5 Perbedaan Belut Vs Ular, Ini Cara Mengenalinya Jika Bertemu di Sungai

4 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Bayangkan kamu sedang berdiri di sungai, lalu sesuatu yang panjang dan licin melintas di kakimu. Sekilas tampak seperti belut. Namun sesaat kemudian muncul keraguan, jangan-jangan itu ular? Tentunya kamu haru mengetahui perbedaan belut vs ular yang memang membingungkan.

Ular dan belut memang memiliki bentuk tubuh yang mirip: sama-sama panjang, ramping, dan bergerak meliuk. Meski begitu, keduanya menjalani kehidupan yang sangat berbeda, mulai dari habitat, cara bernapas, hingga perilaku saat mencari makan.

Melalui panduan ini, kamu akan diajak mengenali perbedaan utama antara belut dan ular. Dengan memahami ciri-ciri keduanya, kamu bisa lebih mudah membedakan mana belut dan mana ular ketika bertemu langsung di alam. Dilansir Liputan6.com dari AZ Animals, Senin (2/2/2026).

1. Klasifikasi Biologis: Ikan atau Reptil?

Perbedaan mendasar antara belut dan ular terletak pada klasifikasi biologisnya. Belut, meskipun bentuknya menyerupai ular, sebenarnya termasuk dalam kelas Pisces atau ikan. Hal ini mungkin mengejutkan bagi sebagian orang yang terbiasa melihat ikan dengan sirip yang jelas.

Menurut B. Sarwono dalam buku "Budi Daya Belut dan Sidat", belut adalah ikan unik yang tidak memiliki sirip dada, punggung, dan dubur yang menonjol. Sirip-sirip tersebut telah berevolusi menjadi lipatan kulit tipis tanpa jari-jari sirip yang kaku. Tubuh belut juga cenderung lebih pipih dibandingkan ular.

Berbeda dengan belut, ular diklasifikasikan sebagai anggota kelas Reptilia. Ini berarti ular memiliki kekerabatan yang lebih dekat dengan kadal atau buaya daripada dengan ikan. Ular laut, misalnya, juga merupakan reptil, sama seperti ular yang hidup di darat.

2. Sistem Pernapasan dan Kebutuhan Oksigen

Sistem pernapasan menjadi salah satu indikator penting untuk membedakan belut dan ular, terutama saat keduanya berada di air. Belut bernapas menggunakan insang dan siripnya, yang memungkinkan mereka untuk mengambil oksigen langsung dari air. Karena itu, belut tidak dapat bertahan hidup di luar air dalam waktu yang lama.

Sebaliknya, ular, termasuk ular laut, bernapas menggunakan paru-paru. Ini berarti mereka harus secara berkala muncul ke permukaan air untuk menghirup udara. Meskipun beberapa jenis ular laut memiliki kemampuan untuk menyerap oksigen melalui kulitnya, paru-paru tetap menjadi organ pernapasan utamanya.

Perbedaan ini sangat membantu dalam identifikasi di lapangan. Jika Anda melihat hewan air yang secara teratur menyembul ke permukaan untuk mengambil napas, kemungkinan besar itu adalah ular. Belut tidak akan menunjukkan perilaku semacam itu karena insang mereka berfungsi optimal di bawah air.

3. Ciri Fisik: Sisik, Sirip, dan Bentuk Tubuh

Karakteristik fisik seperti keberadaan sisik dan sirip juga menjadi penanda jelas antara belut dan ular. Belut dikenal dengan tubuhnya yang licin dan tidak bersisik. Mereka juga tidak memiliki sirip dada, punggung, dan dubur yang jelas seperti kebanyakan ikan, melainkan lipatan kulit tipis.

Berbeda jauh, seluruh tubuh ular dilindungi oleh sisik. Bahkan ular laut pun memiliki sisik di seluruh tubuhnya, meskipun mereka tidak memiliki sirip atau insang seperti ikan. Ekor ular laut seringkali berbentuk dayung, yang membantu mereka bergerak lebih efisien di dalam air. Selain itu, belut tidak memiliki rahang yang dapat melebar seperti ular, sementara ular dapat melebarkan rahangnya untuk menelan mangsa yang lebih besar.

Bentuk tubuh dan kepala juga dapat memberikan petunjuk. Tubuh belut umumnya lebih pipih dan kepalanya cenderung lebih panjang serta tajam. Saat berenang, belut tampak seperti pita yang meluncur di air. Sementara itu, tubuh ular berbentuk silindris, meskipun kepala mereka bisa lebih datar tergantung spesiesnya.

4. Habitat dan Cara Reproduksi

Habitat alami kedua hewan ini juga menunjukkan perbedaan yang mencolok. Belut dapat ditemukan baik di lingkungan air tawar maupun laut. Mereka seringkali mendiami perairan dangkal berlumpur, seperti tepian sungai, rawa-rawa, dan area persawahan.

Di sisi lain, ular laut umumnya menghuni wilayah laut, seringkali di sekitar terumbu karang. Meskipun ada beberapa spesies ular air tawar, sebagian besar ular yang berbentuk seperti belut di perairan adalah ular laut yang berhabitat di ekosistem laut.

Dalam hal reproduksi, belut bertelur di air, dan anak-anaknya hidup sebagai larva di perairan sebelum berkembang menjadi dewasa. Sementara itu, ular, tergantung pada spesiesnya, dapat bertelur atau melahirkan anak di daratan. Perbedaan ini semakin menegaskan klasifikasi biologis masing-masing hewan.

5. Cara Identifikasi Belut dan Ular di Sungai

Membedakan belut dan ular saat bertemu di sungai atau perairan bisa dilakukan dengan beberapa observasi cermat.

Pertama, perhatikan gerakan mereka di air. Belut cenderung bergerak seperti pita yang meluncur dengan gerakan yang sangat fleksibel. Sementara itu, ular laut mungkin terlihat seperti seutas tali tipis dan beberapa spesies memiliki ekor berbentuk dayung untuk membantu pergerakan.

Kedua, sentuh atau perhatikan baik-baik permukaan tubuhnya jika memungkinkan dan aman. Belut memiliki tubuh yang licin dan tanpa sisik yang jelas. Mereka juga tidak memiliki sirip yang menonjol seperti ikan pada umumnya. Sebaliknya, seluruh tubuh ular, termasuk ular air, tertutup oleh sisik.

Ketiga, amati apakah hewan tersebut perlu muncul ke permukaan untuk bernapas. Belut tidak perlu melakukan ini karena mereka bernapas dengan insang di bawah air. Namun, jika Anda melihat hewan tersebut secara berkala menyembul ke permukaan untuk menghirup udara, hampir pasti itu adalah ular karena mereka bernapas menggunakan paru-paru.

Terakhir, pertimbangkan lingkungan perairan tempat Anda menemukannya. Belut seringkali ditemukan di perairan tawar yang berlumpur seperti sungai, rawa, atau sawah. Sedangkan ular laut, seperti namanya, umumnya berada di wilayah laut, misalnya di sekitar terumbu karang. Meskipun ada ular air tawar, pola habitat ini dapat menjadi petunjuk awal yang baik.

FAQ

Apakah belut termasuk jenis ular?

Tidak, belut termasuk dalam kelas ikan (Pisces) meskipun bentuk tubuhnya memanjang, berbeda dengan ular yang termasuk dalam kelas reptil.

Bagaimana cara membedakan belut dan ular saat di dalam air?

Perhatikan apakah hewan tersebut perlu muncul ke permukaan untuk bernapas (ular) atau tidak (belut), serta keberadaan sisik dan bentuk ekor.

Apa perbedaan utama dalam sistem pernapasan belut dan ular?

Belut bernapas menggunakan insang di bawah air, sedangkan ular bernapas menggunakan paru-paru dan harus sesekali muncul ke permukaan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|