Liputan6.com, Jakarta - Menetaskan telur memang menjadi tantangan tersendiri bagi para peternak rumahan atau penghobi unggas terutama jika tidak memiliki inkubator. Keberhasilan proses penetasan sangat bergantung pada suhu lingkungan yang konsisten agar embrio di dalam telur dapat berkembang dengan sempurna.
Oleh karena itu, memahami trik menjaga suhu telur agar tetap stabil tanpa mesin tetas menjadi pengetahuan dasar yang harus dimiliki agar persentase keberhasilan menetas tetap tinggi meskipun menggunakan peralatan seadanya.
Keseimbangan antara panas dan kelembapan merupakan kunci utama dalam meniru proses pengeraman alami yang biasanya dilakukan oleh induk unggas. Tanpa bantuan alat otomatis, maka diperlukan ketelatenan ekstra dalam mengatur sirkulasi udara dan posisi telur secara manual agar distribusi panas merata.
Artikel Liputan6.com berikut akan mengulas 7 trik menjaga suhu telur tetap stabil tanpa mesin tetas yang praktis, efektif, dan tentunya mudah diterapkan mandiri di rumah.
1. Memanfaatkan Panas dari Lampu Pijar
Penggunaan lampu pijar merupakan cara paling efektif untuk menggantikan peran suhu tubuh induk ayam. Lampu pijar berdaya rendah sekitar 5 - 10 watt sudah cukup untuk menghasilkan panas yang stabil di dalam ruang tertutup. Pastikan jarak antara lampu dan telur tidak terlalu dekat, idealnya sekitar 10 - 15 cm agar kulit telur tidak kepanasan atau retak.
Pancaran cahaya dari lampu pijar bekerja dengan memanaskan udara di sekitar telur secara terus-menerus. Agar suhu tetap konsisten, posisi lampu sebaiknya diletakkan di bagian tengah atau sudut yang memungkinkan sirkulasi panas menjangkau seluruh permukaan telur. Selain itu, pastikan lampu pijar tetap menyala selama 24 jam penuh tanpa terputus selama proses pengeraman berlangsung.
2. Gunakan Wadah Berinsulasi Baik
Wadah yang digunakan untuk menyimpan telur harus mampu memerangkap panas dengan maksimal agar suhu tidak mudah berubah akibat pengaruh cuaca luar. Kotak kayu atau kardus tebal yang dilapisi dengan styrofoam seringkali menjadi pilihan terbaik karena material ini memiliki sifat isolasi yang sangat baik. Lapisan dinding yang rapat akan mencegah udara hangat keluar dan udara dingin masuk ke dalam wadah.
Selain material luar, bagian dalam wadah juga perlu dilapisi dengan kain handuk bekas atau karpet tipis untuk menambah kehangatan. Dengan menggunakan wadah yang terisolasi secara rapat, fluktuasi suhu ekstrem pada malam hari dapat diminimalisir dan embrio telur tetap berada dalam kondisi lingkungan yang stabil dan nyaman untuk berkembang.
3. Atur Kelembapan dengan Baki Air
Suhu yang stabil harus selalu dibarengi dengan kelembapan yang pas agar membran di dalam telur tidak mengering dan mengeras. Menempatkan baki atau wadah kecil berisi air di bawah atau di samping telur adalah langkah yang sederhana dan vital. Air yang menguap akibat panas lampu akan menciptakan kelembapan udara yang meniru kondisi alami sarang induk ayam.
Selain itu, kelembapan yang terjaga akan membantu pori-pori kulit telur tetap berfungsi dengan baik bagi pernapasan embrio. Jika air di dalam baki mulai berkurang, segera lakukan pengisian ulang agar tingkat kebasahan udara tidak menurun drastis.
4. Lapisi Dasar dengan Sekam atau Serbuk Kayu
Bagian dasar wadah perlu dilapisi dengan bantalan yang empuk, seperti sekam padi atau serbuk kayu bersih setebal 3 - 5 cm. Selain berfungsi mencegah telur retak, lapisan ini berperan penting sebagai penyimpan panas cadangan yang menjaga suhu di bagian bawah telur agar tetap hangat dan stabil.
Penggunaan bahan organik ini juga sangat efektif untuk menjaga kebersihan karena kemampuannya menyerap kelembapan atau kotoran yang mungkin muncul. Namun, pastikan alas yang digunakan benar-benar kering dan bebas jamur agar kesehatan embrio tetap terjaga dan suhu panas tidak hilang akibat permukaan dasar yang lembap.
5. Lakukan Pembalikan Telur secara Teratur
Trik selanjutnya adalah membalikan telur secara teratur. Hal ini perlu dilakukan karena tidak menggunakan mesin otomatis, sehingga telur perlu dibalik secara manual agar suhu panas tersebar merata ke seluruh bagian cangkang. Jika dibiarkan diam dalam posisi yang sama terlalu lama, embrio berisiko menempel pada dinding cangkang yang dapat menghambat pertumbuhannya.
Idealnya, proses pembalikan ini dilakukan sebanyak 3-5 kali sehari dengan jadwal yang konsisten. Agar tidak bingung atau ada telur yang terlewat, setiap sisi telur bisa diberi tanda sederhana menggunakan pensil, misalnya simbol X di satu sisi dan O di sisi lainnya. Cara ini sangat membantu untuk memastikan bahwa setiap telur telah diputar dengan sempurna pada setiap jadwal yang ditentukan.
6. Menjaga Ventilasi Udara yang Terkontrol
Meskipun wadah harus tertutup untuk menjaga panas, lubang ventilasi tetap diperlukan agar sirkulasi oksigen bagi embrio tetap terjaga. Buatlah beberapa lubang kecil seukuran diameter pensil di bagian samping atau atas wadah pengeraman. Lubang-lubang ini berfungsi untuk membuang gas karbon dioksida dan memasukkan udara segar tanpa membuat suhu di dalam turun secara drastis.
Selain itu. jumlah lubang ventilasi harus disesuaikan dengan suhu ruangan di luar wadah. Apabila cuaca sedang sangat dingin, maka sebagian lubang bisa ditutup sementara. Pengaturan ventilasi yang tepat akan mencegah terjadinya pengembunan berlebih di dalam kotak yang bisa menyebabkan pertumbuhan jamur pada cangkang telur.
7. Pantau Suhu dengan Termometer
Langkah terakhir yang paling menentukan adalah melakukan pengecekan suhu secara berkala menggunakan termometer ruangan atau termometer digital. Tidak adanya sensor otomatis seperti pada mesin tetas modern, maka pemeriksaan manual harus dilakukan setidaknya 2-3 jam sekali. Suhu ideal yang harus dipertahankan secara konsisten berada di kisaran 37°C - 38°C.
Letakkan termometer di posisi yang sejajar dengan telur untuk mendapatkan pembacaan suhu yang paling akurat. Jika termometer menunjukkan angka yang terlalu tinggi, segera jauhkan lampu atau buka sedikit penutup wadah. Sebaliknya, jika suhu menurun maka tambahkan penutup tambahan atau gunakan lampu dengan daya yang sedikit lebih besar agar stabilitas panas kembali tercapai.
Pertanyaan Umum tentang Topik
1. Berapa suhu ideal yang harus dipertahankan agar telur menetas?
Suhu yang paling ideal berada di kisaran 37°C - 38°C. Apabila suhu turun di bawah 36°C, maka perkembangan embrio akan melambat. Sedangkan jika suhu melonjak di atas 40°C dalam waktu lama, embrio berisiko mati terpanggang. Pantau suhu telur secara berkala dengan termometer digital agar lebih akurat.
2. Apakah lampu pijar boleh dimatikan pada malam hari?
Tidak boleh. Lampu pijar harus tetap menyala selama 24 jam penuh sebagai pengganti panas tubuh induk. Mematikan lampu terutama pada malam hari saat suhu lingkungan turun akan menyebabkan suhu di dalam wadah anjlok drastis dan menggagalkan proses penetasan.
3. Bagaimana jika suhu di dalam kotak terlalu panas?
Jika suhu melewati batas aman, segera geser posisi lampu sedikit menjauh dari telur atau buat lubang ventilasi tambahan pada wadah. Selain itu, membuka sedikit tutup wadah bisa juga dilakukan untuk membuang panas berlebih hingga suhu kembali stabil di angka yang diinginkan.
4. Berapa kali idealnya telur harus dibalik dalam sehari?
Telur sebaiknya dibalik secara manual minimal 3-5 kali sehari. Pembalikan ini pentingan agar panas tersebar merata dan embrio tidak menempel pada salah satu sisi cangkang.
5. Berapa lama telur ayam akan menetas dengan metode manual ini?
Sama seperti pengeraman alami atau mesin tetes, telur ayam biasanya membutuhkan waktu sekitar 21 hari untuk menetas. Selama periode ini, konsistensi dalam menjaga suhu dan kelembapan adalah kunci utama keberhasilan telur untuk menetas.

2 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494566/original/098197400_1770297590-Kebun_Bumbu_Dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492781/original/057808100_1770185504-6d42d237-d1c1-4a24-9798-c3e99a51c28e.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484722/original/085193600_1769482836-Ternak_Ikan_Patin_dan_Gabus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493674/original/020761400_1770263148-f808c423-a831-4afb-acae-b3eca234fc9e.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494449/original/077451200_1770289945-tanaman_hoki_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491298/original/037839900_1770090644-toren_air__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494293/original/025318000_1770283459-Mengolah_Sampah_Organik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494374/original/023609800_1770286191-bantal_bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494232/original/021854000_1770282008-Kamar_mandi_kecil_bersih.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494203/original/027243400_1770280893-hadiah_tanaman_cov.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494148/original/005568100_1770279716-dimsum.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344858/original/067142400_1757495292-1000212024.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494122/original/047836800_1770279096-Cara_merawat_bonsai_cemara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5494423/original/001334300_1770288389-82872.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494077/original/010041100_1770276900-pegangan_pintu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464010/original/088564400_1767676965-gorengan__2_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304246/original/091272100_1754217725-1000256976.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493154/original/064002400_1770196137-Budidaya_Tabulampot.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494073/original/053956000_1770276785-Menunjukkan_sisa_sabun_di_gelas__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)