Liputan6.com, Jakarta - Ular merupakan salah satu kelompok reptil yang paling beragam di dunia. Keberadaannya tersebar dari hutan tropis, gurun, hingga dataran tinggi. Salah satu habitat favorit sebagian besar ular adalah pepohonan. Di tempat inilah mereka berburu, bersembunyi, dan berkembang biak sambil memanfaatkan kemampuan memanjat yang luar biasa.
Tidak semua ular pohon berbahaya. Faktanya, sebagian besar spesies ular di dunia bukanlah ular berbisa. Banyak dari mereka berperan penting sebagai pengontrol populasi hewan kecil seperti tikus, burung kecil, dan kadal. Keberadaan ular-ular ini juga merupakan indikator penting bagi keseimbangan suatu ekosistem.
Liputan6.com akan membahas berbagai jenis ular pohon yang tidak berbisa, merujuk pada informasi dari laman satwa internasional serta teks rujukan yang Anda berikan. Dengan mengenal mereka lebih jauh, pembaca dapat lebih waspada tanpa harus panik saat menemui ular di alam, Rabu (10/12/2025).
1. Ular Tali Papua (Dendrelaphis calligastra)
Ular tali papua merupakan salah satu spesies ular arboreal yang tersebar di Pulau Papua dan wilayah sekitarnya. Spesies ini tidak berbisa dan termasuk keluarga Colubridae, kelompok ular yang didominasi oleh spesies tidak berbahaya bagi manusia.
Tubuhnya berwarna cokelat perunggu di bagian atas dan putih kekuningan di bagian bawah. Panjang tubuhnya sekitar 1,2 meter, membuatnya cukup lentur untuk bergerak di antara ranting pepohonan. Ular tali papua aktif di siang hari dan gemar bergerak di vegetasi lebat, terutama yang dekat sumber air. Makanannya meliputi kadal kecil, katak, dan binatang kecil lain yang hidup di pohon.
Ketika merasa terancam, ular ini akan memipihkan lehernya untuk menakut-nakuti pemangsa. Meskipun begitu, mereka tidak agresif dan jarang menggigit.
2. Ular Paku (Dendrelaphis formosus)
Dikenal juga sebagai Elegant Bronze-back, ular paku tersebar di Semenanjung Malaya dan Indonesia bagian barat. Spesies ini juga termasuk ular pohon yang tidak memiliki bisa berbahaya bagi manusia.
Warna tubuhnya cokelat zaitun dengan garis-garis hitam lateral yang khas. Mereka sangat jarang turun ke tanah dan lebih suka beraktivitas di pohon atau semak tinggi. Habitat favoritnya adalah area yang banyak ditumbuhi pakis liar, sehingga nama “ular paku” melekat pada spesies ini.
Makanannya terdiri dari berbagai kadal pohon dan hewan kecil lainnya. Ular ini berkembang biak dengan cara bertelur, menghasilkan sekitar 6–8 butir telur per musim reproduksi.
3. Ular Tambang (Dendrelaphis pictus)
Walaupun dalam beberapa teks dikategorikan sebagai ular yang “berbisa ringan”, efeknya tidak membahayakan manusia, sehingga ular tambang masih dapat dimasukkan dalam kelompok jenis ular pohon yang tidak berbisa dalam konteks medis.
Panjang ular tambang dapat mencapai 1,4 meter dengan tubuh ramping dan aktif bergerak di pepohonan. Warna tubuhnya kecokelatan dengan garis perunggu di punggung. Ular tambang merupakan salah satu spesies paling umum di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Mereka aktif di siang hari dan biasanya memakan kadal kecil, katak, atau serangga. Karena sifatnya yang sangat lincah, spesies ini sering terlihat melintas cepat di ranting pohon.
4. Common Tree Snake (Dendrelaphis punctulatus)
Merujuk pada informasi laman inaturalist.org, Common Tree Snake atau ular pohon Australia adalah spesies non-venomous yang umum ditemukan di wilayah Australia bagian utara dan timur, serta Papua Nugini.
Ciri khasnya adalah tubuh yang sangat ramping, mata besar, dan warna ventral bervariasi dari kuning emas hingga biru. Spesies ini merupakan pemanjat ulung dan juga perenang yang sangat baik.
Walau tidak berbisa, ular ini memiliki deretan gigi kecil yang membantu mereka “mengunyah” mangsa seperti ikan, katak, atau reptil kecil. Ketika merasa terancam, mereka menegakkan tubuh dan dapat mengeluarkan bau menyengat dari kloaka sebagai mekanisme pertahanan.
5. Green Snake (Genus Opheodrys – Smooth Green Snake & Rough Green Snake)
Dari laman satwa internasional, genus Green Snake merupakan kelompok ular non-venomous yang hidup di Amerika Utara. Mereka kerap ditemukan di semak belukar, padang rumput, hingga area berhutan yang lembap.
Warna hijau cerahnya memberikan kamuflase sempurna saat berada di dedaunan. Panjang tubuhnya berkisar antara 1 hingga 1,3 meter. Mereka sangat jinak dan lebih suka melarikan diri ketimbang menyerang.
Makanannya terdiri dari serangga, laba-laba, serta hewan kecil lainnya. Ular ini sepenuhnya tidak berbahaya bagi manusia.
6. Rat Snake (Beragam Spesies Dunia)
Rat snake atau ular tikus adalah salah satu kelompok ular tidak berbisa paling terkenal. Banyak spesies rat snake yang aktif di pepohonan untuk mencari mangsa seperti anak burung atau tikus kecil.
Beberapa contoh rat snake yang hidup arboreal antara lain:
- Eastern Rat Snake (Pantherophis alleghaniensis) – sering ditemukan memanjat pohon untuk mencari telur burung.
- Four-lined Rat Snake – banyak muncul di pepohonan di Eropa bagian selatan.
Meskipun ukurannya besar (bisa mencapai 2 meter), rat snake tetap jinak dan tidak memiliki racun.
7. Racers (Genus Coluber dan Kerabatnya)
Racers merupakan kelompok ular gesit dan cepat yang hidup di Amerika Utara hingga Amerika Selatan. Banyak di antara mereka yang pandai memanjat pohon dan mencari mangsa di atas vegetasi.
Walau memiliki tubuh panjang dan terkadang agresif saat terganggu, racers sepenuhnya tidak berbisa. Mangsa mereka biasanya ditelan utuh tanpa proses melilit.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Ular Pohon
1. Apakah semua ular pohon berbisa?
Tidak. Banyak jenis ular pohon yang tidak berbisa, seperti common tree snake, green snake, ular paku, dan ular tali papua.
2. Mengapa banyak ular memilih hidup di pohon?
Karena pohon menyediakan tempat aman dari predator, sumber makanan seperti burung atau kadal, serta area strategis untuk beristirahat.
3. Bagaimana cara membedakan ular pohon berbisa dan tidak berbisa?
Tidak ada cara instan, tetapi beberapa ciri seperti bentuk kepala, pupill, atau pola sisik bisa menjadi indikator. Namun, jangan pernah mendekati ular tak dikenal.
4. Apakah ular tidak berbisa bisa menggigit?
Bisa. Namun gigitan ular non-venomous umumnya tidak berbahaya dan hanya menimbulkan luka kecil.
5. Apa yang harus dilakukan jika bertemu ular pohon?
Tetap tenang, jangan mendekat, dan beri ruang bagi ular untuk pergi. Ular lebih suka menghindari manusia.

1 month ago
19
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5057121/original/094312600_1734578345-Screenshot_2024-12-19_101300.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491255/original/003300700_1770089294-Cara_Mengatasi_Serbet_Dapur_yang_Bau_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491884/original/066586900_1770109840-Kanibalisme_Jangkrik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491831/original/082506300_1770107713-buka_puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491679/original/043884100_1770103770-Cucak_Ijo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290596/original/029365500_1753150307-unnamed__88_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481421/original/036756900_1769128515-Untitled_design__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491576/original/032822800_1770100262-Penataan_Berundak_Tangga_Semen__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489755/original/043626800_1769931236-InShot_20260201_143209720.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5490961/original/008220300_1770034801-20260122AA_GIilberto_SIlva-08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491533/original/041240700_1770098853-roti_tawar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5492078/original/013036000_1770118922-1000242856.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491990/original/085992100_1770112978-unnamed-51.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3510586/original/098300500_1626253938-dedi_kusnandar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491521/original/038351500_1770098566-cara_menanam_kacang_tanah_di_galon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491964/original/056402000_1770112522-bibit_tabulampot_vitra.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363427/original/049846500_1758940824-e2f045cef55b9b5d5c37659a88a3831b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5416875/original/004239400_1763473471-InShot_20251118_201720793.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471243/original/044133800_1768281435-Pilih_Bibit_Unggul_dari_Stek_Batang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344858/original/067142400_1757495292-1000212024.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)