Pola Pakan Ayam Kampung agar Cepat Gemuk dan Daging Lebih Gurih

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Ayam kampung dikenal memiliki tekstur daging yang lebih padat dan rasa yang lebih gurih dibanding ayam broiler. Namun, pertumbuhan ayam kampung cenderung lebih lambat jika pola pakan ayam kampung tidak diatur dengan tepat. Banyak peternak rumahan maupun skala kecil yang mengeluhkan ayam sulit gemuk meski sudah diberi makan rutin. Padahal, kunci utamanya terletak pada jenis pakan, jadwal pemberian, dan keseimbangan nutrisinya.

Pola pakan ayam kampung yang tepat tidak hanya berpengaruh pada bobot tubuh, tetapi juga kualitas daging yang dihasilkan. Kombinasi pakan alami dan tambahan nutrisi bisa mempercepat pertumbuhan tanpa menghilangkan cita rasa khas ayam kampung. Selain itu, pengaturan pakan yang konsisten membantu menjaga kesehatan ayam dan menekan risiko penyakit. Berikut strategi pakan ayam kampung yang benar agar bisa tumbuh optimal dan siap panen lebih cepat, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Sabtu (31/1/2026). 

1. Memahami Kebutuhan Nutrisi Ayam Kampung

Pola pakan ayam kampung harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi berdasarkan usia dan fase pertumbuhan. Ayam kampung membutuhkan protein untuk pembentukan otot, karbohidrat sebagai sumber energi, serta vitamin dan mineral untuk menjaga daya tahan tubuh. Kekurangan salah satu nutrisi dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat dan bobot sulit naik. Oleh karena itu, pakan tidak boleh asal kenyang, tetapi harus bernilai gizi seimbang.

Pada fase pertumbuhan, protein menjadi komponen utama dalam pakan ayam kampung agar cepat gemuk. Sumber protein bisa berasal dari dedak, bekatul, atau tambahan hewani seperti tepung ikan. Selain itu, mineral seperti kalsium dan fosfor berperan penting dalam pembentukan tulang yang kuat. Kombinasi nutrisi yang tepat akan membuat ayam kampung tumbuh sehat dan dagingnya lebih padat.

2. Jenis Pakan Ayam Kampung yang Efektif untuk Penggemukan

Pemilihan jenis pakan ayam kampung sangat menentukan kecepatan pertumbuhan ayam. Pakan alami seperti jagung giling, dedak halus, dan nasi aking sering digunakan karena mudah didapat dan ekonomis. Jagung berfungsi sebagai sumber energi utama yang membantu menambah bobot badan ayam. Sementara itu, dedak membantu melengkapi kebutuhan serat dan nutrisi lainnya.

Agar ayam kampung cepat gemuk, pakan alami sebaiknya dikombinasikan dengan pakan tambahan. Contohnya adalah ampas tahu, bungkil kelapa, atau bekicot rebus yang kaya protein. Pemberian pakan bervariasi membuat ayam tidak mudah bosan dan nutrisinya lebih lengkap. Dengan komposisi yang tepat, hasil penggemukan bisa lebih maksimal dan daging terasa lebih gurih.

3. Jadwal dan Frekuensi Pemberian Pakan yang Tepat

Selain jenis pakan, jadwal pemberian pakan ayam kampung juga perlu diperhatikan. Idealnya, ayam kampung diberi makan dua hingga tiga kali sehari secara teratur. Pemberian pakan di pagi dan sore hari membantu ayam mencerna makanan dengan lebih baik. Jadwal yang konsisten membuat metabolisme ayam lebih stabil.

Frekuensi pakan yang teratur juga mencegah ayam stres dan saling berebut makanan. Ayam yang tenang cenderung lebih cepat gemuk karena energi tidak banyak terbuang. Selain pakan utama, air minum bersih harus selalu tersedia sepanjang hari. Kombinasi pakan dan air yang cukup akan mempercepat proses penggemukan ayam kampung.

4. Peran Pakan Fermentasi dalam Pola Pakan Ayam Kampung

Pakan fermentasi menjadi salah satu solusi populer dalam pola pakan ayam kampung modern. Proses fermentasi membantu meningkatkan daya cerna pakan sehingga nutrisi lebih mudah diserap tubuh ayam. Selain itu, pakan fermentasi dapat menekan bau kotoran dan menjaga kesehatan pencernaan. Hal ini berdampak langsung pada pertumbuhan ayam yang lebih optimal.

Bahan pakan fermentasi biasanya berasal dari dedak, jagung giling, atau sisa dapur yang difermentasi dengan probiotik. Pemberian pakan fermentasi secara rutin dapat mempercepat kenaikan bobot ayam kampung. Ayam yang mengonsumsi pakan fermentasi juga cenderung lebih aktif dan jarang sakit. Dengan demikian, kualitas daging yang dihasilkan pun menjadi lebih baik.

5. Kesalahan Umum dalam Pemberian Pakan Ayam Kampung

Banyak peternak melakukan kesalahan dalam pola pakan ayam kampung tanpa disadari. Salah satunya adalah memberi pakan terlalu sedikit atau tidak sesuai kebutuhan usia ayam. Kesalahan ini membuat ayam kekurangan nutrisi dan pertumbuhannya terhambat. Akibatnya, waktu panen menjadi lebih lama.

Kesalahan lainnya adalah terlalu sering mengganti jenis pakan secara drastis. Perubahan mendadak dapat mengganggu sistem pencernaan ayam kampung. Selain itu, pakan yang berkualitas rendah juga berdampak pada rasa daging yang kurang gurih. Menghindari kesalahan-kesalahan ini akan membantu ayam tumbuh lebih cepat dan sehat.

Pertanyaan seputar Pola Pakan Ayam Kampung

1. Apa pakan ayam kampung agar cepat gemuk?

Pakan ayam kampung agar cepat gemuk sebaiknya mengandung protein tinggi seperti dedak, jagung giling, dan tambahan ampas tahu atau tepung ikan. Kombinasi pakan alami dan pakan fermentasi juga membantu mempercepat pertumbuhan.

2. Berapa kali sehari memberi pakan ayam kampung?

Ayam kampung idealnya diberi pakan dua hingga tiga kali sehari. Jadwal yang teratur membantu penyerapan nutrisi dan menjaga kesehatan ayam.

3. Apakah pakan fermentasi bagus untuk ayam kampung?

Ya, pakan fermentasi sangat bagus karena meningkatkan daya cerna dan efisiensi penyerapan nutrisi. Ayam kampung yang rutin diberi pakan fermentasi cenderung lebih cepat gemuk.

4. Apakah pakan memengaruhi rasa daging ayam kampung?

Pola pakan ayam kampung sangat memengaruhi rasa daging. Pakan alami dan seimbang membuat daging ayam kampung lebih gurih dan tidak berbau amis.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|