Liputan6.com, Jakarta - Menanam cabai kini tidak selalu membutuhkan lahan luas dan tanah kebun yang tebal. Dengan teknik tanam tanpa tanah dan memanfaatkan botol bekas, siapa pun bisa memiliki kebun cabai sendiri di rumah. Cara ini sangat cocok untuk lingkungan perkotaan yang memiliki keterbatasan ruang.
Kebun cabai tanpa tanah biasanya menggunakan sistem hidroponik sederhana atau media air bernutrisi. Botol bekas berfungsi sebagai wadah tanam yang murah, mudah didapat, dan ramah lingkungan. Selain menghemat biaya, metode ini juga membantu mengurangi limbah plastik.
Banyak orang ragu mencoba kebun cabai tanpa tanah karena dianggap rumit. Padahal, dengan konsep yang sederhana dan perawatan yang tepat, tanaman cabai dapat tumbuh subur dan produktif. Bahkan, hasil panennya bisa menyamai tanaman cabai di tanah.
Berikut beberapa ide kebun cabai tanpa tanah menggunakan botol bekas yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (26/1). Setiap ide dijelaskan secara detail dan mudah dipraktikkan di rumah. Dengan mengikuti panduan ini, kebun cabai bisa menjadi solusi hemat, praktis, dan estetik.
1. Kebun Cabai Sistem Sumbu dari Botol Bekas
Sistem sumbu merupakan metode tanam tanpa tanah yang paling sederhana dan cocok untuk pemula. Botol bekas dipotong menjadi dua bagian, lalu bagian atas dibalik sebagai tempat tanaman. Sumbu kain digunakan untuk menyalurkan air nutrisi dari bagian bawah botol.
Media tanam yang digunakan biasanya berupa sekam bakar, rockwool, atau cocopeat. Media ini berfungsi menopang akar dan menyerap nutrisi secara perlahan. Dengan sistem ini, tanaman cabai mendapatkan pasokan air yang stabil tanpa perlu sering disiram.
Kelebihan sistem sumbu adalah perawatannya yang mudah dan minim risiko kekeringan. Tanaman tetap lembap dalam waktu lama. Ide ini sangat cocok untuk kebun cabai rumahan dengan aktivitas perawatan terbatas.
2. Kebun Cabai Gantung dari Botol Plastik
Kebun cabai gantung menjadi solusi ideal untuk rumah dengan area sangat sempit. Botol plastik dilubangi di bagian samping atau bawah, lalu digantung menggunakan tali atau kawat. Sistem ini memanfaatkan ruang vertikal secara maksimal.
Media tanam tanpa tanah tetap digunakan agar akar cabai tidak tergenang air. Larutan nutrisi diberikan secara berkala melalui lubang atas botol. Posisi menggantung juga membantu sirkulasi udara lebih baik.
Selain fungsional, kebun cabai gantung memiliki nilai estetika tinggi. Tanaman tampak rapi dan hijau menghiasi dinding atau pagar rumah. Ide ini cocok untuk balkon, teras, maupun dapur terbuka.
3. Kebun Cabai Hidroponik Botol Sistem Tetes
Sistem tetes menggunakan botol bekas sebagai pot tanaman sekaligus penampung nutrisi. Nutrisi dialirkan secara perlahan ke akar tanaman melalui lubang kecil atau selang. Cara ini membuat penyerapan nutrisi lebih terkontrol.
Media tanam yang ringan seperti hidroton atau kerikil halus sangat cocok digunakan. Akar cabai tumbuh sehat karena mendapat oksigen dan nutrisi secara seimbang. Sistem ini membantu pertumbuhan tanaman lebih cepat dan stabil.
Meskipun sedikit lebih rumit, sistem tetes tetap bisa dibuat dengan alat sederhana. Hasil tanaman cenderung lebih seragam dan produktif. Ide ini cocok untuk yang ingin kebun cabai tanpa tanah dengan hasil optimal.
4. Kebun Cabai Botol Horizontal di Rak Bertingkat
Botol bekas dapat disusun secara horizontal di rak bertingkat untuk membentuk kebun cabai yang rapi. Setiap botol diberi lubang tanam di bagian atas dan lubang drainase di samping. Nutrisi diberikan secara manual atau melalui sistem aliran sederhana.
Susunan bertingkat membantu menghemat ruang dan memudahkan perawatan. Tanaman mendapatkan cahaya matahari merata jika rak ditempatkan di area terbuka. Sistem ini juga memudahkan pemantauan kondisi tanaman.
Kebun cabai model ini cocok untuk halaman kecil atau samping rumah. Selain fungsional, tampilannya terlihat lebih tertata dan modern. Botol bekas pun dapat dimanfaatkan secara maksimal.
5. Kebun Cabai Botol Sistem Wick Vertikal
Sistem wick vertikal memanfaatkan botol bekas yang disusun ke atas secara bertingkat. Setiap botol dihubungkan dengan sumbu yang menyalurkan nutrisi dari bawah ke atas. Cara ini memungkinkan satu wadah nutrisi digunakan untuk beberapa tanaman.
Media tanam tetap digunakan sebagai penyangga akar. Sistem ini sangat hemat air dan nutrisi karena penyaluran berlangsung perlahan. Tanaman cabai tumbuh stabil tanpa kelebihan air.
Ide ini cocok untuk kebun cabai skala kecil namun produktif. Penataannya fleksibel dan bisa disesuaikan dengan ruang tersedia. Cocok untuk pemula yang ingin mencoba sistem tanam vertikal.
6. Kebun Cabai Botol Bekas dengan Media Air Nutrisi
Menanam cabai langsung di media air nutrisi bisa dilakukan menggunakan botol bekas transparan. Akar tanaman dibiarkan menyentuh larutan nutrisi secara langsung. Metode ini termasuk hidroponik sederhana tanpa media padat.
Keunggulan sistem ini adalah pertumbuhan akar yang cepat dan mudah dipantau. Nutrisi mudah diserap sehingga tanaman tumbuh lebih cepat. Namun, kadar nutrisi dan air harus dijaga agar tidak berlebihan.
Metode ini cocok untuk percobaan dan edukasi berkebun di rumah. Selain praktis, tampilannya juga menarik karena akar terlihat jelas. Botol bekas menjadi media tanam yang fungsional dan edukatif.
7. Kebun Cabai Botol Bekas untuk Dapur Rumah
Kebun cabai botol bekas bisa ditempatkan dekat dapur agar mudah dipanen. Botol disusun rapi di dekat jendela dengan cahaya cukup. Sistem tanam tanpa tanah membuat area tetap bersih dan tidak kotor.
Media tanam ringan dan nutrisi cair memudahkan perawatan harian. Tanaman dapat dipetik sewaktu-waktu sesuai kebutuhan memasak. Cara ini sangat praktis untuk kebutuhan rumah tangga.
Selain fungsional, kebun cabai dekat dapur menambah kesan hijau dan segar. Aktivitas memasak menjadi lebih menyenangkan. Ide ini cocok untuk gaya hidup hemat dan ramah lingkungan.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
1. Apakah cabai bisa tumbuh tanpa tanah?
Bisa, cabai dapat tumbuh dengan baik menggunakan sistem hidroponik atau media air bernutrisi.
2. Botol bekas apa yang paling cocok untuk menanam cabai?
Botol plastik air mineral ukuran 1–1,5 liter paling mudah digunakan dan cukup kuat.
3. Apakah kebun cabai tanpa tanah perlu sering disiram?
Tidak terlalu sering karena nutrisi sudah tersedia dalam air, cukup dicek secara berkala.
4. Berapa lama cabai bisa mulai berbuah dengan sistem tanpa tanah?
Biasanya cabai mulai berbuah dalam waktu 2–3 bulan tergantung perawatan dan varietas.

6 days ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368253/original/080065000_1759368915-persib-bandung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5416915/original/001660200_1763477034-20251118BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mali-13.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489755/original/043626800_1769931236-InShot_20260201_143209720.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489907/original/081252300_1769946099-1000355816.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489817/original/060182500_1769934694-ALBA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488065/original/098648900_1769702710-Persebaya_Surabaya_vs_Dewa_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489815/original/061708800_1769933719-WhatsApp_Image_2026-02-01_at_15.09.47__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489756/original/037497100_1769931268-budidaya_ikan_betok_di_kolam_terpal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489875/original/060739600_1769941602-Sore_Ini_Kita_Harus_Menang__Come_On_Borneo______BorneoFC__Samarinda__Manyala__SuperLeague.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489860/original/010940300_1769940543-large_dion_sut_44fab28fa7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457775/original/092948200_1767053667-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4291902/original/098035200_1673789526-20230115AB_Persija_vs_Bali_United_08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5489836/original/012696000_1769936072-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Irak_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)