Liputan6.com, Jakarta - Bagi para peternak, bukan hal yang asing mengenal rahasia pakan ayam petelur agar cepat bertelur untuk meningkatkan produksi. Ya, produktivitas ayam petelur sangat bergantung pada kualitas dan kuantitas pakan yang diberikan. Pakan bukan sekadar asupan makanan, melainkan investasi krusial yang menentukan seberapa cepat ayam dapat bertelur dan seberapa optimal hasil produksinya.
Tanpa perhatian serius terhadap formulasi dan pemberian pakan, target produksi telur yang melimpah mungkin sulit tercapai, bahkan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi peternak. Untuk mencapai hasil maksimal, peternak perlu memahami secara mendalam kebutuhan nutrisi spesifik ayam petelur pada setiap fase kehidupannya. Pakan yang berkualitas adalah ransum yang memiliki kandungan gizi sesuai dengan kebutuhan ayam, yang berbeda-beda tergantung jenis ayam dan fase pertumbuhannya.
Artikel ini akan memaparkan pakan ayam petelur agar cepat bertelur, mencakup pentingnya pakan berkualitas, kebutuhan nutrisi berdasarkan fase pertumbuhan, jenis pakan yang efektif, hingga manajemen pemberian pakan yang tepat. Berikut informasi selengkapnya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jumat (6/2/2026).
Kebutuhan Nutrisi Ayam Petelur Berdasarkan Fase Pertumbuhan
Ayam petelur memiliki kebutuhan nutrisi yang sangat spesifik dan berbeda di setiap fase pertumbuhannya. Pemenuhan nutrisi yang tepat pada setiap fase sangat krusial untuk mendukung perkembangan organ dan mempersiapkan ayam agar cepat bertelur secara optimal. Penyesuaian pakan berdasarkan usia akan memaksimalkan potensi genetik ayam.
1. Fase Starter (Usia 0-6 Minggu)
Pakan starter harus mengandung gizi lengkap untuk mendukung kebutuhan nutrisi DOC (Day Old Chick) ayam, dengan asupan protein, asam amino, vitamin, mineral, dan energi yang tinggi. Pakan jadi dari pabrik seringkali menjadi pilihan karena formulasi nutrisinya yang terjamin. Rekomendasi nutrisi untuk fase starter meliputi: Protein 20%, Asam Amino (Lisin 1,1%, Metionin 0,48%, Metionin + Sistin 0,82%, Triptofan 0,2%, Treonina 0,73%), Kalsium 1%, Fosfor 0,45%, Sodium 0,18%, Khlorida 0,18%, dan Energi 2750-2970 Kkal/kg.
2. Fase Grower (Usia 6-12 Minggu)
Pada fase ini, kebutuhan protein yang dibutuhkan adalah sekitar 18% dari total kebutuhan gizi. Kebutuhan lisin, asam amino, metionin, fosfor, dan sistin juga tetap penting untuk mendukung pertumbuhan tulang dan otot ayam. Pemberian pakan yang tepat di fase grower akan memastikan ayam memiliki kerangka tubuh yang kuat dan siap untuk memasuki fase produksi telur. Pakan pada fase ini juga sering disebut sebagai ransum grower 1.
3. Fase Developer (Usia 12-18 Minggu)
Pada fase ini, persiapan tubuh ayam untuk menghadapi masa bertelur menjadi fokus utama. Nutrisi yang diberikan harus mendukung kematangan organ reproduksi tanpa menyebabkan ayam terlalu gemuk, yang bisa menghambat produksi telur. Meskipun pertumbuhan melambat, pemantauan bobot badan dan konsumsi pakan tetap esensial untuk memastikan ayam mencapai berat standar sebelum masuk fase produksi.
4. Fase Pre-Layer (Mendekati Masa Produksi)
Pakan pre-layer sebaiknya diberikan dalam kurun waktu sekitar 10 hari dengan jumlah tidak melebihi 1 kilogram per ekor ayam. Tujuannya adalah agar ayam petelur dapat beradaptasi dengan kandungan kalsium tinggi dan tidak kehilangan selera makan saat transisi ke pakan khusus produksi. Pemberian pakan ini membantu mencegah stres akibat perubahan mendadak dalam komposisi pakan, sehingga ayam lebih siap untuk mulai bertelur dengan stabil.
5. Fase Layer (Usia Di atas 18 Minggu / Masa Produksi)
Energi metabolis berfungsi sebagai pengatur homeostatis dan keseimbangan energi, sementara kalsium dan fosfor sangat vital untuk pembentukan tulang dan cangkang telur yang kuat. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan telur bercangkang lunak. Menurut SNI 8290.5:2016, kandungan nutrisi pakan pada ayam petelur periode layer meliputi lemak kasar minimal 3%, serat kasar maksimum 7%, dan energi metabolis minimal 2.700 Kkal/kg. Ransum umumnya memiliki kandungan protein minimal 15%, dan taraf protein tinggi (18%) terbukti meningkatkan kualitas telur.
Jenis Pakan dan Bahan Baku untuk Ayam Petelur
1. Pakan Jadi (Pabrikan)
Pakan jadi dari pabrik seringkali menjadi pilihan utama, terutama pada fase starter, karena formulasi nutrisinya yang lengkap dan terjamin. Pada masa awal pertumbuhan, kebutuhan nutrisi yang presisi sangat krusial untuk mendukung perbanyakan sel dan pertumbuhan organ.
Merek pakan ayam petelur pabrikan yang umum digunakan meliputi Japfa (seperti Layer Prestarter Comfeed PAR DOC, Layer Starter Comfeed PAR S, Layer Grower PAR G, Layer Feed PAR L) dan Benefeed (Prestarter AL 1, Starter AL 2, Grower AL 3). Pakan seperti "Layer Pellet 16-18% Protein" direkomendasikan untuk hasil maksimal.
Keunggulan pakan pabrikan terletak pada konsistensi nutrisi dan kemudahan penggunaan, meskipun biayanya mungkin lebih tinggi dibandingkan pakan racikan sendiri. Pakan ini dirancang untuk memenuhi standar SNI, menjamin kualitas dan keamanan.
2. Bahan Baku Pakan Mandiri
Bagi peternak yang ingin meracik pakan sendiri, beberapa bahan baku dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ayam petelur. Konsentrat adalah komponen penting yang mengandung protein tinggi (sekitar 33%) dan kalsium (11%), sangat dibutuhkan untuk produksi telur.
Dedak padi merupakan sumber pakan yang lebih ekonomis, dengan kandungan protein sekitar 11% dan kalsium 0,06%. Jagung giling juga menjadi salah satu bahan pakan utama sebagai sumber karbohidrat dan energi.
Tambahan sayuran dan buah-buahan dapat memperkaya nutrisi, sementara pakan tambahan mineral seperti VITABREED PREMIX dirancang khusus untuk membantu ayam petelur menghasilkan telur yang kuat dan sehat. Optimasi kandungan protein minimal 16% dan kalsium 3,5-4,5% sangat krusial untuk pembentukan cangkang.
Berikut contoh racikan pakan sederhana yang bisa digunakan:
- Jagung giling: 50%
- Dedak halus: 25%
- Konsentrat layer: 20%
- Tepung tulang/kalsium: 5%
- Racikan ini dapat disesuaikan dengan usia ayam dan kondisi produksi telur.
Manajemen Pemberian Pakan yang Tepat
Selain kualitas pakan, manajemen pemberian pakan juga sangat mempengaruhi efektivitas pakan ayam petelur agar cepat bertelur. Frekuensi, waktu, dan cara pemberian pakan harus diperhatikan untuk memastikan ayam mendapatkan nutrisi yang cukup tanpa ada pemborosan.
Pada periode grower hingga layer, frekuensi pemberian ransum sebaiknya 2-3 kali sehari. Di iklim tropis seperti Indonesia, disarankan memberi pakan 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore hari, dengan takaran sekitar 1/3 dari total pakan pada setiap pemberian.
Pemberian ransum sebaiknya dilakukan saat suhu lingkungan nyaman untuk ayam, menghindari waktu terpanas di siang hari yang dapat mengurangi nafsu makan. Penting juga untuk menghindari perubahan ransum secara mendadak, karena hal ini dapat menyebabkan stres pada ayam dan mengganggu produksi telur.
Faktor Lain yang Mempengaruhi Produksi Telur
Selain pakan, ada beberapa faktor lain yang secara signifikan mempengaruhi produksi telur ayam. Memahami dan mengelola faktor-faktor ini akan membantu peternak menciptakan lingkungan optimal bagi ayam petelur agar cepat bertelur.
Genetik ayam memegang peranan penting dalam menentukan potensi produksi telur, berat telur, dan karakteristik telur. Ayam petelur modern memiliki potensi genetik untuk menghasilkan telur dalam jumlah banyak dengan persistensi produksi yang baik dan tingkat konversi pakan yang efisien.
Suhu lingkungan sangat berpengaruh terhadap jumlah dan bobot telur; produksi optimal terjadi pada suhu sekitar 18°C, sementara suhu di atas 30°C dapat menurunkan produksi. Faktor manajemen pemeliharaan, seperti perawatan berkualitas, pengawasan kesehatan, dan pemberian suplemen, juga krusial. Kesehatan ayam yang terjaga melalui vaksinasi dan biosekuriti akan mencegah infeksi penyakit yang dapat menurunkan produksi telur.
Pencahayaan juga merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi produksi telur, karena dapat merangsang hormon reproduksi ayam. Kontrol bobot badan ayam secara rutin, terutama pada umur 0-18 minggu dan setelah mencapai puncak produksi, juga harus dilakukan untuk menjaga performa.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pakan Ayam Petelur
1. Mengapa pakan berkualitas sangat penting untuk ayam petelur?
Pakan berkualitas adalah komponen utama yang menentukan produktivitas telur ayam. Ransum yang tepat memastikan ayam mendapatkan gizi seimbang, energi, dan nutrisi untuk pertumbuhan serta pembentukan telur yang optimal, sehingga mencegah kerugian ekonomi bagi peternak.
2. Apa saja nutrisi utama yang dibutuhkan ayam petelur pada fase produksi (layer)?
Pada fase layer, ayam membutuhkan asam amino (dari protein) lebih banyak untuk pembentukan telur, energi metabolis untuk keseimbangan energi, serta kalsium dan fosfor yang sangat penting untuk pembentukan tulang dan cangkang telur yang kuat.
3. Bagaimana manajemen pemberian pakan yang efektif untuk ayam petelur?
Manajemen pakan yang efektif meliputi pemberian ransum 2-3 kali sehari, sebaiknya pagi dan sore, dengan takaran sekitar 1/3 dari total pakan pada setiap pemberian. Penting juga untuk memberikan pakan saat suhu nyaman dan menghindari perubahan ransum mendadak untuk mencegah stres pada ayam.
4. Selain pakan, faktor apa saja yang mempengaruhi produksi telur ayam?
Selain pakan, produksi telur ayam dipengaruhi oleh genetik ayam, suhu lingkungan optimal (sekitar 18°C), manajemen pemeliharaan yang baik, kesehatan ayam (vaksinasi dan biosekuriti), serta pencahayaan yang cukup untuk merangsang hormon reproduksi.
5. Mengapa kebutuhan nutrisi ayam petelur harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan?
Karena setiap fase (starter, grower, developer, pre-layer, dan layer) memiliki kebutuhan nutrisi berbeda untuk mendukung pertumbuhan organ dan kesiapan produksi telur.

4 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483815/original/082051900_1769404038-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Kamboja_Jepang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494819/original/033550200_1770344851-humphrey-m-dYqMMG6LdZs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494920/original/078534800_1770349216-Ciri_Telur_Bisa_Ditetaskan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490321/original/078762700_1770007386-TD-60-80-01.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494885/original/067165400_1770347594-telur_bebek.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494880/original/036226000_1770347500-Baju_Bridesmaid_Non_Hijab.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494871/original/085482300_1770347291-Negara_Terindah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494872/original/022061300_1770347295-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4298168/original/019598600_1674293918-322411370_3491222117787044_8609490782431736577_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479283/original/046257400_1768973044-anggur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494868/original/022806900_1770347193-Gemini_Generated_Image_agzkk2agzkk2agzk.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494830/original/039250000_1770345580-Jualan_dari_bahan_frozen_food__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494382/original/016093400_1770286199-tople_plestik_bau_bumbu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3569749/original/081777500_1631510337-20210913-Kaset-Inggris-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317050/original/004624700_1755277356-14-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494687/original/095867300_1770307902-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494839/original/090927600_1770346160-Filter_Air.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5494654/original/032609000_1770305564-20260205BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Jepang_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-41.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494801/original/087932300_1770342505-Gemini_Generated_Image_7gu1pm7gu1pm7gu1_2.png)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)