Tips Membeli dan Merawat Sapi untuk Persiapan Qurban Idul Adha, Langsung dari Peternak

1 day ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Tips memilih hewan qurban, khususnya sapi, bukanlah perkara sederhana yang bisa dilakukan secara terburu-buru. Bagi Anda yang ingin menyiapkan hewan qurban sendiri, mengetahui tips membeli dan merawat sapi menjadi hal yang sangat penting. Sebab, kesalahan dalam perawatan dapat berdampak pada penurunan kualitas daging bahkan risiko kesehatan hewan yang dapat menggugurkan syarat qurban.

Oleh karena itu, pemahaman komprehensif tentang cara memilih dan merawat sapi qurban sangatlah krusial. Berikut beberapa tips membeli dan merawat sapi untuk persiapan qurban seperti disampaikan oleh seorang peternak asal Banjarnegara, Jawa Tengah.

Memilih Jenis Sapi

Peternak bernama Faisal Husen (29), menyebut jika sapi dibedakan menjadi beberapa jenis. Hal pertama yang harus dilakukan sebelum membeli dan merawat sapi untuk persiapan qurban ialah memahami perbedaan jenisnya.

Jenis sapi yang akan dibeli bisa disesuaikan dengan modal yang dimiliki atau tujuan lain seperti harga jual, daya tahan, dan tingkat kesulitan dalam proses ternaknya. Beberapa faktor tersebut bisa jadi bahan pertimbangan saat memilih jenis sapi yang akan dirawat.

"Jenis sapi kan ada banyak, diratakan aja ada tiga kelas kalo menurut aku. Ada Jawa, Rabon itu persilangan, yang paling tinggi simental dan limosin. Kalo aku seringnya merawat jenis pegon kelas menengah itu udah cukup, jadi sebenernya tergantung budget aja," kata Faisal kepada reporter Liputan6.com.

Jenis Sapi Kelas Menengah

Dari beberapa jenis sapi, Faisal merekomendasikan sapi jenis Pegon yang dikategorikan dalam kelas menengah. Pegon merupakan jenis sapi potong unggulan karena harganya masih terjangkau dengan perawatan relatif mudah.

"Membeli sapi paling bagus pegon karena harganya pertama tidak kemahalan dan pertumbuhannya bisa memenuhi drprtyi simental dan limosin. Biasanya bisa dibeli seharga Rp16- Rp17 juta ukuran sedang," kata Faisal.

"Kalo enak beli sapi ukuran tanggung bobotnya cari kisaran 250 kilo - 300 kilo. Kalo untuk pedaging paling cepet 4 bulan (dirawat). Kalau untuk stok lebaran idul adha paling minim 5-6 bulan perawatannya sampai siap jadi hewan qurban," tambahnya.

Berikut beberapa keunggulan jenis Sapi Pegon yang sering dijadikan pilihan utama untuk hewan qurban karena ukurannya yang besar dan harganya kompetitif, di antaranya:

  • Performa Unggul: Memiliki pertumbuhan daging yang cepat, bahkan sering disamakan dengan kemampuan pertumbuhan ras eksotis seperti Limousin, namun dengan harga yang lebih terjangkau.
  • Adaptasi Tinggi: Sangat tahan terhadap lingkungan tropis karena mewarisi ketahanan dari sapi lokal.
  • Karakteristik Fisik: Sapi Pegon umumnya berbadan besar, gagah, dan berotot.
  • Produktivitas: Memiliki tingkat kesuburan yang baik dan mudah dalam manajemen pakan.

Tips Memberikan Pakan Agar Bobot Sapi Cepat Naik

Sebagai pengelola Lembu Khambali Farm, salah satu peternakan sapi di Banjarnegara, Faisal memberikan beberapa tips dan cara perawatan sapi agar bisa cepat naik bobot sekaligus terhindar dari penyakit. Hal pertama yang harus dilakukan ialah memastikan pemberian pakan yang berkualitas. Supaya berat badan sapi mencapai target, sapi harus diberi makanan dengan kombinasi alami, buatan, dan alternatif.

"Jika diberi rumput aja pasti perkembangan hewan akan lama. Makanya harus dibantu dengan pakan tambahan (comboran)," jelas Faisal.

Faisal menyebut, pakan comboran yang terdiri dari campuran konsentrat, ampas tahu, singkong, molase, remix, polar, dan garam diberikan paling awal. Baru setelah itu sapi diberikan rumput atau jerami berkualitas untuk menambah nutrisi.

"Pemberian makan jangan sembarangan jam-nya harus bener-bener tepat, artinya setiap harinya itu harus dikasih makan di jam yang sama. Sehari dua kali di pagi dan sore hari," ungkapnya.

Sementara untuk takaran jumlah pakan yang diberikan disesuaikan dengan bobot sapi itu sendiri. Misal, untuk sapi dengan berat 300 kilogram makan dalam satu kali makan membutuhkan comboran sekitar 3-4 kilogram sekali makan.

Perawatan Sapi Agar Terhindar Penyakit

Selain memberikan pakan berkualitas, manajemen kandang dan pemberian vaksin juga menjadi faktor yang memengaruhi perkembangan pertumbuhan sapi. Kepada Liputan6, Faisal menjelaskan beberapa rutinitas perawatan sapi ternak yang wajib dilakukan setiap hari.

Setiap pagi kotoran sapi harus dibersihkan dan disiram dengan air bersih mengalir hingga area kandang benar-benar bersih. Selain itu, sapi juga harus dimandikan dan dibersihkan setiap hari. Tidak lupa pemberian vitamin dan vaksin juga perlu diperhatikan.

Selain itu, Faisal juga menegaskan jika kapasitas dan kebersihan kandang menjadi hal yang cukup krusial untuk menjaga kesehatan sapi. "Sirkulasi udara harus baik agar sapi nyaman, kandang juga dianjurkan tidak terlalu sempit," ungkapnya.

Terakhir, demi menunjang kesehatan hewan ternak, sapi juga wajib diberikan vaksin dan vitamin minimal 1-2 bulan sekali. Dengan perawatan baik dan konsisten, sapi akan mencapai bobot sesuai target dalam kondisi sehat saat Hari Raya Idul Adha tiba.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|