Liputan6.com, Jakarta - Tips menanam pohon anggur di pekarangan rumah kini semakin diminati karena selain mempercantik tampilan halaman, tanaman ini juga mampu menghasilkan buah segar yang sehat untuk konsumsi keluarga, bahkan bisa dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan jika dikelola dengan benar. Anggur termasuk tanaman merambat yang relatif mudah dirawat, namun tetap membutuhkan teknik khusus agar tidak hanya tumbuh subur, tetapi juga rajin berbunga dan menghasilkan buah dalam jumlah banyak.
Hal tersebut juga diamini oleh Budiono (54), tukang kebun anggur yang berdomisili di Samigaluh. Ia sudah lima tahun berpofesi sebagai tukang kebun anggur di Kebun Anggur Mbah Cho yang ada di daerah Godean. Dari penuturannya, menanam anggur tidak hanya tentang penyiraman dan pemupukan saja, melainkan juga pemangkasan agar tanaman anggur tidak hanya menghasilkan daun saja.
1. Memilih Bibit Anggur yang Tepat
Langkah awal dalam cara menanam pohon anggur berbuah lebat di pekarangan rumah adalah memastikan bibit yang digunakan benar-benar berkualitas, karena bibit yang sehat akan mempengaruhi kekuatan akar, kecepatan tumbuh, dan kemampuan tanaman menghasilkan buah secara konsisten. Bibit yang baik biasanya berasal dari stek atau sambung yang sudah berumur minimal dua bulan, batangnya keras, daunnya segar, serta tidak menunjukkan tanda penyakit seperti bercak atau layu.
Budiono menjelaskan bahwa di kebun yang ia kerjakan tidak menanam dari biji untuk varietas utama. “Ini disambung, jadi bawahnya batang anggur jawa, atasnya disambung batang anggur import, metodenya kayak stek. Kalau dari biji lama, malah bisa tidak tumbuh,” ujarnya. Teknik sambung ini membuat tanaman lebih cepat beradaptasi dan produktif.
Selain kondisi fisik, pemilihan varietas juga perlu diperhatikan agar sesuai dengan lingkungan pekarangan rumah. Budiono menyebut beberapa varietas yang sudah terbukti subur. “Salah satunya ada ninel, ada gosv, ada julian, sama dixon. Paling ninel sama gosv yang mudah berbuah,” jelasnya. Dengan varietas yang tepat, risiko gagal panen bisa dikurangi sejak awal.
2. Menyiapkan Media Tanam yang Subur dan Gembur
Media tanam menjadi faktor penting dalam cara menanam pohon anggur di pekarangan rumah karena akar membutuhkan ruang serta unsur hara lengkap untuk menunjang pertumbuhan vegetatif dan generatif. Media yang terlalu padat akan menghambat akar, sedangkan yang miskin nutrisi membuat tanaman lambat tumbuh dan jarang berbuah.
Pria asal Kulon Progo ini menjelaskan bahwa ia menggunakan komposisi media yang sederhana namun efektif. “Ini pakai sekam padi, tanah, dolomit, sama pupuk kambing, perbandingannya kira-kira 1:1,” ungkapnya.
Untuk penanaman di tanah, Budiono juga menyarankan ukuran lubang cukup besar. “Buat lubangnya 60x50, kedalaman 60 lebar 50,” katanya. Lubang yang lega membuat akar berkembang bebas sehingga tanaman lebih kuat menopang batang, cabang, dan buah yang nantinya semakin berat.
3. Menentukan Lokasi Tanam yang Ideal
Lokasi tanam sangat mempengaruhi keberhasilan cara menanam pohon anggur berbuah lebat di pekarangan rumah karena anggur sangat menyukai cahaya matahari penuh. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari minimal enam hingga delapan jam per hari agar fotosintesis optimal dan pembentukan buah maksimal.
Budiono menegaskan pentingnya cahaya matahari. “Harus kena sinar matahari biar pertumbuhannya bagus sama sehat,” jelasnya. Anggur memang dikenal sebagai tanaman yang sangat membutuhkan sinar matahari, dan tidak tahan dengan air hujan. Tanpa cahaya cukup, tanaman akan rimbun daun tetapi malas berbunga.
Budiono menambahkan, “yang penting nggak kena hujan. Karena kalau kena hujan, anggurnya bisa mati. Karena nanti lembap kan, bisa kena jamur.” Oleh karena itu, banyak pekebun anggur memasang atap plastik atau greenhouse sederhana.
4. Teknik Penanaman dan Pembuatan Rambatan
Setelah bibit dan media siap, cara menanam anggur yang benar dilakukan dengan melepaskan polybag secara hati-hati agar akar tidak rusak, lalu menempatkan bibit di tengah lubang tanam dengan posisi tegak dan stabil. Tanah kemudian ditimbun kembali sambil ditekan perlahan agar tidak ada rongga udara yang membuat akar cepat kering.
Penyiraman awal dilakukan secukupnya hingga media lembap, kemudian tanaman diberi ajir atau penyangga sementara agar batang muda tidak roboh tertiup angin. Tahap ini penting karena batang anggur yang masih lunak perlu diarahkan sejak awal agar tumbuh lurus dan mudah dibentuk ketika mulai merambat.
Selain penanaman, pembuatan para-para atau rambatan menjadi kunci agar anggur dapat tumbuh rapi dan produktif. Rambatan dari besi, bambu, atau kayu setinggi sekitar dua meter membantu cabang menyebar merata, sehingga sinar matahari mengenai seluruh daun dan buah, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas serta jumlah panen anggur di pekarangan rumah.
5. Penyiraman dan Pemupukan yang Seimbang
Pengaturan air merupakan bagian penting dalam cara menanam pohon anggur berbuah lebat karena tanaman ini tidak menyukai kondisi terlalu basah maupun terlalu kering. Pada fase awal pertumbuhan, penyiraman bisa dilakukan satu hingga dua kali sehari tergantung cuaca agar akar cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Ketika tanaman sudah besar, intensitas penyiraman dapat dikurangi menjadi dua atau tiga kali seminggu agar akar tidak membusuk. Menjelang fase berbunga dan berbuah, air juga sebaiknya dikontrol supaya tanaman tidak terlalu fokus menumbuhkan daun, melainkan mengarahkan energi ke pembentukan bunga dan buah.
Selain air, pemupukan rutin sangat diperlukan agar nutrisi tanaman tetap tercukupi sepanjang masa pertumbuhan. Pupuk kandang atau kompos dapat diberikan setiap satu atau dua bulan sebagai pupuk dasar, kemudian ditambah pupuk NPK atau pupuk cair organik untuk memperkuat batang, daun, serta merangsang munculnya bakal bunga yang sehat dan tidak mudah rontok.
6. Pemangkasan untuk Merangsang Buah
Pemangkasan merupakan teknik penting dalam cara menanam pohon anggur di pekarangan rumah karena anggur hanya akan berbuah optimal pada cabang-cabang produktif tertentu. Tanpa pemangkasan, tanaman akan terlalu rimbun dan energi habis untuk menumbuhkan daun, bukan membentuk bunga dan buah.
Budiono menekankan bahwa pemotongan adalah kunci panen. “Kalau habis buah dipotong, nanti berbuah lagi. Kalau dibiarin aja, cuma daun aja, nggak ada buahnya,” ujarnya. Artinya, pemangkasan bukan merusak tanaman, melainkan memicu produktivitas.
Menurutnya, dari pemotongan hingga berbuah kembali butuh sekitar empat bulan. Dengan manajemen potong yang baik, kebun anggur rumahan bisa panen dua sampai tiga kali dalam setahun.
7. Pengendalian Hama dan Perawatan Saat Berbuah
Menanam anggur di pekarangan rumah tidak lepas dari ancaman hama seperti kutu daun, ulat, dan jamur yang dapat merusak daun maupun buah jika tidak dikendalikan sejak dini. Serangan hama membuat proses fotosintesis terganggu sehingga pertumbuhan bunga dan buah tidak maksimal.
Pengendalian bisa dilakukan dengan pestisida nabati dari bawang putih, daun mimba, atau sabun cair agar lebih aman bagi lingkungan rumah. Selain itu, menjaga kebersihan area tanam dan memangkas bagian yang sakit akan membantu mencegah penyebaran penyakit ke seluruh tanaman.
Saat tanaman mulai berbuah, lakukan penjarangan jika buah terlalu rapat agar ukurannya bisa besar dan tidak mudah busuk akibat kelembapan. Penambahan pupuk kalium serta perlindungan buah dengan jaring dari burung atau hujan langsung juga membantu menjaga kualitas panen anggur agar lebih manis dan tahan lama.
Pertanyaan dan Jawaban
Q: Berapa lama anggur mulai berbuah?
A: Sekitar 6 bulan hingga setahun, tergantung perawatan dan pemangkasan.
Q: Apakah anggur bisa ditanam di lahan sempit?
A: Bisa, asalkan cukup matahari dan tidak terkena hujan langsung.
Q: Mengapa anggur tidak mau berbuah?
A: Biasanya karena kurang cahaya, terlalu basah, atau tidak pernah dipangkas.
Q: Seberapa sering anggur bisa panen?
A: Dengan pemangkasan rutin, bisa 2–3 kali setahun.

2 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5237319/original/015725500_1748590015-woman-wearing-gloves-while-putting-plant-ground.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487226/original/025370200_1769660228-unnamed__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4032453/original/007830200_1653389202-Piper_betle_plant.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485811/original/050025600_1769562142-Untitled_design__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488197/original/015306800_1769741063-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490922/original/076142100_1770031354-Alta_Ballah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490815/original/001976100_1770026229-jualan_es.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466415/original/082739700_1767844447-kayu4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490663/original/005359900_1770019966-Black_Sapote.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490321/original/078762700_1770007386-TD-60-80-01.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490648/original/042458000_1770019622-desain_kebun_sayur_pakai_kaleng__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487009/original/092544600_1769654070-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490639/original/026490800_1770019196-skin_barrier_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481421/original/036756900_1769128515-Untitled_design__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5374859/original/076690000_1759905895-lk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358421/original/059682900_1758604724-ChatGPT_Image_Sep_23__2025__12_08_55_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1540452/original/019429700_1489754718-bekicot_kawin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489887/original/026084000_1769944251-cover_perkebunan_melon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490530/original/005219900_1770014517-budidaya_belut.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)