Cara Menanam Sereh di Pot agar Rimbun dan Subur di Rumah, Ikuti 8 Langkah Mudah Ini

3 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Memahami cara menanam sereh di pot agar rimbun bisa membantu kita untuk menghindari gagal panen yang merugikan. Memiliki tanaman sereh yang rimbun dan subur di rumah tentu menjadi dambaan, apalagi jika ditanam dalam pot yang praktis. Sereh tidak hanya berfungsi sebagai bumbu dapur esensial, tetapi juga memiliki beragam manfaat herbal yang bisa Anda nikmati kapan saja. Namun, seringkali tantangan muncul ketika sereh di pot justru tumbuh kurus, tidak rimbun, bahkan layu.

Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan pemahaman mendalam mengenai teknik penanaman dan perawatan yang tepat. Artikel ini akan mengupas tuntas panduan sistematis yang bisa Anda aplikasikan. Dengan mengikuti setiap langkah, Anda dapat memastikan tanaman sereh di pot tumbuh optimal dan menghasilkan rumpun yang lebat.

Panduan ini dirancang untuk membantu siapa saja yang ingin berhasil dalam cara menanam sereh di pot agar rimbun, dari pemilihan bibit hingga perawatan rutin. Mari kita mulai perjalanan menanam sereh yang sukses di pekarangan atau balkon rumah Anda, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (2/2/2026).

Pilih Bibit Sereh Berkualitas untuk Pertumbuhan Optimal

Langkah fundamental dalam cara menanam sereh di pot agar rimbun adalah memilih bibit yang tepat dan berkualitas. Pemilihan bibit yang sehat akan sangat menentukan keberhasilan dan kecepatan pertumbuhan tanaman Anda. Ada dua opsi utama yang dapat Anda pertimbangkan untuk memulai budidaya sereh di pot.

Opsi pertama adalah menggunakan batang sereh yang dibeli dari pasar. Pastikan Anda memilih batang yang segar, memiliki bonggol yang masih keras, dan terlihat cukup tua. Jika bonggol tidak terlihat jelas, Anda bisa mengupas lapisan pelepah daun terluar untuk memeriksanya. Potong batang sereh tersebut, sisakan sekitar 10 hingga 15 cm dari pangkalnya untuk proses penumbuhan akar.

Alternatif lainnya adalah membeli bibit sereh dalam polybag dari penjual tanaman. Jika memilih opsi ini, pastikan bibit tersebut menunjukkan tanda-tanda kesehatan, seperti daun hijau yang segar dan tidak ada indikasi layu atau penyakit. Bibit dari polybag ini umumnya lebih praktis karena dapat langsung ditanam tanpa memerlukan proses perendaman akar.

Tumbuhkan Akar Sereh dengan Benar Sebelum Penanaman

Apabila Anda memutuskan untuk menggunakan batang sereh tanpa akar dari pasar, proses penumbuhan akar menjadi tahapan krusial yang tidak boleh dilewatkan. Tahap ini akan memastikan bibit sereh memiliki fondasi yang kuat sebelum dipindahkan ke media tanam permanen. Proses perendaman ini relatif mudah dan tidak memerlukan peralatan khusus.

Siapkan gelas atau wadah yang telah diisi dengan air bersih, lalu masukkan potongan batang sereh ke dalamnya. Pastikan bagian bawah batang terendam air sekitar 5 hingga 10 cm, tidak perlu terlalu banyak asalkan bagian pangkal terendam sempurna. Penting untuk mengganti air bersih setiap 2-3 hari sekali guna mencegah terjadinya pembusukan pada batang sereh. Simpan wadah di tempat yang teduh selama proses ini berlangsung.

Dalam kurun waktu sekitar 10 hingga 15 hari, Anda akan melihat tunas daun baru mulai muncul dan akar-akar putih kecil tumbuh di bagian bonggol batang sereh. Setelah akar terlihat cukup banyak dan kuat, ini menandakan bahwa bibit sereh Anda sudah siap untuk dipindahkan dan ditanam di pot. Proses ini adalah kunci untuk cara menanam sereh di pot agar rimbun dari awal.

Siapkan Pot dan Media Tanam Ideal untuk Sereh Rimbun

Pemilihan pot dan komposisi media tanam yang tepat merupakan faktor penting lainnya yang mendukung pertumbuhan sereh yang rimbun dan subur. Sereh adalah tanaman yang dapat berumur panjang dan memiliki kemampuan untuk beranak-pinak, sehingga membutuhkan ruang yang memadai untuk berkembang. Ukuran pot yang sesuai akan sangat mempengaruhi kerimbunan tanaman.

Disarankan untuk menggunakan pot dengan diameter minimal 50 cm, terutama jika Anda berencana menanam beberapa bibit sereh sekaligus, misalnya 3 bibit dalam satu pot. Selain ukuran, pastikan pot yang Anda pilih memiliki lubang drainase di bagian bawahnya. Lubang ini krusial untuk mencegah genangan air dan kondisi media tanam yang terlalu becek, yang dapat menyebabkan busuk akar pada sereh.

Untuk media tanam, campuran ideal adalah tanah subur, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Kombinasi ini akan memastikan drainase yang baik sekaligus menyediakan nutrisi yang cukup bagi tanaman sereh. Setelah media tercampur rata, masukkan ke dalam pot dan basahi hingga lembab. Biarkan selama beberapa hari sebelum bibit ditanam agar media lebih stabil.

Teknik Penanaman Sereh yang Benar untuk Awal yang Baik

Setelah bibit sereh dan media tanam siap, langkah selanjutnya adalah melakukan penanaman dengan teknik yang benar. Cara penanaman sedikit berbeda tergantung pada jenis bibit yang Anda gunakan. Perhatian terhadap detail pada tahap ini akan membantu sereh beradaptasi dengan baik di lingkungan barunya.

Jika Anda menggunakan bibit hasil perendaman yang sudah berakar, tanamlah bibit sereh dengan memastikan seluruh bagian akar terpendam dalam media. Pastikan pula bonggol batang sereh berada rata dengan permukaan media tanam. Hal ini akan memfasilitasi pertumbuhan tunas baru dan anakan sereh di kemudian hari.

Untuk bibit yang berasal dari polybag, buka plastik polybag dengan hati-hati agar media tanam asalnya tidak pecah. Posisikan bibit sedemikian rupa sehingga tinggi media tanam asalnya sejajar dengan media tanam baru di pot. Apabila Anda menanam beberapa bibit dalam pot besar, berikan jarak sekitar 10 cm antar bibit. Jarak ini penting untuk memberikan ruang bagi anakan tunas sereh yang akan tumbuh. Setelah penanaman, siram bibit secara merata hingga air keluar dari dasar pot, membantu media memadat dan akar beradaptasi.

Penempatan dan Kebutuhan Sinar Matahari untuk Sereh Rimbun

Sinar matahari adalah elemen vital bagi pertumbuhan sereh yang optimal dan kerimbunan yang maksimal. Tanaman sereh dikenal sebagai tanaman yang sangat menyukai paparan sinar matahari langsung. Oleh karena itu, penempatan pot sereh harus diperhatikan dengan seksama agar mendapatkan cahaya yang cukup.

Letakkan pot sereh di lokasi yang terkena sinar matahari langsung, idealnya minimal selama 6 jam setiap harinya. Sereh tidak akan tumbuh maksimal di tempat yang teduh atau berada di bawah naungan. Jika Anda menanamnya di area seperti lantai dua atau atap rumah, pastikan lokasi tersebut tidak terhalang dan cukup kuat menahan angin kencang.

Untuk mendorong pertumbuhan yang merata pada seluruh bagian tanaman, Anda bisa merotasi pot sereh sebesar 180 derajat setiap minggu. Rotasi ini akan memastikan semua sisi tanaman mendapatkan paparan sinar matahari yang seimbang, sehingga mendukung kerimbunan secara keseluruhan. Memenuhi kebutuhan sinar matahari adalah kunci penting dalam cara menanam sereh di pot agar rimbun.

Perawatan Harian untuk Kerimbunan Sereh Optimal

Perawatan yang konsisten dan teratur adalah kunci utama agar tanaman sereh di pot Anda tumbuh rimbun, subur, dan sehat. Karena ditanam dalam pot, kelembaban media tanam perlu dijaga dengan baik. Penyiraman yang tepat dan pemupukan rutin akan memastikan sereh mendapatkan nutrisi yang cukup.

Lakukan penyiraman sereh dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Pastikan penyiraman tidak berlebihan dan pot memiliki lubang drainase yang berfungsi baik untuk mencegah media tanam menjadi becek, yang bisa memicu busuk akar. Selain itu, tanaman sereh di pot akan terus menyerap unsur hara dari media tanam, yang seiring waktu akan berkurang. Oleh karena itu, pemupukan menjadi sangat penting.

Berikan nutrisi tambahan secara rutin: tambahkan pupuk kompos di atas media tanam setiap 2 minggu, berikan air lindi atau pupuk cair seminggu sekali, dan pupuk kandang sebulan sekali. Jangan lupakan pemangkasan; buang daun sereh yang menguning atau kering secara rutin untuk mendorong pertumbuhan tunas baru dan menjaga kesehatan tanaman. Singkirkan gulma yang tumbuh di pot agar tidak bersaing nutrisi dengan sereh.

Panen dan Peremajaan Sereh untuk Produktivitas Berkelanjutan

Teknik panen yang benar tidak hanya memberikan hasil yang optimal tetapi juga berkontribusi pada kerimbunan dan kesehatan tanaman sereh jangka panjang. Dengan perawatan yang baik, tanaman sereh Anda umumnya sudah bisa dipanen sekitar 8 bulan setelah proses penanaman. Panen yang bijak akan memastikan pasokan sereh segar yang berkelanjutan.

Saat memanen, cukup cabut batang sereh yang Anda butuhkan saja, tidak perlu mencabut seluruh rumpun. Cara ini akan memastikan tanaman sereh Anda tetap memiliki stok yang cukup untuk terus tumbuh dan beranak-pinak. Setelah panen, berikan pupuk tambahan untuk mengganti nutrisi yang telah diserap oleh tanaman.

Untuk mempertahankan kerimbunan, ganti sepertiga bagian atas media tanam setiap 6 bulan sekali. Jika anakan sereh terlihat terlalu padat, Anda bisa memisahkan beberapa anakan ke pot baru untuk peremajaan. Setelah 2-3 tahun, disarankan untuk mengganti seluruh media tanam dan bahkan bibit sereh secara total guna menjaga produktivitas dan kerimbunan tanaman agar tetap prima.

Tips Tambahan untuk Hasil Sereh Lebih Rimbun dan Subur

Selain langkah-langkah dasar penanaman dan perawatan, ada beberapa tips tambahan yang dapat Anda terapkan untuk memaksimalkan kerimbunan sereh di pot. Perhatikan detail-detail ini untuk memastikan tanaman Anda tumbuh dengan potensi terbaiknya. Ini adalah bagian penting dari cara menanam sereh di pot agar rimbun.

Gunakan Pot Besar dan Dalam

Akar sereh memiliki kecenderungan untuk menyebar secara horizontal. Oleh karena itu, penggunaan pot yang besar dan dalam sangat dianjurkan. Pot jenis ini akan menyediakan ruang yang cukup bagi sistem akar dan anakan sereh untuk berkembang dengan leluasa. Pot berdiameter minimal 50 cm ideal untuk menampung hingga 3 rumpun sereh.

Teknik Penyiraman "Merata"

Saat menyiram, pastikan seluruh media tanam di dalam pot basah secara merata. Siramlah secara melingkar, mulai dari tepi pot hingga ke bagian tengah. Jika penyiraman hanya dilakukan di satu titik, air mungkin hanya akan turun di area tersebut, meninggalkan sebagian media tanam kering. Hal ini dapat menghambat penyerapan nutrisi dan pertumbuhan optimal tanaman. Pada cuaca yang sangat panas, Anda juga bisa menyemprotkan sedikit air ke daun sereh.

Manfaatkan Pupuk Alami Terbaik

Untuk nutrisi optimal, manfaatkan berbagai jenis pupuk alami. Kompos rumah tangga sangat baik untuk menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah. Air cucian beras dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair alami yang kaya nutrisi. Selain itu, pupuk kandang kering juga merupakan sumber nutrisi makro dan mikro yang lengkap. Hindari penggunaan pupuk kimia secara berlebihan yang berpotensi merusak mikroorganisme penting dalam tanah.

Monitoring Hama dan Penyakit

Lakukan pemeriksaan rutin pada daun sereh untuk mendeteksi keberadaan hama seperti ulat atau kutu putih sedini mungkin. Penyakit umum yang sering menyerang sereh adalah busuk akar, yang biasanya disebabkan oleh kondisi media tanam yang terlalu lembab akibat kelebihan air. Gunakan pestisida alami, seperti larutan sabun atau ekstrak bawang putih, untuk mengatasi masalah hama tanpa merusak lingkungan.

Keberhasilan dalam cara menanam sereh di pot agar rimbun sangat bergantung pada konsistensi perawatan dan pemahaman akan kebutuhan spesifik tanaman ini. Kunci utamanya adalah menyediakan pot yang cukup besar, media tanam yang subur, paparan sinar matahari yang memadai, serta penyiraman dan pemupukan yang teratur. Dengan menerapkan panduan ini, Anda tidak hanya akan memiliki stok sereh segar yang selalu tersedia untuk kebutuhan masak atau herbal, tetapi juga turut berkontribusi pada penghijauan lingkungan sekitar rumah Anda. Mulailah dari satu pot, dan saksikan bagaimana tanaman sereh Anda berkembang menjadi kebun mini herbal yang rimbun dan bermanfaat.

FAQ

Q: Berapa lama sereh mulai rimbun setelah ditanam?

A: Dengan perawatan optimal, sereh akan mulai terlihat rimbun dalam 3-4 bulan, dan puncak kerimbunan biasanya tercapai pada bulan ke-6 hingga ke-8.

Q: Bisakah menanam sereh dari sisa batang masak?

A: Ya, bisa. Pastikan bonggol batang sereh masih keras dan segar. Rendam terlebih dahulu dalam air hingga tumbuh akar sebelum ditanam di media pot.

Q: Mengapa sereh saya kurus dan tidak beranak?

A: Penyebab umum sereh kurus dan tidak beranak adalah pot terlalu kecil, kurang sinar matahari, media tanam tidak subur, atau penyiraman yang tidak teratur.

Q: Berapa kali harus memupuk sereh dalam pot?

A: Untuk menjaga kerimbunan, berikan pupuk cair seminggu sekali, pupuk padat (kompos) dua minggu sekali, dan pupuk kandang sebulan sekali.

Q: Bagaimana cara memperbanyak anakan sereh?

A: Anda bisa memperbanyak anakan sereh dengan memisahkan anakan yang sudah memiliki akar sendiri dari rumpun utama. Tanam anakan tersebut di pot baru dengan media segar, sebaiknya di pagi atau sore hari.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|