Cara Unik Anakan Ular Belajar Menangkap Mangsa, Berburu Sendiri Sejak Lahir

16 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta Anakan ular memiliki cara unik untuk belajar menangkap mangsa. Anakan ular menunjukkan kemampuan berburu yang luar biasa sejak lahir, didukung oleh insting alami dan adaptasi fisik yang telah berkembang secara evolusi.

Mereka tidak memerlukan bimbingan induk untuk menguasai seni berburu, melainkan mengandalkan naluri predator yang kuat. Kemampuan ini memungkinkan anakan ular untuk bertahan hidup dan mencari makan sendiri setelah menetas.

Beberapa jenis aktif berburu, sementara yang lebih besar seperti piton, boa, dan viper lebih suka menunggu mangsa lewat. Setiap spesies memiliki cara unik dalam memahami lingkungan dan memaksimalkan kemampuannya untuk mendapatkan makanan sejak lahir.

Masing-masing spesies dan subfamili memiliki perilaku serta strategi berburu yang berbeda-beda untuk bertahan hidup. Berikut ini ulasan lengkapnya yang dirangkum Liputan6.com dari laman a-z-animals, Minggu (30/11/2025).

Strategi Berburu Unik Berbagai Jenis Anakan Ular

Ular menggunakan beragam metode untuk mencari makanan, yang sangat bergantung pada spesies dan habitatnya. Beberapa ular aktif di siang hari, mengandalkan penglihatan untuk melacak dan mengejar mangsa dengan gerakan cepat. Sementara itu, ular lain, seperti ular piton, memilih strategi menunggu dan menyergap mangsa yang melintas.

Anakan ular kobra, misalnya, dikenal memiliki kemampuan memanjat yang baik. Mereka sering ditemukan di semak-semak atau pohon rendah saat berburu mangsa seperti burung kecil atau kadal. Selain itu, anakan kobra juga perenang ulung, mampu menyelam untuk menghindari predator atau mencari mangsa di air.

Ular pipa, dengan moncong kokohnya, aktif pada malam hari dan sering menggali tanah atau bersembunyi di bawah kayu lapuk untuk mencari mangsa seperti larva serangga, kadal, bayi tikus, cacing tanah, dan belut kecil.

Ular hijau ekor merah, sebagai ular arboreal, membantu petani dengan memangsa tikus di pepohonan, sementara ular sanca kembang melumpuhkan mangsa dengan lilitan kuat dan giginya yang tajam.

Cara Anakan Ular Copperhead Memancing Mangsa

Anakan copperhead, sejenis pit viper berbisa, sudah berburu sejak kecil. Mereka menggunakan lubang sensor panas untuk menemukan mangsa dan menyuntikkan bisa sebelum menelannya utuh. Saat masih kecil, mereka memakan ulat dan serangga yang mudah ditangkap.

Saat tubuhnya mulai membesar, bayi copperhead memiliki trik khusus: mengibaskan ujung ekor berwarna kuning cerah seperti ulat untuk memancing katak atau salamander mendekat. Teknik ini disebut caudal luring. Mereka akan diam tanpa bergerak hingga mangsa cukup dekat untuk disergap.

Namun kemampuan ini tidak berlangsung selamanya. Setelah sekitar satu tahun, warna ekor mereka memudar dan perilaku memancing mangsa ini pun hilang. Juvenil copperhead memakan serangga, katak, salamander, dan reptil kecil, sementara copperhead dewasa memburu kelinci kecil, burung, tikus, dan mangsa yang lebih besar.

Anakan Ular Trinket Belajar Membelit Mangsa

Ular trinket, jenis colubrid yang tidak berbisa, menjadi objek penelitian yang dipimpin Rita S. Mehta dari University of California. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana anakan ular nonvenomous ini belajar teknik membelit mangsa, terutama ketika harus menghadapi mangsa berukuran lebih besar.

Hasil studi menunjukkan bahwa anakan ular yang diberi mangsa lebih besar menjadi pemburu yang lebih terampil. Pengalaman menghadapi mangsa besar sejak awal membantu mereka membangun kemampuan membelit yang lebih efektif untuk masa depan.

Sementara itu, anakan yang hanya diberi mangsa kecil tetap mengalami peningkatan kemampuan membelit, tetapi tidak setinggi kelompok yang terbiasa dengan mangsa besar.

FAQ

Bagaimana anakan trinket snake belajar membelit mangsa?

Mereka belajar melalui pengalaman langsung saat menangani mangsa, terutama yang lebih besar.

Apakah mangsa besar membantu perkembangan kemampuan ular?

Ya, mangsa besar membuat anakan ular lebih cepat mahir dalam teknik membelit.

Apakah anakan yang diberi mangsa kecil tetap bisa berkembang?

Tetap bisa, tetapi peningkatannya tidak secepat ular yang terbiasa dengan mangsa besar.

Trinket snake termasuk ular berbisa?

Tidak, trinket snake adalah colubrid nonvenomous atau ular tidak berbisa.

Mengapa pengalaman awal penting bagi ular muda?

Karena pengalaman pertama menjadi dasar bagi kemampuan berburu mereka di masa depan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|