Cara Ternak Ikan Glofish dari Pemilihan Indukan hingga Pembesaran

2 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Cara ternak ikan glofish adalah hal yang penting diketahui. Ikan Glofish merupakan jenis ikan hias air tawar yang menarik perhatian dengan warna-warna cerah berpendar, hasil rekayasa genetika yang unik. Awalnya dikembangkan dari ikan Zebra Danio, kini spesies lain seperti Tetra juga tersedia dalam varian Glofish.

Proses budidaya ikan Glofish memerlukan persiapan yang matang, mulai dari pemilihan indukan berkualitas hingga pengaturan lingkungan yang optimal. Dengan panduan yang tepat, siapa pun dapat mencoba cara ternak ikan Glofish di rumah.

Liputan6 akan menguraikan secara komprehensif langkah-langkah penting dalam cara ternak ikan Glofish, mencakup persiapan awal, pemilihan indukan, kondisi air, proses pemijahan, perawatan telur, hingga pembesaran larva dan burayak. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Selasa (3/1/2026).

1. Persiapan Awal Budidaya Glofish

Memulai budidaya ikan Glofish membutuhkan persiapan akuarium yang tepat untuk memastikan lingkungan yang steril dan kondusif. Akuarium berukuran 10 hingga 15 galon, atau sekitar 38-57 liter, sudah cukup memadai untuk pemijahan Glofish Danio atau Tetra.

Sistem filtrasi dan aerasi juga menjadi komponen krusial dalam persiapan awal ini. Penggunaan filter spons sangat disarankan untuk mencegah telur atau burayak ikan tersedot ke dalam sistem filter, menjaga keamanan anakan. Selain itu, aerator diperlukan untuk mempertahankan kadar oksigen terlarut di air tetap optimal, idealnya sekitar 4 ppm atau lebih, yang vital untuk kesehatan ikan.

Lingkungan akuarium yang bersih dan teroksigenasi dengan baik akan mendukung kesehatan indukan dan keberhasilan pemijahan. Persiapan yang cermat pada tahap ini akan menjadi fondasi kuat untuk seluruh proses cara ternak ikan Glofish selanjutnya.

2. Memilih Indukan Glofish Berkualitas

Kunci keberhasilan dalam cara ternak ikan Glofish terletak pada pemilihan indukan yang berkualitas. Pilihlah ikan yang menunjukkan tanda-tanda kesehatan optimal, seperti aktif berenang, tidak lesu, dan memiliki kondisi fisik yang prima.

Perbedaan antara ikan jantan dan betina dapat diamati dari ciri fisiknya. Ikan jantan umumnya memiliki warna yang lebih cerah, tubuh yang ramping dan memanjang, serta ukuran sedikit lebih kecil, sekitar 4-5 cm. Mereka mencapai kematangan gonad pada usia sekitar 7-8 bulan, dan jantan Glofish Tetra bahkan dapat menunjukkan bintik-bintik (tuberkel) pada pipi dan sirip dadanya saat siap kawin.

Sebaliknya, ikan betina cenderung memiliki tubuh yang lebih lebar dan agak gemuk, dengan perut yang membulat dan terasa lembek karena penuh telur. Ukuran betina biasanya sedikit lebih besar, sekitar 5-6 cm, dan mencapai kematangan gonad pada usia sekitar 8-9 bulan.

3. Menjaga Kualitas Air dan Lingkungan Pemijahan

Kualitas air yang stabil dan sesuai merupakan faktor esensial dalam merangsang pemijahan dan memastikan kelangsungan hidup telur Glofish. Suhu air yang ideal untuk pemijahan Glofish Tetra berkisar antara 25-30°C, sementara Glofish Danio membutuhkan suhu sekitar 26-28°C.

Selain suhu, tingkat keasaman (pH) air juga harus diperhatikan secara cermat. Untuk Glofish Tetra, pH air yang disarankan adalah antara 6.0-8.0, sedangkan untuk Glofish secara umum, pH ideal berkisar 6.5-7.5.

Lingkungan pemijahan harus disiapkan dengan cermat, memastikan akuarium bersih dan steril. Sediakan media untuk peletakan telur seperti rumput buatan, spawning mats, atau kelereng di dasar akuarium. Tanaman air seperti hornwort juga efektif sebagai media tempat telur menempel, sekaligus melindungi telur dari kemungkinan dimakan oleh induknya. 

4. Panduan Proses Pemijahan Ikan Glofish

Setelah semua persiapan akuarium dan indukan selesai, proses pemijahan dapat dimulai dengan memperkenalkan indukan ke dalam akuarium pemijahan. Disarankan untuk memasukkan ikan jantan terlebih dahulu, diikuti oleh ikan betina, memberi mereka waktu untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Pemijahan ikan Glofish umumnya terjadi pada pagi hari atau saat fajar, sebuah fenomena yang sering diamati oleh para peternak. Selama proses ini, ikan jantan akan melepaskan sperma untuk membuahi telur yang dilepaskan oleh ikan betina. Telur-telur yang telah dibuahi akan menempel pada media yang telah disediakan sebelumnya, seperti tanaman air atau spawning mats.

Satu indukan betina Glofish memiliki potensi untuk menghasilkan antara 300 hingga 500 butir telur dalam satu kali pemijahan. Namun, perlu diingat bahwa ikan Glofish dewasa memiliki kecenderungan kanibalistik, yaitu memakan telur atau burayak mereka sendiri.

5. Perawatan Telur Glofish yang Efektif

Setelah proses pemijahan selesai dan telur-telur telah diletakkan, langkah selanjutnya adalah segera memisahkan indukan jantan dan betina dari akuarium pemijahan. Tindakan ini sangat penting untuk mencegah indukan memangsa telur-telur yang baru saja dikeluarkan.

Telur ikan sangat rentan terhadap serangan jamur, terutama telur yang tidak dibuahi, yang dapat menyebar dan merusak telur sehat lainnya. Untuk mencegah infeksi jamur, tambahkan metilen biru atau daun ketapang ke dalam air; dosis umum metilen biru adalah 1-2 tetes per 5 liter air.

Telur Glofish biasanya akan menetas dalam waktu 20-24 jam atau 24-48 jam setelah pemijahan, dengan tingkat keberhasilan penetasan yang dapat mencapai 70-80%. Selama masa inkubasi, tempatkan akuarium di area yang redup atau gelap karena telur ikan tetra lebih baik berkembang tanpa paparan cahaya terang.

6. Merawat Larva dan Burayak Glofish

Setelah telur menetas menjadi larva atau burayak, perawatan yang cermat sangat diperlukan untuk memastikan kelangsungan hidup mereka. Pada 1-3 hari pertama setelah menetas, burayak tidak perlu diberi makan karena mereka masih memiliki cadangan makanan dari kantung kuning telur (yolk sac) yang mencukupi untuk nutrisi awal mereka.

Setelah cadangan makanan habis, biasanya pada hari ke-4 dan seterusnya, burayak membutuhkan pakan mikroskopis yang sesuai dengan ukuran mulut mereka. Pakan yang direkomendasikan meliputi infusoria, rotifera, atau kuning telur rebus yang dihancurkan hingga sangat halus. Setelah burayak mencapai usia 7-10 hari, pakan dapat ditingkatkan dengan memberikan Artemia (baby brine shrimp) untuk mendukung pertumbuhan optimal mereka.

Kualitas air di akuarium burayak harus selalu terjaga dengan baik. Lakukan pergantian air secara rutin untuk menjaga kebersihan dan stabilitas parameter air, menghindari penumpukan amonia yang berbahaya.

7. Pembesaran dan Pemindahan Ikan Glofish Muda

Seiring berjalannya waktu dan perawatan yang tepat, burayak Glofish akan tumbuh dan berkembang menjadi ikan muda. Setelah sekitar 7 hari, burayak akan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, terlihat lebih besar dan aktif berenang di akuarium. Pada tahap ini, mereka sudah dapat menerima pakan hidup yang lebih besar seperti kutu air dan jentik nyamuk, yang sangat mendukung pertumbuhan cepat mereka.

Ketika ikan muda sudah cukup besar dan kuat, mereka dapat dipindahkan ke akuarium pembesaran yang lebih luas untuk memberikan ruang gerak yang lebih optimal. Beberapa peternak bahkan memilih untuk memindahkan anakan Glofish ke kolam lumpur setelah berusia minimal satu bulan.

Namun, proses pemindahan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan melalui aklimatisasi yang bertahap. Aklimatisasi penting untuk menghindari stres pada ikan akibat perubahan suhu atau lingkungan yang mendadak, yang dapat berakibat fatal.

Perawatan umum seperti pemberian pakan berkualitas secara teratur dan menjaga kualitas air akuarium tetap krusial hingga ikan mencapai ukuran dewasa. Setelah sekitar 6 bulan, lakukan penyortiran ikan berdasarkan ukuran tubuh untuk mencegah perebutan pakan dan memastikan pertumbuhan yang lebih merata.

People Also Ask

1. Apa itu ikan Glofish?

Jawaban: Ikan Glofish adalah jenis ikan hias air tawar yang memiliki warna-warna cerah berpendar, hasil rekayasa genetika, awalnya dari Zebra Danio dan kini meliputi spesies Tetra.

2. Berapa ukuran akuarium yang ideal untuk pemijahan Glofish?

Jawaban: Akuarium berukuran 10 hingga 15 galon (sekitar 38-57 liter) atau sepanjang 100 cm sudah cukup memadai untuk pemijahan Glofish Danio atau Tetra.

3. Bagaimana cara membedakan ikan Glofish jantan dan betina?

Jawaban: Ikan jantan umumnya lebih ramping, warnanya lebih cerah, dan berukuran 4-5 cm, sedangkan betina lebih gemuk, perut membulat, dan berukuran 5-6 cm.

4. Pakan apa yang cocok untuk burayak Glofish?

Jawaban: Pada awal (hari ke-4), burayak membutuhkan pakan mikroskopis seperti infusoria, rotifera, atau kuning telur rebus halus, lalu dapat ditingkatkan ke Artemia setelah 7-10 hari.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|