Cerita Debut Jop van der Avert Bersama PSIM: Masih Adaptasi dengan Sepak Bola Indonesia

8 hours ago 6

Bola.com, Gresik - Laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 melawan Persik Kediri menjadi momen spesial bagi bek PSIM Yogyakarta, Jop van der Avert. Pemain asal Belanda itu akhirnya menjalani debut resmi bersama Laskar Mataram.

Tampil sebagai starter, Jop van der Avert dipercaya bermain penuh selama 90 menit. Meski sempat menerima kartu kuning pada menit ke-25, bek berusia 25 tahun itu mampu menunjukkan kontribusinya di lini belakang PSIM.

Sayangnya, PSIM gagal mendulang kemenangan setelah ditahan Persik 2-2 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026) sore WIB.

Tim Macan Putih unggul dua kali lewat aksi Jon Toral pada menit ke-31 dan eksekusi penalti Ezra Walian menit ke57. Sementara itu, Laskar Mataram membalas melalui brace Ezequiel Vidal pada menit ke-37 dan 62'.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Masih Butuh Adaptasi

Selepas pertandingan, Jop mengakui dirinya masih dalam proses adaptasi dengan atmosfer dan karakter sepak bola Indonesia. Maklum, duel kontra Persik merupakan laga pertamanya bermain di Liga Indonesia.

"Ya, tentu saja ini pertandingan pertama, jadi ya, saya rasa saya perlu membiasakan diri dengan sepak bola Indonesia," ujar Jop van der Avert selepas laga.

Ia mengaku sebenarnya cukup mengikuti perkembangan Liga Indonesia. Beberapa rekannya juga berkarier di sini, sehingga tak jarang menyaksikan beberapa pertandingan di BRI Super League.

"Saya menonton banyak pertandingan karena teman-teman saya juga bermain di Indonesia. Jadi saya melihat beberapa pertandingan, tapi selalu berbeda jika Anda berada di lapangan sendiri," katanya.

Senang Bisa Membantu Tim

Pemain kelahiran Bergen op Zoom, Belanda itu menyampaikan kesan positif terhadap atmosfer sepak bola nasional. Menurut dia, Super League menunjukkan peningkatan signifikan dan itu menjadi tantangan menarik baginya.

"Saya rasa liga ini sedang berkembang. Jadi itu hal yang sangat bagus dan saya sangat senang berada di sini dan ya, saya bisa membantu tim PSIM," ucap eks pemain FC Dordrecht itu.

Kehadiran Jop van der Avert memang diharapkan mampu memperkuat sektor pertahanan PSIM. Ia menjadi satu-satunya rekrutan baru Laskar Mataram pada bursa transfer paruh musim ini.

Bek kelahiran 11 Mei 2000 itu resmi diperkenalkan manajemen PSIM pada Selasa (3/2/2026). Debutnya versus Persik bisa menjadi awalan bagus bagi perjalanan Jop bersama tim kebanggaan warga Jogja tersebut.

Simak Persaingan Musim Ini:

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|