Cara Menanam Ubi Jalar, Mudah Dipraktikkan agar Umbi Besar dan Subur

6 days ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Ubi jalar merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak digemari masyarakat Indonesia, baik sebagai sumber karbohidrat alternatif maupun bahan baku industri pangan. Tanaman umbi ini dikenal tangguh dan mampu tumbuh di berbagai kondisi tanah. Namun, untuk mendapatkan hasil panen ubi jalar yang optimal, yaitu umbi yang besar, subur, dan melimpah, diperlukan pemahaman serta penerapan teknik budidaya yang tepat.

Banyak petani atau pekebun rumahan seringkali menghadapi tantangan dalam mencapai potensi maksimal ubi jalar mereka. Permasalahan seperti umbi kecil, pertumbuhan tidak subur, atau hasil panen yang kurang memuaskan kerap terjadi akibat kurangnya pengetahuan mengenai praktik budidaya yang benar. Oleh karena itu, panduan komprehensif sangat dibutuhkan untuk membantu pekebun meraih kesuksesan.

Berikut cara menanam ubi jalar, mulai dari pemilihan bibit berkualitas, persiapan lahan, proses penanaman, hingga perawatan rutin dan waktu panen yang ideal yang sudah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (26/1). Dengan mengikuti setiap tahapan yang dijelaskan, Anda dapat menghasilkan ubi jalar dengan kualitas dan kuantitas yang memuaskan, bahkan di lahan terbatas sekalipun.

Pemilihan Bibit Ubi Jalar Berkualitas

Langkah awal yang krusial untuk memastikan keberhasilan budidaya adalah pemilihan bibit ubi jalar yang berkualitas. Bibit yang sehat dan unggul akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan tanaman yang produktif. Ubi jalar umumnya diperbanyak menggunakan stek batang atau stek pucuk dari tanaman induk.

Untuk stek batang, pilihlah dari tanaman induk yang sehat, produktif, dan bebas penyakit, dengan umur sekitar 2-3 bulan dan panjang ideal 20-30 cm. Sementara itu, stek pucuk dapat diambil sepanjang 20-25 cm dari tanaman indukan yang sudah berumur lebih dari 2 bulan. Bibit yang baik tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, serta usahakan memilih stek yang sudah memiliki akar.

Metode lain yang cocok untuk pemula atau lahan sempit adalah menanam dari umbi yang direndam dalam air hingga tunas muncul. Namun, penggunaan stek lebih disarankan untuk skala produksi yang lebih besar. Pastikan bibit yang dipilih menunjukkan ciri-ciri kesehatan yang baik untuk meminimalkan risiko kegagalan tumbuh.

Persiapan Lahan Tanam yang Ideal

Kondisi lahan sangat memengaruhi pertumbuhan dan pembesaran umbi jalar. Tanaman ini membutuhkan tanah dengan drainase baik agar akar tidak membusuk akibat genangan air. Selain itu, ubi jalar memerlukan sinar matahari penuh selama 6–8 jam setiap hari untuk pertumbuhan optimal.

Tekstur tanah yang ideal adalah berpasir atau lempung gembur dengan pH antara 5,5 hingga 7,5. Jenis tanah ini memberi ruang bagi akar untuk berkembang serta mendukung penyerapan nutrisi. Tanah yang gembur juga membantu pembentukan umbi yang sehat dan maksimal.

Pengolahan lahan dilakukan dengan mencangkul sedalam 20–30 cm, lalu membentuk guludan memanjang Utara–Selatan. Guludan yang ditinggikan membantu menjaga tanah tetap gembur dan tidak padat. Sebagai pupuk dasar, berikan kompos atau pupuk kandang, lalu diamkan lahan dua minggu sebelum ditanami.

Langkah Tepat Penanaman Bibit Ubi Jalar

Proses penanaman bibit ubi jalar harus dilakukan dengan cermat agar bibit dapat beradaptasi dan tumbuh dengan baik. Persiapan stek sebelum penanaman juga sangat penting untuk merangsang pertumbuhan akar dan memastikan keberhasilan.

Potong batang dari tanaman induk menggunakan pisau tajam, sekitar 3-4 ruas daun dari ujung batang, dengan sudut 45 derajat. Buang beberapa daun di bagian bawah batang (sekitar 2-3 ruas daun) untuk memberi ruang bagi akar tumbuh, namun sisakan beberapa daun di bagian atas untuk fotosintesis. Rendam potongan batang dalam air bersih selama beberapa jam atau semalaman untuk merangsang pertumbuhan akar.

Setelah stek siap, buat lubang tanam di guludan dengan kedalaman sekitar 10-15 cm. Tanam stek ubi jalar dengan posisi miring atau horizontal, memastikan sekitar 1/2 hingga 2/3 bagian batang stek terbenam dalam tanah. Padatkan tanah di dekat pangkal stek dan atur jarak tanam antar lubang sekitar 25-30 cm. Jika menanam dari umbi, masukkan umbi ke dalam tanah yang sudah dilubangi dengan kedalaman 5-7 cm, pastikan tunas menghadap ke atas.

Perawatan Rutin untuk Pertumbuhan Optimal

Perawatan rutin tanaman ubi jalar sangat menentukan keberhasilan panen dan kualitas umbi. Penyiraman perlu dilakukan secara teratur sejak tanam hingga umur 1–2 bulan agar tanah tetap lembap tanpa tergenang. Pada dua minggu pertama air harus cukup, lalu setelahnya penyiraman dapat dikurangi karena tanaman mulai tahan kekeringan.

Penyulaman bibit yang gagal tumbuh perlu dilakukan pada umur 2–3 minggu untuk menjaga populasi tanaman. Penyiangan gulma penting dilakukan pada 1–2 bulan pertama karena gulma dapat menghambat pertumbuhan dan penyerapan nutrisi. Setelah tanaman rimbun, penyiangan tidak perlu dilakukan terlalu sering.

Pembumbunan dan pemupukan membantu pembentukan umbi agar tumbuh optimal dan terlindungi dari hama. Pupuk NPK dan pupuk kandang dianjurkan diberikan sesuai dosis pada masa pertumbuhan vegetatif. Selain itu, pengendalian hama seperti boleng dapat dilakukan melalui sanitasi lahan, pestisida nabati, agens hayati, dan insektisida bila serangan sudah berat.

Waktu dan Cara Panen Ubi Jalar yang Efektif

Menentukan waktu panen yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas dan hasil umbi ubi jalar. Varietas genjah dipanen pada umur 3–3,5 bulan, sedangkan varietas dalam sekitar 4,5–5 bulan, dengan waktu ideal panen pada umur 3–4 bulan. Panen terlalu lambat berisiko meningkatkan serangan hama boleng tanpa memberi tambahan hasil yang berarti.

Tanaman siap panen ditandai dengan daun yang mulai menguning dan gugur. Batang dipangkas terlebih dahulu, lalu guludan digali secara hati-hati agar umbi tidak rusak. Setelah dibersihkan dan disortir, ubi disimpan di tempat sejuk dan kering serta tidak ditumpuk berlebihan.

Menanam Ubi Jalar di Pot: Solusi Lahan Terbatas

Menanam ubi jalar di pot menjadi solusi bagi Anda yang memiliki lahan terbatas. Metode ini memudahkan pengaturan kondisi tumbuh agar tanaman berkembang optimal. Di daerah beriklim hangat, ubi jalar bahkan dapat tumbuh kembali setiap tahun hingga delapan tahun.

Gunakan bibit berupa slip yang sehat, baik dari nursery maupun hasil semaian sendiri. Tanam slip sepanjang 5–7 cm pada media gembur di pot besar berdiameter minimal 50 cm dengan drainase baik. Pot 10 galon cukup untuk satu tanaman, sedangkan pot 20 galon atau grow bag dapat menampung lebih banyak tanaman.

Gunakan campuran tanah subur dan kompos agar nutrisi tercukupi dan air tidak menggenang. Letakkan pot di tempat yang mendapat sinar matahari 6–8 jam per hari serta lakukan penyiraman dan pemupukan secara rutin. Ubi jalar siap panen dalam waktu sekitar lima bulan dengan ciri daun menguning, lalu panen secara hati-hati agar umbi tidak rusak.

Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan

Apakah ubi jalar bisa tumbuh baik di pot?

Ya, ubi jalar sangat bisa tumbuh subur di pot asalkan ukurannya besar dan drainasenya baik.

Berapa ukuran pot ideal untuk menanam ubi jalar?

Ukuran pot ideal minimal diameter 50 cm dan kedalaman 38 cm. Pot 10 galon cukup untuk satu tanaman, sementara 20 galon bisa menampung 2-3 tanaman.

Seberapa sering ubi jalar di pot harus disiram dan dipupuk?

Siram rutin agar tanah lembap, terutama saat musim panas, namun jangan sampai becek. Berikan pupuk cair tiap dua minggu atau pupuk butiran sebulan sekali.

Kapan waktu panen ubi jalar secara umum?

Ubi jalar umumnya dapat dipanen pada umur 3 hingga 5 bulan, tergantung varietasnya, dengan ciri daun mulai menguning dan gugur.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|