10 Cara Tanam Rambanan untuk Pakan Kambing, Investasi Menguntungkan Peternak

6 days ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Peternakan kambing yang mandiri dan berkelanjutan sangat bergantung pada ketersediaan pakan hijauan berkualitas. Membangun "bank pakan" atau kebun rambanan sendiri menjadi strategi efektif untuk mencapai kemandirian ini. Konsep bank pakan memungkinkan peternak memiliki pasokan hijauan yang stabil dan bernutrisi tinggi sepanjang tahun, mengurangi ketergantungan pada pakan luar yang mahal dan tidak terjamin kualitasnya.

Memiliki kebun rambanan sendiri menawarkan berbagai manfaat signifikan bagi peternak. Peternak dapat menghemat biaya pakan secara drastis, mengingat pakan hijauan merupakan pengeluaran terbesar dalam usaha peternakan. Selain itu, kebun rambanan menjamin kualitas nutrisi pakan yang diberikan kepada ternak, karena peternak dapat memilih jenis tanaman dengan kandungan gizi optimal.

Stok pakan yang aman dan berkelanjutan akan meningkatkan kesehatan ternak, mempercepat pertumbuhan, serta mendongkrak produksi susu bagi kambing perah. Artikel ini akan memberikan panduan komprehensif mengenai cara tanam rambanan untuk pakan kambing, mulai dari persiapan lahan hingga strategi panen berkelanjutan. Kami akan membahas berbagai jenis tanaman rambanan populer dan langkah-langkah praktis untuk membangun bank pakan sukses. Jadi simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (26/1/2026).

Memilih Jenis Rambanan yang Tepat

Pemilihan jenis rambanan merupakan langkah krusial dalam membangun bank pakan yang efektif. Kriteria utama meliputi disukai kambing, memiliki nilai nutrisi tinggi (terutama protein), adaptif dengan kondisi lahan setempat, dan mudah dibudidayakan.

Beberapa jenis rambanan unggulan yang direkomendasikan antara lain Indigofera dengan protein lebih dari 25%, Kaliandra (20-24% protein) yang baik untuk penggemukan dan pencegah erosi, serta Gamal (18-25,7% protein) yang cepat tumbuh dan penambat nitrogen. Daun Singkong Karet juga memiliki protein tinggi (20-28,66%) namun wajib dilayukan karena mengandung asam sianida. Murbei juga bernutrisi tinggi dan dapat tumbuh sepanjang tahun di daerah tropis, sangat disukai ternak ruminansia.

Disarankan menerapkan strategi polikultur, yaitu menanam beberapa jenis rambanan sekaligus di lahan Anda. Pendekatan ini akan menyediakan diversifikasi nutrisi bagi ternak dan mengurangi risiko kegagalan panen jika salah satu jenis tanaman terserang hama atau penyakit.

Menyiapkan Lahan yang Ideal

Langkah pertama dalam cara tanam rambanan untuk pakan kambing adalah menyiapkan lahan. Pilih lokasi yang terpapar sinar matahari penuh setidaknya 6-8 jam sehari untuk memastikan pertumbuhan tanaman optimal. Sinar matahari yang cukup sangat penting untuk proses fotosintesis dan perkembangan biomassa tanaman.

Bersihkan lahan dari gulma, rumput liar, dan sisa-sisa tanaman sebelumnya. Gulma dapat bersaing dengan tanaman rambanan dalam mendapatkan nutrisi dan air, sehingga menghambat pertumbuhannya.

Selanjutnya, olah tanah dengan dibajak atau dicangkul hingga gembur dengan kedalaman sekitar 20-30 cm. Penggemburan tanah penting untuk memperbaiki aerasi dan drainase, serta memungkinkan akar tanaman berkembang baik. Untuk lahan yang cenderung kering, persiapan lahan dengan pupuk organik intensif diperlukan untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Membuat Bedengan dan Menentukan Jarak Tanam

Setelah pengolahan tanah, buatlah bedengan untuk memudahkan perawatan dan memastikan drainase yang baik, terutama di area rentan genangan air. Bedengan juga membantu dalam pengelolaan gulma dan pemupukan.

Atur jarak tanam sesuai jenis rambanan yang Anda pilih. Untuk Gamal dan Kaliandra, jarak tanam yang direkomendasikan adalah sekitar 1 meter x 1 meter. Indigofera dapat ditanam lebih rapat, sekitar 50 cm x 50 cm. Daun Singkong Karet umumnya ditanam dengan jarak 1 meter x 1 meter. Sementara rumput gajah bervariasi antara 60 cm – 100 cm, atau lebih rapat seperti 20 cm x 20 cm atau 25 cm x 25 cm.

Jarak tanam yang tepat sangat penting untuk mencegah persaingan nutrisi antar tanaman dan memudahkan proses pemanenan serta perawatan. Jarak yang terlalu rapat dapat menyebabkan tanaman tumbuh kurus, sedangkan jarak terlalu renggang mengurangi efisiensi penggunaan lahan.

Pemberian Pupuk Dasar

Pemberian pupuk dasar merupakan fondasi penting untuk memastikan pertumbuhan rambanan yang subur. Tambahkan pupuk kandang matang secara melimpah sebagai pupuk dasar untuk menyuburkan tanah. Pupuk kandang menyediakan nutrisi esensial dan memperbaiki struktur tanah.

Dosis pupuk kandang yang disarankan adalah sekitar 400 kuintal per hektar per tahun, atau sesuaikan dengan kondisi kesuburan lahan Anda. Jumlah ini dapat dibagi dan diberikan secara bertahap.

Campurkan pupuk kandang secara merata dengan tanah saat pengolahan lahan, sebelum penanaman bibit atau stek dilakukan. Ini akan memastikan nutrisi tersedia bagi akar tanaman sejak awal pertumbuhannya.

Teknik Penanaman Bibit atau Stek

Waktu terbaik untuk memulai cara tanam rambanan untuk pakan kambing adalah pada awal musim hujan. Curah hujan yang cukup akan membantu bibit atau stek beradaptasi dan tumbuh dengan baik tanpa perlu penyiraman intensif di awal.

Gunakan bibit unggul atau stek batang yang sehat untuk memastikan keberhasilan penanaman. Untuk tanaman seperti Gamal dan Singkong, stek batang adalah metode umum dan efektif. Pastikan stek memiliki mata tunas sehat dan bebas dari hama penyakit.

Cara menanamnya adalah dengan membuat lubang tanam sesuai jarak yang telah ditentukan, masukkan bibit atau stek, timbun kembali dengan tanah campur pupuk, padatkan perlahan, lalu siram secukupnya. Untuk stek Gamal, tanam dengan calon tunas menghadap ke atas.

Perawatan dan Pemeliharaan Rutin

Perawatan konsisten adalah kunci keberhasilan cara tanam rambanan untuk pakan kambing. Penyiraman perlu dilakukan secara teratur, terutama pada fase awal pertumbuhan dan saat musim kemarau panjang.

Penyiangan gulma harus dilakukan secara berkala untuk menghilangkan tanaman pengganggu yang dapat bersaing nutrisi dengan rambanan Anda. Gulma yang tidak terkontrol dapat menghambat pertumbuhan rambanan secara signifikan.

Pemupukan susulan penting untuk menjaga kesuburan tanah dan produktivitas tanaman. Berikan pupuk organik atau urea setiap 3-4 bulan sekali. Untuk rumput gajah, pupuk P dan K diberikan dua kali setahun, sementara pupuk N diberikan setiap 2-4 kali pemotongan.

Untuk pengendalian hama, terutama pada tanaman seperti Gamal yang dihinggapi kutu kebul, Anda bisa menggunakan larutan alami. Campuran air tembakau dan sabun colek dapat disemprotkan untuk mengusir hama tersebut.

Strategi Panen yang Berkelanjutan

Strategi panen yang tepat akan memastikan produktivitas rambanan yang berkelanjutan. Waktu panen pertama umumnya dapat dilakukan saat tanaman berumur 3-4 bulan, atau sekitar 210 hari setelah tanam untuk Murbei. Untuk rumput gajah, panen pertama dapat dilakukan setelah tanaman berumur 60 hari.

Teknik pemangkasan sangat penting untuk merangsang pertumbuhan tunas baru dan cabang yang lebat. Panenlah dengan memangkas tanaman setinggi pusar, atau sekitar 1 meter dari permukaan tanah. Untuk rumput gajah, sisakan sekitar 10-15 cm dari permukaan tanah agar rumput dapat tumbuh kembali.

Frekuensi panen selanjutnya dapat dilakukan setiap 60-70 hari, atau setiap 40 hari sekali pada musim hujan dan 60 hari sekali di musim kemarau untuk rumput gajah. Penting untuk tidak memanen terlalu pendek agar tanaman tidak stres dan dapat terus berproduksi optimal.

Pasca Panen dan Pengolahan untuk Pakan

Setelah panen, beberapa jenis rambanan memerlukan perlakuan khusus sebelum diberikan kepada ternak. Untuk jenis tertentu seperti Daun Singkong dan Gamal, wajib dilayukan minimal 6-8 jam di tempat teduh sebelum diberikan ke ternak. Proses pelayuan ini krusial untuk mengurangi zat anti nutrisi, seperti asam sianida (HCN) pada daun singkong, sehingga aman dikonsumsi oleh kambing.

Untuk pakan seimbang, kombinasikan rambanan dengan rumput (misalnya rumput Odot atau rumput Gajah) dengan rasio sekitar 60% rambanan : 40% rumput. Kombinasi ini memastikan ternak mendapatkan energi dari rumput dan protein tinggi dari rambanan.

Rambanan yang telah dipanen juga dapat diolah untuk penyimpanan jangka panjang. Anda bisa membuatnya menjadi silase atau dikeringkan menjadi tepung pakan, seperti Tepung Daun Indigofera (TDI), yang dapat digunakan sebagai cadangan pakan saat musim paceklik.

Peremajaan Kebun

Untuk menjaga kualitas dan produktivitas hijauan, kebun rambanan perlu diremajakan secara berkala. Setelah berumur 3-4 tahun, tanaman rambanan cenderung mengalami penurunan produktivitas.

Pada tahap ini, lakukan peremajaan dengan membongkar tanaman tua, mengolah tanah kembali, dan menanam bibit baru. Anda juga perlu membuat lubang tanam baru di perpotongan silang rumput yang lama untuk menjaga kesinambungan stok hijauan. Proses ini akan memastikan Anda selalu memiliki pasokan rambanan berkualitas tinggi untuk pakan kambing Anda.

Monitoring dan Evaluasi

Monitoring dan evaluasi adalah bagian tak terpisahkan dari cara tanam rambanan untuk pakan kambing yang sukses. Amati terus pertumbuhan tanaman Anda. Indikator visual seperti daun yang lebar dan hijau (terutama pada singkong karet) seringkali menjadi tanda bahwa tanah subur dan tanaman tumbuh baik.

Selain itu, evaluasi selera ternak terhadap setiap jenis rambanan yang Anda berikan. Beberapa kambing mungkin memiliki preferensi tertentu. Dengan memahami preferensi ini, Anda dapat menyesuaikan komposisi tanaman di kebun rambanan Anda di masa depan untuk memaksimalkan konsumsi pakan dan pertumbuhan ternak.

Menanam rambanan adalah investasi cerdas bagi peternak kambing untuk mencapai kemandirian pakan, mengontrol nutrisi, dan pada akhirnya meningkatkan profitabilitas usaha. Dengan memiliki bank pakan sendiri, Anda dapat menghemat biaya pakan, menjamin kualitas nutrisi, dan memastikan stok pakan yang aman untuk ternak Anda.

Kunci sukses dalam cara tanam rambanan untuk pakan kambing terletak pada pemilihan jenis unggul yang sesuai dengan kondisi lokal, persiapan lahan yang baik, perawatan yang konsisten, dan penerapan teknik panen yang benar (tidak terlalu pendek). Jangan lupa untuk melayukan rambanan tertentu seperti daun singkong dan gamal sebelum diberikan kepada ternak untuk menghilangkan zat anti-nutrisi.

Dengan mengikuti langkah-langkah komprehensif di atas, Anda dapat membangun "bank pakan" berkelanjutan yang akan menjamin ternak Anda tumbuh lebih sehat, lebih besar, dan lebih produktif dari sebelumnya. Ini adalah investasi pada nutrisi yang akan memberikan hasil optimal bagi peternakan Anda.

FAQ

Q: Apa bedanya rambanan dengan rumput biasa untuk kambing?

A: Rambanan (leguminosa) umumnya memiliki kandungan protein jauh lebih tinggi (bisa >20%) dibanding rumput biasa, berfungsi seperti "konsentrat alami" untuk pertumbuhan dan produksi susu. Rumput lebih berperan sebagai sumber energi dan serat utama untuk kesehatan pencernaan.

Q: Apakah daun singkong aman untuk kambing?

A: Aman, JIKA dilayukan terlebih dahulu. Daun singkong segar mengandung asam sianida (HCN) yang beracun. Proses pelayuan selama 6-8 jam di tempat teduh dapat menguapkan sebagian besar sianida sehingga aman dikonsumsi ternak.

Q: Berapa luas lahan yang dibutuhkan untuk mencukupi pakan 10 ekor kambing?

A: Sebagai acuan dasar, kambing membutuhkan asupan hijauan segar sekitar 10% dari total bobot badannya. Dengan produktivitas yang baik, lahan 500-1000 m² yang ditanam polikultur rambanan dapat berkontribusi signifikan memenuhi kebutuhan hijauan 10 ekor kambing, dipadukan dengan rumput.

Q: Bisakah ditanam di lahan sempit atau pinggir kandang?

A: Bisa! Anda dapat memanfaatkan lahan sempit dengan sistem pagar hidup (live fencing) menggunakan tanaman seperti Gamal atau Kaliandra di batas lahan. Alternatif lain adalah tumpang sari dengan tanaman lain untuk memaksimalkan setiap jengkal tanah.

Q: Bagaimana jika tanaman rambanan terkena hama?

A: Gunakan pestisida alami terlebih dahulu. Misalnya, untuk kutu kebul pada Gamal, larutan air tembakau dan sabun colek dapat disemprotkan untuk mengusirnya. Menjaga kebersihan kebun juga penting untuk mencegah serangan hama.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|