9 Trik Bikin Kamar Mandi Kecil Tidak Bau Apek, Jaga Kebersihan dan Singkirkan Barang Tak Terpakai

2 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Kamar mandi kecil sering kali menjadi area paling cepat bau apek di rumah. Ruang yang sempit, sirkulasi udara terbatas, dan kelembapan tinggi membuat bau tak sedap mudah terperangkap. Meski sudah rutin dibersihkan, aroma pengap sering tetap muncul dan mengganggu kenyamanan. Trik bikin kamar mandi kecil tidak bau apek dapat menjadi solusi.

Masalah bau apek di kamar mandi bukan sekadar soal kebersihan permukaan. Sering kali, sumbernya tersembunyi di saluran air, kain lembap, sudut lantai, hingga desain ruang yang kurang mendukung sirkulasi udara. Inilah sebabnya membersihkan saja sering terasa tidak cukup.

Kabar baiknya, ada banyak trik sederhana yang terbukti efektif untuk mengatasi masalah ini. Dengan menggabungkan kebiasaan bersih yang tepat, pengaturan ruang, dan solusi alami, kamu bisa menerapkan trik bikin kamar mandi kecil tidak bau apek secara menyeluruh dan tahan lama, Kamis (5/2/2026).

1. Bersihkan dan Lancarkan Saluran Air Secara Rutin

Bau apek sering berasal dari saluran pembuangan yang tersumbat oleh rambut, sabun, dan kotoran. Menurut para profesional kebersihan yang dikutip Homes & Gardens, drain kamar mandi adalah salah satu sumber bau paling sering terabaikan.

Gunakan campuran baking soda dan cuka sebagai pembersih alami. Tuangkan baking soda ke dalam saluran, diamkan sekitar 30 menit, lalu siram dengan air panas. Cara ini membantu meluruhkan kotoran sekaligus menetralisir bau. Lakukan setidaknya sebulan sekali agar bau tidak sempat menumpuk.

2. Jangan Lupa Membersihkan Tempat Sampah Kamar Mandi

Mengganti plastik sampah saja tidak cukup. Cairan, kondensasi, dan sisa limbah bisa meresap ke dinding tempat sampah dan menjadi sarang bakteri. Para ahli menyarankan mencuci tempat sampah dengan sabun dan air hangat, lalu menyemprotnya dengan disinfektan.

Pastikan tempat sampah benar-benar kering sebelum dipasangi plastik baru. Langkah sederhana ini sering kali sangat berpengaruh dalam upaya trik bikin kamar mandi kecil tidak bau apek.

3. Fokus pada Area Toilet, Terutama Bagian Bawahnya

Toilet memang sumber bau paling jelas, tetapi area yang sering luput dibersihkan adalah bagian dasar toilet. Kelembapan dan cipratan urine bisa meresap ke sela-sela lantai dan menimbulkan bau tak sedap.

Gunakan pembersih khusus toilet dan biarkan cairan bekerja selama 10 menit sebelum disikat. Bersihkan juga area sekitar toilet, termasuk dinding dan lantai di sekitarnya.

4. Pel Lantai dengan Larutan yang Tepat

Lantai kamar mandi menyimpan banyak bakteri, terutama di sudut-sudut sempit. Membersihkan lantai dengan campuran air panas, cuka, dan sedikit sabun cuci piring terbukti efektif menghilangkan bau.

Menurut para cleaning expert, larutan ini cukup kuat untuk membunuh bakteri penyebab bau tanpa merusak permukaan lantai. Pastikan sudut lantai dan nat keramik ikut disikat secara berkala.

5. Maksimalkan Ventilasi dan Kendalikan Kelembapan

Ventilasi adalah kunci utama mencegah bau apek. Jika kamar mandi memiliki jendela, bukalah selama dan setelah mandi. Jika tidak, gunakan exhaust fan atau dehumidifier untuk menurunkan kadar kelembapan.

Dalam kondisi tertentu, terutama musim hujan atau cuaca dingin, udara lembap lebih sulit keluar. Para ahli dari Martha Stewart menyarankan ventilasi minimal 15–20 menit setelah mandi untuk mencegah jamur dan bau.

6. Jaga Handuk dan Keset Selalu Kering

Handuk dan keset yang lembap adalah “pabrik bau” tersembunyi. Idealnya, handuk diganti setiap 2–3 kali pemakaian dan dicuci minimal seminggu sekali. Gunakan handuk quick-dry agar lebih cepat kering.

Jika memungkinkan, keringkan handuk dengan mesin pengering, terutama saat udara lembap. Langkah ini sangat efektif sebagai bagian dari trik bikin kamar mandi kecil tidak bau apek.

7. Cegah Jamur di Area Shower

Jamur menyukai area lembap seperti dinding shower, nat keramik, dan tirai mandi. Bersihkan area ini secara rutin menggunakan cairan anti-jamur atau larutan bleach yang diencerkan.

Gunakan wiper atau squeegee setelah mandi untuk mengurangi sisa air di dinding. Kebiasaan kecil ini sangat membantu mencegah bau apek sebelum muncul.

8. Gunakan Penyerap Bau Alami

Beberapa bahan alami terbukti efektif menyerap bau, bukan sekadar menutupinya:

  • Baking soda: Letakkan dalam wadah terbuka atau taburkan ke saluran air.
  • Lemon: Potongan lemon segar dapat diletakkan dekat wastafel atau toilet.
  • Cuka putih: Efektif sebagai disinfektan alami untuk permukaan keras.
  • Arang aktif: Menyerap bau dan kelembapan sekaligus, cocok untuk kamar mandi kecil.

Arang aktif sangat direkomendasikan untuk ruang sempit karena tidak berbau dan ramah lingkungan.

9. Kurangi Barang Tidak Esensial di Kamar Mandi Kecil

Menurut Houzz, kamar mandi kecil yang terlalu penuh akan terasa lembap dan sulit dibersihkan. Tumpukan handuk, botol setengah pakai, hingga keranjang laundry bisa menghambat sirkulasi udara.

Gunakan prinsip minimalis: simpan hanya barang yang benar-benar digunakan setiap hari. Ruang yang lebih lega akan lebih cepat kering dan bebas bau.

FAQ Seputar Kamar Mandi

1. Kenapa kamar mandi tetap bau meski sudah sering dibersihkan?

Biasanya karena sumber bau tersembunyi seperti saluran air, jamur di nat, atau ventilasi buruk.

2. Seberapa sering kamar mandi harus dibersihkan agar tidak bau apek?

Pembersihan ringan sebaiknya dilakukan setiap hari, sedangkan deep cleaning minimal seminggu sekali.

3. Apakah pewangi kamar mandi cukup untuk menghilangkan bau?

Tidak. Pewangi hanya menutupi bau, bukan menghilangkan sumbernya.

4. Apakah kamar mandi kecil wajib punya exhaust fan?

Sangat disarankan, terutama jika tidak memiliki jendela.

5. Bahan alami apa yang paling efektif menyerap bau?

Arang aktif dan baking soda adalah pilihan paling efektif dan aman.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|