Liputan6.com, Jakarta - Kelengkeng, buah tropis yang digemari banyak orang karena rasa manis dan kandungan nutrisinya, sering kali diperbanyak melalui metode cangkok. Teknik cara cangkok kelengkeng agar cepat berakar dan berbuah ini dinilai lebih efektif dibandingkan menanam dari biji, yang memerlukan waktu jauh lebih lama untuk menghasilkan buah. Dengan pencangkokan, bibit yang dihasilkan akan memiliki karakteristik genetik yang sama persis dengan pohon induknya, termasuk kualitas serta produktivitas buahnya.
Salah satu keunggulan utama dari cara cangkok kelengkeng agar cepat berakar dan berbuah adalah kemampuannya untuk menghasilkan pohon yang siap berbuah dalam rentang waktu 2 hingga 3 tahun setelah penanaman. Ini merupakan percepatan yang signifikan dibandingkan penanaman dari biji yang bisa memakan waktu 5 sampai 7 tahun. Metode ini memberikan keuntungan besar bagi para petani maupun penghobi tanaman buah, sekaligus menjamin kualitas buah yang konsisten karena sifat genetik yang terjaga dengan baik.
Meskipun prosesnya mungkin terdengar rumit, cara cangkok kelengkeng agar cepat berakar dan berbuah sebenarnya cukup mudah dipelajari dan dipraktikkan dengan sedikit kesabaran dan ketelitian. Berikut ini telah Liputan6 urai setiap tahapan secara rinci, mulai dari pemilihan cabang hingga perawatan pasca-cangkok, pada Senin (26/1). Mari kita selami panduan efektif dan mudah diterapkan mengenai cara cangkok kelengkeng agar cepat berakar dan berbuah ini untuk mendapatkan hasil optimal.
Teknik Pemilihan Cabang Induk yang Optimal
Keberhasilan proses pencangkokan kelengkeng sangat ditentukan oleh pemilihan cabang induk yang tepat. Cabang berkualitas akan mendukung pembentukan akar yang kuat dan pertumbuhan bibit yang sehat setelah dipindahkan.
Pemilihan cabang induk memerlukan pengamatan cermat terhadap kondisi fisik dan posisinya pada pohon. Cabang ideal menunjukkan aktivitas metabolisme tinggi, ditandai dengan warna kulit kayu cokelat kehijauan yang masih muda. Usia cabang yang optimal umumnya berkisar antara 1 hingga 2 tahun, di mana jaringan kambiumnya masih aktif namun sudah cukup matang untuk mengembangkan sistem perakaran. Diameter cabang yang ideal adalah seukuran jari telunjuk, sekitar 1-2 cm, karena ukuran ini memberikan keseimbangan antara kemudahan penanganan dan kapasitas pembentukan akar. Cabang yang mendapatkan paparan sinar matahari cukup akan memastikan proses fotosintesis berjalan optimal, menyediakan energi yang dibutuhkan untuk pembentukan akar baru.
- Amati pohon kelengkeng dan pilih cabang yang terlihat sehat serta lurus.
- Pilih cabang dengan diameter sekitar 1-2 cm yang bebas dari tanda-tanda penyakit.
- Pastikan cabang tersebut menerima sinar matahari langsung minimal 6 jam setiap hari.
- Periksa warna kulit kayu; sebaiknya berwarna cokelat kehijauan, menandakan cabang tidak terlalu tua.
- Hindari cabang yang terlalu rimbun atau tersembunyi di dalam tajuk pohon.
- Tandai cabang yang telah dipilih untuk memudahkan langkah selanjutnya dalam proses cara cangkok kelengkeng agar cepat berakar dan berbuah.
Teknik Pengeratan dan Pembersihan Kambium yang Efektif
Pengeratan dan pembersihan kambium merupakan tahapan krusial yang menentukan keberhasilan pembentukan akar pada cangkokan kelengkeng. Teknik yang benar akan menghentikan aliran nutrisi ke bawah dan merangsang pertumbuhan akar adventif.
Pengeratan dilakukan dengan membuat sayatan melingkar sepanjang 3 hingga 5 cm untuk memutus aliran floem, yang bertugas mengangkut hasil fotosintesis ke akar. Pemutusan ini menyebabkan penumpukan nutrisi dan hormon di bagian atas sayatan, menciptakan kondisi ideal untuk pembentukan akar baru. Pembersihan kambium sangat penting karena sel-sel kambium yang tersisa dapat menyembuhkan luka dan menyambungkan kembali aliran nutrisi. Proses pengerokan harus dilakukan hingga permukaan batang terasa kasar dan tidak licin, menandakan semua lapisan kambium telah terangkat. Pengeringan selama 1 hingga 2 hari memastikan sel-sel kambium yang mungkin tersisa benar-benar mati dan tidak dapat beregenerasi, serta membantu mencegah infeksi jamur dan bakteri.
- Siapkan pisau cangkok yang tajam dan bersih.
- Buat dua sayatan melingkar pada cabang dengan jarak 3-5 cm.
- Kupas kulit kayu di antara dua sayatan hingga terlihat bagian kayu putih di dalamnya.
- Kerok semua lapisan kambium yang licin hingga permukaan batang terasa kasar.
- Biarkan area yang dikerok mengering selama 1-2 hari sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
- Pastikan tidak ada bagian yang masih licin atau berlendir untuk mendukung keberhasilan cara cangkok kelengkeng agar cepat berakar dan berbuah.
Aplikasi Hormon Perangsang Akar Alami dan Sintetis
Penggunaan hormon perangsang akar dapat mempercepat dan meningkatkan kualitas pembentukan akar pada cangkokan kelengkeng. Baik bahan alami maupun sintetis telah terbukti efektif dalam mendukung proses ini.
Bawang merah mengandung senyawa allicin dan auksin alami yang berfungsi sebagai stimulator pertumbuhan akar. Pengaplikasian dengan cara menggosokkan irisan bawang merah pada bagian atas sayatan memberikan rangsangan hormonal yang lembut namun efektif. Senyawa sulfur dalam bawang merah juga memiliki sifat antiseptik yang dapat melindungi luka sayatan dari infeksi patogen. Hormon sintetis, seperti yang terkandung dalam produk perangsang akar komersial, memiliki konsentrasi auksin yang lebih terukur dan konsisten. Aplikasi yang tipis dan merata penting untuk mencegah overdosis yang justru dapat menghambat pertumbuhan akar. Kombinasi penggunaan bahan alami dan sintetis dapat memberikan hasil optimal, di mana bawang merah memberikan perlindungan antiseptik sementara hormon sintetis memberikan stimulasi yang kuat dan konsisten.
- Siapkan bawang merah segar yang sudah diiris tipis.
- Gosokkan irisan bawang merah pada bagian atas sayatan secara merata.
- Biarkan mengering selama 15-30 menit.
- Jika menggunakan, aplikasikan pasta hormon perangsang akar sintetis (opsional) secara tipis dan merata pada seluruh permukaan sayatan.
- Tunggu 10-15 menit sebelum melanjutkan ke tahap pembungkusan untuk mendukung cara cangkok kelengkeng agar cepat berakar dan berbuah.
Teknik Pembungkusan dan Media Tanam yang Tepat
Media tanam dan teknik pembungkusan yang tepat akan menjaga kelembapan optimal sekaligus menyediakan aerasi yang cukup untuk pembentukan akar. Pemilihan bahan dan komposisi media sangat memengaruhi keberhasilan pencangkokan.
Campuran cocopeat dan tanah subur dengan perbandingan 1:1 menyediakan struktur yang ideal untuk pertumbuhan akar. Cocopeat memiliki kemampuan menahan air yang sangat baik sambil tetap memberikan porositas yang cukup untuk sirkulasi udara. Tanah subur menyediakan nutrisi mineral yang diperlukan untuk pembentukan dan pertumbuhan akar baru. Alternatif media tanam lainnya bisa berupa campuran sekam bakar, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1, asalkan media tersebut mampu menahan kelembapan namun tetap memiliki drainase yang baik. Plastik transparan memungkinkan pemantauan perkembangan akar tanpa perlu mengganggu proses pertumbuhan. Kelembapan yang terjaga konstan di dalam pembungkus menciptakan lingkungan mikro yang optimal untuk aktivitas sel-sel yang akan berdiferensiasi menjadi akar. Pembuatan lubang kecil untuk ventilasi mencegah akumulasi gas yang dapat menghambat respirasi akar dan mencegah pembusukan.
- Siapkan campuran cocopeat dan tanah subur dengan perbandingan yang sama.
- Basahi media hingga lembap, seperti tanah yang baru disiram.
- Bungkus bagian sayatan dengan plastik transparan.
- Isi plastik dengan media tanam hingga menutupi seluruh area sayatan.
- Ikat kedua ujung plastik dengan tali rafia hingga kencang agar media tidak lepas.
- Buat beberapa lubang kecil dengan jarum pada plastik untuk ventilasi udara, penting dalam cara cangkok kelengkeng agar cepat berakar dan berbuah.
Manajemen Perawatan dan Timing Pemotongan yang Optimal
Perawatan yang konsisten dan waktu pemotongan yang tepat sangat menentukan keberhasilan akhir pencangkokan kelengkeng. Pemantauan perkembangan akar dan kondisi media adalah kunci keberhasilan pada tahap ini.
Kelembapan media harus dijaga konstan untuk memastikan sel-sel pembentuk akar tidak mengalami stres kekeringan. Penyiraman menggunakan suntikan memberikan kontrol yang presisi tanpa merusak struktur pembungkus. Pemantauan visual melalui plastik transparan memungkinkan deteksi dini masalah seperti pembusukan atau pertumbuhan jamur. Waktu pemotongan yang tepat ditandai dengan akar yang telah memenuhi ruang dalam plastik dan berubah warna dari putih menjadi cokelat tua, menandakan akar telah matang dan siap untuk transplantasi. Pemotongan terlalu dini akan menghasilkan bibit yang lemah, sementara terlambat dapat menyebabkan akar terlalu panjang dan mudah patah saat transplantasi. Setelah dipotong, bibit cangkokan sebaiknya ditanam di polybag dan ditempatkan di lokasi teduh selama 2-4 minggu untuk adaptasi sebelum dipindahkan ke lokasi permanen. Ini adalah langkah krusial dalam cara cangkok kelengkeng agar cepat berakar dan berbuah.
- Periksa kelembapan media setiap 3-4 hari sekali.
- Suntikkan air jika media terlihat mulai mengering untuk menjaga kelembapan.
- Amati perkembangan akar melalui plastik transparan.
- Tunggu hingga akar berwarna cokelat dan memenuhi plastik pembungkus, biasanya memakan waktu 1,5-3 bulan.
- Potong cabang sekitar 5 cm di bawah bungkusan akar.
- Tanam di polybag dan tempatkan di lokasi teduh selama 2-4 minggu untuk proses adaptasi.
Tanya Jawab (Q&A)
Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk akar kelengkeng tumbuh sempurna?
A: Akar kelengkeng hasil cangkok biasanya mulai terbentuk setelah 1,5-3 bulan tergantung kondisi cuaca dan perawatan. Akar siap dipotong ketika sudah berwarna cokelat tua dan memenuhi plastik pembungkus.
Q: Apakah bisa menggunakan media tanam selain cocopeat dan tanah?
A: Bisa menggunakan alternatif seperti campuran sekam bakar, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Yang penting media harus bisa menahan kelembapan namun tetap memiliki drainase yang baik.
Q: Mengapa akar cangkok kelengkeng saya tidak muncul-muncul?
A: Kemungkinan penyebabnya adalah kambium tidak dibersihkan sempurna, media terlalu kering atau terlalu basah, cabang terlalu tua, atau kurang mendapat sinar matahari. Periksa dan perbaiki faktor-faktor tersebut.

6 days ago
11
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368253/original/080065000_1759368915-persib-bandung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5416915/original/001660200_1763477034-20251118BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mali-13.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489755/original/043626800_1769931236-InShot_20260201_143209720.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489907/original/081252300_1769946099-1000355816.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489817/original/060182500_1769934694-ALBA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488065/original/098648900_1769702710-Persebaya_Surabaya_vs_Dewa_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489815/original/061708800_1769933719-WhatsApp_Image_2026-02-01_at_15.09.47__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489756/original/037497100_1769931268-budidaya_ikan_betok_di_kolam_terpal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489875/original/060739600_1769941602-Sore_Ini_Kita_Harus_Menang__Come_On_Borneo______BorneoFC__Samarinda__Manyala__SuperLeague.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489860/original/010940300_1769940543-large_dion_sut_44fab28fa7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489683/original/011879600_1769920919-masak_jeli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457775/original/092948200_1767053667-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4291902/original/098035200_1673789526-20230115AB_Persija_vs_Bali_United_08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5489836/original/012696000_1769936072-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Irak_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489638/original/052517500_1769915638-tanaman_buah_penahan_longsor_cocok_di_rumah_perbukitan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489627/original/041256600_1769914596-buka_puasa_di_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371410/original/006483300_1759653431-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)