di media tanam yang sudah disiapkan. Pastikan lubang cukup besar untuk menampung akar bibit tanpa melipatnya.
Pindahkan bibit dari persemaian yang telah memiliki 3-6 helai daun dengan hati-hati. Ambil bibit beserta tanah di sekitar akarnya untuk menghindari kerusakan pada sistem akar.
Masukkan bibit ke dalam lubang dengan posisi tegak, lalu tambahkan tanah di sekitarnya dan tekan perlahan agar bibit kokoh. Segera siram tanaman secara menyeluruh untuk mengendapkan tanah dan menghilangkan celah udara di sekitar akar.
b. Jika Pakai Biji Bertunas
Siapkan wadah semai seperti nampan atau pot kecil yang memiliki lubang drainase. Isi wadah dengan media semai (tanah : pasir/sekam : kompos = 1 : 1 : 1) hingga tiga perempat bagian.
Buat lubang kecil di media semai. Sobek atau gunting tisu/handuk kertas di sekitar benih yang bertunas, lalu letakkan benih bertunas beserta tisu/handuk kertasnya ke dalam lubang. Pastikan posisi akar berada di bawah dan sebagian tunas muncul di permukaan tanah.
Siram media semai dengan air halus menggunakan sprayer agar biji tidak bergeser. Setelah tanaman kokoh atau muncul tunas baru, letakkan pot di lokasi yang terkena sinar matahari langsung namun aman dari guyuran hujan.
5. Perawatan Rutin Blueberry dalam Pot
Perawatan rutin adalah kunci untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan produksi buah blueberry yang optimal. Meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit. [cite: text snippet 3]
a. Penyiraman
Blueberry menyukai tanah yang lembab, namun sangat tidak suka kondisi basah atau becek yang dapat menyebabkan busuk akar.
Siram tanaman secara teratur setiap hari, bahkan saat hujan jika tanah cenderung kering. [cite: video transcript 2, video transcript 3] Selalu periksa kelembaban tanah dengan jari; tunda penyiraman jika masih basah.
Jika media tanam cenderung kering, siram dua kali sehari (pagi dan sore). Apabila media tanam lembab, cukup siram satu kali sehari. [cite: text snippet 3] Hindari penyiraman di siang hari karena dapat menyebabkan kelayuan pada tanaman.
b. Sinar Matahari
Blueberry membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh dan berbuah optimal. Tanaman ini memerlukan paparan sinar matahari sekitar 6 hingga 8 jam setiap hari.
Letakkan pot di lokasi seperti teras, halaman, atau dekat jendela yang mendapatkan sinar matahari langsung. Pastikan lokasi tersebut juga terlindung dari hujan lebat langsung.
c. Pemupukan
Berikan pupuk secukupnya saat awal menanam, lalu tambahkan setiap satu bulan sekali untuk menjaga nutrisi tanaman.
Gunakan pupuk NPK 12-48-8 dengan dosis 2 ons selama masa pertumbuhan, diletakkan sekitar 30 cm melingkar dari pangkal batang. Pemupukan lanjutan disesuaikan dengan pertumbuhan daun, misalnya 4 ons NPK 12-48-4 pada fase daun ke-4, 5, 6, dan seterusnya dengan dosis 6 ons, 8 ons, dan 10 ons.
Jika daun blueberry menguning, ini bisa menjadi indikasi pH tanah terlalu tinggi (>5,5). Segera berikan amonia sulfit (1 ons) atau campurkan tanah dengan tanah asam atau pupuk khusus untuk tanaman asam.
d. Pengendalian Hama
Hama utama yang sering mengganggu tanaman blueberry adalah burung, yang sangat menyukai buahnya.
Untuk melindungi buah, bungkus buah menggunakan jaring nilon atau plastik di sekeliling tanaman setelah buah muncul.
Jika ditemukan serangga seperti ulat, kutu, atau belatung, gunakan pestisida yang aman atau organik. Untuk hama trips, kutu daun, tungau, atau ulat gerayak, semprotkan insektisida atau akarisida jika diperlukan.
6. Panen Blueberry
Kesabaran adalah kunci dalam budidaya blueberry, terutama saat menunggu panen pertama. Waktu panen sangat bergantung pada metode penanaman awal.
Umumnya, blueberry mulai menghasilkan buah pada 1 hingga 2 tahun setelah ditanam jika menggunakan bibit. Namun, jika ditanam dari biji, panen pertama biasanya dimulai 3 hingga 5 tahun setelah tanam.
Buah blueberry siap dipanen dan dipetik setelah 2 hingga 4 bulan setelah berbunga. Tanaman ini dapat terus menghasilkan bunga dan buah hingga bertahun-tahun, bahkan bisa hidup lebih dari 20 tahun atau 50 tahun dengan perawatan yang baik.
7. Tips Tambahan untuk Dataran Rendah
Meskipun blueberry identik dengan daerah subtropis, dengan penyesuaian yang tepat, cara menanam blueberry di dataran rendah pakai pot dapat berhasil. Adaptasi lingkungan menjadi faktor penting.
Pastikan pot memiliki drainase yang sangat baik dan tidak terkena genangan air hujan berlebihan. Jika memungkinkan, tempatkan pot di area yang terlindung dari guyuran hujan langsung untuk menghindari kelembaban berlebih.
Apabila suhu di dataran rendah sangat panas (misalnya di atas 32°C), pertimbangkan untuk memberikan naungan parsial selama jam-jam terpanas di siang hari. Hal ini akan membantu mencegah stres pada tanaman dan menjaga kesehatannya.
Untuk menjaga kelembaban udara di sekitar tanaman, terutama di dataran rendah yang cenderung kering, Anda bisa menyemprotkan air halus ke daun di pagi hari. Hindari penggunaan kapur atau dolomit pada media tanam karena akan menaikkan pH, yang tidak disukai blueberry.
Pertanyaan Seputar Menanam Blueberry
Q: Apakah blueberry benar-benar bisa tumbuh di dataran rendah Indonesia?
A: Ya, blueberry bisa tumbuh di dataran rendah Indonesia. Kuncinya adalah menjaga keasaman media tanam (pH 4,5–4,8) dan memastikan tanaman mendapat sinar matahari yang cukup. Suhu panas masih toleran dengan drainase dan kelembaban yang baik.
Q: Berapa lama blueberry berbuah jika ditanam dari biji?
A: Jika ditanam dari biji, panen pertama blueberry biasanya dimulai sekitar 3–5 tahun setelah tanam. Jika menggunakan bibit siap tanam, waktu berbuah bisa lebih cepat, yaitu 1–2 tahun.
Q: Apakah harus menanam dua varietas berbeda?
A: Sangat disarankan untuk menanam dua varietas blueberry yang berbeda. Blueberry membutuhkan penyerbukan silang agar buah yang dihasilkan lebih lebat dan berkualitas.
Q: Bagaimana cara menurunkan pH tanah dengan cepat?
A: Anda dapat menurunkan pH tanah dengan menyiramnya menggunakan campuran 1 sendok makan cuka ditambah 5 liter air, atau dengan menaburkan bubuk kopi di permukaan media tanam.
Q: Pupuk apa yang bagus untuk blueberry dalam pot?
A: Gunakan pupuk NPK 12-48-8 atau NPK 12-48-4 selama masa pertumbuhan. Anda juga bisa menggunakan pupuk khusus untuk tanaman yang menyukai asam, seperti pupuk untuk azalea atau kamelia.

6 days ago
11
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6995017/original/028061200_1779764739-Menanam_Sayur_di_Dinding_Rumah_agar_Tetap_Subur_dan_Tidak_Makan_Tempat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6994642/original/085883100_1779764473-HL_ubi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557713/original/016804300_1776387508-Budikdamber_Patin_dan_Genjer.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6994003/original/087777000_1779763575-Desain_Kolam_Bebek_Mini_yang_Mudah_Dibersihkan_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478554/original/057404800_1768904586-Beternak_Jangkrik_Pakan_Ternak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6992816/original/038633300_1779762300-Ide_Kebun_Wortel_Gantung_di_Teras_Rumah_Minimalis_5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6990768/original/078782400_1779759773-ChatGPT_Image_May_26__2026__08_40_09_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548762/original/024658400_1775551051-Desain_Gantung_untuk_Teras_Mungil__Hanging_Herbs_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5721101/original/018461600_1778611257-5-hal-yang-dilakukan-orang-cerdas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558460/original/066569600_1776419680-HL_mangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6949638/original/026301000_1779716879-BRILink_Agen.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6923775/original/010181500_1779694207-Untitledr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5442496/original/021714600_1765540473-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540284/original/055945700_1774694136-InShot_20260328_171527653.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6919538/original/052579000_1779689927-Gemini_Generated_Image_27d68i27d68i27d6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5008201/original/060853500_1731697541-20241116BL_Debut_Kevin_Diks_3.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310770/original/021008100_1754789255-HS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6963622/original/019730000_1779729236-HJLdgZHbkAA1f3o.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6922620/original/077258600_1779693129-jejamuran__2_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485935/original/098401900_1769570166-kambing.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5207890/original/044419100_1746284199-Ilustrasi_-_Maarten_Paes_copy.jpg)